Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Dunia

Ki.Gunarto Talijendro Sang Dalang Maestro Nusantara Yang Baru Diapresiasi SISKS PB.XIV Keraton Surakarta Naik Pangkat Kanjeng Pangeran, Bersama PEPADI Peringati Hari Wayang Nasional dan Wayang Dunia di Marakaz Square Bekasi

×

Ki.Gunarto Talijendro Sang Dalang Maestro Nusantara Yang Baru Diapresiasi SISKS PB.XIV Keraton Surakarta Naik Pangkat Kanjeng Pangeran, Bersama PEPADI Peringati Hari Wayang Nasional dan Wayang Dunia di Marakaz Square Bekasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Ki.Gunarto Talijendro Sang Dalang Maestro Nusantara Yang Baru Diapresiasi SISKS PB.XIV Keraton Surakarta Naik Pangkat Kanjeng Pangeran, Bersama PEPADI Peringati Hari Wayang Nasional dan Wayang Dunia di Marakaz Square Bekasi

 

Example 300x600

Bekasi Jabar, Gramediapost.com

 

Dalam Rangka memperingati Hari Wayang Nasional yang ke VIII dan Wayang Dunia ke XII tahun, PEPADI DKI Jakarta menggelar “Konser Wayang Millennial Jakarta”, dengan menampilkan Dalang Millenial, yang juga Duta Wayang UNESCO, KP.H.Ki.Gunarto Gunotalijendro, SH MM dengan lakon “Hanoman Takon Bopo”.

 

Konser Wayang Millenial digelar di Marakaz Square, Pondok Ungu Permai Bekasi pada hari Sabtu (Malem Minggu) tanggal 7 November 2026.

Dan dipilihnya tanggal 7 November karena pada hari tersebut di tahun 2003, UNESCO secara resmi menetapkan wayang sebagai Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity (Warisan Budaya Takbenda Dunia), ungkap Suhardo Ketupan mewakili Ketua PEPADI DKI Jakarta, kepada wartawan.

Lebih jauh Suhardo menjelaskan bahwa Pergelaran Wayang Kulit Millenial tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap seni pewayangan yang sarat akan nilai moral, filosofi, dan kearifan lokal. Serta mendorong partisipasi masyarakat, generasi muda, dan insan seni untuk terus melestarikan serta mengembangkan warisan budaya bangsa, khususnya Wayang Kulit.

Serta sebagai bentuk tanggung jawab bersama untuk melestarikan, menjaga, dan merawat warisan budaya luhur yang telah diakui dunia (UNESCO), ungkapnya.
KP.H.Ki.Gunarto Gunotalijendro dalang yang terkenal dengan salto sewengi ping seket ini, dalam pagelaran Hari Wayang Nasional itu bersinergi dengan PEPADI DKI Jakarta dan PEPADI Pusat.

Ki Gunarto Gaya bahasanya yang menyentuh penonton Milenial. Mudah dipahami juga piawai memainkan saat adegan perang ini dikenal “Dalang Salto Sawengi Ping Seket” penonton terkagum.

Apa yang diperankan Ki Dalang Gunarto ini ternyata salah satu trik untuk melestarikan Wayang Kulit di zaman sekarang. Sehingga pagelaran Wayang Kulit tetap eksis, digemari, dicintai, ditonton generasi muda hingga tuntas pagelaran.

Ki Gunarto adalah yang juga Maestro Dalang Duta Budaya Unesco yang telah tampil di Eropa-Jepang, Amerika Serikat, New Zealand, China, Chanada, Italia, Roma, Vatikan, India sangat fasih mendalang dengan bahasa Inggris, sehingga saat Pagelaran di luar negeri para penonton paham akan cerita lakon yang dimainkan.

Pertunjukannya semakin menarik dengan dukungan para Sinden, yang cerdas menembangkan bukan saja tembang pakem pedalangan tetapi juga lagu-lagu berbahasa Inggris, lagi pop, ndandut.
Kali ini mendalang dalam bahasa Indonesia, sehingga penonton milenial paham dengan penyampaian ceritanya.

Melalui pertunjukan wayang hasil kolaborasi dengan berbagai komunitas masyarakat pecinta Wayang ini diharapkan semakin mempererat persaudaraan dan persatuan bangsa Indonesia bersama-sama melestarikan Budaya Nusantara Wayang Kulit Milenial.

Pesan Beliau KP.H.Gunarto ; Semoga melalui Pentas Wayang Kulit ini Budaya Adiluhung Nusantara semakin ngremboko serta Njayeng Bawono.

Sukses “Team Wayang Milenial Jakarta”, tansah Binerkahan lan Karahayon Gusti KMA.

Jurnalis Calvino.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *