Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Di IFRA Business Expo 2025, Ririn Lona Delila, CEO PT. Indotama Makmur Jaya Sukses, Tawarkan Prospek Bisnis Waralaba yang Lagi Booming:  Salon Kecantikan Brand “LUISANT”, Luisant Coffee Shop, Restaurant Bebek Cabe Rawit, Gerobak Kekinian dan Warteg Iklas Bahari

×

Di IFRA Business Expo 2025, Ririn Lona Delila, CEO PT. Indotama Makmur Jaya Sukses, Tawarkan Prospek Bisnis Waralaba yang Lagi Booming:  Salon Kecantikan Brand “LUISANT”, Luisant Coffee Shop, Restaurant Bebek Cabe Rawit, Gerobak Kekinian dan Warteg Iklas Bahari

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Di IFRA Business Expo 2025, Ririn Lona Delila, CEO PT. Indotama Makmur Jaya Sukses, Tawarkan Prospek Bisnis Waralaba yang Lagi Booming:  Salon Kecantikan Brand “LUISANT”, Luisant Coffee Shop, Restaurant Bebek Cabe Rawit, Gerobak Kekinian dan Warteg Iklas Bahari

 

Example 300x600

Jakarta, 29 Agustus 2025 –

 

Bisnis waralaba menjadi salah satu solusi di tengah kondisi ketidakpastian ekonomi global. Alasannya, akses yang mudah untuk memulai usaha hingga sistem bisnis yang terstruktur bisa memberikan keuntungan yang cepat kepada para pelaku bisnis.

Mendukung terciptanya peluang tersebut, pameran waralaba dan lisensi terbesar di Indonesia kembali hadir di Jakarta International Convention Center (JICC), 29/08/2025.

 

Di sela-sela pameran The 24th International Franchise, License And Business Concept Expo And Conference (IFRA) 2025 tersebut, beberapa awak media mewawancarai Ririn Lona Delila, CEO PT. Indotama Makmur Jaya Sukses yang membawahi beberapa brand.

Ririn Lona Delila, CEO PT. Indotama Makmur Jaya Sukses menyatakan,”Brand utama kami adalah di bidang jasa kecantikan yang kami beri nama “LUISANT”, ini dari aksara Perancis yang artinya bercahaya.”

“Perusahaan ini berdiri diawal tahun 2025. Sebagai CEO dan owner dari perusahaan ini, kami sangat berpengalaman sebelum nya dibidang bisnis kemitraan yang dimulai dari tahun 2019. Awalnya di bidang bisnis kemitraan itu bisnis utamanya adalah F&B (makanan & minuman). Baru di awal tahun 2025 kami mencoba ekspansi di bisnis kemitraan jasa kecantikan karena bisnis jasa kecantikan ini trendnya selalu naik, apalagi trend setternya adalah Korea. Makanya kami mencoba memenuhi kebutuhan itu dengan launching bisnis jasa kecantikan ini yang treatment nya itu mulai dari kepala, rambut sampai kaki itu ada.

Product yang kami pakai salah satunya brand dari Itali ( ILVASTO) dimana product ini sudah cukup dikenal di Indonesia.

Diawal tahun 2025 bisnis kemitraan beauty salon ini sudah ada 10 outlet yang buka dan yang sedang berprogres itu total ada di 20 titik di seluruh Indonesia, seperti di Kalimantan (ada 2 yang sedang progres yaitu di Balikpapan & Samarinda), Jabodetabek, Bandung, Cirebon, Wonogiri. Jadi total salon kecantikan yang sudah buka & upcoming itu ada 30 outlet.

Untuk paket kemitraan salon kecantikan ini di harga mulai Rp. 60 jutaan dengan mendapatkan alat-alat kecantikan, bahan baku, tidak termasuk tempat & biaya renovasi interior salon.

Adapun brand brand lainnya yang berada di bawah naungan PT. Indotama Makmur Jaya Sukses selain bisnis kemitraan salon kecantikan “LUISANT” , juga ada yang konsepnya Luisant Coffee Shop yang mempunyai 2 varian menu yaitu yoghurt & gelato yang akan dibuka di awal September 2025, satu di Balikpapan & satu lagi di Green Lake City di Tangerang ; Restaurant seperti Bebek Cabe Rawit yang kemungkinan akan dibuka awal bulan September 2025 di Metland Puri Jakarta Barat & satu lagi di Bekasi ; Gerobak Kekinian dan ada juga Warteg Iklas Bahari yang merupakan top selling di perusahaan kami.

Progres dari Warteg Iklas Bahari ini sudah ada di 10 titik dan sudah ada 3 yang statusnya sudah open /dibuka yaitu di Jatinegara, Jogja, Padalarang Bandung.

Adapun yang membedakan bisnis kemitraan Warteg Iklas Bahari kami dengan yang lain yaitu, kami mempunyai pengelola dimana pengelola ini satu team dengan Warteg Jaya Bahari yang merupakan pionir di bisnis Warung Tegal dan mempunyai team pengelola.

Kami satu group dengan Warteg Jaya Bahari. Untuk bisnis kemitraan F&B mulai di harga Rp. 70 juta. Jadi dalam satu perusahaan ini ( PT. Indotama Makmur Jaya Sukses ) mempunyai banyak multi brand yang ada didalamnya karena kami mencoba menyesuaikan dengan kebutuhan calon market dari mitra kami.

Rata-rata bisnis kemitraan yang berada dibawah naungan perusahaan kami ini , break event pointnya 1 tahun maksimal. Jadi setiap mitra yang akan bergabung dengan kami, kami akan melakukan survey lokasi terlebih dahulu untuk membuat proyeksi bisnis real yang kami buat berdasarkan hasil analisa survey itu yang akan menjadi acuan kapan bisa BEP nya.

