Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Kongres IKA UKI Sukses Dilaksanakan. Saor Siagian Terpilih Menjadi Ketua Umum Baru

×

Kongres IKA UKI Sukses Dilaksanakan. Saor Siagian Terpilih Menjadi Ketua Umum Baru

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Para pimpinan IKA UKI yang lama berfoto dengan jurnalis
Para pimpinan IKA UKI yang lama berfoto dengan jurnalis

 

Jakarta, Suarakristen.com

Example 300x600

 

Oleh: Hotben Lingga.

 

Ikatan Alumni UKI sukses melaksanakan kongres alumni ke V di Kampus UKI Diponegoro, Jakarta.(20/2/16).

 

Kongres alumni UKI tersebut diikuti oleh sekitar 200 orang alumni dari seluruh Indonesia. Selain para alumni, tampak hadir para pimpinan rektorat dan Yayasan UKI.

 

Rektor UKI, Dr. Maruarar Siahaan, S.H., dalam kata sambutannya menyatakan,”Keberadaan para alumni UKI dan organisasi Ikatan Alumni UKI sangatlah penting dan strategis dalam merepresentasikan, mereposisi dan merebranding UKI saat ini dan waktu yang akan datang. Para alumni adalah citra (image) alma-mater. Para alumni adalah produk dan anak kandung alma-mater. Keberadaan para alumni sangat banyak memberi citra, prestise dan apresiasi bagi UKI.Eksistensi, out-put, dan kiprah para alumni juga turut mewarnai citra dan prestise. UKI.  Sebagai alma-mater yang melahirkan para alumni, UKI berharap para alumninya sukses, berjaya, bersinar dan berkiprah di dunia pekerjaan dan pelayanannya. Melalui kongres IKA UKI ini, UKI berharap para alumninya bisa semakin bersinergi, berkiprah dan berkontribusi bagi bangsa dan negara dan bagi masyarakat banyak. Lakukanlah yang terbaik bagi bangsa dan negara. Jadilah yang terbaik dari semua. Berikanlah yang terbaik.”

 

Ungkap Maruarar Siahaan lebih lanjut,”Saat ini UKI sedang merebranding, mere-image, dan mereposisi dirinya untuk menjadi perguruan tinggi papan atas (10 besar) di Indonesia. Usaha dan kerja keras untuk mencapai tujuan tersebut terus dilakukan. Jaringan dan kerja-sama dengan banyak pihak telah dilaksanakan, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Civitas akademis UKI telah berkomitmen untuk merebranding dan mereposisi diri menjadi salah satu perguruan tinggi yang terbaik, terdepan, dan idaman di Indonesia. Ke depan, selain dengan meningkatkan dan membagun SDM yang berkualitas, UKI akan membangun gedung-gedung baru yang lebih representatif dan modern untuk menciptakan proses belajar mengajar yang lebih nyaman, aman dan kondusif.

 

Sementara itu mantan ketua umum IKA UKI, A. Teras Narang, dalam konferensi pers dengan wartawan, menyatakan,”Sinergi dan spirit kebersamaan alumni UKI yang telah terbangun selama ini harus ditingkatkan oleh pengurus Ikatan Alumni UKI yang baru. Selama kepemimpinan kami,  soliditas, solidaritas, integritas dan sinergi para alumni terus kami bangun. Banyak program yang sudah dilakukan oleh IKA Alumni seperti pemberian beasiswa bagi mahasiswa UKI yang kurang mampu, melakukan penyuluhan dan pelatihan, seminar-seminar akademis maupun bakti sosial dan pengobatan gratis.

 

Pengurus IKA UKI yang baru mempunyai tugas  dan tantangan besar yaitu untuk terus mensinergikan dan menjejaringkan seluruh potensi para alumni di dalam dan di luar negeri, agar alumni UKI dan UKI semakin diperhitungkan dan dilirik semua orang. Data base para alumni harus terus diupdate dan harus mengupayakan menghadirkan kantor IKA UKI yang lebih representatif dan profesional. Jadikan forum IKA UKI sebagai fasilitator, mediator, katalisator, motivator dan sumber informasi bagi kejayaan dan kesuksesan para alumni. Jadikan IKA UKI sebagai terang dan garam dunia, dan sebagai inspirator bagi adek-adek mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di UKI.”

 

Dalam kongres tersebut, Saor Siagian, S.H., seorang pengacara terkenal, terpilih secara demoratis sebagai Ketua Umum IKA UKI yang baru menggantikan Teras Narang.

 

Sementara itu, salah seorang mantan pengurus inti IKA UKI, yang juga menjadi ketua panitia kongres IKA UKI V, Thomas Tampubolon, menyatakan”Pengurus IKA Alumni UKI yang baru adalah tim strategis dan tim impian untuk membawa IKA UKI dan UKI ke medan laga dan medan pelayanan yang lebih besar, lebih kompetitif dan lebih prestisis. Peran para alumni UKI ke depan harus semakin terasa dan diperhitungkan. Dengan jumlah alumni lebih dari 30.000 orang, peran UKI dalam dunia akademis dan kehidupan sehari-hari harus semakin besar dan signifikan.”

 

Setelah terpilihnya Saor Siagian sebagai Ketua Umum IKA UKI yang baru, mantan Sekretaris Umum IKA UKI, Kelly Sinurat, mengungkapkan ucapan selamat kepada Saor Siagian. “Selamat berjuang bagi Pak Saor Siagian. Kami, para pengurus lama IKA UKI akan mendukung dan membantu Pengurus IKA UKI yang baru dalam mengemban tugas berat melayani para alumni dan UKI.”

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sosialisasi Program BERSIAP Academy Karawang, 22 Juni 2026 – Komitmen untuk memperluas akses pelatihan dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas kembali diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP Academy, Pelatihan dan Penempatan Disabilitas di Kawasan Industri Kabupaten Karawang yang diselenggarakan di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Kamis (18/6). Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan, organisasi penyandang disabilitas, hingga mitra industri untuk membangun kolaborasi dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif Marthella Sirait S. IP., M.A., Ketua Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., serta perwakilan industri di kawasan Kabupaten Karawang dan organisasi penyandang disabilitas. Kolaborasi Menuju Ketenagakerjaan Inklusif yang Berkelanjutan Sambutan dan peresmian pembukaan kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP dilakukan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., yang menyambut baik pelaksanaan Program BERSIAP Academy dan menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mewujudkan penempatan kerja yang lebih efektif bagi penyandang disabilitas. Melalui kegiatan ini, Ketua FKLPID Jawa Barat, Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., menyampaikan bahwa Kabupaten Karawang telah memiliki banyak praktik baik dalam penerapan ketenagakerjaan inklusif. Namun demikian, diperlukan dukungan yang lebih terstruktur agar perusahaan-perusahaan semakin siap menerima dan memberdayakan tenaga kerja penyandang disabilitas. Menurutnya, pelatihan bagi perusahaan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan dunia usaha dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif. “Di Kabupaten Karawang sebenarnya sudah banyak praktik baik yang dilakukan perusahaan dalam mempekerjakan penyandang disabilitas, ada perusahaan yang sudah memenuhi kuota 1 persen. Namun diperlukan dukungan dan pendampingan agar perusahaan semakin siap. Melalui pelatihan dan penguatan kapasitas, perusahaan-perusahaan di Karawang memiliki peluang untuk menjadi contoh praktik ketenagakerjaan inklusif yang dapat memperoleh apresiasi hingga tingkat nasional,” ujar Bapak Benny Tunggul. CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif, Marthella Sirait S. IP., M.A, memperkenalkan Program BERSIAP Academy yang didukung oleh DBS Foundation sebagai program yang dirancang untuk mempersiapkan penyandang disabilitas memasuki dunia kerja melalui pelatihan berbasis kebutuhan industri, pendampingan karier, dan memberikan pemahaman mengenai disabilitas kepada perusahaan supaya lebih mengerti urgensi dan manfaat. Melalui tiga fokus utama DBS Foundation yakni menyediakan kebutuhan dasar, mendorong inklusi dan mempersiapkan komunitas menua agar lebih berdaya dan bermartabat, DBS Foundation berupaya untuk mempersiapkan generasi yang lebih inklusif dan siap menghadapi masa depan (future ready). Mona Monika, Head of Group Marketing & Communications Bank DBS Indonesia sekaligus perwakilan DBS Foundation mengatakan, “Kami mengapresiasi KONEKIN dan semua pemangku kepentingan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini dan terus memajukan agenda inklusivitas bagi tenaga kerja agar mereka lebih tangguh. Melalui program BERSIAP, kami yakin dapat membantu masyarakat rentan untuk mencapai kesetaraan dan memiliki daya saing yang adil. Inisiatif ini secara khusus selaras dengan fokus DBS Foundation pada pendidikan dan inklusivitas, memastikan tidak ada yang tertinggal dan mendorong keterampilan siap masa depan, yang krusial untuk memberdayakan individu agar berkembang di dunia kerja.” Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan RI, Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., menyampaikan materi “Arah Kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas” yang mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Dalam paparannya, beliau memaparkan data terkini mengenai kondisi penyandang disabilitas berdasarkan ragam disabilitas dan jenjang pendidikan, sekaligus menjelaskan arah kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam pengembangan tenaga kerja inklusif, penguatan layanan 1 penempatan tenaga kerja khusus bagi penyandang disabilitas, serta implementasi berbagai regulasi pendukung ketenagakerjaan inklusif. Selain itu, beliau juga menyampaikan kebijakan pemberian penghargaan dan insentif bagi pemberi kerja yang mempekerjakan tenaga kerja penyandang disabilitas, serta informasi mengenai terbitnya Permenaker Nomor 8 Tahun 2026 yang menggantikan Permenaker Nomor 3 Tahun 2021 sebagai bentuk penguatan kebijakan dalam penghormatan, pelindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di dunia kerja. Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah pelaksanaan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Koneksi Indonesia Inklusif dan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat. Penandatanganan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperluas akses pelatihan dan meningkatkan peluang kerja bagi penyandang disabilitas di kawasan industri. Kegiatan juga diisi dengan sesi pengenalan Program BERSIAP Academy, diskusi dan tanya jawab interaktif oleh peserta yang berasal dari Pemangku Kepentingan, HR Manager perusahaan, universitas lokal dan komunitas disabilitas, yang ditutup oleh penyusunan rencana tindak lanjut dan sesi networking yang melibatkan berbagai pihak. Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan, dan organisasi penyandang disabilitas, diharapkan semakin banyak penyandang disabilitas yang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi dan berpartisipasi secara aktif di dunia kerja. Kabupaten Karawang sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia diharapkan dapat menjadi contoh dalam pengembangan praktik ketenagakerjaan inklusif yang tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan kerja yang produktif serta memberikan kesempatan yang setara. Tentang Program BERSIAP Academy BERSIAP Academy adalah program pelatihan intensif daring yang dirancang khusus untuk membekali talenta muda penyandang disabilitas dengan keterampilan dan kesiapan kerja yang dibutuhkan di dunia industri. Program ini menghadirkan workshop interaktif dan sesi mentoring yang dipandu oleh narasumber serta mentor profesional dari berbagai bidang. Program ini berfokus pada penguatan keterampilan soft skills esensial sehingga peserta dapat berkembang menjadi talenta potensial yang siap direkrut perusahaan. Sejak tahun 2023, BERSIAP Academy telah diselenggarakan sebanyak tiga angkatan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, yaitu Unilever, DBS Bank Indonesia, dan Godrej Indonesia. Program ini telah menghasilkan 150 alumni penyandang disabilitas, dengan tingkat penyerapan kerja mencapai 51%. Program BERSIAP didukung oleh DBS Foundation melalui program Business for Impact 2025 sebuah inisiatif yang memperkuat komitmen Bank DBS Indonesia sebagai purpose-driven organisation dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, berkat dukungan tersebut KONEKIN kembali menyelenggarakan BERSIAP Academy di 5 kawasan industri yaitu Karawang, Batang-Kendal, Batam, Balikpapan, dan Morowali dengan tujuan untuk mendukung pemerataan dan penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas di Indonesia.
Nasional

Sosialisasi Program BERSIAP Academy   Karawang, 22 Juni…