Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITANasional

Mengenal Lebih Dekat Sosok Pengusaha Sukses dari Sulsel Yang Diusulkan Jadi Menteri Jokowi

×

Mengenal Lebih Dekat Sosok Pengusaha Sukses dari Sulsel Yang Diusulkan Jadi Menteri Jokowi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

Jakarta, Gramediapost.com

Example 300x600

 

H. Bustan adalah sosok pengusaha yang ulet dan sukses, walaupun lulusan SD sampai SMA adalah persamaan Paket A/B/C dirinya dikenal jenius. Bagaimana tidak? Lulusan persamaan saja bisa memperkerjakan tenaga berijasah SMA, Sarjana, Master dan Doktor di perusahaannya.

Hal ini disampaikan Abdurrahman BK Ketua Umum Relawan Soekarno Jokowi (Soe-Jo) for Jokowi-Amin didampingi Syafrudin Budiman SIP Ketua Umum Presidium Pusat Barisan Pembaharuan (PP BP), saat ditemui di Kantor Laskar Rakyat Jokowi (Lasmura Hanura), Sabtu malam (20/07/2019). Ia memaparkan riwayat hidup Bustan yang akan diusulkan dan disodorkan kepada Jokowi sebagai calon menteri Kabinet Indonesia Kerja Jilid II.

“Pengalaman Bapak Bustan dalam bidang bisnis, perdagangan umum, UKM dan Koperasi menjadikannya sosok pengusaha handal dari Indonesia Timur. Banyak orang sudah berguru padanya tentang pengembangan UKM dan Koperasi di berbagai daerah,” kata Abdurrahman.

Menurutnya, sosok Bustan cocok menjadi Menteri Pedagangan, Menteri Perindustrian, Menteri UKM dan Koperasi atau Menteri Sosial. Ia mengatakan, figur Bustan mirip Menteri Perikanan dan Kelautan, Susi Pujiastuti yang hanya lulusan SMP tetapi paham betul dunia perikanan Indonesia dan Internasional.

“Bustan walau hanya lulusan Paket C, dirinya berhasil mengembangkan usahanya yang meluas kemana-mana. Dia adalah orang yang ahli ekonomi mikro, ekonomi kerakyatan dan ekonomi umat,” tandas Abdurrahman.

Sementara itu Gus Din sapaan akrab dari Syafrudin Budiman SIP Ketua Umum PP BP menjelaskan, Bustan juga adalah sosok loyalis Jokowi-Amin dari timur. Sudah banyak waktu, tenaga dan hartanya disumbangkan pada perjuangan memenangkan Jokowi pada periode kedua ini.

“Kecintaannya kepada Jokowi yang sangat pro UKM dan Koperasi membuatnya total mendukung Jokowi-Amin. Harapan dan padangan Bustan tentang arus baru ekonomi Indonesia yang lebih baik menjadi cita-citanya pada negeri ini,” tukasnya.

Karena itu, menurut Gus Din, para relawan Jokowi menyatakan mendukung dan mencalonkan sosok Bustan sebagai menteri yang menangani perekonomian mikro di Indonesia. Kata Gus Din, kemampuan dan kecakapan Bustan dalam bidang perdagangan umkm, UKM dan Koperasi akan disampaikan kepada Jokowi.

“Kami akan menyampaikan surat resmi tertulis kepada Presiden Terpilih Jokowi untuk berkenan menjadikan menteri di Kabinet Indonesia Kerja (KIK) Jilid II. Paling tidak sebagai Staf Ahli Presiden, Staf Khusus Presiden, Kepala Badan Pengembangan Bidang UKM dan Koperasi atau Direksi Utama BUMN Bidang UKM dan Koperasi,” tandas Gus Din yang Sarjana Ilmu Politik lulusan Universitas Wiajaya Kusuma Surabaya (UWKS).

Menurut Gus Din, sosok Bustan cukup layak, beliau sudah kaya tak butuh uang karena usahanya berjalan baik dimana-mana. Yang diharapkan Bustan hanya pengabdian untuk bangsa agar kejeniusan dan kesuksesannya di bidang ekonomi mikro bisa tertular kemana-mana.

“Pandangan dan harapan Bustan bisa diperbantukan kepada Bapak Jokowi untuk menciptakan sumber daya yang handal untuk mengantarkan visi-misi pembangunan Jokowi-Amin yang luar biasa, Baik di bidang pembangunan infrastruktur & transportasi, maupun ekonomi kreatif berbasis Ekonomi Kerakyatan,” pungkas Gus Din menjabarkan ide-ide Bustan secara gambang, sebab Bustan sampai saat ini menjabat Tenaga Ahli di Kementerian Koperasi dan UKM.

