Selamatkan Ekonomi Pancasila, Selamatkan Indonesia
Jakarta, Gramediapost.com
Memperingati hari pencanangan Pancasila pada 1 Juni 1945 oleh Bung Karno, BPK45 (Badan Ketahanan Kejuangan 45) Jakarta Selatan menyelenggarakan acara TemuJoang45 pada Minggu, 14 Juni 2026. Acara ini diselenggarakan di Posko45, Bulungan Raya, Kebayoran Baru, Jakarta.
Pandji R. Hadinoto, Chief Executive Officer BPK45 menegaskan bahwa acara ini berlatarbelakang pada Visi Pakta Peradaban45. “Perwujudan ketahanan nasional strategik (TanNas Strategik) yang dilakukan oleh BPK45 Jakarta Selatan. Untuk mendukung hal tersebut, BPK45 Jakarta Selatan menyelenggarakan Penyuluhan Kejoangan45 yang memiliki kerangka Peradaban45. Kerangka ini berjangkar pada Trilogi45 yaitu : Pancasila, Proklamasi 17 Agustus 1945 dan Konstitusi 18 Agustus 1945. Kekuatan jangkar ini mendukung terciptanya hal yang disebut sebagai Cipta Negarawan 45 di 2045. BPK45 berperan untuk mewujudkan kebangkitan para negarawan45 yang siap memasuki era 2045, “ demikian Pandji R. Hadinoto memaparkan. Visi ini sejalan dengan Tupoksi Keputusan Presiden 50 tahun 1984 tentang Pengesahan Anggaran Dasar Badan Penggerak Pembina Potensi Angkatan’ 45.
Penyelenggaraan acara ini merupakan perwujudan sikap dari BPK45 menanggapi aspirasi rakyat saat ini, untuk terjadinya perbaikan ekonomi. BPK45 mengambil langkah aksi nyata untuk mewujudkan hal tersebut, tanpa terlepas dari pentingnya Ketahanan Nasional Strategik. Beberapa langkah yang dilakukan BPK45 yaitu : Penyuluhan Kejoangan45 pada bidang Ekonomi Kesejahteraan Rakyat, juga bina kreator pembuatan video spirit Pejoang45 untuk para pelajar patriotik.
Pandji R. Hadinoto menegaskan tentang perlunya Topping Up Sadar45, yaitu kesadaran pada semangat ‘45, dan Sadar MaPan (Manusia Pancasila) yang dihayati lintas generasi.
Menyikapi Indonesia yang berada dalam kancah ekonomi dan politik global saat ini, perlu dilakukan back to basic yaitu sadari sepenuhnya Trilogi45 yang terdiri dari Pancasila, Proklamasi 17 Agustus 1945, juga Konstitusi UUD 1945.
Dalam upaya untuk memulihkan ekonomi Indonesia dan terciptanya kesejahteraan masyarakat, perlu untuk menegakkan Pasal 33 UUD 1945 tentang Landasan Sistem Perekonomian Nasional. Dan selanjutnya acara yang akan diselenggarakan BPK45 berupa program-program kerja nyata.
Gaungkan Semangat Pancasila
Sejalan dengan peringatan bulan Juni 2026 sebagai bulan dicanangkannya Pancasila, gaung semangat Pancasila membangkitkan Limbangan Garut sebagai Kota Pancasila. Bahwa ideologi Pancasila berkiprah pada jatidiri peradaban masyarakat Nusantara, antara lain : Pancasila versi Galuh Pakuan
(1954), yang berisi ajaran Lima Pintu Utama dari Prabu Liman Senjaya Kusumah. Juga Pancasila versi Soenda (1354) tentang Lima Bangunan Utama dari Prabu Susuk Tunggal. Patut dipertimbangkan semisal dibangun Monumen Kota Pancasila di Kampung Pakuan.
Demikian pula gaung semangat Pancasila membangkitkan Baubau Buton sebagai Kota Pancasila. Jiwa Pancasila didapati dari Pancasila versi Kesultanan Buton buah karya Sultan La Elangi Dayanu Ikhsanuddin (15775 – 1615 M) yang merupakan Sultan Buton ke-4.
Gaung semangat Pancasila melayakkan Yogyakarta sebagai Kota Pancasila. Rekam jejak peran Yogyakarta sebagai ibukota Republik Indonesia pada tahun 1946 – 1949, pada masa perang, juga Universitas Gajahmada sebagai tempat penyelenggaraan Konggres Pancasila beberapa kali.
TemuJoang45 dihadiri oleh perwakilan dari BPK45 Jakarta Selatan yaitu : Pandji R. Hadinoto, Novanto Hadinoto, Ferel I Hutagalung. Hadir pula perwakilan dari GPTP III/Brig 17 TNI Yogyakarta : Agus Wibowo, Danny, Meiriana, Putri. Acara dibuka oleh Pandji R. Hadinoto. TemuJoang45 dirintis oleh BPK45 Jakarta Selatan, bekerja sama dengan GPTP III/17 dalam KorpsPejoang45 tentang Masyarakat Pancasila.
(Gerry Gabriel)



















