Jembatani Teknologi Baru dan Lama, Dr. Desiran Sembiring, MM, PhD (Ketua Umum Perusahaan Riksa Uji Seluruh Indonesia) Tekankan Pentingnya Maintenance dan Sertifikasi K3 Boiler
JAKARTA, Gramediapost.com
Perkembangan teknologi di industri boiler (ketel uap) mengalami kemajuan yang sangat pesat, mulai dari peningkatan tekanan operasional hingga munculnya teknologi advanced super-critical.
Menanggapi dinamika ini, kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) K3 Boiler digelar guna memperdalam pengetahuan para teknisi dan tenaga ahli di bidangnya.
Ketua Umum Perusahaan Riksa Uji Seluruh Indonesia, Dr. Desiran Sembiring, MM, PhD, menyampaikan bahwa Bimtek ini menjadi wadah penting untuk menjembatani pemahaman para teknisi terhadap adaptasi teknologi baru.
”Para peserta pada dasarnya telah memiliki latar belakang teknis boiler, namun teknologi boiler terus berkembang pesat. Bimtek ini hadir untuk menjembatani teknologi lama dengan teknologi baru, seperti boiler super-critical bertakanan tinggi hingga 350 bar. Pengetahuan ini penting agar para teknisi tidak merasa terhenti (stuck) dan terus relevan dengan kemajuan industri,” ujar Desiran.
Selain peningkatan kapasitas teknis, Desiran juga menggarisbawahi pentingnya pemenuhan syarat teknis dan kepatuhan terhadap regulasi, khususnya pelaksanaan Undang-Undang Uap Tahun 1930.
Menurutnya, sejauh ini sertifikasi K3 boiler sudah berjalan dengan baik, namun masih ada sebagian pelaku industri yang sebatas memenuhi aspek legalitas hukum tanpa memperhatikan standar keahlian teknis secara menyeluruh.
Oleh karena itu, diperlukan peran aktif dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dalam hal law enforcement (penegakan hukum) agar seluruh pengusaha dan pengguna boiler konsisten menerapkan standar K3 secara berkelanjutan.
Pentingnya Maintenance dan Potensi Bahaya
Dalam kesempatan tersebut, Desiran membeberkan bahwa potensi bahaya teknis yang paling sering diabaikan oleh industri adalah pemeliharaan rutin (maintenance) boiler.
”Pengabaian pada maintenance dapat berisiko memicu kecelakaan K3 yang sangat besar. Kerusakan kecil seperti pecahnya satu pipa saja dapat menyebabkan pemadaman sistem (shutdown boiler). Hal ini tidak hanya menghentikan operasional, tetapi juga memberikan dampak negatif yang sangat besar terhadap reputasi perusahaan,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan bimtek ini, diharapkan semakin banyak tenaga kerja yang tersertifikasi dan memahami tata cara perawatan serta pengoperasian boiler modern. Dengan demikian, angka kecelakaan kerja dapat ditekan dan efisiensi industri dapat ditingkatkan secara maksimal.



















