Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

DuPont Umumkan Persetujuan Pemerintah untuk Penggunaan Enzim Makanan Lima enzim roti Danisco® milik DuPont™ mendapatkan perizinan untuk digunakan di Indonesia

×

DuPont Umumkan Persetujuan Pemerintah untuk Penggunaan Enzim Makanan Lima enzim roti Danisco® milik DuPont™ mendapatkan perizinan untuk digunakan di Indonesia

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta, Suarakristen.com

 

Example 300x600

JAKARTA, Indonesia, 23 Februari 2017 – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) beberapa waktu yang lalu telah mengeluarkan perizinan untuk penggunaan lima enzim yang merupakan bagian dari rangkaian bahan-bahan Danisco® milik DuPont™  untuk solusi pembuatan roti. Dengan persetujuan ini, DuPont kini dapat menawarkan rangkaian enzim yang ekstensif kepada industri roti di Indonesia serta industri penggilingan tepung.

Berikut adalah lima enzim yang telah disetujui oleh BPOM:

POWERMill™ – membantu meningkatkan efisiensi penggilingan tepung dan tingkat ekstraksi.

GRINDAMYL® SUREBake – meningkatkan volume roti dan tekstur serta warna mie.

POWERFresh® Special range – berdasarkan G+ dan G4 enzim yang telah dipatenkan bisa membantu kelembaban yang lebih baik dan retensi kelembutan bagi daya tahan roti dengan proses pemanggangan.

POWERBake® 9000 and 9500 – dua rangkaian solusi yang mengkombinasikan efek dari xylanase dan selulosa untuk meningkatkan resapan air dan hasil tepung roti.

“Ini adalah catatan sejarah yang signifikan bagi DuPont dan kami bangga menjadi perusahaan pertama di Indonesia yang menerima perizinan untuk enzim G+ dan G4 dengan ciri anti-staling amylases” ungkap Lee Lai See, regional business director, Food Enzymes, ASPAC.

“Selama tiga tahun terakhir, kami telah bekerja sama dengan instansi-instansi terkait untuk memastikan bahwa produk kami memenuhi standar yang ketat dan tinjauan yang komprehensif oleh BPOM di Indonesia. Kami senang sekali bahwa lima enzim kami telah melewati proses tinjauan tersebut dan kini telah tersedia di Indonesia,” tambah Chen Qiang, regulatory affairs manager, ASEAN.

Vikki Paterson, sales director, ASEAN mengatakan, “Rangkaian enzim Danisco® milik DuPont™ telah berhasil meningkatkan hasil, efisiensi proses pembuatan dan menghasilkan roti yang tetap segar. Para pemain industri roti dan penggilingan tepung di Indonesia kini dapat menyertakan rangkaian enzim ini dalam makanan olahan mereka untuk memenuhi permintaan pasar yang terus bertumbuh untuk menghasilkan roti yang berkualitas dengan harga yang terjangkau.

“Dengan perizinan ini, kami dapat membantu pelanggan kami memberikan nilai lebih bagi produk mereka di pasaran. Namun, kinerja kami untuk memberikan ide serta solusi bagi pelanggan kami tidak berhenti disini. Kami akan terus berfokus pada riset dan pengembangan, berkolaborasi dengan pelanggan kami untuk mendorong batasan bagi inovasi di industri roti,” tambah Viki.

 

#   #   #

 

Danisco® dari DuPont™ adalah merek dagang untuk serangkaian bahan-bahan makanan yang dapat membantu meningkatkan ciri bioproteksi, peningkatan profil nutrisi, dan rasa serta tekstur yang lebih baik dengan harga yang terjangkau dan dampak kepada lingkungan yang lebih rendah, memenuhi kebutuhan industri makanan dan minuman, suplemen dan makanan hewan peliharaan. Dengan jaringan ilmuwan makanan tingkat dunia di DuPont, rangkaian bahan Danisco® didukung dengan spektrum keahlian yang unik dan luas atas aplikasi dan prosesnya.

DuPont (NYSE: DD) telah membawa sains dan rekayasa kelas dunia untuk pasar global dalam bentuk produk-produk inovatif, material, dan layanan sejak tahun 1802. Perusahaan percaya bahwa berkolaborasi dengan pelanggan, pemerintahan, LSM, dan para nara sumber kami dapat membantu menemukan solusi-solusi untuk mengatasi tantangan global seperti menyediakan makanan sehat yang cukup bagi orang-orang di berbagai penjuru dunia, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, dan melindungi kehidupan dan lingkungan. Untuk informasi lebih lanjut tentang DuPont dan komitmennya untuk inovasi inklusif, silakan kunjungi situs http://www.dupont.com.

 

#   #   #

 

Kontak :

Jasmine Chia

+65-6586 3463   jasmine.chia@dupont.com

 

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sosialisasi Program BERSIAP Academy Karawang, 22 Juni 2026 – Komitmen untuk memperluas akses pelatihan dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas kembali diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP Academy, Pelatihan dan Penempatan Disabilitas di Kawasan Industri Kabupaten Karawang yang diselenggarakan di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Kamis (18/6). Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan, organisasi penyandang disabilitas, hingga mitra industri untuk membangun kolaborasi dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif Marthella Sirait S. IP., M.A., Ketua Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., serta perwakilan industri di kawasan Kabupaten Karawang dan organisasi penyandang disabilitas. Kolaborasi Menuju Ketenagakerjaan Inklusif yang Berkelanjutan Sambutan dan peresmian pembukaan kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP dilakukan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., yang menyambut baik pelaksanaan Program BERSIAP Academy dan menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mewujudkan penempatan kerja yang lebih efektif bagi penyandang disabilitas. Melalui kegiatan ini, Ketua FKLPID Jawa Barat, Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., menyampaikan bahwa Kabupaten Karawang telah memiliki banyak praktik baik dalam penerapan ketenagakerjaan inklusif. Namun demikian, diperlukan dukungan yang lebih terstruktur agar perusahaan-perusahaan semakin siap menerima dan memberdayakan tenaga kerja penyandang disabilitas. Menurutnya, pelatihan bagi perusahaan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan dunia usaha dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif. “Di Kabupaten Karawang sebenarnya sudah banyak praktik baik yang dilakukan perusahaan dalam mempekerjakan penyandang disabilitas, ada perusahaan yang sudah memenuhi kuota 1 persen. Namun diperlukan dukungan dan pendampingan agar perusahaan semakin siap. Melalui pelatihan dan penguatan kapasitas, perusahaan-perusahaan di Karawang memiliki peluang untuk menjadi contoh praktik ketenagakerjaan inklusif yang dapat memperoleh apresiasi hingga tingkat nasional,” ujar Bapak Benny Tunggul. CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif, Marthella Sirait S. IP., M.A, memperkenalkan Program BERSIAP Academy yang didukung oleh DBS Foundation sebagai program yang dirancang untuk mempersiapkan penyandang disabilitas memasuki dunia kerja melalui pelatihan berbasis kebutuhan industri, pendampingan karier, dan memberikan pemahaman mengenai disabilitas kepada perusahaan supaya lebih mengerti urgensi dan manfaat. Melalui tiga fokus utama DBS Foundation yakni menyediakan kebutuhan dasar, mendorong inklusi dan mempersiapkan komunitas menua agar lebih berdaya dan bermartabat, DBS Foundation berupaya untuk mempersiapkan generasi yang lebih inklusif dan siap menghadapi masa depan (future ready). Mona Monika, Head of Group Marketing & Communications Bank DBS Indonesia sekaligus perwakilan DBS Foundation mengatakan, “Kami mengapresiasi KONEKIN dan semua pemangku kepentingan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini dan terus memajukan agenda inklusivitas bagi tenaga kerja agar mereka lebih tangguh. Melalui program BERSIAP, kami yakin dapat membantu masyarakat rentan untuk mencapai kesetaraan dan memiliki daya saing yang adil. Inisiatif ini secara khusus selaras dengan fokus DBS Foundation pada pendidikan dan inklusivitas, memastikan tidak ada yang tertinggal dan mendorong keterampilan siap masa depan, yang krusial untuk memberdayakan individu agar berkembang di dunia kerja.” Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan RI, Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., menyampaikan materi “Arah Kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas” yang mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Dalam paparannya, beliau memaparkan data terkini mengenai kondisi penyandang disabilitas berdasarkan ragam disabilitas dan jenjang pendidikan, sekaligus menjelaskan arah kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam pengembangan tenaga kerja inklusif, penguatan layanan 1 penempatan tenaga kerja khusus bagi penyandang disabilitas, serta implementasi berbagai regulasi pendukung ketenagakerjaan inklusif. Selain itu, beliau juga menyampaikan kebijakan pemberian penghargaan dan insentif bagi pemberi kerja yang mempekerjakan tenaga kerja penyandang disabilitas, serta informasi mengenai terbitnya Permenaker Nomor 8 Tahun 2026 yang menggantikan Permenaker Nomor 3 Tahun 2021 sebagai bentuk penguatan kebijakan dalam penghormatan, pelindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di dunia kerja. Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah pelaksanaan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Koneksi Indonesia Inklusif dan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat. Penandatanganan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperluas akses pelatihan dan meningkatkan peluang kerja bagi penyandang disabilitas di kawasan industri. Kegiatan juga diisi dengan sesi pengenalan Program BERSIAP Academy, diskusi dan tanya jawab interaktif oleh peserta yang berasal dari Pemangku Kepentingan, HR Manager perusahaan, universitas lokal dan komunitas disabilitas, yang ditutup oleh penyusunan rencana tindak lanjut dan sesi networking yang melibatkan berbagai pihak. Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan, dan organisasi penyandang disabilitas, diharapkan semakin banyak penyandang disabilitas yang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi dan berpartisipasi secara aktif di dunia kerja. Kabupaten Karawang sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia diharapkan dapat menjadi contoh dalam pengembangan praktik ketenagakerjaan inklusif yang tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan kerja yang produktif serta memberikan kesempatan yang setara. Tentang Program BERSIAP Academy BERSIAP Academy adalah program pelatihan intensif daring yang dirancang khusus untuk membekali talenta muda penyandang disabilitas dengan keterampilan dan kesiapan kerja yang dibutuhkan di dunia industri. Program ini menghadirkan workshop interaktif dan sesi mentoring yang dipandu oleh narasumber serta mentor profesional dari berbagai bidang. Program ini berfokus pada penguatan keterampilan soft skills esensial sehingga peserta dapat berkembang menjadi talenta potensial yang siap direkrut perusahaan. Sejak tahun 2023, BERSIAP Academy telah diselenggarakan sebanyak tiga angkatan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, yaitu Unilever, DBS Bank Indonesia, dan Godrej Indonesia. Program ini telah menghasilkan 150 alumni penyandang disabilitas, dengan tingkat penyerapan kerja mencapai 51%. Program BERSIAP didukung oleh DBS Foundation melalui program Business for Impact 2025 sebuah inisiatif yang memperkuat komitmen Bank DBS Indonesia sebagai purpose-driven organisation dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, berkat dukungan tersebut KONEKIN kembali menyelenggarakan BERSIAP Academy di 5 kawasan industri yaitu Karawang, Batang-Kendal, Batam, Balikpapan, dan Morowali dengan tujuan untuk mendukung pemerataan dan penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas di Indonesia.
Nasional

Sosialisasi Program BERSIAP Academy   Karawang, 22 Juni…