Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Ketua DPD IWAPI NTT, Dr. Inche D. P. Sayuna, S.H., Hum., M.Kn. Sampaikan Keberatan Atas Dinamika Pelaksanaan Munas IWAPI

×

Ketua DPD IWAPI NTT, Dr. Inche D. P. Sayuna, S.H., Hum., M.Kn. Sampaikan Keberatan Atas Dinamika Pelaksanaan Munas IWAPI

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

​Ketua DPD IWAPI NTT, Dr. Inche D. P. Sayuna, S.H., Hum., M.Kn. Sampaikan Keberatan Atas Dinamika Pelaksanaan Munas IWAPI
​

 

Example 300x600

Jakarta, Gramediapost.com

 

Ketua DPD Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Nusa Tenggara Timur (NTT), Dr. Inche D. P. Sayuna, S.H., Hum., M.Kn., menyampaikan sejumlah catatan dan keberatan terkait dinamika organisasi dalam pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) IWAPI.

Catatan tersebut khususnya menyangkut proses pencalonan Ketua Umum serta penerapan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), yang disampaikan di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (2/11/2026).

​Dalam wawancara dengan awak media, Inche Sayuna mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyampaikan pengaduan sesuai mekanisme dan arahan yang diatur dalam AD/ART organisasi. Ia menilai, setiap tahapan pemilihan Ketua Umum IWAPI harus dilaksanakan secara objektif, transparan, serta memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh kandidat.

​Menurutnya, persoalan yang menjadi perhatian adalah adanya sejumlah hal yang dinilai belum berjalan sesuai ketentuan organisasi, terutama berkaitan dengan proses pencalonan dan perlakuan terhadap para kandidat Ketua Umum.

​”Kami ingin agar proses ini berjalan secara objektif. Apabila terdapat persoalan atau dugaan pelanggaran terhadap AD/ART, semuanya harus diselesaikan berdasarkan aturan organisasi, bukan berdasarkan kepentingan pihak tertentu,” ungkap Inche Sayuna.

​Ia juga menyoroti pentingnya menjaga prinsip kesetaraan dalam kontestasi pemilihan Ketua Umum. Menurutnya, seluruh kandidat harus mendapatkan hak dan kesempatan yang sama, termasuk kesempatan untuk memperkenalkan diri serta menyampaikan visi dan misi kepada peserta Munas sebelum penetapan maupun pengumuman hasil pencalonan.

​Lebih lanjut, Inche Sayuna menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan klarifikasi terhadap sejumlah persoalan yang ditemukan. Namun, masih terdapat beberapa hal yang menurutnya membutuhkan penjelasan lebih lanjut dari pihak terkait.

​Salah satu persoalan yang disorot berkaitan dengan dokumen organisasi, termasuk dugaan perubahan data atau pencatatan dokumen organisasi. Ia mempertanyakan dasar serta mekanisme perubahan tersebut, mengingat menurut pemahamannya, perubahan keputusan atau dokumen penting organisasi harus melalui persetujuan dan mekanisme musyawarah sesuai ketentuan AD/ART.

​”Kami ingin mendapatkan penjelasan yang terbuka mengenai persoalan tersebut. Setiap keputusan organisasi harus memiliki dasar yang jelas dan mengikuti mekanisme yang telah disepakati bersama,” tegasnya.

​Inche Sayuna juga menaruh perhatian terhadap keberadaan dan kepentingan pengurus IWAPI di tingkat daerah, termasuk DPD dan pengurus di kabupaten.

Menurutnya, suara daerah harus menjadi bagian penting dalam setiap pengambilan keputusan organisasi.

​Ia mengaku bahwa perjuangan untuk menyampaikan aspirasi tersebut dilakukan demi menjaga keberlangsungan organisasi dan memastikan seluruh pengurus daerah memperoleh kejelasan mengenai berbagai persoalan yang berkembang. Baginya, Munas merupakan forum tertinggi organisasi yang seharusnya menjadi ruang demokrasi, persatuan, serta penyelesaian persoalan secara bermartabat.

​”Jangan sampai perbedaan pandangan justru membuat organisasi terpecah. Kami ingin semua pihak mendapatkan hak yang sama, prosesnya berjalan adil, dan setiap keputusan tetap berpedoman pada AD/ART,” ujarnya.

​Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dalam Munas IWAPI dapat mengedepankan dialog, keterbukaan, serta mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

​Menurut Inche Sayuna, IWAPI merupakan organisasi perempuan pengusaha yang memiliki peran strategis dalam mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan dan pengembangan dunia usaha di Indonesia. Karena itu, soliditas organisasi harus tetap dijaga agar IWAPI semakin kuat dan mampu memberikan manfaat bagi para anggotanya di seluruh Indonesia.

​Di akhir penyampaiannya, ia berharap berbagai persoalan yang muncul dapat diselesaikan melalui mekanisme organisasi yang benar, sehingga hasil Munas benar-benar mencerminkan aspirasi anggota dan pengurus IWAPI dari seluruh daerah.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *