PETANI SUPER MAKMUR

0
62

PETANI SUPER MAKMUR

Oleh: Jansen Sinamo

Dahulu petani dan bertani identik dengan miskin dan kemiskinan. Tapi di abad 21 ini tidak lagi demikian. Sebaliknya orang bisa kaya dan berkemakmuran, bahkan super makmur. Semua dengan bantuan sains dan teknologi.

1. Algoritma Tani terus menghitung kebutuhan dunia akan produk-produk tani yang terus meningkat untuk ternak, penduduk, dan industri: biji2an, kacang2an, buah2an, umbi2an, bunga2an, sayur2an, wangi2an, pohon2an, sedap2an, akar2an; ada seribuan macamnya.

2. Banyak sekali tanaman baru yang meningkat kualitas dan produktivitasnya dengan rekayasa genetika, menggunakan teknologi CRISPR yang kita bahas 3 minggu lalu.

Mayang padi berbulir 300 dari yang biasanya cuma 100, itu salah satunya. Dilaporkan padi begini tumbuh bagus di sawah percobaan di Bekasi Timur.

3. Teknologi Nano: satu cc air dibikin memuat 3 miliar molekul oksigen dengan mesin ultra fine bubble.

Bawang putih berhasil tumbuh 33% lebih cepat dan lebih besar karena bibitnya direndam dulu dalam ultra fine bubble water berukuran 200an nano. Rektor IPB minggu lalu memanen bawang putih begini di daerah Tegal.

Padi, kedelai, bahkan ikan dan udang tumbuh luar biasa dengan treatment nano bubbles ini.

4. Hama tanaman diberantas sebelum tumbuh dewasa. Teknologi sensor ultra sound mendeteksi kehadiran larva kumbang tanduk–ini hama utama kelapa sawit–dan memusnahkannya pada tahap larva itu.

5. Citra satelit resolusi tinggi atas sebidang kebun memberitahu apakah tanaman di kebun itu kekurangan air dan atau pupuk.

6. Bila misalnya kurang air/pupuk maka bisa dipasang sistem irigasi tetes berpresisi seperti video terlampir.

7. Pengolahan produk-produk agro ke hilir (pasca panen) membuat nilai tambah berkali-kali, seperti lewat katalis merah putih minyak sawit mentah (CPO) diubah menjadi bahan bakar sawit: solar, bensin, dan avtur; bermacam-macam turunan olein. Bahkan limbah tandan dan cangkang sawit bisa menjadi pulp dan paper.

Baca juga  Alumni UNAS 01: Gue alumni UNAS , Gue Jokowi-Amin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here