Selanjutnya Bustan saat dihubungi mengatakan, dirinya tidak ada mimpi atau keinginan menjadi presiden. Dirinya mengatakan, sebagai pendukung Jokowi dari kalangan pengusaha akan senantiasa mengawal dan membantu Presiden Jokowi pada periode saat ini dan mendatang.

“Biarlah urusan memilih menteri menjadi hak preogratif presiden. Saya hanya orang biasa yang terus ingin mengabdi untuk bangsa. Tentu perjuangan membangun bangsa ini, cukup saya mulai dari keluarga saya sendiri, perusahaan saya sendiri dan organisasi saya sendiri,” kata Bustan penuh rendah hati.

Sebagai pengusaha muda yang sukses Bustan menjelaskan, selain membangun infrastruktur dan ekonomi umat, sangat penting juga meningkatkan kapasistas sumber daya manusia itu sendiri.

“Kalau bangsa Indonesia banyak diisi orang-orang yang handal, bukan tidak mungkin Indonesia akan bertambah maju dan sejahtera,” tegas Bustan.

Berikut Riwayat Hidup, Riwayat Pendidikan, Riwayat Pekerjaan, Riwayat Organisaasi Bustan.

RIWAYAT HIDUP:
1. Nama Lengkap : H. B U S T A N
2. Tempat, Tanggal Lahir : Pinrang, 07 Juli 1965
3. Jenis Kelamin : Laki-Laki
4. Pekerjaan : Wiraswasta dan Konsultan Pengembangan Koperasi & UKM
5. Alamat : Jl. Ambo Dondi N0.12 Pinrang Sulawesi Selatan.
6. Agama : Islam
7. Status : Kawin, dengan 4 (Empat) Anak dan 7 (tujuh) Cucu
8. Hobby : Berorganisasi & membangun silaturrahmi
9. Cita – Cita : Akan memperkuat Ekonomi Kerakyatan melalui Koperasi.

RIWAYAT KELUARGA:
1. Ayah H. Sain Bulen L Sengkang, Tahun 1947 Sekolah Rakyat Pedagang
2. Ibu Hj. Tambah Murni W Barru, Tahun 1948 Sekolah Rakyat Pedagang
3. Istri Hj. Nurjannah P Makassar, 12-12-1973 SMP Wiraswasta
4. Anak I Hj. Fimayanti P Pinrang, 05-12-1989 SMA Wiraswasta
5. Anak II Hj. Sartika P Pinrang, 05-10-1991 SMA Wiraswasta
6. Anak III M. Al Assar L Makassar, 25-11-1993 SMP Wiraswasta
7. Anak IV Siti Ardiyanti P Makassar, 10-10-1995 Sedang Kuliah Mahasiswi.

RIWAYAT PENDIDIKAN:
1. SD Paket A 2006 Bogor Lulus
2. SMP Paket B 2010 Bogor Lulus
3. SMA Paket C 2014 Pinrang Lulus
4. Kuliah Fak.Hukum (SH) 2016 Jakarta Mahasiswa
RIWAYAT PELATIHAN:
1. Pelatihan Motivator UKM & Koperasi 2015 Jakarta
Kementerian Koperasi dan UKM.

RIWAYAT PEKERJAAN:
Tahun 1979 Toko Manis Toko Sembako Karyawan Pinrang-Sul Sel, Tahun 1981 Mulai berdagang
sendiri, Sembako Usaha sendiri Pinrang-Sul Sel,
Tahun 1983 Rental Speed Boat Transpotasi laut Usaha sendiri Kal-Timur, Tahun 1987 Industri RT Kaca Ukir Hias Usaha Sendiri Makassar.
Tahun 1990 Jasa Parkir/Juru Parkir Karyawan di Mangga Besar 8 Jakarta, Tahun 1992 Perdagangan 9 Bahan Pokok usaha sendiri di Sentani-Jayapura, Tahun 1993 Kembali Ke Makassar (Berdagang) menjadi Agen Sembako Usaha Sendiri di Makassar, Tahun 1994 Koperasi KSU dengan omzet 5 Milyar perhari dengan 1.600 Karyawan sebuah Unit Simpan Pinjam & Perdagangan sebagai Ketua Koperasi KSU Kantor Pusat di Makassar dengan berbagai Cabang di Indonesia dan Tahun 2.000 Kementerian Koperasi & UKM Pengembangan UKM dan Koperasi diangkat menjadi TENAGA AHLI MENTERI KOPERASI & UKM RI di Jakarta.
Tahun 2001 s.d saat ini PT. Rumah Manca Negara Proferty dan Kontraktor serta Perdagangan, Direktur Utama di Jakarta, Tahun 2012, s.d saat ini, PT. Pinrang Sejahtera mengelola pusat perbelanjaan “Mall of Pinrang Sejahtera”. Komisaris Utama di Pinrang-Sulsel dan Tahun 2015 s.d saat ini Koperasi Pinrang Membangun Perekonomian Desa Unit Simpan Pinjam & Perdagangan sebagai Ketua Dewan Pengawas di Pinrang-Sul Sel.

