Peperangan Rohani: Kita Harus Melakukan Serangan Balik!

0
187

Jerry Rumahlatu

Pdt. DR. Jerry Rumahlatu

Kekristenan dan Gereja-gereja saat ini sedang dalam keadaan “siaga satu”, dalam keadaan bahaya. Di seluruh dunia sedang terjadi “peperangan” dan “penyerangan” secara habis-habisan kepada kekristenan, baik secara terang-terangan maupun samar-samar, baik secara fisik maupun pemikiran. Setiap tahun rata-rata 160.000 orang Kristen yang mati syahid bagi Kristus. Setiap tahun ada ribuan gereja dibakar dan dibuldoser oleh kelompok-kelompok radikal di banyak negara. Ratusan juta orang Kristen di seluruh dunia saat ini masih hidup dalam penganiayaan, tekanan dan ancaman. Sedang terjadi peningkatan gelombang “anti-Kristen” di seluruh dunia, tidak hanya terjadi di negara-negara komunis, Kedaris, tetapi juga di pemerintahan-pemerintahan sekuler/negara-negara Barat. Sikap permusuhan terhadap kekristenan begitu terasa sekali dalam dunia pemerintahan, perbankan, pengadilan, pendidikan negeri, sekolah-sekolah, kampus-kampus, dunia seni, perusahaan-perusahaan global, media dan organisasi-organisasi sekuler. Umat Kristen saat ini harus menghadapi tantangan dan serangan dari kelompok-kelompok anti-kristen dalam setiap bidang kehidupan!

Kelompok-kelompok radikal di Timur Tengah dan Afrika telah bersumpah untuk mencabut dan membasmi Kekristenan dari seluruh wilayah tersebut, dengan cara apapun dan berapapun biayanya. Gerakan/Agenda rahasia mereka untuk membangun “Khilafah Sedunia”, menjadi “Penguasa Dunia” sudah banyak membuahkan hasil. “Arab Springs” kini menjadi “musim gugur” (mimpi buruk/ancaman) bagi 15 juta orang Kristen yang ada di Timur Tengah, karena yang menjadi penguasa dari revolusi Arab adalah kelompok garis keras/ekstrimis yang tidak toleran terhadap kelompok lain! Seorang pangeran Arab Saudi bahkan secara frontal menyatakan akan menghimpun pasukan/kekuatan besar untuk menghancurkan gereja-gereja yang ada di seluruh Timur Tengah! Akibat semakin meningkatnya intimidasi tersebut, puluhan ribu orang Kristen di Timur Tengah sudah mulai berdiaspora ke negara-negara Barat. Kaum humanis sekuler, atheis, komunis, evolusionis, skeptis dan agnostis semakin terbuka berusaha menghancurkan kekristenan dari AS dan Eropa. Kelompok anti-kris saat ini sangat mendominasi media, organisasi masyarakat, partai politik dan pemerintahan di kawasan Eropa dan AS, -mereka mempromosikan atheisme sebagai kebajikan dan iman Kristen sebagai kejahatan. Secara terbuka, sistimatis, konspiratif, propagandis dan konfrontatif kedua kelompok ini berusaha “mengubur” dan “menghapus” (nilai-nilai dan pengaruh) kekristenan dari bumi ini dan dari seluruh aspek kehidupan.

Kita (Gereja dan umat Tuhan) sedang (dan senantiasa) berada dalam posisi “diserang” dan “ditembak/diberondong” secara membabi buta dan habis-habisan oleh para anti-Kris. Kita sangat merasakan adanya serangan-serangan dan intimidasi-intimidasi atas iman, kehidupan, keluarga, martabat dan kebebasan kita. Para anti-Kris sedang berusaha melawan, menyerang, membinasakan, memperdayakan dan mengaburkan iman Kristen dan kekristenan.

Gereja dan Umat Tuhan berada dalam status perang. Alkitab menegaskan bahwa setiap orang Kristen harus sadar bahwa dirinya senantiasa berada dalam kondisi peperangan rohani. Orang Kristen setiap saat senantiasa diintai oleh Iblis untuk ditelan. Kita sedang berhadapan dengan musuh-musuh secara face to face. 1 Pet. 5:8 menyatakan,” Sadarlah   dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling   sama seperti singa   yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.” Ayat Firman Tuhan ini adalah PERINGATAN bagi orang percaya untuk sadar, berhati-hati, siap sedia, dalam posisi siap tempur, dalam posisi melawan terhadap “singa-singa” yang hendak menerkam kita. 1Pet. 8:9,”Lawanlah dia dengan iman yang teguh”.

Baca juga  Doa Untuk Kebangkitan Kembali Amerika Serikat

Alkitab menjelaskan dengan pasti dan tegas bahwa gereja atau orang-orang Kristen memiliki musuh. Musuh yang sedang kita hadapi bukanlah manusia melainkan iblis bersama semua antek-anteknya dan pemikiran-pemikirannya. Musuh kita bukanlah manusia atau suatu komunitas, tetapi Iblis dan pengikut-pengikutnya. Efesus 6 :12,”Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.”

