Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Bersiap Menuju 12.12, Lazada Persiapkan Ratusan Perwakilan seller at Indonesia Melalui Lokakarya Terpadu

×

Bersiap Menuju 12.12, Lazada Persiapkan Ratusan Perwakilan seller at Indonesia Melalui Lokakarya Terpadu

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
(Ki-Ka) Duri Granziol, Co-CEO Lazada Indonesia, Felicia N Wijaya, Head of Seller Training Service Lazada Indonesia, Dedy Indrawan, City Leader Seller Lazada Indonesia wilayah Yogyakarta, Achmad Alkatiri, Chief Marketing Officer Lazada Indonesia, Stephanie (Alicia) Salim, Head of Campaign & Merchandising, Lazada Indonesia dan Florian Holm, Co-CEO, Lazada Indonesia, dalam acara Konferesi Pers Lazada #Menuju1212, yang berlangsung di Raffles Hotel Jakarta (27/09)

 

 

Example 300x600

Jakarta, Gramediapost.com

 

 

Setelah memperkenalkan Hari Belanja Online Kota (Harbolta) minggu lalu, pada hari ini, Lazada secara resmi mengumumkan lebih mendetil rencana dan persiapan menjelang ajang diskon online terbesar tahun ini pada tanggal 12 Desember nanti. Kampanye ’12.12’ merupakan ajang belanja online terbesar yang digagas sejak tahun 2012.  Ini merupakan salah satu kegiatan tahunan paling ditunggu oleh para pencinta belanja online di Indonesia.

 

Berdasarkan pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya, guna mengantisipasi melonjaknya transaksi baik pada tanggal 11.11 dan 12.12, sejumlah persiapan dan rangkaian kegiatan terpadu dilaksanakan oleh Lazada guna memastikan kelancaran dan kenyamanan pengalaman berbelanja para konsumen di situs Lazada.co.id. Persiapan dan rangkaian kegiatan tersebut terbagi dalam tiga pilar, yaitu:

 

1. Seller-centric; Untuk memberikan pendampingan bagi seller mengembangkan bisnisnya dan mempersiapkan kapasitas menuju 12.12.

 

2. Customer-centric; Untuk menghadirkan berbagai penawaran dan fasilitas untuk menghadirkan pengalaman berbelanja yang menyenangkan bagi konsumen.

 

3. Technology driven; Untuk memperkenalkan berbagai inovasi di bidang teknologi untuk memfasilitasi kebutuhan konsumen dan seller Lazada.

 

Florian Holm, Co-CEO, Lazada Indonesia mengatakan, ”Melihat semakin meluasnya tren berbelanja online dan mengamati bagaimana berbelanja online telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari banyak warga lndonesia, hal tersebut telah menginspirasi kami untuk terjun lebih jauh ke sejumlah kota dan menawarkan berbagai inovasi bagi konsumen di berbagai wilayah tersebut. Salah satunya dengan merangkul lebih banyak seller setempat agar mereka dapat memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan bisnisnya dan membantu kami menghadirkan pengalaman berbelanja yang menyenangkan bagi para konsumen Lazada.”

 

SELLER-CENTRIC

 

Sejalan dengan komitmen Lazada mendukung upaya pemerintah menumbuhkan titik-titik perekomian yang lebih merata di tanah air, sejumlah program dan kegiatan dilaksanakan secara terpadu dan berkelanjutan guna membantu para seller Lazada di seluruh Indonesia, khususnya UKM. Diharapkan melalui berbagai program dan kegiatan tersebut para seller dapat meningkatkan keterampilan dan kemampuan berbisnis dan berkontribusi pada pengembangan daerah masing-masing. Sejumlah program tersebut antara lain meliputi:

 

Roadshow #UPGRADEUKM#

Sejak awal Agustus 2017, Lazada lndonesia telah mengunjungi 6 dari 11 target kota tahun ini untuk memberikan capacity building kepada para wirausahawan UKM. Di setiap kota tersebut Lazada menghadirkan berbagai pembicara yang terdiri dari pakar pemasaran dan bisnis online, juga seller leader dan seller teladan di kota tersebut untuk membagikan pengalaman dan pengetahuan mengenai seluk beluk usaha e~commerce. Hingga saat ini, lebih dari 1.000 sellers telah berpartisipasi untuk belajar lebih mendalam lagi mengenai bagaimana cara mengembangkan dan mengelola usaha melalui platform e-commerce.

 

LOKAKARYA KHUSUS PERSIAPAN 12.12

 

Pada pagi hari ini, ratusan perwakilan sellers dari berbagai kota di seluruh lndonesia berkumpul di Jakarta guna mengikuti serangkaian kegiatan pembekalan dan edukasi terpadu yang diselenggarakan khusus oleh Lazada untuk mempersiapkan mereka menghadapi lonjakan permintaan ketika 12.12 berlangsung. Beberapa hal penting juga tips praktis disampaikan dalam lokakarya ini, meliputi antara lain manajemen stok, Strategi peningkatan layanan pelanggan, penerapan SOP usaha, serta peningkatan daya saing dalam ekosnstem e~commerce Indonesia

 

“Beberapa bentuk pendampingan dan tambahan pengetahuan ini dilakukan karena efisiensi sangat penting ketika operasional dituntut untuk mampu mengimbangi peningkatan tajam pesanan yang diterima, khususnya pada periode 12.12,” tambah Florian.

 

Sementara itu Dedy lndrawan, City Leader Seller Yogyakarta selaku perwakilan seller Lazada pada acara ini mengatakan, ”Para wirausahawan dan pedagang mandiri yang telah tergabung sebagai seller di situs Lazada sangat antusias menyambut rangkaian program menuju 12.12 ini. Saya merasakan sendiri, dari tahun ke tahun minat konsumen dan jumlah pesanan selalu mengalami peningkatan yang signifikan. Untuk itu beragam pendampingan dan informasi dari Lazada sangat membantu kami para seller untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik dan lebih matang lagi setiap tahunnya dalam menyambut banjir pesanan, khususnya pada saat 11.11 maupun 12.12”.

 

CUSTOMER-CENTRIC

 

Sementara itu, di sisi lain, sebagai bentuk apresiasi Lazada terhadap para konsumennya, Lazada kembaii akan menghadirkan berbagai penawaran dan fasilitas untuk menghadirkan pengalaman berbelanja yang menyenangkan bagi konsumen.

 

 

 

HARI BELANJA ONLINE KOTA ( Harbolta )

 

Menanggapi peningkatan antusiasme berbelanja oniine di sejumah kota di Indonesia, pada bulan September ini Lazada menggagas Harbolta yang diperkenalkan di 13 kota di Indonesia. Melalui Harbolta, Lazada menghadirkan penawaran khusus untuk sejumlah top requested items para konsumen setempat; disertai penawaran khusus sejumlah produk dari seller unggulan di setiap kota yang berpartisipasi; dan tidak ketinggalan fasiiitas gratis onkir. Program yang berlangsung di 13 kota besar di Indonesia ini (Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, Balikpapan, Makassar, Semarang, Yogyakarta, Malang, Pekanbaru, Paiembang, Denpasar, dan Lampung) mendapatkan tanggapan yang sangat baik.

 

 

HALAMAN KHUSUS ’LAZADA PRIORITAS’

 

Sebagai bentuk dukungan Lazada kepada para seller jagoan yang senantiasa selalu mengedepankan kepuasan berbelanja konsumennya, Lazada menghadirkan sebuah halaman khusus yang diberi nama ‘Lazada Prioritas’ bagi seluruh konsumen Lazada di lndonesia. Melaiui Iaman ini, Lazada memberikan sebuah wadah bagi para seller terbaik untuk memberikan penawaran (deals and discounts) dan koleksi barang terbaik bagi para pelanggan.

 

‘ONLINE REVOLUTION 11 NOVEMBER 2017′

 

Setiap tahunnya Lazada mengadakan ajang Online Revolution 11.11 (11 November) sebagai salah satu program dari rangkaian kegiatan menuju 12.12 (Road to 12.12). Para konsumen berkesempatan untuk mulai mendapatkan penawaran terbaik dengan berbagai deals dan discounts baik dari UKM Iokal maupun brand nasional dan internasionai yang dipadu dengan berbagai hadiah menarik.

 

Stephanie Halim, Head of Campaign & Merchandising, Lazada Indonesia menambahkan, ”Pada tahun ini, Lazada menggencarkan kegiatan pemasaran yang lebih luas, menyeluruh, terpadu, dan tepat sasaran, guna meningkatkan awareness konsumen terhadap aman dan mudahnya berbelanja online. lni merupakan momen baik bagi seller, UKM, brands lokal dan juga internasional untuk menjangkau lebih banyak konsumen dari seluruh negen’ guna mempercepat pertumbuhan serta jangkauan bisnis mereka”.

 

TECHNOLOY DRIVEN

 

Tentunya berbagai program dan inisiatif Lazada bagi para konsumen maupun sellernya tidak akan Iengkap tanpa dukungan inovasi di bidang teknologi untuk memfasilitasi kebutuhan mereka, yang merupakan bagian dari perwujudan komitmen Lazada sebagai situs destinasi belanja online terbaik di lndonesia dan Asia Tenggara.

 

PENINGKATAN INFRASTRUKTUR LOGISTIK

 

Untuk memfasilitasi lebih banyak seller, brand lokal dan internasional dalam memastikan ketersediaan barang bagi setiap konsumen, Lazada terus meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pengelolaan inventory-nya melalui pengembangan fasilitas pergudangan dan sistem otomatisasi. Termasuk pembukaan fasilitas gudang Lazada terbesar dan termodern yang berlokasi di Cimanggis pada  tahun ini. Saat ini Lazada memiliki 3 gudang dan sejumlah hub untuk pelayanan last mile delivery, kedepannya Lazada akan menambah jumlah fasilitas tersebut untuk meningkatan mutu layanan dan operasional.

 

PENINGKATAN KAPASlTAS TRANSAKSI

 

Menghadapi lonjakan transaksi dari tahun ke tahun dan mengantisipasi lonjakan yang lebih besar pada 11.11 dan 12.12 tahun ini, Lazada telah melakukan upgrading sistem transaksi online-nya. Melalu upgrade sistem terbaru ini, Lazada akan mampu melayani transaksi hingga 90 juta transaksi perhari. Diharapkan ini akan dapat membantu para seller mendapatkan lebih banyak order dan sekaligus memberikan pengalaman berbelanja yang menyenangkan dan mulus bagi konsumen setiap saat, termasuk saat puncak kampanye tanggal 11 November dan 12 Desember nanti.

 

Selaku platform e-commerce yang mengedepankan inovasi dan teknologi, Lazada berkomitmen untuk dapat terus menghadirkan terobosan terbaik bagi para konsumen maupun sellernya

 

 

Tentang Lazada

 

Lazada merupakan destinasi belanja dan berjualan online nomor satu di Asia Tenggara -yang hadir di Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam. Melalui platform marketplace yang didukung oleh berbagai macam layanan pemasaran yang unik, layanan data, dan layanan jasa lain yang disesuaikan, Lazada telah membantu lebih dari 80.000 penjual lokal dan internasional, serta 2.500 brand untuk melayani 560 juta konsumen di kawasan Asia Tenggara. Lazada menghadirkan pengalaman pelanggan terbaik melalui jaringan mitra logistik yang luas dan juga melalui jasa pengiriman first dan last mile milik Lazada.

 

 

 

Lazada lndonesia sendiri telah meraih penghargaan Platinum Award sebagai e-Commerce terbaik pilihan konsumen Indonesia untuk kategori Business to Customer (32C) dari idEA pada tahun 2016. Lazada juga memperoleh penghargaan Wow Brand sebagai Brand terbaik untuk e-commerce dari Marketeers pada awal tahun 2017.

Example 300250
Example 120x600
Sosialisasi Program BERSIAP Academy Karawang, 22 Juni 2026 – Komitmen untuk memperluas akses pelatihan dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas kembali diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP Academy, Pelatihan dan Penempatan Disabilitas di Kawasan Industri Kabupaten Karawang yang diselenggarakan di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Kamis (18/6). Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan, organisasi penyandang disabilitas, hingga mitra industri untuk membangun kolaborasi dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif Marthella Sirait S. IP., M.A., Ketua Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., serta perwakilan industri di kawasan Kabupaten Karawang dan organisasi penyandang disabilitas. Kolaborasi Menuju Ketenagakerjaan Inklusif yang Berkelanjutan Sambutan dan peresmian pembukaan kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP dilakukan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., yang menyambut baik pelaksanaan Program BERSIAP Academy dan menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mewujudkan penempatan kerja yang lebih efektif bagi penyandang disabilitas. Melalui kegiatan ini, Ketua FKLPID Jawa Barat, Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., menyampaikan bahwa Kabupaten Karawang telah memiliki banyak praktik baik dalam penerapan ketenagakerjaan inklusif. Namun demikian, diperlukan dukungan yang lebih terstruktur agar perusahaan-perusahaan semakin siap menerima dan memberdayakan tenaga kerja penyandang disabilitas. Menurutnya, pelatihan bagi perusahaan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan dunia usaha dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif. “Di Kabupaten Karawang sebenarnya sudah banyak praktik baik yang dilakukan perusahaan dalam mempekerjakan penyandang disabilitas, ada perusahaan yang sudah memenuhi kuota 1 persen. Namun diperlukan dukungan dan pendampingan agar perusahaan semakin siap. Melalui pelatihan dan penguatan kapasitas, perusahaan-perusahaan di Karawang memiliki peluang untuk menjadi contoh praktik ketenagakerjaan inklusif yang dapat memperoleh apresiasi hingga tingkat nasional,” ujar Bapak Benny Tunggul. CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif, Marthella Sirait S. IP., M.A, memperkenalkan Program BERSIAP Academy yang didukung oleh DBS Foundation sebagai program yang dirancang untuk mempersiapkan penyandang disabilitas memasuki dunia kerja melalui pelatihan berbasis kebutuhan industri, pendampingan karier, dan memberikan pemahaman mengenai disabilitas kepada perusahaan supaya lebih mengerti urgensi dan manfaat. Melalui tiga fokus utama DBS Foundation yakni menyediakan kebutuhan dasar, mendorong inklusi dan mempersiapkan komunitas menua agar lebih berdaya dan bermartabat, DBS Foundation berupaya untuk mempersiapkan generasi yang lebih inklusif dan siap menghadapi masa depan (future ready). Mona Monika, Head of Group Marketing & Communications Bank DBS Indonesia sekaligus perwakilan DBS Foundation mengatakan, “Kami mengapresiasi KONEKIN dan semua pemangku kepentingan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini dan terus memajukan agenda inklusivitas bagi tenaga kerja agar mereka lebih tangguh. Melalui program BERSIAP, kami yakin dapat membantu masyarakat rentan untuk mencapai kesetaraan dan memiliki daya saing yang adil. Inisiatif ini secara khusus selaras dengan fokus DBS Foundation pada pendidikan dan inklusivitas, memastikan tidak ada yang tertinggal dan mendorong keterampilan siap masa depan, yang krusial untuk memberdayakan individu agar berkembang di dunia kerja.” Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan RI, Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., menyampaikan materi “Arah Kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas” yang mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Dalam paparannya, beliau memaparkan data terkini mengenai kondisi penyandang disabilitas berdasarkan ragam disabilitas dan jenjang pendidikan, sekaligus menjelaskan arah kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam pengembangan tenaga kerja inklusif, penguatan layanan 1 penempatan tenaga kerja khusus bagi penyandang disabilitas, serta implementasi berbagai regulasi pendukung ketenagakerjaan inklusif. Selain itu, beliau juga menyampaikan kebijakan pemberian penghargaan dan insentif bagi pemberi kerja yang mempekerjakan tenaga kerja penyandang disabilitas, serta informasi mengenai terbitnya Permenaker Nomor 8 Tahun 2026 yang menggantikan Permenaker Nomor 3 Tahun 2021 sebagai bentuk penguatan kebijakan dalam penghormatan, pelindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di dunia kerja. Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah pelaksanaan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Koneksi Indonesia Inklusif dan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat. Penandatanganan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperluas akses pelatihan dan meningkatkan peluang kerja bagi penyandang disabilitas di kawasan industri. Kegiatan juga diisi dengan sesi pengenalan Program BERSIAP Academy, diskusi dan tanya jawab interaktif oleh peserta yang berasal dari Pemangku Kepentingan, HR Manager perusahaan, universitas lokal dan komunitas disabilitas, yang ditutup oleh penyusunan rencana tindak lanjut dan sesi networking yang melibatkan berbagai pihak. Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan, dan organisasi penyandang disabilitas, diharapkan semakin banyak penyandang disabilitas yang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi dan berpartisipasi secara aktif di dunia kerja. Kabupaten Karawang sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia diharapkan dapat menjadi contoh dalam pengembangan praktik ketenagakerjaan inklusif yang tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan kerja yang produktif serta memberikan kesempatan yang setara. Tentang Program BERSIAP Academy BERSIAP Academy adalah program pelatihan intensif daring yang dirancang khusus untuk membekali talenta muda penyandang disabilitas dengan keterampilan dan kesiapan kerja yang dibutuhkan di dunia industri. Program ini menghadirkan workshop interaktif dan sesi mentoring yang dipandu oleh narasumber serta mentor profesional dari berbagai bidang. Program ini berfokus pada penguatan keterampilan soft skills esensial sehingga peserta dapat berkembang menjadi talenta potensial yang siap direkrut perusahaan. Sejak tahun 2023, BERSIAP Academy telah diselenggarakan sebanyak tiga angkatan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, yaitu Unilever, DBS Bank Indonesia, dan Godrej Indonesia. Program ini telah menghasilkan 150 alumni penyandang disabilitas, dengan tingkat penyerapan kerja mencapai 51%. Program BERSIAP didukung oleh DBS Foundation melalui program Business for Impact 2025 sebuah inisiatif yang memperkuat komitmen Bank DBS Indonesia sebagai purpose-driven organisation dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, berkat dukungan tersebut KONEKIN kembali menyelenggarakan BERSIAP Academy di 5 kawasan industri yaitu Karawang, Batang-Kendal, Batam, Balikpapan, dan Morowali dengan tujuan untuk mendukung pemerataan dan penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas di Indonesia.
Nasional

Sosialisasi Program BERSIAP Academy   Karawang, 22 Juni…