Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITANasional

Ganjar Pranowo Bersama APEKSI Bergotongroyong Membangun dan Memajukan Negara Pancasila Indonesia

×

Ganjar Pranowo Bersama APEKSI Bergotongroyong Membangun dan Memajukan Negara Pancasila Indonesia

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

Example 300x600

 

Ganjar Pranowo Bersama APEKSI Bergotongroyong Membangun dan Memajukan Negara Pancasila Indonesia

 

Penulis : Firman Jaya Daeli (Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia ; Mantan Ketua DPP PDI Perjuangan dan Anggota MPR-RI & Anggota DPR-RI)

 

Makassar, Gramediapost.com

 

Gubernur Jateng yang juga Calon Presiden RI Ganjar Pranowo, diundang oleh Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) untuk menyampaikan Pemikiran dalam kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVI APEKSI. Kegiatan berlangsung pada hari Kamis, tanggal 13 Juli 2023, di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Walikota Makassar, Sulsel Danny Pomanto sebagai Tuan Rumah dan Pimpinan Penyelenggara Rakernas APEKSI ; Walikota Bogor, Jawa Barat (Jabar) Bima Arya Sugiarto sebagai Ketua APEKSI memimpin dan memandu acara pemaparan Ganjar Pranowo serta Dialog dan Diskusi. Ganjar Pranowo secara meyakinkan menyampaikan pemikiran dan pertimbangan serta menemukan pergumulan dan perjuangan APEKSI. Terutama untuk Bergotongroyong Membangun dan Memajukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

Kegiatan Ganjar Pranowo setelah menjadi Pembicara Rakernas, kemudian berlanjut dengan Berwisata Kuliner khas sosial dan kultural Sulsel ; dan kegiatan lain. Turut mendampingi dan menemani, antara lain : Walikota Makassar, Sulsel Danny Pomanto ; Walikota Bogor, Jabar Bima Arya Sugiarto ; Penulis ; Anggota DPR-RI yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Sulsel Andi Ridwan Wittiri ; Anggota DPRD Provinsi Sulsel yang juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sulsel Rudy Peter Goni, figur-figur dan elemen-elemen strategis, dan lain-lain. Atmosfir kegiatan tersebut melahirkan dan menumbuhkan serangkaian utuh aspirasi murni dan apresiasi tulus warga masyarakat kepada Ganjar Pranowo.

 

Kemudian, sebelum, saat, dan setelah kegiatan Rakernas APEKSI, Gubernur Jateng dan Calon Presiden RI Ganjar Pranowo “bertegur sapa atau menyapa” komunitas APEKSI dan juga warga masyarakat berbagai asal daerah dari Indonesia, di Makassar. Juga berkomunikasi mendengar dan menanggapi aspirasi warga masyarakat. Ekosistem dari bangunan dan materi pemikiran beserta pemaparan utuh, menyeluruh, dan mendasar dari Ganjar Pranowo, pada dasarnya mendapat tempat dan dukungan sepenuhnya. Terutama dari Tamu, Undangan, Peserta Rakernas. Juga dari Anggota dan Pengurus serta Keluarga Besar APEKSI.

 

Kualifikasi dan relevansi pemikiran dan penampilan Ganjar Pranowo memiliki dan mendapati atmosfir aspirasi pergumulan, pergulatan, dan tantangan Daerah-Daerah (Kepemimpinan Daerah). Khususnya dari kalangan Walikota dan Wakil Walikota serta komunitas APEKSI. Narasi kehadiran dan kebersamaan Ganjar Pranowo berbasis pada kebijakan visioner dan agenda misioner APEKSI. Komunitas APEKSI pada dasarnya mengharapkan dan membutuhkan pemikiran ideologis strategis dan perhatian serius sungguh-sungguh untuk membangun dan memajukan Kota di Indonesia.

 

Pembangunan dan pemajuan tersebut pada gilirannya berhubungan erat dan berhubungan utuh dengan Pembangunan dan Pemajuan Indonesia. Ada relasi struktural dan fungsional antara keberadaan, kebangkitan, dan kemajuan Kota dengan “Indonesia yang Merdeka, Bersatu, Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Dalam konteks dan dalam kerangka relasi tersebut di atas, Ganjar Pranowo menyampaikan konsep strategis makro dan agenda teknis mikro yang terdata, terukur, terencana, tertata, dan terarah. Khususnya untuk menumbuhkan dan mengukuhkan kualitas Kota bagi kekuatan Indonesia. Intisarinya adalah “Kota Kita Maju, Indonesia Kita Kuat” – sebagaimana Tema Rakernas.

 

Perihal tersebut memperoleh perhatian serius dan dasar sungguh-sungguh dari Ganjar Pranowo. Tentu karena disebabkan dan dilatarbelakangi oleh kualitas, kapasitas, dan integritas kepemimpinan dan kinerja Ganjar Pranowo yang kapabel, profesional, dan kredibel. Tipologi figur kepemimpinan yang mengandung tipikal yang mau, mampu, dan bersedia “mendengar, melindungi. melayani, mengayomi” rakyat untuk mengabdi dan memimpin Indonesia. Ganjar Pranowo memiliki pengalaman dan mempunyai kematangan yang otentik dan konkrit di bidang Legislatif, di bidang Eksekutif, di bidang Profesional, dan di sejumlah bidang lain.

Sehari sebelumnya, sudah berlangsung acara Pembukaan Rakernas XVI APEKSI, pada hari Rabu, tanggal 12 Juli 2023, di Makassar, Sulsel. Para Tamu, Undangan, dan Peserta mengikuti secara langsung dan mengikuti secara virtual zoom rangkaian dan tahapan acara. Juga sembari menyaksikan dan menikmati sejumlah pementasan berbagai kesenian dan kebudayaan. Intinya adalah yang beratmosfir khas Indonesia. Hadir sejumlah tamu kehormatan dan undangan khusus yang diundang mengikuti acara Pembukaan.

Duduk dalam daftar deretan kursi VIP, antara lain : Ketua DPRD Provinsi Sulsel, Ketua Pengadilan Tinggi Sulsel, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulsel, Pangdam XIV/Hasanuddin (membawahi dan meliputi teritorial Sulsel, Sultra, Sulbar), Pangkoopsud 2, Danlantamal Makassar, Sulsel, Penulis, Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin, beberapa Rektor dari Perguruan Tinggi, Pimpinan Institusi, Instansi, Elemen, Komunitas, dan lain-lain.

Kemudian ada beberapa Pimpinan Pemerintahan Daerah (Kota). Juga menyampaikan Kata Sambutan dalam acara Pembukaan, antara lain, Walikota Makassar, Sulsel Danny Pomanto sebagai Tuan Rumah Penyelenggara ; Walikota Bogor, Jabar Bima Arya Sugiarto sebagai Ketua APEKSI ; Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri RI Suhajar Diantoro. Para Walikota dan Wakil Walikota Se-Indonesia beserta jajaran terkait, beberapa Kepala Daerah di Sulsel, dan lain-lain – datang menghadiri dan mengikuti keseluruhan tahapan dan rangkaian acara.

Rakernas XVI APEKSI berlangsung dengan Tema : “Kota Kita Maju, Indonesia Kita Kuat”. Terminologi Tema berkaitan dan berintikan pada konstruksi, substansi, dan relasi keberadaan, kebangkitan, dan kemajuan Kota dalam kerangka Membangun Negara Proklamasi 17 Agustus 1945, yaitu Indonesia yang Merdeka, Bersatu, Berdaulat, Adil, dan Makmur. Perspektif Tematis tersebut, menguatkan dan mengukuhkan Kota dalam konteks sebuah Indonesia yang demokratis, konstitusional, Berkeadilan, dan Berkemakmuran.

Keseluruhan ekosistem keberadaan dan kehadiran Ganjar Pranowo, penyelenggaraan Rakernas berikut dengan Tema, keberlangsungan dan keberlanjutan APEKSI, menggelorakan dan memancarkan doktrin dan spritualitas Indonesia. Doktrin dan spritualitas tersebut pada dasarnya mengukuhkan, memaknai, dan membumikan Nilai-Nilai Persatuan Indonesia dan Nilai-Nilai Bergotongroyong dalam Negara Pancasila Indonesia. Keseluruhan Nilai yang memastikan bahwa “Kota adalah Kita ; Kita adalah Kota ; Kota adalah Indonesia ; Indonesia adalah Kota ; Kita dan Kota adalah Ganjar Pranowo ; Ganjar Pranowo adalah Kita dan Kota”.

Makassar, Sulsel, Indonesia, Kamis, 13 Juli 2023.

“Salam Makassar – Sulsel ; Salam APEKSI ; Salam Indonesia Kita”.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sosialisasi Program BERSIAP Academy Karawang, 22 Juni 2026 – Komitmen untuk memperluas akses pelatihan dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas kembali diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP Academy, Pelatihan dan Penempatan Disabilitas di Kawasan Industri Kabupaten Karawang yang diselenggarakan di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Kamis (18/6). Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan, organisasi penyandang disabilitas, hingga mitra industri untuk membangun kolaborasi dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif Marthella Sirait S. IP., M.A., Ketua Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., serta perwakilan industri di kawasan Kabupaten Karawang dan organisasi penyandang disabilitas. Kolaborasi Menuju Ketenagakerjaan Inklusif yang Berkelanjutan Sambutan dan peresmian pembukaan kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP dilakukan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., yang menyambut baik pelaksanaan Program BERSIAP Academy dan menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mewujudkan penempatan kerja yang lebih efektif bagi penyandang disabilitas. Melalui kegiatan ini, Ketua FKLPID Jawa Barat, Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., menyampaikan bahwa Kabupaten Karawang telah memiliki banyak praktik baik dalam penerapan ketenagakerjaan inklusif. Namun demikian, diperlukan dukungan yang lebih terstruktur agar perusahaan-perusahaan semakin siap menerima dan memberdayakan tenaga kerja penyandang disabilitas. Menurutnya, pelatihan bagi perusahaan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan dunia usaha dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif. “Di Kabupaten Karawang sebenarnya sudah banyak praktik baik yang dilakukan perusahaan dalam mempekerjakan penyandang disabilitas, ada perusahaan yang sudah memenuhi kuota 1 persen. Namun diperlukan dukungan dan pendampingan agar perusahaan semakin siap. Melalui pelatihan dan penguatan kapasitas, perusahaan-perusahaan di Karawang memiliki peluang untuk menjadi contoh praktik ketenagakerjaan inklusif yang dapat memperoleh apresiasi hingga tingkat nasional,” ujar Bapak Benny Tunggul. CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif, Marthella Sirait S. IP., M.A, memperkenalkan Program BERSIAP Academy yang didukung oleh DBS Foundation sebagai program yang dirancang untuk mempersiapkan penyandang disabilitas memasuki dunia kerja melalui pelatihan berbasis kebutuhan industri, pendampingan karier, dan memberikan pemahaman mengenai disabilitas kepada perusahaan supaya lebih mengerti urgensi dan manfaat. Melalui tiga fokus utama DBS Foundation yakni menyediakan kebutuhan dasar, mendorong inklusi dan mempersiapkan komunitas menua agar lebih berdaya dan bermartabat, DBS Foundation berupaya untuk mempersiapkan generasi yang lebih inklusif dan siap menghadapi masa depan (future ready). Mona Monika, Head of Group Marketing & Communications Bank DBS Indonesia sekaligus perwakilan DBS Foundation mengatakan, “Kami mengapresiasi KONEKIN dan semua pemangku kepentingan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini dan terus memajukan agenda inklusivitas bagi tenaga kerja agar mereka lebih tangguh. Melalui program BERSIAP, kami yakin dapat membantu masyarakat rentan untuk mencapai kesetaraan dan memiliki daya saing yang adil. Inisiatif ini secara khusus selaras dengan fokus DBS Foundation pada pendidikan dan inklusivitas, memastikan tidak ada yang tertinggal dan mendorong keterampilan siap masa depan, yang krusial untuk memberdayakan individu agar berkembang di dunia kerja.” Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan RI, Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., menyampaikan materi “Arah Kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas” yang mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Dalam paparannya, beliau memaparkan data terkini mengenai kondisi penyandang disabilitas berdasarkan ragam disabilitas dan jenjang pendidikan, sekaligus menjelaskan arah kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam pengembangan tenaga kerja inklusif, penguatan layanan 1 penempatan tenaga kerja khusus bagi penyandang disabilitas, serta implementasi berbagai regulasi pendukung ketenagakerjaan inklusif. Selain itu, beliau juga menyampaikan kebijakan pemberian penghargaan dan insentif bagi pemberi kerja yang mempekerjakan tenaga kerja penyandang disabilitas, serta informasi mengenai terbitnya Permenaker Nomor 8 Tahun 2026 yang menggantikan Permenaker Nomor 3 Tahun 2021 sebagai bentuk penguatan kebijakan dalam penghormatan, pelindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di dunia kerja. Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah pelaksanaan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Koneksi Indonesia Inklusif dan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat. Penandatanganan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperluas akses pelatihan dan meningkatkan peluang kerja bagi penyandang disabilitas di kawasan industri. Kegiatan juga diisi dengan sesi pengenalan Program BERSIAP Academy, diskusi dan tanya jawab interaktif oleh peserta yang berasal dari Pemangku Kepentingan, HR Manager perusahaan, universitas lokal dan komunitas disabilitas, yang ditutup oleh penyusunan rencana tindak lanjut dan sesi networking yang melibatkan berbagai pihak. Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan, dan organisasi penyandang disabilitas, diharapkan semakin banyak penyandang disabilitas yang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi dan berpartisipasi secara aktif di dunia kerja. Kabupaten Karawang sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia diharapkan dapat menjadi contoh dalam pengembangan praktik ketenagakerjaan inklusif yang tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan kerja yang produktif serta memberikan kesempatan yang setara. Tentang Program BERSIAP Academy BERSIAP Academy adalah program pelatihan intensif daring yang dirancang khusus untuk membekali talenta muda penyandang disabilitas dengan keterampilan dan kesiapan kerja yang dibutuhkan di dunia industri. Program ini menghadirkan workshop interaktif dan sesi mentoring yang dipandu oleh narasumber serta mentor profesional dari berbagai bidang. Program ini berfokus pada penguatan keterampilan soft skills esensial sehingga peserta dapat berkembang menjadi talenta potensial yang siap direkrut perusahaan. Sejak tahun 2023, BERSIAP Academy telah diselenggarakan sebanyak tiga angkatan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, yaitu Unilever, DBS Bank Indonesia, dan Godrej Indonesia. Program ini telah menghasilkan 150 alumni penyandang disabilitas, dengan tingkat penyerapan kerja mencapai 51%. Program BERSIAP didukung oleh DBS Foundation melalui program Business for Impact 2025 sebuah inisiatif yang memperkuat komitmen Bank DBS Indonesia sebagai purpose-driven organisation dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, berkat dukungan tersebut KONEKIN kembali menyelenggarakan BERSIAP Academy di 5 kawasan industri yaitu Karawang, Batang-Kendal, Batam, Balikpapan, dan Morowali dengan tujuan untuk mendukung pemerataan dan penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas di Indonesia.
Nasional

Sosialisasi Program BERSIAP Academy   Karawang, 22 Juni…