Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

DARI BICARA DEPAN UMUM HINGGA TATA KRAMA MEJA MAKAN, ARTOTEL HARMONI JAKARTA FASILITASI PENGEMBANGAN DIRI ANAK

×

DARI BICARA DEPAN UMUM HINGGA TATA KRAMA MEJA MAKAN, ARTOTEL HARMONI JAKARTA FASILITASI PENGEMBANGAN DIRI ANAK

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

DARI BICARA DEPAN UMUM HINGGA TATA KRAMA MEJA MAKAN, ARTOTEL HARMONI JAKARTA FASILITASI PENGEMBANGAN DIRI ANAK

 

Example 300x600

JAKARTA, 9 Mei 2026 –

 

 

ARTOTEL Harmoni Jakarta sukses menyelenggarakan kegiatan edukatif bertajuk “Junior Public Speaking & Etiquette”. Acara yang berlangsung di ARTOTEL Harmoni Jakarta ini ditujukan khusus bagi anak-anak dan remaja usia 7 hingga 15 tahun untuk mengasah kepercayaan diri di depan umum sekaligus memahami tata krama di meja makan.

 

 

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB ini dirancang sebagai platform kolaboratif yang menggabungkan kemampuan komunikasi verbal dengan aspek etika sosial. Dalam sesi ini, para peserta mendapatkan bimbingan langsung mengenai teknik dasar berbicara di depan publik serta praktik table manners yang dipandu oleh Food & Beverage Manager dari ARTOTEL Harmoni Jakarta.

Selama tiga jam penuh, para peserta tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung mempraktikkan materi yang diberikan melalui beberapa agenda utama:

*Public Speaking Session: Teknik dasar berbicara dengan percaya diri, pengaturan suara, dan bahasa tubuh.

*Table Manners Practice Session: Praktik langsung tata krama makan internasional secara formal.

*Full Meals Experience: Para peserta menikmati sajian lengkap mulai dari Appetizer, Main Course, hingga Dessert sebagai bagian dari kurikulum praktik.

Arbiter Gerhard, General Manager ARTOTEL Harmoni Jakarta mengatakan “Kami sangat bangga dapat memfasilitasi kebutuhan orang tua yang ingin membekali putra-putri mereka dengan soft skills yang krusial di masa depan. Melalui acara ini, kami ingin menunjukkan bahwa belajar etika dan kemampuan berbicara bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan interaktif”.

Acara ini mendapatkan respon yang sangat positif dari masyarakat. Sejak pendaftaran dibuka hingga penutupan registrasi pada 4 Mei 2026, kuota kursi yang tersedia habis terjual. Selain mendapatkan ilmu yang bermanfaat, seluruh peserta juga membawa pulang sertifikat resmi dan Exclusive Goodie Bag dari Sonora Academy sebagai bentuk apresiasi.

Kolaborasi antara sektor perhotelan dan akademi ini diharapkan dapat terus berlanjut di masa mendatang guna menghadirkan program-program kreatif yang mendukung perkembangan karakter anak bangsa.

*****

Tentang ARTOTEL Harmoni – Jakarta

Terletak di pusat kota Jakarta, Jalan KH. Zainul Arifin No. 5, ARTOTEL Harmoni- Jakarta adalah Hotel Butik yang terinspirasi seni dan mengusung konsep gaya hidup dengan menciptakan pengalaman menginap yang berbeda. Hotel ini memiliki 150 kamar dengan desain modern, ruangan yang luas, serta kamar mandi yang dilengkapi shower, mesin kopi, smart TV dan meja kerja dengan 3 tipe kamar yang tersedia; Studio 25 dengan luas 25 m2, Studio 30 dengan 30 m2 dan Studio 37 dengan 37 m2. Selain itu, memiliki fasilitas pendukung terdiri dari kolam renang dewasa dan anak-anak, beberapa MEETSPACE dengan kapasitas hingga 300 orang, serta outlet F&B EATSPACE yang menyajikan berbagai menu hidangan lokal dan Internasional.

Tentang Artotel Group

Adalah manajemen operator hotel Indonesia yang mengintegrasikan 4 unit bisnis, Hotel (Stay), Food & Beverages (Dine), Event Management (Play), & Curated Merchandise (Shop). Dengan mengusung konsep Gaya Hidup masa kini, Artotel Group menawarkan berbagai pilihan akomodasi dengan berbagai pilihan Brand, ARTOTEL, DAFAM, MAXONE, ROOMS INC. Memiliki inventori lebih dari 100 hotel dan 10.000 kamar tamu dengan berbagai kategori mulai dari hotel ekonomis, hotel butik, hingga hotel mewah yang tersebar di seluruh Indonesia.

Artotel Group juga sebagai mitra strategis Louvre Group di Indonesia untuk mengelola dan mengembangkan brand waralaba diantaranya KYRIAD, GOLDEN TULIP, dan ROYAL TULIP

Di bidang Food & Beverage, Artotel Group menyediakan jasa pengelolaan Restoran dan Bar. Melalui Event Management, ARTOTEL Play dan Curated Merchandise dengan brand ARTOTEL Goods, Artotel Group memiliki visi memajukan industri kreatif Indonesia dengan mendukung para seniman muda untuk berkarya melalui kolaborasi yang diciptakan berupa kegiatan pameran, pertunjukan, workshop, dan produksi merchandise berkarakter seni yang dapat dipakai sehari hari dengan harga terjangkau.

Untuk memberikan penghargaan kepada para tamu, Artotel Group memiliki program loyalti Artotel Wanderlust dengan memberikan keuntungan lebih buat para tamu yang mendaftar sebagai anggota Artotel Wanderlust, antara lain jaminan harga kamar terbaik, diskon khusus F&B, serta mendapatkan reward point. Artotel Wanderlust dioperasikan melalui aplikasi digital yang dapat diunduh melalui sistem aplikasi IOS dan Android dengan pendaftaran secara cuma-cuma dan mudah.

Brand ARTOTEL: ARTOTEL, ARTOTEL Suites, ARTOTEL Casa, ARTOTEL Collections, dan ROOMS INC. Lokasi : Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Medan, Batam, Bali.

Brand DAFAM: GRAND DAFAM, DAFAM, DAFAM EXPRESS, DAFAM COLLECTIONS. Lokasi : Jakarta, Bandung, Solo, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bali, Pekanbaru, & Sulawesi Selatan.

Brand MAXONE: MAXONE, ALL NITE & DAY, NITE & DAY, ZIA. Lokasi : Jakarta, Ambon, Bali, Bintan, Batam, Balikpapan, Bekasi, Boyolali, Dumai, Jayapura, Makassar, Palembang, Semarang, Surabaya, Tangerang, Tanjung Pinang, Yogyakarta.

Brand Waralaba KYRIAD, Lokasi : Jakarta, Tangerang, Cepu, Lampung, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan.

Brand Waralaba GOLDEN TULIP, Lokasi : Jakarta, Tangerang, Pantai Indah Kapuk, Bali, Malang, Makassar, Pontianak, Lampung, Balikpapan.

Brand Waralaba ROYAL TULIP, Lokasi: Bogor, Bali

F&B Outlets: Double Chin, Lidah Lokal, Eat Space, Roca, Bart, Bistro de Braga, B10 CAFÉ, Fat Elephant, 11/12 Rooftop Bar, Slide Bar, Terra All Day Dining, Barley & Barrel, Meet n Eat, One Deck Gastropub, La Gazette, Posana All Day Dining, Yin & Yum, Salute Bar, Caldera at ARTOTEL Cabin Bromo, Daun Semanggi Bistro, The Platform Rooftop Bar, Sitro all Day Dining, De’Attic Rooftop Bar, Cloven All Day Dining.

 

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sosialisasi Program BERSIAP Academy Karawang, 22 Juni 2026 – Komitmen untuk memperluas akses pelatihan dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas kembali diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP Academy, Pelatihan dan Penempatan Disabilitas di Kawasan Industri Kabupaten Karawang yang diselenggarakan di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Kamis (18/6). Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan, organisasi penyandang disabilitas, hingga mitra industri untuk membangun kolaborasi dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif Marthella Sirait S. IP., M.A., Ketua Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., serta perwakilan industri di kawasan Kabupaten Karawang dan organisasi penyandang disabilitas. Kolaborasi Menuju Ketenagakerjaan Inklusif yang Berkelanjutan Sambutan dan peresmian pembukaan kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP dilakukan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., yang menyambut baik pelaksanaan Program BERSIAP Academy dan menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mewujudkan penempatan kerja yang lebih efektif bagi penyandang disabilitas. Melalui kegiatan ini, Ketua FKLPID Jawa Barat, Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., menyampaikan bahwa Kabupaten Karawang telah memiliki banyak praktik baik dalam penerapan ketenagakerjaan inklusif. Namun demikian, diperlukan dukungan yang lebih terstruktur agar perusahaan-perusahaan semakin siap menerima dan memberdayakan tenaga kerja penyandang disabilitas. Menurutnya, pelatihan bagi perusahaan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan dunia usaha dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif. “Di Kabupaten Karawang sebenarnya sudah banyak praktik baik yang dilakukan perusahaan dalam mempekerjakan penyandang disabilitas, ada perusahaan yang sudah memenuhi kuota 1 persen. Namun diperlukan dukungan dan pendampingan agar perusahaan semakin siap. Melalui pelatihan dan penguatan kapasitas, perusahaan-perusahaan di Karawang memiliki peluang untuk menjadi contoh praktik ketenagakerjaan inklusif yang dapat memperoleh apresiasi hingga tingkat nasional,” ujar Bapak Benny Tunggul. CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif, Marthella Sirait S. IP., M.A, memperkenalkan Program BERSIAP Academy yang didukung oleh DBS Foundation sebagai program yang dirancang untuk mempersiapkan penyandang disabilitas memasuki dunia kerja melalui pelatihan berbasis kebutuhan industri, pendampingan karier, dan memberikan pemahaman mengenai disabilitas kepada perusahaan supaya lebih mengerti urgensi dan manfaat. Melalui tiga fokus utama DBS Foundation yakni menyediakan kebutuhan dasar, mendorong inklusi dan mempersiapkan komunitas menua agar lebih berdaya dan bermartabat, DBS Foundation berupaya untuk mempersiapkan generasi yang lebih inklusif dan siap menghadapi masa depan (future ready). Mona Monika, Head of Group Marketing & Communications Bank DBS Indonesia sekaligus perwakilan DBS Foundation mengatakan, “Kami mengapresiasi KONEKIN dan semua pemangku kepentingan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini dan terus memajukan agenda inklusivitas bagi tenaga kerja agar mereka lebih tangguh. Melalui program BERSIAP, kami yakin dapat membantu masyarakat rentan untuk mencapai kesetaraan dan memiliki daya saing yang adil. Inisiatif ini secara khusus selaras dengan fokus DBS Foundation pada pendidikan dan inklusivitas, memastikan tidak ada yang tertinggal dan mendorong keterampilan siap masa depan, yang krusial untuk memberdayakan individu agar berkembang di dunia kerja.” Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan RI, Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., menyampaikan materi “Arah Kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas” yang mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Dalam paparannya, beliau memaparkan data terkini mengenai kondisi penyandang disabilitas berdasarkan ragam disabilitas dan jenjang pendidikan, sekaligus menjelaskan arah kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam pengembangan tenaga kerja inklusif, penguatan layanan 1 penempatan tenaga kerja khusus bagi penyandang disabilitas, serta implementasi berbagai regulasi pendukung ketenagakerjaan inklusif. Selain itu, beliau juga menyampaikan kebijakan pemberian penghargaan dan insentif bagi pemberi kerja yang mempekerjakan tenaga kerja penyandang disabilitas, serta informasi mengenai terbitnya Permenaker Nomor 8 Tahun 2026 yang menggantikan Permenaker Nomor 3 Tahun 2021 sebagai bentuk penguatan kebijakan dalam penghormatan, pelindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di dunia kerja. Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah pelaksanaan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Koneksi Indonesia Inklusif dan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat. Penandatanganan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperluas akses pelatihan dan meningkatkan peluang kerja bagi penyandang disabilitas di kawasan industri. Kegiatan juga diisi dengan sesi pengenalan Program BERSIAP Academy, diskusi dan tanya jawab interaktif oleh peserta yang berasal dari Pemangku Kepentingan, HR Manager perusahaan, universitas lokal dan komunitas disabilitas, yang ditutup oleh penyusunan rencana tindak lanjut dan sesi networking yang melibatkan berbagai pihak. Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan, dan organisasi penyandang disabilitas, diharapkan semakin banyak penyandang disabilitas yang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi dan berpartisipasi secara aktif di dunia kerja. Kabupaten Karawang sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia diharapkan dapat menjadi contoh dalam pengembangan praktik ketenagakerjaan inklusif yang tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan kerja yang produktif serta memberikan kesempatan yang setara. Tentang Program BERSIAP Academy BERSIAP Academy adalah program pelatihan intensif daring yang dirancang khusus untuk membekali talenta muda penyandang disabilitas dengan keterampilan dan kesiapan kerja yang dibutuhkan di dunia industri. Program ini menghadirkan workshop interaktif dan sesi mentoring yang dipandu oleh narasumber serta mentor profesional dari berbagai bidang. Program ini berfokus pada penguatan keterampilan soft skills esensial sehingga peserta dapat berkembang menjadi talenta potensial yang siap direkrut perusahaan. Sejak tahun 2023, BERSIAP Academy telah diselenggarakan sebanyak tiga angkatan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, yaitu Unilever, DBS Bank Indonesia, dan Godrej Indonesia. Program ini telah menghasilkan 150 alumni penyandang disabilitas, dengan tingkat penyerapan kerja mencapai 51%. Program BERSIAP didukung oleh DBS Foundation melalui program Business for Impact 2025 sebuah inisiatif yang memperkuat komitmen Bank DBS Indonesia sebagai purpose-driven organisation dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, berkat dukungan tersebut KONEKIN kembali menyelenggarakan BERSIAP Academy di 5 kawasan industri yaitu Karawang, Batang-Kendal, Batam, Balikpapan, dan Morowali dengan tujuan untuk mendukung pemerataan dan penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas di Indonesia.
Nasional

Sosialisasi Program BERSIAP Academy   Karawang, 22 Juni…