Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Pemerintah Indonesia, UNICEF, dan CEO Water Mandate Bergandengan Tangan untuk Memperkuat Ketahanan air di Jawa

×

Pemerintah Indonesia, UNICEF, dan CEO Water Mandate Bergandengan Tangan untuk Memperkuat Ketahanan air di Jawa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pemerintah Indonesia, UNICEF, dan CEO Water Mandate Bergandengan Tangan untuk Memperkuat Ketahanan air di Jawa

 

Example 300x600

Jakarta, Indonesia, 24 Agustus 2026

 

UNICEF Indonesia, bersama Water Resilience Coalition (WRC) dan bekerja sama dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, pemerintah daerah, serta CEO Water Mandate (inisiatif UN Global Compact yang bermitra dengan Pacific Institute), mengumumkan peluncuran BERSAMA, sebuah inisiatif multipihak untuk memperkuat ketahanan air dan memperluas akses terhadap layanan air minum, sanitasi, dan kebersihan (WASH) yang berketahanan iklim di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, Jawa Barat.

BERSAMA (Berketahanan Air untuk Sanitasi dan Air Minum Aman) mempertemukan pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta untuk mengatasi kebutuhan serta persoalan kualitas air di wilayah yang paling terdampak risiko iklim.

Inisiatif ini mendukung upaya nasional Indonesia untuk meningkatkan akses terhadap layanan air minum dan sanitasi yang dikelola secara aman melalui peningkatan ketahanan iklim sistem penyediaan air, penguatan kebijakan dan sistem, serta peningkatan kesadaran masyarakat dan pelibatan para pemangku kepentingan.

Di seluruh Indonesia, perubahan iklim terus menimbulkan berbagai tantangan terkait air. Pada 2025 saja, Indonesia mengalami lebih dari 4.700 bencana, dan hampir separuhnya berkaitan dengan banjir. Bencana semacam ini dapat merusak sistem penyediaan air, mencemari sumber air, dan meningkatkan risiko penyakit seperti diare. Dampaknya juga dirasakan anak-anak melalui terganggunya akses terhadap layanan sosial esensial, seperti sekolah, fasilitas kesehatan, dan layanan perlindungan anak.

“Air yang aman, mulai dari sumber hingga rumah tangga, merupakan hal mendasar untuk melindungi hak anak atas kesehatan yang baik dan lingkungan yang aman, terlebih ketika tantangan iklim semakin sering terjadi. Ketika banjir, kekeringan, dan kelangkaan air mengganggu layanan esensial, anak-anak termasuk kelompok yang paling terdampak. Melalui BERSAMA, UNICEF dengan senang hati bergandengan tangan dengan Pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat untuk bersama-sama memperkuat sistem air agar anak-anak dapat tumbuh sehat dalam lingkungan yang aman,” ujar Maniza Zaman, Perwakilan UNICEF Indonesia.

Fase inkubasi BERSAMA mencerminkan peran CEO Water Mandate dalam menghubungkan badan-badan PBB seperti UNICEF dengan sektor swasta. Fase pertama inisiatif ini (2026–2028) akan berfokus pada dua kabupaten yang rentan terhadap dampak iklim dan 30 desa di DAS Citarum, dengan dukungan kontribusi awal sebesar US$1 juta dari Gap Inc. dan Haleon. Selain pendanaan, kemitraan ini akan berkontribusi melalui berbagi pengetahuan, mendorong kolaborasi, dan melibatkan lebih banyak pelaku usaha untuk memperluas inisiatif. Fase implementasi ini akan memanfaatkan keahlian Water Resilience Coalition dalam mendorong aksi kolektif untuk menghasilkan capaian ketahanan air yang terukur.

Menyoroti pentingnya aksi kolektif, Matt Kistler, CEO Water Resilience Coalition (WRC), mengatakan: “WRC meyakini bahwa ketahanan air membutuhkan aksi kolektif, yakni kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, organisasi masyarakat sipil, dan dunia usaha dalam menghadapi tantangan air serta mencari solusi bersama. Kami bangga mendukung BERSAMA di DAS Citarum dan menantikan kerja sama dengan para mitra untuk menghadirkan dampak yang berkelanjutan.” Water Resilience Coalition, yang diprakarsai oleh CEO Water Mandate, bertujuan mewujudkan dampak positif terhadap air dan akses WASH yang tangguh di lebih dari 100 daerah aliran sungai di seluruh dunia melalui aksi kolektif.

Sebagai mitra pendiri dari sektor swasta dalam inisiatif aksi kolektif ini, Gap Inc. dan Haleon menyampaikan komitmen mereka untuk mendukung BERSAMA.

“Air adalah sumber daya bersama, dan membangun ketahanan membutuhkan aksi bersama. Di Gap Inc., kami percaya bahwa kemajuan yang paling bermakna tercipta ketika kita bekerja bersama untuk jangka panjang. Kami bangga bergabung dengan UNICEF, Haleon, CEO Water Mandate, mitra pemerintah, dan masyarakat setempat melalui BERSAMA untuk membantu memperkuat ketahanan air serta memperluas akses terhadap air dan sanitasi yang aman dan berketahanan iklim,” ujar Jeff Hogue, Chief Sustainability Officer Gap Inc.

Sarah McDonald, Vice President, Health Inclusivity & Sustainability di Haleon, menambahkan: “Akses terhadap air dan sanitasi yang aman dan berketahanan iklim merupakan salah satu pilar mendasar untuk mewujudkan kesehatan sehari-hari yang lebih baik dan masyarakat yang tangguh. Di Haleon, kami berkomitmen untuk mengelola air secara berkelanjutan dan meningkatkan inklusivitas kesehatan, dengan menyadari bahwa kesehatan masyarakat berkaitan erat dengan lingkungan tempat mereka tinggal. Melalui BERSAMA, kami bangga bekerja bersama UNICEF, CEO Water Mandate, Gap Inc., dan para pemangku kepentingan setempat untuk memperkuat ketahanan air di DAS Citarum serta mendukung masyarakat yang paling rentan terhadap dampak iklim.”

Menurut Bank Dunia, Jawa dihuni oleh 57 persen penduduk Indonesia, tetapi hanya memiliki sekitar 6 persen sumber daya air negara ini. Seiring permintaan yang terus meningkat, upaya yang konsisten dan proaktif akan sangat penting untuk memastikan akses air yang andal serta mendukung kesehatan, kesejahteraan, dan ketahanan ekonomi masyarakat.

Inisiatif ini menargetkan 200.000 orang memperoleh akses terhadap layanan WASH yang berketahanan iklim, serta meningkatkan kesadaran 300.000 orang mengenai ketahanan iklim dan air, termasuk praktik penghematan air dan kebersihan. Dalam fase awal selama tiga tahun, inisiatif ini juga akan berkontribusi pada pengisian kembali lebih dari 12.000 meter kubik air per tahun melalui pemanenan air hujan, konservasi daerah aliran sungai, dan imbuhan air tanah.

BERSAMA juga akan berfokus pada penguatan kebijakan dan sistem untuk memastikan keberlanjutan, sekaligus menyediakan model yang dapat direplikasi dan diperluas di seluruh Jawa. Dengan berlandaskan fondasi ini, BERSAMA ditujukan untuk berkembang menjadi platform jangka panjang berskala besar, yang didorong oleh keterlibatan sektor swasta secara berkelanjutan guna menghadirkan solusi dan memperluas dampak kolektif melampaui fase awal.

BERSAMA selaras erat dengan prioritas pembangunan nasional Pemerintah Indonesia, termasuk peta jalan air minum dan sanitasi yang dikelola secara aman serta kerangka ketahanan iklim Indonesia. Inisiatif ini berkontribusi langsung terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDG) 6 tentang air bersih dan sanitasi, sekaligus mendukung tujuan yang lebih luas terkait kesehatan, aksi iklim, pengentasan kemiskinan, dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

UNICEF tidak mendukung atau memberikan endorsement terhadap perusahaan, merek, produk, maupun layanan apa pun.