Ririn berharap kedepannya “LUISANT” Beauty Salon ini tersebar di seluruh Indonesia dan semua outlet yang buka menjadi makmur, jaya dan sukses.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sosialisasi Program BERSIAP Academy Karawang, 22 Juni 2026 – Komitmen untuk memperluas akses pelatihan dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas kembali diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP Academy, Pelatihan dan Penempatan Disabilitas di Kawasan Industri Kabupaten Karawang yang diselenggarakan di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Kamis (18/6). Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan, organisasi penyandang disabilitas, hingga mitra industri untuk membangun kolaborasi dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif Marthella Sirait S. IP., M.A., Ketua Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., serta perwakilan industri di kawasan Kabupaten Karawang dan organisasi penyandang disabilitas. Kolaborasi Menuju Ketenagakerjaan Inklusif yang Berkelanjutan Sambutan dan peresmian pembukaan kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP dilakukan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., yang menyambut baik pelaksanaan Program BERSIAP Academy dan menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mewujudkan penempatan kerja yang lebih efektif bagi penyandang disabilitas. Melalui kegiatan ini, Ketua FKLPID Jawa Barat, Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., menyampaikan bahwa Kabupaten Karawang telah memiliki banyak praktik baik dalam penerapan ketenagakerjaan inklusif. Namun demikian, diperlukan dukungan yang lebih terstruktur agar perusahaan-perusahaan semakin siap menerima dan memberdayakan tenaga kerja penyandang disabilitas. Menurutnya, pelatihan bagi perusahaan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan dunia usaha dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif. “Di Kabupaten Karawang sebenarnya sudah banyak praktik baik yang dilakukan perusahaan dalam mempekerjakan penyandang disabilitas, ada perusahaan yang sudah memenuhi kuota 1 persen. Namun diperlukan dukungan dan pendampingan agar perusahaan semakin siap. Melalui pelatihan dan penguatan kapasitas, perusahaan-perusahaan di Karawang memiliki peluang untuk menjadi contoh praktik ketenagakerjaan inklusif yang dapat memperoleh apresiasi hingga tingkat nasional,” ujar Bapak Benny Tunggul. CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif, Marthella Sirait S. IP., M.A, memperkenalkan Program BERSIAP Academy yang didukung oleh DBS Foundation sebagai program yang dirancang untuk mempersiapkan penyandang disabilitas memasuki dunia kerja melalui pelatihan berbasis kebutuhan industri, pendampingan karier, dan memberikan pemahaman mengenai disabilitas kepada perusahaan supaya lebih mengerti urgensi dan manfaat. Melalui tiga fokus utama DBS Foundation yakni menyediakan kebutuhan dasar, mendorong inklusi dan mempersiapkan komunitas menua agar lebih berdaya dan bermartabat, DBS Foundation berupaya untuk mempersiapkan generasi yang lebih inklusif dan siap menghadapi masa depan (future ready). Mona Monika, Head of Group Marketing & Communications Bank DBS Indonesia sekaligus perwakilan DBS Foundation mengatakan, “Kami mengapresiasi KONEKIN dan semua pemangku kepentingan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini dan terus memajukan agenda inklusivitas bagi tenaga kerja agar mereka lebih tangguh. Melalui program BERSIAP, kami yakin dapat membantu masyarakat rentan untuk mencapai kesetaraan dan memiliki daya saing yang adil. Inisiatif ini secara khusus selaras dengan fokus DBS Foundation pada pendidikan dan inklusivitas, memastikan tidak ada yang tertinggal dan mendorong keterampilan siap masa depan, yang krusial untuk memberdayakan individu agar berkembang di dunia kerja.” Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan RI, Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., menyampaikan materi “Arah Kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas” yang mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Dalam paparannya, beliau memaparkan data terkini mengenai kondisi penyandang disabilitas berdasarkan ragam disabilitas dan jenjang pendidikan, sekaligus menjelaskan arah kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam pengembangan tenaga kerja inklusif, penguatan layanan 1 penempatan tenaga kerja khusus bagi penyandang disabilitas, serta implementasi berbagai regulasi pendukung ketenagakerjaan inklusif. Selain itu, beliau juga menyampaikan kebijakan pemberian penghargaan dan insentif bagi pemberi kerja yang mempekerjakan tenaga kerja penyandang disabilitas, serta informasi mengenai terbitnya Permenaker Nomor 8 Tahun 2026 yang menggantikan Permenaker Nomor 3 Tahun 2021 sebagai bentuk penguatan kebijakan dalam penghormatan, pelindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di dunia kerja. Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah pelaksanaan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Koneksi Indonesia Inklusif dan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat. Penandatanganan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperluas akses pelatihan dan meningkatkan peluang kerja bagi penyandang disabilitas di kawasan industri. Kegiatan juga diisi dengan sesi pengenalan Program BERSIAP Academy, diskusi dan tanya jawab interaktif oleh peserta yang berasal dari Pemangku Kepentingan, HR Manager perusahaan, universitas lokal dan komunitas disabilitas, yang ditutup oleh penyusunan rencana tindak lanjut dan sesi networking yang melibatkan berbagai pihak. Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan, dan organisasi penyandang disabilitas, diharapkan semakin banyak penyandang disabilitas yang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi dan berpartisipasi secara aktif di dunia kerja. Kabupaten Karawang sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia diharapkan dapat menjadi contoh dalam pengembangan praktik ketenagakerjaan inklusif yang tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan kerja yang produktif serta memberikan kesempatan yang setara. Tentang Program BERSIAP Academy BERSIAP Academy adalah program pelatihan intensif daring yang dirancang khusus untuk membekali talenta muda penyandang disabilitas dengan keterampilan dan kesiapan kerja yang dibutuhkan di dunia industri. Program ini menghadirkan workshop interaktif dan sesi mentoring yang dipandu oleh narasumber serta mentor profesional dari berbagai bidang. Program ini berfokus pada penguatan keterampilan soft skills esensial sehingga peserta dapat berkembang menjadi talenta potensial yang siap direkrut perusahaan. Sejak tahun 2023, BERSIAP Academy telah diselenggarakan sebanyak tiga angkatan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, yaitu Unilever, DBS Bank Indonesia, dan Godrej Indonesia. Program ini telah menghasilkan 150 alumni penyandang disabilitas, dengan tingkat penyerapan kerja mencapai 51%. Program BERSIAP didukung oleh DBS Foundation melalui program Business for Impact 2025 sebuah inisiatif yang memperkuat komitmen Bank DBS Indonesia sebagai purpose-driven organisation dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, berkat dukungan tersebut KONEKIN kembali menyelenggarakan BERSIAP Academy di 5 kawasan industri yaitu Karawang, Batang-Kendal, Batam, Balikpapan, dan Morowali dengan tujuan untuk mendukung pemerataan dan penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas di Indonesia.
Nasional

Sosialisasi Program BERSIAP Academy   Karawang, 22 Juni…