Kalau kita petakan secara jumlah penduduk secara global, populasi Kristen saat ini memang terbanyak di dunia. Jumlah penganut Kristen di seluruh dunia saat ini adalah sekitar 2,2 milyar orang. Tetapi kita harus sadar bahwa setengah lebih umat Kristen di dunia adalah orang Kristen KTP, duniawi, tanpa pertobatan, kekristenan tanpa Kristus, tidak alkitabiah, suam-suam kuku, tidak hidup dan “terhilang”. Setengah dari Gereja-gereja di AS dan Eropa adalah Gereja yang liberal, yang kompromis/permisif terhadap dosa-dosa aborsi, homoseksual/lesbianisme dan perkawinan sejenis. Tidak aneh Kekristenan di AS, Eropa dan Amerika Latin saat ini sedang mengalami krisis, kemerosotan dan kemunduran drastis. AS, Eropa dan Amerika Latin saat ini secara rohani bukan lagi menjadi pusat dan benteng kekristenan, sudah hampir direbut sepenuhnya oleh kekuatan anti-kris melalui sistim pemikiran dan ideologi setanis. Selama 1 abad lebih Kekristenan berada dalam posisi luka parah, “stroke”, stagnan, lumpuh dan tersisih. Di AS dan Eropa Barat Kekristenan dikalahkan oleh teori evolusi, filsafat humanisme sekuler, Liberalisme, atheisme, agnostisisme, sosialisme, komunisme, new age movement dan paganisme. Ideologi Sosialisme-Komunisme-Marxisme menguasai Eropa Timur, Rusia dan Amerika Latin. Ideologi dan filsafat-filsafat yang disebut di atas itulah yang memerangi, melawan, memarjinalkan dan mengalahkan Kekristenan di AS, Eropa dan Amerika Latin selama 1 abad ini. Pemerintah-pemerintah di AS, Eropa dan Amerika Latin saat ini adalah mayoritas kelompok pendukung gerakan pro homo/lesbi! Mengajarkan Alkitab dan berdoa di sekolah-sekolah negeri di AS dan Eropa saat ini adalah sebuah pelanggaran hukum/konstitusi. Sistim pemikiran dan nilai-nilai Kristen kini sudah dibuang dari semua sekolah/kampus negeri dan lembaga-lembaga pemerintah.

Kita sedang terlibat dalam perang ideologi, konflik filsafat hidup atau pandangan hidup (worldview). Saat ini generasi muda di AS, Eropa dan Amerika Latin, mulai dari sekolah dasar sampai perguruan tinggi, dididik dengan kurikulum yang seratus persen anti-Tuhan, mereka diindoktrinasi dan diajarkan filsafat humanisme sekuler, kosmologi, biologi dan antropologi yang semuanya dibangun di atas ajaran Teori Evolusi yang anti agama (Kristen). Mereka dicuci otaknya untuk percaya bahwa alam semesta yang terdiri dari ratusan ribu trilyun bintang terjadi begitu saja tanpa adanya Sang Pencipta, jadi manusia tidak memerlukan Tuhan, salib, penebusan dosa, pertobatan pribadi, kesucian hidup dan standar kebenaran moral dan ajaran Alkitab.

Baca juga  Darurat Terorisme: Segera Selesaikan Revisi UU ! atau Keluarkan Perppu Anti Terorisme

Tidak hanya sekolah-sekolah dan kampus yang sedang mengindoktrinasi anak-anak Tuhan di AS, Eropa dan Amerika Latin dan seluruh dunia, tetapi juga media. Acara-acara TV, film bioskop, buku-buku komik, iklan dan lain-lain semuanya mengajarkan pemikiran Evolusioner secara halus bahwa manusia adalah hasil proses alami Evolusi selama jutaan tahun, bukan ciptaan Tuhan. Majalah-majalah terkenal seperti Time, Nature, National Geographic dan saluran-saluran TV seperti Discovery Channel, The Learning Channel dan Animal Planet secara sistimatis menggembor-gemborkan bahwa Teori Evolusi sebagai fakta/kebenaran. Siapakah yang lebih banyak mempengaruhi budaya kontemporer saat ini? Penulis-penulis dan produser-produser Hollywood yang mempunyai pengaruh lebih banyak pada anak-anak muda saat ini daripada pendeta-pendeta dan guru-guru sekolah minggu.

Jadi kita harus mengakui bahwa selama 1 abad lebih ini, kekristenan lebih banyak mengalami kegagalan dan kekalahan dalam peperangan melawan musuh-musuh Injil. Benteng-benteng dan pusat-pusat Kristen di AS, Eropa dan Amerika Latin telah 1 abad lebih diinvasi dan diduduki musuh-musuh Kristen. Dengan meninggalkan Kristus dan akar-akar Kristen, AS, dan Eropa saat ini sedang mengalami kebangkrutan dan krisis yang susah dipulihkan. Karena dikuasai pemikiran-pemikiran/filsafat-filsafat dunia yang salah dan sesat, Eropa dan AS terlibat dalam perang dunia I dan II yang mengakibatkan hampir seratus juta orang Kristen mati sia-sia saling membunuh dan membantai. Ini adalah karena kesalahan gereja dan umat Tuhan yang meninggalkan Tuhan dan kebenaran-kebenaran Firman Tuhan/Injil dan karena Gereja ditipu dan disesatkan oleh Iblis (melalui teologi-teologi yang tidak alkitabiah seperti teologi liberal)

Lukas 10:19 Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu.

Markus 16:17-18 : Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.

 

Efesus 6 : 10-20 : Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasaNya. Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis, karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara. Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu. Jadi berdirilah tegap,…..

Baca juga  Moeldoko dan Sosok Wakil Presiden

Firman Tuhan mengingatkan kita bahwa kita telah diberi kuasa, kekuatan dan karunia-karunia rohani tak terbatas untuk mengalahkan musuh-musuh kita. Kita adalah imamat rajani, anak Allah, anak Raja, duta-besar, mandatoris, wakil Allah dan nabi-nabi yang telah diurapi untuk menghancurkan dan meremukkan musuh-musuh Injil. Di atas segalanya adalah bahwa Tuhan Yesus dan Roh Kudus menyertai kita.

Karena itu, Allah ingin kita dan Gereja-gereja melakukan serangan balik terhadap “singa-singa ganas” yang telah menyerang, memperdayakan dan menghancurkan banyak gereja dan umat Tuhan. Allah ingin kita bangkit kembali, harus berperang kembali untuk merebut benteng-benteng yang telah dibajak para anti-kris. Mulai sekarang Allah ingin kita yang mengaum-aum kepada singa-singa musuh kita. Allah ingin kita menyerang musuh-musuh kita. Kita harus merebut AS, Eropa dan Amerika Latin kembali bagi Kristus. Kita harus sadar bahwa peperangan akbar ini adalah peperangan untuk memenangkan jiwa, merebut kembali milyaran jiwa yang diperbudak dan disesatkan oleh ilah-ilah zaman ini. Allah ingin kita memenangkan perang ini. Kita harus berperang di media-media TV, radio, musik popular, majalah-majalah, bioskop-bioskop, komputer, telepon pintar, sekolah-sekolah, universitas-universitas, parlemen, buku-buku, di jalan-jalan, partai-partai politik dan pemerintahan, untuk melawan pemikiran-pemikiran, isme-isme, roh-roh sesat dan propaganda-propaganda jahat yang bisa merusak tatanan peradaban yang sejati. Allah ingin kita menyerang, menduduki benteng-benteng teritorial, benteng-benteng idiologi dan benteng-benteng pribadi.

Selain senjata rohani seperti doa dan iman, kita juga harus menggunakan media-media dan sarana-sarana komunikasi untuk media peperangan rohani. Kita harus mengalahkan filsafat-filsafat humanisme sekuler, teori Evolusi Darwin, atheisme, Marxisme, Sosialisme, hedonisme dan isme-isme satanis lainnya. Kita harus menguasai kembali dunia pendidikan dari SD sampai perguruan tinggi untuk mengajarkan kebenaran Firman Tuhan. Kita harus menguasai dunia media, TV, radio, internet, surat kabar, majalah untuk menanamkan nilai-nilai dan kebenaran Injil bagi masyarakat luas. Kita harus menguasai dunia musik dan hiburan seperti film, drama, tarian-tarian. Kita harus membangun ulang kekuatan kita di segala lini untuk membangun kembali peradaban dan kebudayaan manusia berdasarkan nilai-nilai, pikiran-pikiran, moralitas dan pandangan hidup yang benar(-benar)yang sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan.

Kiranya Tuhan mengirimkan pemimpin-pemimpin rohani dan “nabi-nabiNya” kembali untuk mentobatkan milyaran orang Kristen yang sedang mengalami krisis iman, suam-suam kuku, tersesat, mati rohani dan murtad, – untuk mendemonstrasikan kuasa Allah, -untuk melakukan konfrontasi dengan nabi-nabi palsu dan ajaran-ajaran sesat. Kiranya Tuhan mengirimkan Roh Kebangunan Rohani, Roh Pentakosta Sejati kepada Gereja-gereja dan umatNya. Kiranya Tuhan mengirimkan pengkotbah-pengkotbah dan revivalis-revivalis Protestan sekaliber John Wesley, Charles Wesley, George Whitefield, Jonathan Edwards, Charles Finney, Dwight L. Moody, Reuben Archer Torrey, Billy Graham, John Robert Walmsley Stott, John Sung dan Stephen Tong, Luis Palau, dan lain-lain. Amin!