Tentang UNICEF
UNICEF memperjuangkan hak dan kesejahteraan setiap anak dalam seluruh pekerjaan kami. Bersama para mitra, kami bekerja di 190 negara dan wilayah untuk menerjemahkan komitmen tersebut menjadi tindakan nyata, dengan memberikan perhatian khusus untuk menjangkau anak-anak yang paling rentan dan terpinggirkan, demi kepentingan semua anak, di mana pun mereka berada.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai UNICEF dan kerja-kerjanya untuk anak, kunjungi https://www.unicef.org/indonesia/

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Kinanti Pinta Karana, UNICEF Indonesia, kpkarana@unicef.org, (+62) 815 880 5842

Tentang CEO Water Mandate
CEO Water Mandate merupakan kemitraan antara UN Global Compact dan Pacific Institute yang memobilisasi para pemimpin dunia usaha dalam isu air, sanitasi, dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan untuk mendorong pengelolaan air yang bertanggung jawab oleh perusahaan. Para pendukung Mandate berkomitmen untuk terus mencatat kemajuan pada enam elemen inti (operasi langsung; rantai pasok dan pengelolaan daerah aliran sungai; aksi kolektif; kebijakan publik; pelibatan masyarakat; dan transparansi) serta, melalui komitmen tersebut, memahami dan mengelola risiko air mereka sendiri. Didirikan pada 2007, CEO Water Mandate lahir dari kesadaran bahwa tantangan air global menimbulkan risiko bagi beragam sektor industri, sektor publik, masyarakat setempat, dan ekosistem. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi CEOWaterMandate.org

Tentang UN Global Compact
Sebagai inisiatif khusus Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, UN Global Compact menyerukan perusahaan di seluruh dunia untuk menyelaraskan operasi dan strategi mereka dengan Sepuluh Prinsip di bidang hak asasi manusia, ketenagakerjaan, lingkungan, dan antikorupsi. Visi kami jelas: memobilisasi dunia usaha untuk mengubah ambisi keberlanjutan menjadi tindakan dalam skala yang dibutuhkan dunia. Dengan lebih dari 25.000 peserta dan kehadiran di lebih dari 100 negara melalui 5 Regional Hubs serta lebih dari 70 Country Networks dan wilayah ekspansi, UN Global Compact merupakan inisiatif keberlanjutan korporasi terbesar di dunia.

 

Tentang Gap Inc.

Gap Inc., perusahaan yang menaungi berbagai merek ikonis dan berorientasi pada tujuan, merupakan perusahaan pakaian khusus terbesar di Amerika Serikat. Merek-mereknya yaitu Old Navy, Gap, Banana Republic, dan Athleta  menawarkan pakaian, aksesori, serta produk gaya hidup untuk laki-laki, perempuan, dan anak-anak, yang tersedia di seluruh dunia melalui toko yang dioperasikan perusahaan, toko waralaba, dan situs e-commerce. Sejak 1969, Gap Inc. telah menciptakan produk dan pengalaman yang turut membentuk budaya, sembari berupaya memberikan dampak positif bagi karyawan, masyarakat, dan bumi melalui komitmennya untuk menjembatani kesenjangan demi menciptakan dunia yang lebih baik. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.gapinc.com.

Tentang Haleon Indonesia

Haleon (LSE: HLN) adalah pemimpin global dalam kesehatan konsumen dengan merek-merek yang dipercaya oleh jutaan orang di seluruh dunia. Haleon Indonesia (PT Sterling Products Indonesia dan PT GSK Consumer Healthcare Indonesia) mempekerjakan lebih dari 400 orang dengan tujuan memberikan kesehatan yang lebih baik setiap hari dengan sentuhan kemanusiaan. Dengan posisi pasar terdepan dalam perawatan mulut dan kesehatan, Haleon bekerja sama dengan apoteker, dokter, serta peritel untuk meningkatkan kesadaran tentang isu kesehatan sehari-hari dan pentingnya perawatan mandiri. Fasilitas Haleon di Pulogadung, Jakarta, juga memasok produk-produk kesehatan konsumen berkualitas tinggi dan inovatif ke negara-negara di Asia Tenggara.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.haleon.com.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *