Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Bawa Kopi Gayo Asli ke Jakarta, Green Kendi Coffee Kenalkan 10 Varian Single Origin

×

Bawa Kopi Gayo Asli ke Jakarta, Green Kendi Coffee Kenalkan 10 Varian Single Origin

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bawa Kopi Gayo Asli ke Jakarta, Green Kendi Coffee Kenalkan 10 Varian Single Origin

 

Example 300x600

JAKARTA, 4 September 2026 —

 

Kopi Gayo asal Aceh kembali menyapa penikmat kopi di Jakarta.

Green Kendi Coffee, brand kopi asal Aceh, membawa sekitar 10 varian kopi Gayo single origin dalam ajang Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), 4–6 September 2026.

Keikutsertaan Green Kendi Coffee dalam ICX 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan lebih luas karakter kopi Gayo kepada konsumen Indonesia.

Brand yang berdiri sejak 2023 ini menawarkan beragam varian dengan metode proses berbeda, mulai dari White Honey, Natural, hingga varian premium Luwak Liar.

Chief Executive Officer Green Kendi Coffee, Dr. Muhammad Reza Hani, ST., mengatakan seluruh produk yang dibawa mengutamakan keaslian kopi Gayo dan konsep single origin.

“Green Kendi ini brand dari Aceh. Kita otentik Gayo, semua single origin. Ada sekitar 10 varian yang kita punya, dari White Honey, Natural, sampai Luwak dan produk lainnya,” ujar Dr. Reza saat ditemui di booth Green Kendi Coffee di ICX 2026.

Bukan Sekadar Kopi, Libatkan Ratusan Petani Gayo.

Di balik produk kopi yang dipasarkan, Green Kendi Coffee juga membangun rantai pasok langsung dengan petani di sentra kopi Gayo.

Saat ini, lebih dari 500 petani di wilayah Gayo, Aceh, telah dibina oleh Green Kendi. Pendekatan tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas bahan baku sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat dengan sumber produksi kopi.

“Kami proses kopi yang benar-benar kualitasnya bagus. Semua otentik dari Sumatra Gayo dan langsung dari petani yang kami bina,” kata Dr. Reza.

Green Kendi menghadirkan karakter rasa yang berbeda pada setiap metode proses. Varian White Honey, misalnya, memiliki karakter coklat karamel dengan sedikit sentuhan citrus.

Sementara itu, varian Natural menawarkan profil rasa roti dengan sedikit nuansa berry.

Keragaman tersebut menjadi salah satu cara Green Kendi memperkenalkan bahwa kopi Gayo tidak hanya memiliki satu karakter rasa, tetapi dapat menghasilkan profil cita rasa yang beragam melalui proses pascapanen yang berbeda.

Sudah Menembus Pasar Ekspor
Menariknya, perjalanan Green Kendi Coffee tidak hanya berfokus pada pasar Indonesia.

Dalam tiga tahun sejak berdiri, brand asal Aceh ini telah aktif mengikuti berbagai pameran dan memperkenalkan produknya ke pasar internasional.

Sejumlah negara yang pernah menjadi tujuan kegiatan promosi Green Kendi antara lain Korea Selatan, Arab Saudi, dan Turki.

Dr. Reza bahkan baru kembali dari Korea Selatan dua hari sebelum menghadiri ICX 2026 di Jakarta.

“Untuk pasar ekspor kita sudah berjalan. Kita sering ikut pameran di Korea, Arab Saudi, Turki, dan beberapa negara lainnya,” ungkapnya.

Di sisi lain, pasar domestik masih menjadi ruang yang ingin diperluas oleh Green Kendi. ICX 2026 merupakan salah satu langkah untuk memperkenalkan produk secara langsung kepada konsumen Indonesia.

Sebelumnya, Green Kendi telah mengikuti pameran kopi di Medan beberapa bulan lalu.

Harga Kopi Gayo Mulai Rp60 Ribu
Green Kendi Coffee menyediakan produk dalam beberapa pilihan, mulai dari kopi bubuk, kopi kemasan, hingga kapsul kopi.

Untuk kopi bubuk, harga produk Green Kendi mulai dari sekitar Rp60.000. Sementara kemasan 200 gram dibanderol mulai Rp80.000 hingga Rp250.000, tergantung varian.

Untuk varian premium Luwak Liar 200 gram, harganya berada di kisaran Rp250.000.
Dengan pilihan harga dan produk yang beragam, Green Kendi ingin menjangkau lebih banyak konsumen sekaligus memperkenalkan kopi Gayo sebagai produk kopi berkualitas dari Aceh.

Ingin Kopi Gayo Lebih Dikenal di Indonesia
Kehadiran Green Kendi Coffee di ICX 2026 bukan hanya untuk menjual produk, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kopi Gayo kepada masyarakat yang lebih luas.

Setelah aktif di pasar internasional, Green Kendi kini ingin memperkuat kehadirannya di pasar domestik, khususnya di kalangan penikmat kopi Indonesia.

“Kami pengen masyarakat tahu bahwa ada brand dari Aceh yang memproses kopi dengan kualitas bagus supaya bisa dinikmati juga oleh penikmat kopi di Indonesia,” pungkas Dr. Reza.

Dengan membawa 10 varian single origin, dukungan terhadap lebih dari 500 petani Gayo, serta pengalaman di pasar ekspor, Green Kendi Coffee berharap kopi asli Aceh semakin dikenal dan mendapat tempat di tengah pertumbuhan industri kopi Indonesia.
Tentang Green Kendi Coffee

Green Kendi Coffee merupakan brand kopi asal Aceh yang berdiri sejak 2023 dengan fokus pada kopi Gayo single origin.

Green Kendi membina lebih dari 500 petani lokal di wilayah Gayo, Aceh, dan menghasilkan sekitar 10 varian kopi dengan berbagai metode proses.

Produknya telah dipasarkan ke pasar internasional dan saat ini Green Kendi terus memperluas pasar domestik dengan menghadirkan kopi Gayo berkualitas bagi penikmat kopi Indonesia.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *