Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITANasional

GM-5600 PASANGAN SERASI UNTUK STREETWEAR FASHION

×

GM-5600 PASANGAN SERASI UNTUK STREETWEAR FASHION

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

Jakarta, Gramediapost.com

Example 300x600

Bagi mereka yang ingin menjadi yang pertama memilik GM-5600 dan GM.5600B dapat melakukan pre-order Khusus di booth G-SHOCK di bazaar Urban Sneaker Society, tanggal 8-10 November 2019.

Tersedia 100 buah komik manga yang bercerita mengenai sejarah G-SHOCK yang ditandatangani oleh the Pather of G-SHOCK, Kikuo Ibe, hanya bagi mereka vang melakukan pre-order GM-5600 maupun GM-5600B di bazaar tersebut.
Sebagai tambahan, ke-100 orang pertama yang melakukan pre-order GM-5600 maupun GM-5600B akan mendapatkan nomor undian khusus untuk memenangkan satu buah jam tangan kolaborasi G-SHOCK x NFP x SBTG secara gratis. Jam yang berdasarkan model DW-5600BB ini akan dirilis di awal tahun 2020.

Inovasi dan kreasi selalu berjalan berdampingan sejak jam tangan G-SHOCK diperkenalkan pada tahun 1983. Banyak pula di antara produk tersebut yang kemudian menjadi ikon yang melegenda. Salah satunya tentu saja varian DW-5600 yang merupakan kreasi pertama G-SHOCK.

Kini, masih berkaca pada “DNA” dari seri ikonik tesebut, Casio Jakarta memperkenalkan varian jam tangan dengan bezel berbahan stainless steel, GM-5600. Jam tangan GM-5600 dan GM-5600B memadukan material stainless steel tersebut dengan strap berbahan resin khas G-SHOCK.

Selanjutnya, produk anyar ini ditawarkan dengan tiga pilihan nuansa. GM-5600 dengan bezel berkilau stainless steel, dan GM-5600B-1DR dengan bezel hitam black ion-plated steel yang dipadukan dengan dial hitam. Lalu, pilihan terakhir, GM-5600B-3DR dengan bezel hitam black ion-plated steel yang dipadukan dengan warna hijau militer, lengkap dengan motif kamuflase-nya.

Tidak hanya berbahan stainless steel, bezel berbentuk kotak tersebut juga dibuat dengan sentuhan akhir yang spesial. Bezel pada GM-5600 dan GM5600B ditempa hingga 20 kali untuk memastikan hasil akhir yang memancarkan tampilan premium.

“Kami mengerti bahwa kaum muda di seluruh dunia, termasuk Indonesla, menyukai streetwear fashion, dan gaya ini walaupun sangat kasual namun seringkali didominasi merek-merek premium”ujar Hirokazu Satoh, Chief Representative, Casio Singapore. Pte. Ltd. Jakarta Representative Office.

“Kami melihat GM-5600 dan GM5600B dengan bezel stainless steel dan strap resin merupakan jam tangan yang sangat cocok untuk melengkapi gaya streetwear, karena jam tangan ini premium namun tidak meninggalkan jiwa mudanya”, sambung Satoh.

Dalam rangka memperkenalan seri terbaru G-SHOCK, pada Kamis, 7 November 2019, Casio Jakarta mengundang Rayi putrali Voais/rapper dari Ran, dan Jeffry Jouw, co-founder dari Urban Sneaker Society. Mereka datang untuk berbagi pengalaman dengan G-SHOck dan streetwear Fashion dakam konperensi pers yang diadakan di area SCBD Jakarta.

Ada tiga fashion items yang harus nempel di aku, yaitu kalung emas, sneakers Dan G-SHOCK,” kata Rayi dalam kesempatan tersebut. Rayi yang memang memang dikenal sebagai loyalis G-SHOCK mengaku, G-SHOCK pasangan terbaik bagi gaya streetwear yang ia kenakan Setiap hari.

