BIN Gandeng Pemkot Jakut Gelar Rapid Tes di SOR Danau Sunter

0
60

BIN Gandeng Pemkot Jakut Gelar Rapid Tes di SOR Danau Sunter

 

Jakarta, Gramediapost.com

 

Badan Intelligen Negara (BIN) melakukan test cepat massal (Rapid Test) di Sarana Olahraga (SOR) Danau Sunter, Kelurahan Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (20/07/2020).

Ketua Pelaksana Harian Sub Gugus Tugas BIN, Brigjen TNI Irwan Mulyana mengatakan, kegiatan ini dilakukan atas kerjasama dengan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara dan permintaan masyarakat di sekitar Sunter.

Ditambahkan Irwan, pertimbangan pemilihan lokasi atau tempat di Sunter ini karena kekhawatiran akan penyebaran Covid-19.

“Atas instruksi pimpinan kami kepala BIN, kita selalu berkoordinasi dengan kementerian, lembaga, pemerintah kabupaten kota untuk membantu memutus penyebaran covid-19,” tambahnya.

Selain melakukan upaya lewat test kesehatan, Irwan sangat berharap masyarakat memiliki kedisiplinan untuk menerapkan pola hidup sehat seperti himbauan pemerintah.

“Karena tidak ada artinya kita bergerak kemana mana kita membantu memutus mata rantai pemyebaran covid-19 ini kalau masyarakat tidak disiplin. Kunci utamanya kedisiplinan masyarakat. Jika masyarakat memiliki kedisiplinan dengan menggunakan masker, menjaga jarak, physical distancing, menghindari kerumunan apabila memang harus berada di kerumunan itu selesai kegiatan segera kembali cuci tangan, gunakan sanitizer. Ini yang harus menjadi kebiasaan dalam kehidupan normal baru,” terangnya.

Sementara, Camat Tanjung Priok Syamsul Huda, mengucapkan terimakasih atas upaya memerangi penyebaran Covid-19 yang BIN lakukan di wilayahnya.

“Terimakasih kepada BIN yang telah melaksanakan kegiatan rapid test dan swab yang ada di wilayah kami di Kecamatan Tanjung Priok,” katanya.
Syamsul juga menambahkan target dalam kegiatan ini kurang lebih 1000 orang.

“Menurut rencana, target dari kegiatan ini kurang lebih 1.000 orang yang merupakan gabungan dari warga masyarakat dan dari dunia usaha,” tuturnya.

Baca juga  TNI AL Kembali Kirim Bantuan Bencana ke NTT

Sementara, Rahman (30), salah satu pekerja di pabrik perakitan mobil mengaku baru pertama kali menjalani rapid tes.

“Rapid test ini wajib dilakukan oleh setiap pekerja di pabrik., lantaran selama tiga bulan ke belakang Rahman dan rekan-rekannya tidak bekerja secara langsung di lingkungan pabrik,” ungkapnya. (Sukardi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here