Tim Advokasi Peduli Profesi Advokat Indonesia (TAPPAI) Mendesak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Meminta TV-ONE” Menghapus Kata “Lawyers” dari Acara Indonesia Lawyers Club (ILC) 

0
213

Ket.Foto: Jahmada Girsang, M.H.

Tim Advokasi Peduli Profesi Advokat Indonesia (TAPPAI) Mendesak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Meminta TV-ONE” Menghapus Kata “Lawyers” dari Acara Indonesia Lawyers Club (ILC)

Jakarta, Gramediapost.com

Tim Advokasi Peduli Profesi Advokat Indonesia (TAPPAI) memenuhi undangan rapat mediasi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) di kantor KPI Pusat, Jakarta (13/02/20).

Kehadiran Tim Advokasi Peduli Profesi Advokat Indonesia (TAPPAI) di undangan KPI Pusat tersebut terkait dengan aduan TAPPAI ke KPI Pusat sejak November 2019 yang belum terselesaikan terkait program ILC-TV-One.

Kordinator Tim Advokasi Peduli Profesi Advokat Indonesia (TAPPAI), Jahmada Girsang, S.H., M.H ,saat ditemui disebuah resto kawasan Ir.H.Juanda, Jakarta Pusat kepada beberapa awak media mengatakan,..”Benar, hari ini, Kamis (13/2-20), kami TAPPAI telah menghadiri undangan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat Jakarta. Intinya kami tetap meminta ‘penghapusan’ kata ‘Lawyer’ pada acara ILC – TV One.

Adapun undangan KPI Pusat ini sekaligus meminta TAPPAI menyampaikan alasan-alasan untuk memperkuat aduan terhadap tayangan Indonesia Lawyers Club (ILC) yang diduga merugikan profesi Advokat, mengingat banyak mempertontonkan ‘hate-speech, body-language dan yang bisa mengurangi marwah profesi advokat. Apalagi disiarkan langsung (Live), pirsawan televisi ini kami yakini ada puluhan juta orang.

Ini berbahaya jika kemudian ‘meng-generalisasi jika prilaku Advokat seperti Itu, dalam hukum Peradilan pun kami punya istilah sidang tertutup dan terbuka. Kalau pun kemudian acara ILC itu akan menjadi siaran tunda dikemudian hari, kami tetap meminta kalimat ‘Lawyer-nya Itu ditiadakan. Ini kita kesampingkan karena alasan ‘rating Tinggi,dsb. Kami tidak ambil pusing soal Itu”, demikian beliau yang akrab kami panggil ‘Bang Jagirs,

TAPPAI berterima-kasih kepada KPI Pusat yang sudah berusaha memfasilitasi dengan pihak ILC-TV One. “Kami menilai KPI-Pusat telah bekerja baik, kalau pun kedepan perlu lebih ‘Gaspol lagi agar lebih cepat lebih baik penyelesaiannya”, tambahnya.

Baca juga  Visitasi Wakil Wali Kota Jakut ke Keluarga PPSU Kelapa Gading Timur di RSUD Koja

“Pihak ILC tadi hadir,bang?”,Tanya awak media. Bang Jagirs tersenyum, kemudian menggeleng.”Mereka (PT.Lativi Media Karya) berkirim surat kepada KPI-Pusat dengan nomor surat: 010/GMLRG/TVOne/2020 tgl.10/2/2020,yang intinya mereka tidak hadir lagi karena kesibukan menjelang Hut TV One ke-12 yad. Silahkan kalian menilai sendiri, kami pun yang juga sibuk menyempatkan waktu hadir tadi.”

Kordinator TAPPAI , Jahmada Girsang kepada media menegaskan bahwa kehadiran TAPPAI ke KPI – Pusat sebagai keseriusan profesi dalam menghormati undangan KPI pusat, yang juga sekaligus meminta TAPPAI menyampaikan alasan-alasan untuk memperkuat aduan terhadap tayangan Indonesia Lawyers Club (ILC) yang diduga merugikan Profesi Advokat.

Tayangan Indonesia Lawyers Club (ILC) yang diduga merugikan “Profesi Advokat” , adalah munculnya tontonan hate-speech di acara yang mayoritas secara Live. “Sepertinya Nanti publik menyangka prilaku Advokat seperti Itu, maka kami meminta agar teks ‘Lawyer’ nya ditiadakan. Dan peran KPI-Pusat sangat kami nantikan”, tegas Jahmada Girsang.

Kami mengharapkan peran aktif KPI Pusat untuk ikut meninjau kembali hal itu. “Mungkin rating acara Itu bagus ya, tapi apakah ini juga mewakili publik lain. Karena semua ini diawali banyaknya pengaduan kepada kami, baik secara personal dsb, formal dan non-formal.Agar kami membicarakan ini dengan pihak ILC dan KPI-Pusat. Jadi ini amanat publik, bukan mau kami semata”

Tambahnya, nanti juga perlu ditinjau dari sisi Undang-Undang penyiaran tahun 2002 , apakah ini dibenarkan atau bagaimana.

“Kalau kemudian menjadi acara tunda pun, kami tetap minta agar teks ‘Lawyer’-nya ditiadakan. Sederhana saja kok” tutup beliau yang awak media akrab memanggilnya dengan ‘Bang Jagirs.

Adapun TAPPAI terdiri atas para Advokat papan atas, yaitu: Jahmada Girsang,SH,MH,CLA.,Denny Karel Tumuju, Roslina Simangunsong, Johan Imanuel, Brina Mariana, Heber Sihombing, Denny Supari, Steven Albert, James H. Siagian, Imzen Sitorus, Yogi Pajar Suprayogi,dsb.

Baca juga  PT.IMZA RISKI JAYA LUNCURKAN PROGRAM INDONESIA TERANG: SEMANGAT UNTUK INDONESIA TERANG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here