Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Asril Tanjung Center Merayakan HUT Ke-8 Gerindra: Gerindra Setia Berjuang Untuk Rakyat Indonesia.

×

Asril Tanjung Center Merayakan HUT Ke-8 Gerindra: Gerindra Setia Berjuang Untuk Rakyat Indonesia.

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Kika: Amril, Asril Tanjung dan Jimmy CK, S.E
Kika: Amril, Asril Tanjung dan Jimmy CK, S.E

 

 

Example 300x600

 

Oleh: Hotben Lingga

 

 

Jakarta, Suarakristen.com,

 

“Partai Gerindra adalah partai pejuang kepentingan rakyat. Kami akan terus berjuang membela rakyat. Memasuki usia dan hari ulang tahun ke-8 ini, rakyat Indonesia semakin mencintaI Partai Gerindra. Hal ini terbukti dengan banyaknya calon-calon kepala daerah yang diusung Gerindra yang terpilih dan menang dalam Pilkada-pilkada kemarin. Calon-calon dari Gerindra menempati posisi kedua terbanyak yang menang dalam pemilihan kepala-kepala daerah kemarin. Hal ini menunjukkan bahwa Gerindra semakin mendapat  hati di akar rumput. Gerindra semakin banyak mendapat simpati dan dukungan dari rakyat Indonesia.

Kami ingin semakin berakar di  masyarakat, karena Gerindra adalah partai akar rumput.Kami ingin selalu bersama rakyat, ada di hati rakyat, berjuang untuk rakyat dan ingin dicintai rakyat. Gerindra akan terus berjuang untuk kepentingan rakyat banyak, -berjuang untuk kesejahteraan rakyat Indonesia. Walau saat ini kami sendirian, kami akan tetap solid, setia dan komit untuk memperjuangkan aspirasi rakyat. Yang penting kami tidak ditinggalkan rakyat.”Demikan disampaikan  Mayjen TNI (Purn) H Asril Hamzah Tanjung S.IP (Wakil Ketua Komisi I DPR RI), kepada pers saat acara “Temu Kangen” para kader dan simpatisan dan perayaan hari ulang tahun ke-8 Partai Gerinda di ASRIL TANJUNG CENTRE,  Jln Matraman Raya 148 Ruko Mitra Matraman. (7/2/16)

Tema acara tersebut adalah : ” Setia Berjuang untuk Rakyat Indonesia”

Tambah Asril Tanjung lagi,’ “Partai Gerindra akan selalu bersama rakyat dan membela kepentingan rakyat serta menjaga tetap utuhnya negara kesatuan Republik Indonesia dan menegakkan keadilan dan kebenaran. Walau saat ini Gerindra ditinggalkan teman-teman koalisi dan banyak menghadapi tantangan, Gerindra tidak akan mundur berjuang untuk rakyat. Dengan strategi pendekatan dan program pro-rakyat, Gerindra ke depan akan menjadi lebih besar dan lebih kuat dan lebih merakyat.”

 

Sementara itu, ketua Panitia acara, Jimmy CK. SE, menyatakan,”Gerindra akan terus menumbuhkan semangat baru bagi kader dan simpatisan Partai untuk berbakti bagi bangsa dan masyarakat, agar Gerindra semakin memberi harapan, antusiasme dan kepercayaan. Kami mengucapkan terima kasih atas segala dukungan, bantuan, doa, dan kepercayaan yang diberikan oleh para kader Gerindra khususnya, para pendukung, simpatisan dan relawan yang telah membesarkan dan memajukan Gerindra. Gerindra yakin bisa memperjuangkan kembali kader terbaiknya untuk memimpin bangsa dan DKI Jakarta,”

 

Acara Temu Kangen antar kader dan simpatisan Dan Perayaan ulang tahun ke-8 Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang diselenggarakan oleh Asril Tanjung Center berlangsung khidmat dan sederhana. Diikuti oleh sekitar 150 orang.  Acara diisi dengan grup musik, pembagian door prize, pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun.

 

Hadir dalam acara tersebut antara lain Sandiaga Uno, calon gubernur DKI Jakarta dari Partai Gerindra, artis Karmila Warouw, dan politisi-politisi dari Gerindra maupun utusan dari partai dan ormas lain.

