Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus (Filipi 4:19)

0
96

Oleh: P. Adriyanto

 

 

 

Dalam acara Kick Andy yang ditayangkan beberapa hari yang lalu di Metro TV, ditampilkan seorang *tokoh pemulung* yakni bapak Yoseph Blikololong.

Memperhatikan banyaknya anak-anak kecil yang tidak bersekolah, maka ia bertekad mendirikan sekolah PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dan SMP.

Niat ini tidak disetujui oleh sang istri mengingat kehidupan mereka pas-pasan karena mata pencarian mereka hanyalah sebagai pemulung.

Namun, pak Yoseph tetap nekat mendirikan dua sekolah tersebut di Kupang di mana para siswanya tidak perlu membayar sama sekali. Para guru dibayar sangat minim dari hasil pemulungan, dan istri pak Yoseph juga ikut mengajar tanpa imbalan apa-apa. Upahnya akan diterima di surga, katanya, selanjutnya ia mengatakan bahwa walau sekarang menderita, tapi akan indah pada waktunya.

Puji Tuhan, kedua sekolah tersebut mendapat pengakuan dari Pemerintah dan mutu pendidikannya cukup baik. Banyak anak-anak lulusan PAUD yang menjadi juara kelas di TK dan SD.

 

Anak mereka yang kuliah juga sambil memulung. Banyak orang yang menyatakan bahwa pekerjaan sebagai pemulung adalah pekerjaan yang hina, tapi pak Yoseph tidak peduli.

Pada tahun 2009, ia menyatakan ingin kuliah. Istrinya terkejut lagi, dari mana biayanya? Tapi akhirnya, sang istri mendukungnya, asal bisa makan cukuplah.

Pak Yoseph diwisuda sebagai sarjana hukum (SH) pada bulan Maret yang lalu. Walau sudah menyandang gelar sarjana, pak Yoseph ini tetap saja menjadi pemulung sampai sekarang.

 

Allah telah memberikan mujizat kepada keluarga Yoseph untuk menyediakan segala kebutuhan mereka.

Pasti orang normal akan berpikir mempunyai modal terlebih dahulu baru membuka sekolah atau usaha-usaha lain. Bukan mustahil orang mengatakan bahwa tindakan seperti yang dilakukan oleh pak Yoseph adalah tindakan gila. Namun Tuhan memberi mujizat kepada pak Yoseph:

Baca juga  Pdt. Weinata Sairin: "Happines is not something ready made. It comes from your own actions" (Dalai Lama)

*realisasikan dulu rencana sosial kita dan Tuhan akan memberikan modal kerja bagi kita*

 

Tuhan mengasihi kita dan pasti akan menyediakan kebutuhan kita. Tuhan mengetahui apa yang kita perlukan.

*”Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.”*

*Matius 6:8*

 

Kita harus selalu berkenan di hati Tuhan dan mematuhi Dia.

*”Apa saja yang kita minta, kita memperolehnya daripada-Nya*

*karena kita menuruti segala perintah-Nya dan berbuat apa yang berkenan kepada-Nya.”*

*1 Yohanes 3:22*

 

Kita harus berdoa dan bergantung pada berkat Tuhan serta selalu mengucap syukur kepada-Nya atas penyediaan segala kebutuhan kita.

Amin.

 

*Selamat malam dan selamat beristirahat bersama keluarga,*

*JBu all*

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here