Umat Kristen harus Selalu Antusias Bersaksi

0
204

Santie Sitohang

Santi Sitohang
Santi Sitohang

“Menjangkau orang-orang yang terhilang dengan Injil Yesus Kristus merupakan salah satu hal yang paling penting dalam hidup kekristenan kita. Sudah menjadi perintah orang Kristen idealnya menjadi umat penginjil. Penginjilan merupakan tanggung-jawab setiap orang percaya. Di hati setiap orang percaya harus mencari kesempatan/peluang untuk bersaksi/sharing, menyatakan dan membagikan kasih Kristus secara pribadi kepada dunia yang terhilang dan rusak ini. Gereja bisa dan harus bermitra dengan umat Kristen untuk menciptakan peluang-peluang penginjilan. Jiwa-jiwa akan terhilang tanpa Yesus.”demikian disampaikan Santie Sitohang, Penyanyi rohani dan pendiri Santie Sitohang Music School, kepada Tabloid Tritunggal dan Suara Kristen, saat Tritunggal beraudiensi di kantornya di daerah Gading Serpong, Tangerang.

“Ada 4 alasan pokok mengapa kita harus menyaksikan iman kita kepada teman-teman dan keluarga kita. Pertama, Penginjilan dan memenangkan jiwa merupakan bagian dari rencana Allah yang besar. (2 Petrus 2:9). Adalah keinginan dan harapan Tuhan agar semua manusia diselamatkan karena itu Dia telah mengutus AnakNya Yesus Kristus untuk mati di kayu salib menebus dosa-dosa manusia. Tetapi kita tahu tidak semua orang yang (mau) menerima anugerah keselamatan yang cuma-cuma itu.

Rencana Allah melalui sejarah dan Kitab Suci adalah untuk menyelamatkan manusia. Dia mengutus anakNya yang tunggal dihukum sebagai pengganti kita dan untuk membenarkan kita di hadapanNya melalui iman di dalam Kristus. Allah ingin kita menjadi duta-besarNya kepada segala bangsa dan semua suku bangsa agar “seluruh bumi penuh dengan pengenalan akan Tuhan, seperti air laut yang menutupi dasarnya” (Yes. 11:9). Tuhan menarik orang berdosa kepadaNya melalui iman di dalam Kristus oleh pemberitaan FirmanNya dan kesaksian umatNya. Melalui kita orang belajar tentang Yesus dan diajak untuk percaya padaNya. Karena penginjilan merupakan rencana besar Allah dan Dia masih sedang bekerja untuk penyelamatan manusia, maka kita harus menjadi bagian rencana besar Allah dengan membagikan Injil, walaupun hal ini tidak mudah.

Baca juga  Pdt. Bernard TP Siagian, M.Th, Calon Sekjen HKBP 2016-2020: Pimpinan HKBP Kedepan Harus Berani Tegakkan Disiplin Mutasi Pendeta

Kedua, karena Tuhan Yesus memerintahkan kita untuk memberitakan Injil dan memenangkan jiwa. (Markus 16:15-16; Kis 1:8; Kis 2). Perintah terakhir Tuhan Yesus pada murid-muridNya adalah untuk memuridkan semua bangsa. (Mat. 28:18-20). Seorang murid adalah seseorang yang percaya pada Yesus dan mengikutiNya. Sungguh suatu hak istimewa kita bisa menjadi bagian dari pekerjaan Allah dalam dunia ini. Tidak cukup kita hanya mendengarkan Firman Tuhan, tetapi kita juga harus menaati  Amanat AgungNya. Dia telah mengirimkan Roh Kudus bagi kita untuk menolong kita agar taat.

Ketiga, karena Injil adalah kabar baik, kabar suka-cita, berita pengharapan, dan kuasa Allah, bahwa Allah mengasihi dan menyelamatkan kita, Dia peduli pada kita. Kita telah diselamatkan dari dosa dan maut melalui pengorbanan, kematian dan kebangkitan Yesus. Dulu kita mati di dalam dosa-dosa kita, tetapi sekarang, oleh belas kasihan Tuhan, kita sudah ditebus, dibenarkan, dikuduskan dan lahir kembali dan hidup baru di dalam Kristus. Ini adalah kabar baik bagi setiap orang, dari segala bangsa. Tidak peduli siapa mereka atau apa yang mereka telah perbuat, mereka bisa dibebaskan dari dosa dan maut, dan dibuat hidup baru dengan percaya kepada Yesus. Kalau kita percaya Injil merupakan kabar baik, maka kita harus bangkit, memberi kesaksian dan mengajak orang untuk merayakan dan berbagi tentang kasih Allah ini. Memberitakan Injil bukan hal yang memalukan bagi kita.

Keempat, Penginjilan sangat penting karena orang akan terhilang kalau berada di luar Kristus (Yoh. 14:6; Mark 16:16). Yohanes 14:6 “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku”. Gereja adalah umat Allah. Karena itu umat Kristen harus selalu antusias bersaksi tentang Yesus, karena penginjilan (pemberitaan Injil) dan kesaksian tentang Kristus adalah tentang keselamatan jiwa-jiwa, pembaharuan hidup dan kebaikan hidup manusia.

Baca juga  Pdt. Dr. Erastus Sabdono: Kita Harus Menghidupkan Kembali Kekristenan Yang Orisinil dan Otentik!

Kelima, Penginjilan itu penting karena Yesus adalah Tuhan dan Dia akan datang kembali. Dalam Yohanes 14 Yesus telah berjanji bahwa Dia akan datang kembali. Bandingkan Kis 1:11, Tes 4:13-18, Titus 2:11-14, 2 Tim 4:8. “Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepadaNya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku:”Yesus Kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah, Bapa!” (Fil 2:9-11).”ungkap Santie Sitohang, yang juga seorang pencipta lagu ini.

“Kita harus berbicara kepada teman-teman kita tentang Yesus. Penginjilan bukanlah soal superioritas intelektual atau soal memenangkan suatu debat, tetapi soal memberitakan Injil, kasih Kristus dan mendemonstrasikan kuasa Roh Kudus. Allah Roh Kudus yang lebih tahu hati orang, jadi kita harus percaya pada pimpinan Roh Kudus. Penginjilan yang paling efektif dan antusias berasal dari orang-orang yang sudah mengalami Injil. Kita harus menyadari bahwa  halangan dan rintangan merupakan peluang-peluang bagi kita untuk terus bersaksi dengan hikmat dan kuasa Roh Kudus.”tegas Santie Sitohang, ketika mengakhiri percakapan singkat dengan Tritunggal dan Suara Kristen. (Hotben Lingga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here