Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Dunia

Fanrong Creative Dorong Manufaktur Indonesia Lakukan “Brand Refreshment” di Era Digitalisasi

×

Fanrong Creative Dorong Manufaktur Indonesia Lakukan “Brand Refreshment” di Era Digitalisasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

Fanrong Creative Dorong Manufaktur Indonesia Lakukan “Brand Refreshment” di Era Digitalisasi

Example 300x600

Sinergi Branding dan AI: Strategi Andreas Adiel Bantu UMKM Naik Kelas dari Komoditas ke Premium Value

Kolaborasi Fanrong Creative dan Disiplin: Optimalisasi Operasional & Citra Merek untuk Industri Lokal

 

Manfaatkan AI Secara Etis, CEO Fanrong Creative Tekankan Pentingnya Transparansi dalam Inovasi Bisnis

Dari Surabaya untuk Nusantara: Fanrong Creative Hadirkan Solusi Branding Terintegrasi bagi Sektor Manufaktur

 

 

Jakarta,  13 Oktober 2026

 

Di tengah gelombang transformasi digital yang melanda sektor industri nasional, pendekatan terhadap pembangunan merek (*branding*) kini tidak lagi berdiri sendiri sebagai aktivitas pemasaran semata, melainkan menjadi bagian integral dari efisiensi operasional.

Hal ini disampaikan oleh Co-Founder sekaligus CEO Fanrong Creative, Andreas Adiel, saat ditemui di sela-sela pameran industri terkini, Indonesia 4.0. Conference & Expo 2026, di Hotel Bidakara, Jakarta (13/10/26)

Andreas menjelaskan bahwa fokus utama studio *branding* asal Surabaya ini adalah memajukan sektor manufaktur di Indonesia melalui integrasi antara strategi merek dan teknologi. Menurutnya, banyak pelaku usaha manufaktur yang memulai proses digitalisasi tanpa menyadari pentingnya menjaga atau meningkatkan nilai tambah (*added value*) pada tampilan produk mereka.

“Kami melihat pentingnya branding mulai diadopsi teman-teman manufaktur bukan hanya saat sekarang, tapi juga ketika mereka mau mendigitalisasi. Harapannya, mereka bisa mengoptimalisasi secara operasional, namun tetap memiliki citra merek yang semakin oke sehingga pasar terus masuk,” ujar Andreas.

**Kolaborasi Strategis dengan Platform Lokal**

Dalam kesempatan tersebut, Andreas mengungkapkan kolaborasinya dengan **Disiplin**, sebuah aplikasi buatan Indonesia yang berfokus pada prinsip manajemen kualitas 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin). Integrasi ini bertujuan membantu perusahaan memantau anomali operasional bulanan, sehingga data kinerja dapat dievaluasi dengan baik.

“Inilah konsep *brand refreshment* dan *premiumization*. Ketika operasional sudah baik berkat monitoring seperti Disiplin, maka secara tampilan produk pun harus punya *edit value* atau nilai ekonomi kreatif yang jelas. Produk tidak boleh dilihat sekadar komoditas biasa, tetapi harus memiliki cerita (*storytelling*) dan posisi yang kuat di mata konsumen,” tambahnya.

Pengalaman selama 10 tahun bergerak di bidang konsultasi branding membuat Fanrong Creative memahami betul tantangan transisi dari produsen murni menjadi pemilik merek yang kompetitif. Andreas mencatat bahwa potensi kreativitas untuk membantu perkembangan manufaktur masih sangat besar dan membutuhkan sinergi lebih luas antar ekosistem bisnis.

**Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) yang Bertanggung Jawab**

Menanggapi tren teknologi terkini, Andreas berbagi pandangan mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam proses kerja agensinya. Merujuk pada data dari One Three milik Aloisius, ia menyoroti bahwa adopsi AI di Indonesia saat ini masih dominan pada level personal/individu, belum sepenuhnya terintegrasi dalam skala enterprise.

Di Fanrong Creative, AI digunakan terutama untuk mempercepat riset dan penyusunan penjelasan materi presentasi kepada klien. Namun, Andreas menekankan pentingnya etika penggunaan teknologi tersebut.

“Kami sangat terbuka dengan adanya AI karena membantu kecepatan kerja. Tapi yang perlu kita sadari adalah cara pemakaiannya dan transparansinya. Kita harus jujur menggunakan AI, tapi optimisme kami tetap tinggi bahwa teknologi ini akan membawa dampak positif jika dikelola dengan benar,” tegasnya.

Sebagai penutup, Andreas mengajak para pelaku usaha manufaktur untuk berani melakukan navigasi kompetisi yang lebih jelas melalui penguatan identitas merek. Dengan kombinasi operasional yang efisien dan branding yang kuat, kepercayaan diri perusahaan dalam mengembangkan produk baru diyakini akan meningkat signifikan.

Bagi masyarakat atau pelaku industri yang ingin berkonsultasi lebih lanjut mengenai strategi branding dan digitalisasi, Fanrong Creative dapat dihubungi melalui nomor telepon **0857-3026-5328**.

***

**Tentang Fanrong Creative:**
Fanrong Creative adalah studio branding berbasis di Surabaya yang telah beroperasi selama satu dekade terakhir. Perusahaan ini berfokus pada bantuan strategis bagi sektor manufaktur untuk mentransformasi komoditas menjadi merek bernilai tinggi melalui pendekatan desain, storytelling, dan integrasi teknologi.

 

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *