Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITANasional

ALUMNI KONGRES RELAWAN JOKOWI SEDUNIA 2013 DAN FORUM WARTAWAN PANCASILA MENDUKUNG MUHAMMAD ISMAK, S.H., SEBAGAI MENTERI ATR/BPN DI KABINET JOKOWI JILID II

×

ALUMNI KONGRES RELAWAN JOKOWI SEDUNIA 2013 DAN FORUM WARTAWAN PANCASILA MENDUKUNG MUHAMMAD ISMAK, S.H., SEBAGAI MENTERI ATR/BPN DI KABINET JOKOWI JILID II

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Muhammad Ismak, S.H., M.H

Jakarta, Gramediapost.com

Alumni Konggres Relawan Jokowi Sedunia 2013 dan Forum Wartawan Pancasila mendukung penuh Muhammad Ismak S.H., sebagai Menteri ATR/BPN di Kabinet Jokowi Jilid II.

Example 300x600

Dukungan tersebut dinyatakan dalam konferensi Pers di Bakoei Koftie, Cikini, Jakarta.(12/8/19).

Dalam konferensi pers tersebut Alumni Konggres Relawan Jokowi Sedunia 2013 dan Forum Wartawan Pancasila menyatakan,”UUD 1945 yo UU no 5 th 1960 tentang UUPA pasal 33 ayat 3 disebutkan bahwa Tanah sebagai modal utama kemerdekaan NKRI haruslah dikelola dengan baik , tanah sebagai kulit bumi termasuk yang diatas maupun dibawahnya; Tanah dimaksud berupa wilayah dan sumber sumber agraria yang mengamanatkan pada Negara untuk dikelola dengan baik dan mensejahterakan masyarakat. Dan semua ini dimulai dari kejelasan secara hum atas kepemilikan tanah untuk perorangan, korporasi, negara dengan adanya Tertib Pertanahan, Tertib Kepemilikan dan Tertib Kependudukan akan menghasilkan Tertib Pemerintahan (Pemerintahan Yang Baik).

Presiden berganti Presiden, Kabinet berganti Kabinet, namun ruang lingkup tanah dan artian wilayah semakin sempit hingga tinggal permukaan daratan saja ditambah lagi maraknya konflik agraria diberbagai daerah. Ini yang menjadi kekhawatiran public; Praktisi, Akademisi & Relawan Jokowi. Sehingga kemudian Relawan Jokowi sejak th.2013 lalu mencanangkan adanya REFORMASI AGRARIA (REFORMA AGRARIA) JILID-I thn.2014-2019.

Dan sejak Reforma Agraria jilid-l itu pula secara perlahan ‘stempel buruk kepada Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (KATR/BPN) lambat laun dirasa mulai ‘progress sebagaimana kehendak kita semua. Mimpi agar Kementerian ATR/BPN Iebih Strategis, Professional, Taktis & Chemistry (STRANALTlS-CHEMISTRY) dengan lintas kementerian, lintas lembaga dan Lintas pemerintah daerah secara perlahan terwujud. Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) , Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), dsb adalah salah satu menuju itu.

Memang belum maksimal, beberapa pulau perbatasan dan jumlah bidang tanah hingga saat ini masih belum jelas rimba & administrasinya, termasuk Ketidaktertiban administrasi pertanahan dan kekurang pahaman terhadap Hukum Agraria yang mengakibatkan tumpang tindih kewenangan pengelolaan pertanahan, tidak terkontroinya pembatasan pemilikan tanah, sertipikat tanah dobel, maraknya mafia tanah dalam pembebasan tanah untuk infrastruktur, dsb.

Kini menjelang Periode kepemimpinan Presiden Jokowi thn.2019-2024 mendatang, kami atas-nama ALUMNI KONGRES RELAWAN JOKOWI SEDUNIA 2013 mendukung penuh beliau hingga akhir jabatan, termasuk mencanangkan kembali REFORMA AGRARIA JILIDll TH.2019-2024, yang harus terus dioptimalkan agar tercapai amanah UUD 1945 pasal 33 tersebut. Ini bukan pekerjaan semudah membalikan telapak tangan, Presiden Jokowi memerlukan keseriusan politic force (parpol pendukung) yang amanah di kabinet mendatang, tentunya disertai kekuatan moral force (relawan) untuk itu . Khususnya dalam mempertahankan prestasi Reforma Agraria Jilid-l lalu.

Tawaran Presiden Jokowi agar relawan masuk di kabinet th.2019-2024 mendatang adalah peluang sekaligus tantangan maka diperlukan diskusi dan solusi yang Strategis, Professional, Taktis & Chemistry (STRANALTISCHEMISTRY). Acara ini ada|ah salah-satu jawabannya.

Maka dalam merealisasaikan Reforma Agraria jilid-ll th.2019-2024 , dengan ucapan Bismiilahirahmanirahim, Dengan Nama Tuhan YME, kami percayakan kepada Muhammad lsmak, SH,MH yang saat ini menjabat sebagai Ketum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) & Ketum Alumni Unhas se-Jabotabek th.2019-2023 sekaligus untuk menjabat sebagai MENTERI ATR/BPN Th.20192024 yad.”

Tampak hadir dalam acara deklarasi dukungan ini antara lain Muhammad Ismak, S.H., M.H., Arief P. Suwendi, Erwin N. Sitompul, Edo Hutabarat dan M. Yamin.

 

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sosialisasi Program BERSIAP Academy Karawang, 22 Juni 2026 – Komitmen untuk memperluas akses pelatihan dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas kembali diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP Academy, Pelatihan dan Penempatan Disabilitas di Kawasan Industri Kabupaten Karawang yang diselenggarakan di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Kamis (18/6). Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan, organisasi penyandang disabilitas, hingga mitra industri untuk membangun kolaborasi dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif Marthella Sirait S. IP., M.A., Ketua Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., serta perwakilan industri di kawasan Kabupaten Karawang dan organisasi penyandang disabilitas. Kolaborasi Menuju Ketenagakerjaan Inklusif yang Berkelanjutan Sambutan dan peresmian pembukaan kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP dilakukan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., yang menyambut baik pelaksanaan Program BERSIAP Academy dan menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mewujudkan penempatan kerja yang lebih efektif bagi penyandang disabilitas. Melalui kegiatan ini, Ketua FKLPID Jawa Barat, Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., menyampaikan bahwa Kabupaten Karawang telah memiliki banyak praktik baik dalam penerapan ketenagakerjaan inklusif. Namun demikian, diperlukan dukungan yang lebih terstruktur agar perusahaan-perusahaan semakin siap menerima dan memberdayakan tenaga kerja penyandang disabilitas. Menurutnya, pelatihan bagi perusahaan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan dunia usaha dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif. “Di Kabupaten Karawang sebenarnya sudah banyak praktik baik yang dilakukan perusahaan dalam mempekerjakan penyandang disabilitas, ada perusahaan yang sudah memenuhi kuota 1 persen. Namun diperlukan dukungan dan pendampingan agar perusahaan semakin siap. Melalui pelatihan dan penguatan kapasitas, perusahaan-perusahaan di Karawang memiliki peluang untuk menjadi contoh praktik ketenagakerjaan inklusif yang dapat memperoleh apresiasi hingga tingkat nasional,” ujar Bapak Benny Tunggul. CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif, Marthella Sirait S. IP., M.A, memperkenalkan Program BERSIAP Academy yang didukung oleh DBS Foundation sebagai program yang dirancang untuk mempersiapkan penyandang disabilitas memasuki dunia kerja melalui pelatihan berbasis kebutuhan industri, pendampingan karier, dan memberikan pemahaman mengenai disabilitas kepada perusahaan supaya lebih mengerti urgensi dan manfaat. Melalui tiga fokus utama DBS Foundation yakni menyediakan kebutuhan dasar, mendorong inklusi dan mempersiapkan komunitas menua agar lebih berdaya dan bermartabat, DBS Foundation berupaya untuk mempersiapkan generasi yang lebih inklusif dan siap menghadapi masa depan (future ready). Mona Monika, Head of Group Marketing & Communications Bank DBS Indonesia sekaligus perwakilan DBS Foundation mengatakan, “Kami mengapresiasi KONEKIN dan semua pemangku kepentingan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini dan terus memajukan agenda inklusivitas bagi tenaga kerja agar mereka lebih tangguh. Melalui program BERSIAP, kami yakin dapat membantu masyarakat rentan untuk mencapai kesetaraan dan memiliki daya saing yang adil. Inisiatif ini secara khusus selaras dengan fokus DBS Foundation pada pendidikan dan inklusivitas, memastikan tidak ada yang tertinggal dan mendorong keterampilan siap masa depan, yang krusial untuk memberdayakan individu agar berkembang di dunia kerja.” Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan RI, Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., menyampaikan materi “Arah Kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas” yang mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Dalam paparannya, beliau memaparkan data terkini mengenai kondisi penyandang disabilitas berdasarkan ragam disabilitas dan jenjang pendidikan, sekaligus menjelaskan arah kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam pengembangan tenaga kerja inklusif, penguatan layanan 1 penempatan tenaga kerja khusus bagi penyandang disabilitas, serta implementasi berbagai regulasi pendukung ketenagakerjaan inklusif. Selain itu, beliau juga menyampaikan kebijakan pemberian penghargaan dan insentif bagi pemberi kerja yang mempekerjakan tenaga kerja penyandang disabilitas, serta informasi mengenai terbitnya Permenaker Nomor 8 Tahun 2026 yang menggantikan Permenaker Nomor 3 Tahun 2021 sebagai bentuk penguatan kebijakan dalam penghormatan, pelindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di dunia kerja. Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah pelaksanaan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Koneksi Indonesia Inklusif dan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat. Penandatanganan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperluas akses pelatihan dan meningkatkan peluang kerja bagi penyandang disabilitas di kawasan industri. Kegiatan juga diisi dengan sesi pengenalan Program BERSIAP Academy, diskusi dan tanya jawab interaktif oleh peserta yang berasal dari Pemangku Kepentingan, HR Manager perusahaan, universitas lokal dan komunitas disabilitas, yang ditutup oleh penyusunan rencana tindak lanjut dan sesi networking yang melibatkan berbagai pihak. Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan, dan organisasi penyandang disabilitas, diharapkan semakin banyak penyandang disabilitas yang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi dan berpartisipasi secara aktif di dunia kerja. Kabupaten Karawang sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia diharapkan dapat menjadi contoh dalam pengembangan praktik ketenagakerjaan inklusif yang tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan kerja yang produktif serta memberikan kesempatan yang setara. Tentang Program BERSIAP Academy BERSIAP Academy adalah program pelatihan intensif daring yang dirancang khusus untuk membekali talenta muda penyandang disabilitas dengan keterampilan dan kesiapan kerja yang dibutuhkan di dunia industri. Program ini menghadirkan workshop interaktif dan sesi mentoring yang dipandu oleh narasumber serta mentor profesional dari berbagai bidang. Program ini berfokus pada penguatan keterampilan soft skills esensial sehingga peserta dapat berkembang menjadi talenta potensial yang siap direkrut perusahaan. Sejak tahun 2023, BERSIAP Academy telah diselenggarakan sebanyak tiga angkatan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, yaitu Unilever, DBS Bank Indonesia, dan Godrej Indonesia. Program ini telah menghasilkan 150 alumni penyandang disabilitas, dengan tingkat penyerapan kerja mencapai 51%. Program BERSIAP didukung oleh DBS Foundation melalui program Business for Impact 2025 sebuah inisiatif yang memperkuat komitmen Bank DBS Indonesia sebagai purpose-driven organisation dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, berkat dukungan tersebut KONEKIN kembali menyelenggarakan BERSIAP Academy di 5 kawasan industri yaitu Karawang, Batang-Kendal, Batam, Balikpapan, dan Morowali dengan tujuan untuk mendukung pemerataan dan penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas di Indonesia.
Nasional

Sosialisasi Program BERSIAP Academy   Karawang, 22 Juni…