G-SHOCK betul-betul bisa dipakai untuk semua acara, dari gaya sehari-hari, untuk manggung. Kaliau aku berenang. nge-gym, Sampal datang ke undangan pernikahan juga bisa dan selalu pakai G-SHOCK. G-SHOCK cocok dengan gaya berpakalan aku yang memang streetwear banget”, tambahnya.

Khusus terkait GM-5600 dan GM-5600B, selain cocok untuk Berbagai gaya fashion, termasuk streetwear, varian ini tetap membawa kekhasan sebagai jam tangan tangguh.

Seluruh fitur standar yang ada pada arloji ini, mulai dari Ketahanan terhadap tekanan hingga 200 meter dibaeah permujaan air, tahan guncangan serta stopwach 1/100 detik, alatm multi fungsi, waktu penghitungan mundur (24 jam), dengan display LCD yang dapat menyala dalam gelap semuanya ada pada GM-5600 dan GM-5600B

GM-5600 dan GM-5600B ini pun tergolong ringan dengan bobot total 73 gram dan diameter cangkang 49,6 x 43.3 x 12,9 mm

Di bulan November ini, GM-5600-1DR dapat diperoleh dengan harga Rp 3.399.000 , sedangkan GM-5600B-1DR dan GM-5600-3DR masing-masing dapat diperoen dengan harga Rp. 3.699.000 di seluruh toko resmi Casio.