Sekretaris Panitia adalah Mete Jahendar S.KOM.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sosialisasi Program BERSIAP Academy Karawang, 22 Juni 2026 – Komitmen untuk memperluas akses pelatihan dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas kembali diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP Academy, Pelatihan dan Penempatan Disabilitas di Kawasan Industri Kabupaten Karawang yang diselenggarakan di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Kamis (18/6). Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan, organisasi penyandang disabilitas, hingga mitra industri untuk membangun kolaborasi dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif Marthella Sirait S. IP., M.A., Ketua Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., serta perwakilan industri di kawasan Kabupaten Karawang dan organisasi penyandang disabilitas. Kolaborasi Menuju Ketenagakerjaan Inklusif yang Berkelanjutan Sambutan dan peresmian pembukaan kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP dilakukan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., yang menyambut baik pelaksanaan Program BERSIAP Academy dan menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mewujudkan penempatan kerja yang lebih efektif bagi penyandang disabilitas. Melalui kegiatan ini, Ketua FKLPID Jawa Barat, Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., menyampaikan bahwa Kabupaten Karawang telah memiliki banyak praktik baik dalam penerapan ketenagakerjaan inklusif. Namun demikian, diperlukan dukungan yang lebih terstruktur agar perusahaan-perusahaan semakin siap menerima dan memberdayakan tenaga kerja penyandang disabilitas. Menurutnya, pelatihan bagi perusahaan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan dunia usaha dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif. “Di Kabupaten Karawang sebenarnya sudah banyak praktik baik yang dilakukan perusahaan dalam mempekerjakan penyandang disabilitas, ada perusahaan yang sudah memenuhi kuota 1 persen. Namun diperlukan dukungan dan pendampingan agar perusahaan semakin siap. Melalui pelatihan dan penguatan kapasitas, perusahaan-perusahaan di Karawang memiliki peluang untuk menjadi contoh praktik ketenagakerjaan inklusif yang dapat memperoleh apresiasi hingga tingkat nasional,” ujar Bapak Benny Tunggul. CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif, Marthella Sirait S. IP., M.A, memperkenalkan Program BERSIAP Academy yang didukung oleh DBS Foundation sebagai program yang dirancang untuk mempersiapkan penyandang disabilitas memasuki dunia kerja melalui pelatihan berbasis kebutuhan industri, pendampingan karier, dan memberikan pemahaman mengenai disabilitas kepada perusahaan supaya lebih mengerti urgensi dan manfaat. Melalui tiga fokus utama DBS Foundation yakni menyediakan kebutuhan dasar, mendorong inklusi dan mempersiapkan komunitas menua agar lebih berdaya dan bermartabat, DBS Foundation berupaya untuk mempersiapkan generasi yang lebih inklusif dan siap menghadapi masa depan (future ready). Mona Monika, Head of Group Marketing & Communications Bank DBS Indonesia sekaligus perwakilan DBS Foundation mengatakan, “Kami mengapresiasi KONEKIN dan semua pemangku kepentingan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini dan terus memajukan agenda inklusivitas bagi tenaga kerja agar mereka lebih tangguh. Melalui program BERSIAP, kami yakin dapat membantu masyarakat rentan untuk mencapai kesetaraan dan memiliki daya saing yang adil. Inisiatif ini secara khusus selaras dengan fokus DBS Foundation pada pendidikan dan inklusivitas, memastikan tidak ada yang tertinggal dan mendorong keterampilan siap masa depan, yang krusial untuk memberdayakan individu agar berkembang di dunia kerja.” Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan RI, Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., menyampaikan materi “Arah Kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas” yang mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Dalam paparannya, beliau memaparkan data terkini mengenai kondisi penyandang disabilitas berdasarkan ragam disabilitas dan jenjang pendidikan, sekaligus menjelaskan arah kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam pengembangan tenaga kerja inklusif, penguatan layanan 1 penempatan tenaga kerja khusus bagi penyandang disabilitas, serta implementasi berbagai regulasi pendukung ketenagakerjaan inklusif. Selain itu, beliau juga menyampaikan kebijakan pemberian penghargaan dan insentif bagi pemberi kerja yang mempekerjakan tenaga kerja penyandang disabilitas, serta informasi mengenai terbitnya Permenaker Nomor 8 Tahun 2026 yang menggantikan Permenaker Nomor 3 Tahun 2021 sebagai bentuk penguatan kebijakan dalam penghormatan, pelindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di dunia kerja. Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah pelaksanaan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Koneksi Indonesia Inklusif dan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat. Penandatanganan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperluas akses pelatihan dan meningkatkan peluang kerja bagi penyandang disabilitas di kawasan industri. Kegiatan juga diisi dengan sesi pengenalan Program BERSIAP Academy, diskusi dan tanya jawab interaktif oleh peserta yang berasal dari Pemangku Kepentingan, HR Manager perusahaan, universitas lokal dan komunitas disabilitas, yang ditutup oleh penyusunan rencana tindak lanjut dan sesi networking yang melibatkan berbagai pihak. Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan, dan organisasi penyandang disabilitas, diharapkan semakin banyak penyandang disabilitas yang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi dan berpartisipasi secara aktif di dunia kerja. Kabupaten Karawang sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia diharapkan dapat menjadi contoh dalam pengembangan praktik ketenagakerjaan inklusif yang tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan kerja yang produktif serta memberikan kesempatan yang setara. Tentang Program BERSIAP Academy BERSIAP Academy adalah program pelatihan intensif daring yang dirancang khusus untuk membekali talenta muda penyandang disabilitas dengan keterampilan dan kesiapan kerja yang dibutuhkan di dunia industri. Program ini menghadirkan workshop interaktif dan sesi mentoring yang dipandu oleh narasumber serta mentor profesional dari berbagai bidang. Program ini berfokus pada penguatan keterampilan soft skills esensial sehingga peserta dapat berkembang menjadi talenta potensial yang siap direkrut perusahaan. Sejak tahun 2023, BERSIAP Academy telah diselenggarakan sebanyak tiga angkatan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, yaitu Unilever, DBS Bank Indonesia, dan Godrej Indonesia. Program ini telah menghasilkan 150 alumni penyandang disabilitas, dengan tingkat penyerapan kerja mencapai 51%. Program BERSIAP didukung oleh DBS Foundation melalui program Business for Impact 2025 sebuah inisiatif yang memperkuat komitmen Bank DBS Indonesia sebagai purpose-driven organisation dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, berkat dukungan tersebut KONEKIN kembali menyelenggarakan BERSIAP Academy di 5 kawasan industri yaitu Karawang, Batang-Kendal, Batam, Balikpapan, dan Morowali dengan tujuan untuk mendukung pemerataan dan penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas di Indonesia.
Nasional

Sosialisasi Program BERSIAP Academy   Karawang, 22 Juni…