PENGALAMAN MEDIA PERS:
Bekerja di Harian Ujung Pandang Expres mulai Tahun 2000 s.d 2007 sebagai Komisaris sebuah Koran Harian di Makassar, Harian Pedoman Rakyat s.d Tahun 2008 sebagai Komisaris sebuah Koran Harian di Makassar, Fajar Media Group s.d Tahun 2012 sebuah Media Koran & TV dan Media Group Pers di Makassar dan Media MetroPol mulai Tahun 2015 s.d saat ini sebagai wartawan di sebuah Media Pers dan Informasi.

RIWAYAT ORGANISASI:
Tahun 1999 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia
(HIPMI) Organisasi Bisnis Pengurus Harian Sulawesi
Selatan, Tahun 1999 Assosiasi ARDIN Pengadaan Barang Pengurus Harian Sulawesi Selatan dan Organisasi Relawan Masyarakat Cerdas memilih kembali Presiden Kita 2 Periodr. Nomor: Registrasi 5K/534/TKN/DR-JKW-MAN/X2018.

PANDANGAN & HARAPAN:
Pandangan dan harapan kepada Bapak Joko Widoodo  adalah menciptakan manusia bersahaja dan sederhana yang punya visi-misi pembangunan yang luar biasa, terutama pembangunan di bidang infrastruktur & transportasi, serta pembangunan ekonomi kreatif yang
berbasis Ekonomi Kerakyatan.
Pokok-pokok Pikiran tentang Bangsa Indonesia
Pokok-pokok pikiran antara lain :
1. Utama pembangunan di bidang pengebangan Sumber Daya Manusia
(karena menurut pepatah bijak Tiongkok: Jika mau hidup 1 tahun maka tanamlah padi, jika mau hidup 10 tahun maka tanamlah pohon tetapi jika mau hidup selamanya maka tanamlah (kembangkanlah) Sumber Daya Manusia (SDM).
2. Lanjutkan pembangunan dan connecting infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia, supaya pergerakan dan distribusi makin lancar, sehingga investor makin tertarik menanamkan modalnya, sehingga lapangan kerja maka terbuka luas. (red)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sosialisasi Program BERSIAP Academy Karawang, 22 Juni 2026 – Komitmen untuk memperluas akses pelatihan dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas kembali diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP Academy, Pelatihan dan Penempatan Disabilitas di Kawasan Industri Kabupaten Karawang yang diselenggarakan di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Kamis (18/6). Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan, organisasi penyandang disabilitas, hingga mitra industri untuk membangun kolaborasi dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif Marthella Sirait S. IP., M.A., Ketua Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., serta perwakilan industri di kawasan Kabupaten Karawang dan organisasi penyandang disabilitas. Kolaborasi Menuju Ketenagakerjaan Inklusif yang Berkelanjutan Sambutan dan peresmian pembukaan kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP dilakukan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., yang menyambut baik pelaksanaan Program BERSIAP Academy dan menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mewujudkan penempatan kerja yang lebih efektif bagi penyandang disabilitas. Melalui kegiatan ini, Ketua FKLPID Jawa Barat, Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., menyampaikan bahwa Kabupaten Karawang telah memiliki banyak praktik baik dalam penerapan ketenagakerjaan inklusif. Namun demikian, diperlukan dukungan yang lebih terstruktur agar perusahaan-perusahaan semakin siap menerima dan memberdayakan tenaga kerja penyandang disabilitas. Menurutnya, pelatihan bagi perusahaan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan dunia usaha dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif. “Di Kabupaten Karawang sebenarnya sudah banyak praktik baik yang dilakukan perusahaan dalam mempekerjakan penyandang disabilitas, ada perusahaan yang sudah memenuhi kuota 1 persen. Namun diperlukan dukungan dan pendampingan agar perusahaan semakin siap. Melalui pelatihan dan penguatan kapasitas, perusahaan-perusahaan di Karawang memiliki peluang untuk menjadi contoh praktik ketenagakerjaan inklusif yang dapat memperoleh apresiasi hingga tingkat nasional,” ujar Bapak Benny Tunggul. CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif, Marthella Sirait S. IP., M.A, memperkenalkan Program BERSIAP Academy yang didukung oleh DBS Foundation sebagai program yang dirancang untuk mempersiapkan penyandang disabilitas memasuki dunia kerja melalui pelatihan berbasis kebutuhan industri, pendampingan karier, dan memberikan pemahaman mengenai disabilitas kepada perusahaan supaya lebih mengerti urgensi dan manfaat. Melalui tiga fokus utama DBS Foundation yakni menyediakan kebutuhan dasar, mendorong inklusi dan mempersiapkan komunitas menua agar lebih berdaya dan bermartabat, DBS Foundation berupaya untuk mempersiapkan generasi yang lebih inklusif dan siap menghadapi masa depan (future ready). Mona Monika, Head of Group Marketing & Communications Bank DBS Indonesia sekaligus perwakilan DBS Foundation mengatakan, “Kami mengapresiasi KONEKIN dan semua pemangku kepentingan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini dan terus memajukan agenda inklusivitas bagi tenaga kerja agar mereka lebih tangguh. Melalui program BERSIAP, kami yakin dapat membantu masyarakat rentan untuk mencapai kesetaraan dan memiliki daya saing yang adil. Inisiatif ini secara khusus selaras dengan fokus DBS Foundation pada pendidikan dan inklusivitas, memastikan tidak ada yang tertinggal dan mendorong keterampilan siap masa depan, yang krusial untuk memberdayakan individu agar berkembang di dunia kerja.” Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan RI, Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., menyampaikan materi “Arah Kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas” yang mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Dalam paparannya, beliau memaparkan data terkini mengenai kondisi penyandang disabilitas berdasarkan ragam disabilitas dan jenjang pendidikan, sekaligus menjelaskan arah kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam pengembangan tenaga kerja inklusif, penguatan layanan 1 penempatan tenaga kerja khusus bagi penyandang disabilitas, serta implementasi berbagai regulasi pendukung ketenagakerjaan inklusif. Selain itu, beliau juga menyampaikan kebijakan pemberian penghargaan dan insentif bagi pemberi kerja yang mempekerjakan tenaga kerja penyandang disabilitas, serta informasi mengenai terbitnya Permenaker Nomor 8 Tahun 2026 yang menggantikan Permenaker Nomor 3 Tahun 2021 sebagai bentuk penguatan kebijakan dalam penghormatan, pelindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di dunia kerja. Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah pelaksanaan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Koneksi Indonesia Inklusif dan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat. Penandatanganan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperluas akses pelatihan dan meningkatkan peluang kerja bagi penyandang disabilitas di kawasan industri. Kegiatan juga diisi dengan sesi pengenalan Program BERSIAP Academy, diskusi dan tanya jawab interaktif oleh peserta yang berasal dari Pemangku Kepentingan, HR Manager perusahaan, universitas lokal dan komunitas disabilitas, yang ditutup oleh penyusunan rencana tindak lanjut dan sesi networking yang melibatkan berbagai pihak. Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan, dan organisasi penyandang disabilitas, diharapkan semakin banyak penyandang disabilitas yang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi dan berpartisipasi secara aktif di dunia kerja. Kabupaten Karawang sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia diharapkan dapat menjadi contoh dalam pengembangan praktik ketenagakerjaan inklusif yang tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan kerja yang produktif serta memberikan kesempatan yang setara. Tentang Program BERSIAP Academy BERSIAP Academy adalah program pelatihan intensif daring yang dirancang khusus untuk membekali talenta muda penyandang disabilitas dengan keterampilan dan kesiapan kerja yang dibutuhkan di dunia industri. Program ini menghadirkan workshop interaktif dan sesi mentoring yang dipandu oleh narasumber serta mentor profesional dari berbagai bidang. Program ini berfokus pada penguatan keterampilan soft skills esensial sehingga peserta dapat berkembang menjadi talenta potensial yang siap direkrut perusahaan. Sejak tahun 2023, BERSIAP Academy telah diselenggarakan sebanyak tiga angkatan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, yaitu Unilever, DBS Bank Indonesia, dan Godrej Indonesia. Program ini telah menghasilkan 150 alumni penyandang disabilitas, dengan tingkat penyerapan kerja mencapai 51%. Program BERSIAP didukung oleh DBS Foundation melalui program Business for Impact 2025 sebuah inisiatif yang memperkuat komitmen Bank DBS Indonesia sebagai purpose-driven organisation dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, berkat dukungan tersebut KONEKIN kembali menyelenggarakan BERSIAP Academy di 5 kawasan industri yaitu Karawang, Batang-Kendal, Batam, Balikpapan, dan Morowali dengan tujuan untuk mendukung pemerataan dan penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas di Indonesia.
Nasional

Sosialisasi Program BERSIAP Academy   Karawang, 22 Juni…