Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Ciputra Group Kukuhkan 36 Tahun Kepemimpinannya dalam Dunia Usaha; Luncurkan Buku Biografi Ciputra “The Passion of My Life”

×

Ciputra Group Kukuhkan 36 Tahun Kepemimpinannya dalam Dunia Usaha; Luncurkan Buku Biografi Ciputra “The Passion of My Life”

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

Example 300x600

Jakarta, 29 November 2017

 

Ciputra Group dengan portfolio sebanyak 91 proyek residensial dan 39 proyek komersial dan sosial, hari ini merayakan hari jadi korporasi dan jejak karyanya sepanjang 36 tahun dalam acara Founders Day 2017.

 

Ciputra Grup sebagai salah satu pengembang properti terbesar dan dengan diversifikasi segmen produk, lokasi dan pasar paling luas di Indonesia. Kelompok usaha ini fokus pada proyek-proyek pembangunan skala besar yang terintegrasi termasuk perumahan, gedung bisnis komersial, pusat rekreasional, hotel, pusat perbelanjaan dan fasilitas serbaguna lainnya. Lebih jauh, Ciputra Group sudah mendiversifikasi usahanya dan terlibat dalam sektor-sektor lain seperti olahraga dan rekreasi, media, telekomunikasi, kesehatan dan pendidikan.

 

Perusahaan yang dibangun pada tahun 1981 ini kini pun telah bertransformasi menjadi sebuah perusahaan global dengan didukung oleh sedikitnya 100 anak perusahaan di bidang properti dan telah berkarya di 44 kota baik di dalam maupun luar negeri, termasuk Vietnam, Kamboja, India dan Cina.

 

President Director Ciputra Group, Candra Ciputra menegaskan, “Di usia yang lebih dari tiga dekade, Ciputra Group terus berkomitmen hadir sebagai perusahaan yang teraktif dan inovatif, dengan tanggungjawab terhadap peningkatan kualitas hidup para pemangku kepentingan dan untuk menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi Indonesia.” Oleh karenanya, visi yang terpelihara baik tersebut diangkat dalam selebrasi hari ini yang diberi tema “Sustainable Innovation”.

 

Kesuksesan Ciputra Group tidak lepas dari sosok inspiratif pendirinya, Dr. Hc. Ir. Ciputra. Memanfaatkan modal awal sebesar Rp 10 juta, Ciputra berhasil mengembangkan usahanya dengan total aset PT Ciputra Development mencapai Rp 32 triliun. Sosok Ciputra menginspirasi Alberthine Endah untuk menulis buku biografi pertama Ciputra “The Passion of My Life” yang juga diluncurkan pada kesempatan ini.

 

Buku “The Passion of My Life” adalah sebuah kisah untuk menginspirasi dan memotivasi bahwa kita semua memiliki hak untuk menciptakan impian terindah, berinovasi dan berjerih payah untuk mencapainya.

 

Buku setebal 600 halaman ini adalah hasil refleksi mendalam dari kehidupan bapak Ciputra di usia 86 tahun. Buku ini mengisahkan perjalanan seorang Ciputra yang lahir dari keluarga sederhana yang dengan semangat dan kerja kerasnya berhasil menjadi salah satu pengusaha sukses di Indonesia. “Melalui buku ini, saya ingin mempresentasikan sosok Ciputra bukan hanya sebagai pengusaha besar dan tokoh filantrofis negeri, namun juga sebagai pribadi yang gigih dan rela menderita demi passion yang teguh ia wujudkan. Pembaca tentu dapat meneladani etos kerja dan sikap hidupnya ini,” jelas Alberthine Endah.

 

Terkait buku biografinya Dr. Hc. Ir. Ciputra mengatakan bahwa buku tersebut merupakan salah satu bentuk warisan yang ia tinggalkan tidak hanya untuk anak cucu, tetapi bagi seluruh masyarakat Indonesia, terutama para generasi muda penerus bangsa. “Saya berharap buku ini dapat mengingatkan generasi muda untuk memiliki integritas, profesionalisme dan semangat kewirausahawan. Nilai-nilai ini pula yang menjadi landasan Ciputra Group. Saya percaya dengan menjalani nilai-nilai ini secara konsisten, kesuksesan dapat diraih”, ungkapnya.

 

Ciputra yang juga menjadi pendukung besar bagi bangkitnya gelombang kewirausahaan di Indonesia mengatakan, “Inovasi yang berkelanjutan adalah kunci keberhasilan pembangunan, dan generasi muda adalah penggeraknya. Kewirausahaan dapat menjadi solusi persoalan sosial terkait korupsi dan Ciputra Group merupakan salah satu perusahaan paling aktif dalam mendorong program entrepreneurship di Indonesia. Secara jeli Ciputra melihat bahwa Indonesia masih membutuhkan begitu banyak pelaku wirausaha untuk memacu pertumbuhan ekonomi sekaligus untuk meningkatkan daya saing bangsa.

 

Baru-baru ini Ciputra Group melalui Ciputra Entrepreneurship Foundation menjalin kerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam memberikan pelatihan kewirausahaan bagi pendamping dan masyarakat perhutanan sosial yang ditargetkan mencapai seluas 12.7 juta ha.

 

Acara Founders Day 2017 turut diisi berbagai seminar edukasi dan bisnis, serta menjadi momen pemberian penghargaan kepada para karyawan dengan masa kerja selama 15 hingga 30 tahun. Acara juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dalam negeri seperti Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri; Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardjojo; serta ekonom dan politisi, Faisal Basri.

 

Pada kesempatan ini, Ciputra secara simbolis memberikan buku “The Passion of My Life” kepada Megawati Soekarnoputri; dekan sejumlah perguruan tinggi milik Ciputra Group; perwakilan lulusan program entrepreneurship Ciputra Group yang telah sukses menjalankan usahanya; serta tokoh-tokoh masyarakat lainnya.

 

*****

 

Tentang Ciputra Group

 

Grup Ciputra didirikan pada tahun 1981 oleh Dr. (HC) Ir. Ciputra bersama keluarganya. Grup ini memiliki sebuah perusahaan terbuka yaitu PT Ciputra Development, Tbk yang tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 1994. Grup Ciputra merupakan grup pengembang proyek perumahan dan kawasan komersial skala besar. Dalam mengembangkan setiap kawasan, Grup Ciputra mengedepankan prinsip “Membangun Kota, Membangun Kehidupan”.

 

Grup Ciputra telah mengembangkan dan mengelola 130 proyek yang tersebar di 33 kota besar di seluruh Indonesia. Selain itu, Grup Ciputra juga telah mengembangkan sayap bisnisnya hingga ke luar negeri yaitu di China, Vietnam dan Kamboja. Properti residensial yang dikembangkan meliputi landed house dan highrise, sedangkan properti komersial yang dikembangkan meliputi pusat perbelanjaan, hotel, perkantoran, pergudangan, lapangan golf dan tempat rekreasi. Grup Ciputra juga mengembangkan rumah sakit/klinik yang menjadi fasilitas kesehatan terintegrasi dalam kawasan residensial yang dikembangkannya. Selain itu Grup Ciputra juga turut serta membangun dalam dunia pendidikan dengan mendirikan sekolah-sekolah mulai dari jenjang pendidikan Taman Kanak-Kanak sampai dengan Sekolah Menengah Atas dan juga ikut mendirikan Universitas Prasetya Mulya, Universitas Ciputra dan Universitas Pembangunan Jaya serta terlibat dalam pengelolaan Universitas Tarumanegara, sehingga berhasil menjadi salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Indonesia.

 

Grup Ciputra juga melakukan pemberdayaan entrepreneurship kepada berbagai lapisan masyarakat mulai dari kawasan Indonesia barat hingga timur dan menjangkau buruh migran yang bekerja di Singapura, Malaysia, Hongkong dan Korea Selatan.

 

Sebagai kontribusi Grup Ciputra dalam bidang seni budaya, perusahaan mendirikan Ciputra Artpreneur dengan tujuan mendirikan sebuah inkubator bagi para seniman Indonesia dan juga menjadikannya sebagai sebuah pusat kesenian dan budaya, baik lokal maupun internasional.

 

Untuk informasi lebih lanjut, harap hubungi:

 

Boni Pramudya Arininta Shita Pramana

 

Public Relation Ciputra Grup Account Manager ID COMM

 

Email: bonivasius.pramudyanto@ciputra.co.id Email: shita@idcomm.id

 

HP: +62 812 878 748 94 HP: +62 818 0778 3018

 

 

Example 300250
Example 120x600
Sosialisasi Program BERSIAP Academy Karawang, 22 Juni 2026 – Komitmen untuk memperluas akses pelatihan dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas kembali diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP Academy, Pelatihan dan Penempatan Disabilitas di Kawasan Industri Kabupaten Karawang yang diselenggarakan di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Kamis (18/6). Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan, organisasi penyandang disabilitas, hingga mitra industri untuk membangun kolaborasi dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif Marthella Sirait S. IP., M.A., Ketua Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., serta perwakilan industri di kawasan Kabupaten Karawang dan organisasi penyandang disabilitas. Kolaborasi Menuju Ketenagakerjaan Inklusif yang Berkelanjutan Sambutan dan peresmian pembukaan kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP dilakukan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., yang menyambut baik pelaksanaan Program BERSIAP Academy dan menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mewujudkan penempatan kerja yang lebih efektif bagi penyandang disabilitas. Melalui kegiatan ini, Ketua FKLPID Jawa Barat, Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., menyampaikan bahwa Kabupaten Karawang telah memiliki banyak praktik baik dalam penerapan ketenagakerjaan inklusif. Namun demikian, diperlukan dukungan yang lebih terstruktur agar perusahaan-perusahaan semakin siap menerima dan memberdayakan tenaga kerja penyandang disabilitas. Menurutnya, pelatihan bagi perusahaan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan dunia usaha dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif. “Di Kabupaten Karawang sebenarnya sudah banyak praktik baik yang dilakukan perusahaan dalam mempekerjakan penyandang disabilitas, ada perusahaan yang sudah memenuhi kuota 1 persen. Namun diperlukan dukungan dan pendampingan agar perusahaan semakin siap. Melalui pelatihan dan penguatan kapasitas, perusahaan-perusahaan di Karawang memiliki peluang untuk menjadi contoh praktik ketenagakerjaan inklusif yang dapat memperoleh apresiasi hingga tingkat nasional,” ujar Bapak Benny Tunggul. CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif, Marthella Sirait S. IP., M.A, memperkenalkan Program BERSIAP Academy yang didukung oleh DBS Foundation sebagai program yang dirancang untuk mempersiapkan penyandang disabilitas memasuki dunia kerja melalui pelatihan berbasis kebutuhan industri, pendampingan karier, dan memberikan pemahaman mengenai disabilitas kepada perusahaan supaya lebih mengerti urgensi dan manfaat. Melalui tiga fokus utama DBS Foundation yakni menyediakan kebutuhan dasar, mendorong inklusi dan mempersiapkan komunitas menua agar lebih berdaya dan bermartabat, DBS Foundation berupaya untuk mempersiapkan generasi yang lebih inklusif dan siap menghadapi masa depan (future ready). Mona Monika, Head of Group Marketing & Communications Bank DBS Indonesia sekaligus perwakilan DBS Foundation mengatakan, “Kami mengapresiasi KONEKIN dan semua pemangku kepentingan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini dan terus memajukan agenda inklusivitas bagi tenaga kerja agar mereka lebih tangguh. Melalui program BERSIAP, kami yakin dapat membantu masyarakat rentan untuk mencapai kesetaraan dan memiliki daya saing yang adil. Inisiatif ini secara khusus selaras dengan fokus DBS Foundation pada pendidikan dan inklusivitas, memastikan tidak ada yang tertinggal dan mendorong keterampilan siap masa depan, yang krusial untuk memberdayakan individu agar berkembang di dunia kerja.” Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan RI, Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., menyampaikan materi “Arah Kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas” yang mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Dalam paparannya, beliau memaparkan data terkini mengenai kondisi penyandang disabilitas berdasarkan ragam disabilitas dan jenjang pendidikan, sekaligus menjelaskan arah kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam pengembangan tenaga kerja inklusif, penguatan layanan 1 penempatan tenaga kerja khusus bagi penyandang disabilitas, serta implementasi berbagai regulasi pendukung ketenagakerjaan inklusif. Selain itu, beliau juga menyampaikan kebijakan pemberian penghargaan dan insentif bagi pemberi kerja yang mempekerjakan tenaga kerja penyandang disabilitas, serta informasi mengenai terbitnya Permenaker Nomor 8 Tahun 2026 yang menggantikan Permenaker Nomor 3 Tahun 2021 sebagai bentuk penguatan kebijakan dalam penghormatan, pelindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di dunia kerja. Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah pelaksanaan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Koneksi Indonesia Inklusif dan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat. Penandatanganan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperluas akses pelatihan dan meningkatkan peluang kerja bagi penyandang disabilitas di kawasan industri. Kegiatan juga diisi dengan sesi pengenalan Program BERSIAP Academy, diskusi dan tanya jawab interaktif oleh peserta yang berasal dari Pemangku Kepentingan, HR Manager perusahaan, universitas lokal dan komunitas disabilitas, yang ditutup oleh penyusunan rencana tindak lanjut dan sesi networking yang melibatkan berbagai pihak. Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan, dan organisasi penyandang disabilitas, diharapkan semakin banyak penyandang disabilitas yang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi dan berpartisipasi secara aktif di dunia kerja. Kabupaten Karawang sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia diharapkan dapat menjadi contoh dalam pengembangan praktik ketenagakerjaan inklusif yang tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan kerja yang produktif serta memberikan kesempatan yang setara. Tentang Program BERSIAP Academy BERSIAP Academy adalah program pelatihan intensif daring yang dirancang khusus untuk membekali talenta muda penyandang disabilitas dengan keterampilan dan kesiapan kerja yang dibutuhkan di dunia industri. Program ini menghadirkan workshop interaktif dan sesi mentoring yang dipandu oleh narasumber serta mentor profesional dari berbagai bidang. Program ini berfokus pada penguatan keterampilan soft skills esensial sehingga peserta dapat berkembang menjadi talenta potensial yang siap direkrut perusahaan. Sejak tahun 2023, BERSIAP Academy telah diselenggarakan sebanyak tiga angkatan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, yaitu Unilever, DBS Bank Indonesia, dan Godrej Indonesia. Program ini telah menghasilkan 150 alumni penyandang disabilitas, dengan tingkat penyerapan kerja mencapai 51%. Program BERSIAP didukung oleh DBS Foundation melalui program Business for Impact 2025 sebuah inisiatif yang memperkuat komitmen Bank DBS Indonesia sebagai purpose-driven organisation dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, berkat dukungan tersebut KONEKIN kembali menyelenggarakan BERSIAP Academy di 5 kawasan industri yaitu Karawang, Batang-Kendal, Batam, Balikpapan, dan Morowali dengan tujuan untuk mendukung pemerataan dan penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas di Indonesia.
Nasional

Sosialisasi Program BERSIAP Academy   Karawang, 22 Juni…