(Hotben)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sosialisasi Program BERSIAP Academy Karawang, 22 Juni 2026 – Komitmen untuk memperluas akses pelatihan dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas kembali diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP Academy, Pelatihan dan Penempatan Disabilitas di Kawasan Industri Kabupaten Karawang yang diselenggarakan di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Kamis (18/6). Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan, organisasi penyandang disabilitas, hingga mitra industri untuk membangun kolaborasi dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif Marthella Sirait S. IP., M.A., Ketua Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., serta perwakilan industri di kawasan Kabupaten Karawang dan organisasi penyandang disabilitas. Kolaborasi Menuju Ketenagakerjaan Inklusif yang Berkelanjutan Sambutan dan peresmian pembukaan kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP dilakukan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., yang menyambut baik pelaksanaan Program BERSIAP Academy dan menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mewujudkan penempatan kerja yang lebih efektif bagi penyandang disabilitas. Melalui kegiatan ini, Ketua FKLPID Jawa Barat, Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., menyampaikan bahwa Kabupaten Karawang telah memiliki banyak praktik baik dalam penerapan ketenagakerjaan inklusif. Namun demikian, diperlukan dukungan yang lebih terstruktur agar perusahaan-perusahaan semakin siap menerima dan memberdayakan tenaga kerja penyandang disabilitas. Menurutnya, pelatihan bagi perusahaan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan dunia usaha dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif. “Di Kabupaten Karawang sebenarnya sudah banyak praktik baik yang dilakukan perusahaan dalam mempekerjakan penyandang disabilitas, ada perusahaan yang sudah memenuhi kuota 1 persen. Namun diperlukan dukungan dan pendampingan agar perusahaan semakin siap. Melalui pelatihan dan penguatan kapasitas, perusahaan-perusahaan di Karawang memiliki peluang untuk menjadi contoh praktik ketenagakerjaan inklusif yang dapat memperoleh apresiasi hingga tingkat nasional,” ujar Bapak Benny Tunggul. CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif, Marthella Sirait S. IP., M.A, memperkenalkan Program BERSIAP Academy yang didukung oleh DBS Foundation sebagai program yang dirancang untuk mempersiapkan penyandang disabilitas memasuki dunia kerja melalui pelatihan berbasis kebutuhan industri, pendampingan karier, dan memberikan pemahaman mengenai disabilitas kepada perusahaan supaya lebih mengerti urgensi dan manfaat. Melalui tiga fokus utama DBS Foundation yakni menyediakan kebutuhan dasar, mendorong inklusi dan mempersiapkan komunitas menua agar lebih berdaya dan bermartabat, DBS Foundation berupaya untuk mempersiapkan generasi yang lebih inklusif dan siap menghadapi masa depan (future ready). Mona Monika, Head of Group Marketing & Communications Bank DBS Indonesia sekaligus perwakilan DBS Foundation mengatakan, “Kami mengapresiasi KONEKIN dan semua pemangku kepentingan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini dan terus memajukan agenda inklusivitas bagi tenaga kerja agar mereka lebih tangguh. Melalui program BERSIAP, kami yakin dapat membantu masyarakat rentan untuk mencapai kesetaraan dan memiliki daya saing yang adil. Inisiatif ini secara khusus selaras dengan fokus DBS Foundation pada pendidikan dan inklusivitas, memastikan tidak ada yang tertinggal dan mendorong keterampilan siap masa depan, yang krusial untuk memberdayakan individu agar berkembang di dunia kerja.” Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan RI, Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., menyampaikan materi “Arah Kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas” yang mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Dalam paparannya, beliau memaparkan data terkini mengenai kondisi penyandang disabilitas berdasarkan ragam disabilitas dan jenjang pendidikan, sekaligus menjelaskan arah kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam pengembangan tenaga kerja inklusif, penguatan layanan 1 penempatan tenaga kerja khusus bagi penyandang disabilitas, serta implementasi berbagai regulasi pendukung ketenagakerjaan inklusif. Selain itu, beliau juga menyampaikan kebijakan pemberian penghargaan dan insentif bagi pemberi kerja yang mempekerjakan tenaga kerja penyandang disabilitas, serta informasi mengenai terbitnya Permenaker Nomor 8 Tahun 2026 yang menggantikan Permenaker Nomor 3 Tahun 2021 sebagai bentuk penguatan kebijakan dalam penghormatan, pelindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di dunia kerja. Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah pelaksanaan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Koneksi Indonesia Inklusif dan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat. Penandatanganan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperluas akses pelatihan dan meningkatkan peluang kerja bagi penyandang disabilitas di kawasan industri. Kegiatan juga diisi dengan sesi pengenalan Program BERSIAP Academy, diskusi dan tanya jawab interaktif oleh peserta yang berasal dari Pemangku Kepentingan, HR Manager perusahaan, universitas lokal dan komunitas disabilitas, yang ditutup oleh penyusunan rencana tindak lanjut dan sesi networking yang melibatkan berbagai pihak. Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan, dan organisasi penyandang disabilitas, diharapkan semakin banyak penyandang disabilitas yang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi dan berpartisipasi secara aktif di dunia kerja. Kabupaten Karawang sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia diharapkan dapat menjadi contoh dalam pengembangan praktik ketenagakerjaan inklusif yang tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan kerja yang produktif serta memberikan kesempatan yang setara. Tentang Program BERSIAP Academy BERSIAP Academy adalah program pelatihan intensif daring yang dirancang khusus untuk membekali talenta muda penyandang disabilitas dengan keterampilan dan kesiapan kerja yang dibutuhkan di dunia industri. Program ini menghadirkan workshop interaktif dan sesi mentoring yang dipandu oleh narasumber serta mentor profesional dari berbagai bidang. Program ini berfokus pada penguatan keterampilan soft skills esensial sehingga peserta dapat berkembang menjadi talenta potensial yang siap direkrut perusahaan. Sejak tahun 2023, BERSIAP Academy telah diselenggarakan sebanyak tiga angkatan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, yaitu Unilever, DBS Bank Indonesia, dan Godrej Indonesia. Program ini telah menghasilkan 150 alumni penyandang disabilitas, dengan tingkat penyerapan kerja mencapai 51%. Program BERSIAP didukung oleh DBS Foundation melalui program Business for Impact 2025 sebuah inisiatif yang memperkuat komitmen Bank DBS Indonesia sebagai purpose-driven organisation dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, berkat dukungan tersebut KONEKIN kembali menyelenggarakan BERSIAP Academy di 5 kawasan industri yaitu Karawang, Batang-Kendal, Batam, Balikpapan, dan Morowali dengan tujuan untuk mendukung pemerataan dan penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas di Indonesia.
Nasional

Sosialisasi Program BERSIAP Academy   Karawang, 22 Juni…