Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

MN KAHMI Gelar Silaturahmi Kebangsaan dan Halal Bihalal 2026: Ahmad Riza Patria Tegaskan Komitmen KAHMI  Terus Merawat Persatuan Indonesia untuk Perdamaian Dunia

×

MN KAHMI Gelar Silaturahmi Kebangsaan dan Halal Bihalal 2026: Ahmad Riza Patria Tegaskan Komitmen KAHMI  Terus Merawat Persatuan Indonesia untuk Perdamaian Dunia

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

MN KAHMI Gelar Silaturahmi Kebangsaan dan Halal Bihalal 2026: Ahmad Riza Patria Tegaskan Komitmen KAHMI  Terus Merawat Persatuan Indonesia untuk Perdamaian Dunia

Example 300x600

 

Jakarta, Gramediapost.com

 

Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) Menggelar Silaturahmi Kebangsaan dan Halal Bihalal 2026 pada Rabu, 13 Mei di Kantor Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) RI Jakarta

Kegiatan yang mengusung tema “Merawat Persatuan Indonesia untuk Perdamaian Dunia” menjadi momentum mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat konsolidasi kebangsaan di lingkungan alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dari berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang halal bihalal pasca Idulfitri, tetapi juga forum silaturahmi kebangsaan untuk memperkuat komitmen menjaga persatuan nasional di tengah dinamika bangsa dan tantangan global.

Silaturahmi Kebangsaan dan Halal Bihalal MN KAHMI 2026 menjadi ruang mempererat hubungan antar alumni HMI sekaligus mempertegas kontribusi KAHMI dalam mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia yang adil, makmur, dan berperadaban,”.

Semangat persatuan dan kebangsaan mewarnai agenda Silaturahmi Kebangsaan dan Halal Bihalal Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) 2026 yang digelar penuh khidmat dan kekeluargaan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah, memperkuat nilai kebangsaan, serta menjaga persatuan Indonesia di tengah berbagai tantangan zaman.

Dalam sambutannya, Koordinator Presidium MN KAHMI, Prof. Dr. Abdullah Puteh menegaskan bahwa tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut bukan sekadar slogan seremonial, melainkan panggilan sejarah sekaligus amanah besar bangsa Indonesia.

Tema pada kesempatan ini bukan sekadar slogan, melainkan panggilan sejarah dan amanah bangsa. Indonesia dibangun atas keberagaman suku, bahasa, budaya, dan agama. Para pendiri bangsa telah mewariskan kepada kita semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi persatuan nasional,” ujar Abdullah Puteh

Ia menambahkan, di tengah dinamika sosial dan perkembangan global yang terus berubah, seluruh elemen bangsa memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga persaudaraan, memperkuat toleransi, serta merawat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Suasana halal bihalal berlangsung hangat dan penuh kebersamaan dengan dihadiri sejumlah tokoh nasional, pengurus KAHMI, alumni HMI dari berbagai daerah, serta para undangan lintas elemen masyarakat. Kehadiran Jusuf Kalla, Riza Patria dan Perwakilan Duta Besar Iran turut menambah nilai kebangsaan dalam forum silaturahmi tersebut.

Melalui kegiatan ini, MN KAHMI berharap semangat persatuan dan nilai-nilai keislaman serta kebangsaan dapat terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda demi Indonesia yang harmonis, maju, dan berkeadilan.

Momentum Silaturahmi Kebangsaan dan Halal Bihalal MN KAHMI 2026 berlangsung penuh kehangatan dan semangat persatuan. Kegiatan yang mengusung tema “Merawat Persatuan Indonesia” ini menjadi ruang refleksi kebangsaan sekaligus mempererat ukhuwah antar kader dan tokoh nasional dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah dinamika sosial dan politik nasional.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Ahmad Riza Patria menyampaikan apresiasi atas konsistensi KAHMI yang terus menghadirkan ide, gagasan, dan aktivitas positif bagi masyarakat serta bangsa Indonesia.

“Hari ini dengan tema Merawat Persatuan Indonesia, saya berterima kasih karena kembali mendapat kesempatan hadir bersama para senior, termasuk Pak Jusuf Kala dan teman-teman pengurus. Kita bersyukur, itulah kelebihan KAHMI, selalu memiliki ide, gagasan, dan aktivitas yang luar biasa,” ujar Ahmad Riza Patria.

Ia menegaskan bahwa sebuah organisasi tidak cukup hanya memiliki gagasan dan pemikiran semata, namun juga harus dibarengi dengan ilmu, kontribusi nyata, serta kemampuan membangun perhatian publik terhadap berbagai persoalan bangsa.

Menurutnya, KAHMI selama ini dikenal sebagai organisasi yang memiliki idealisme kuat dan tetap kritis terhadap berbagai kebijakan pemerintah. Namun demikian, kritik yang disampaikan harus tetap mengedepankan semangat persatuan dan kepentingan bangsa di atas segalanya.

“KAHMI memiliki idealisme, tetap mengkritisi berbagai kebijakan pemerintah. Saya berharap warga KAHMI memiliki gagasan-gagasan besar, tetapi juga menjadi organisasi pemersatu bangsa,” tegasnya.

Acara Silaturahmi Kebangsaan dan Halal Bihalal MN KAHMI 2026 ini turut dihadiri berbagai tokoh nasional, pengurus, kader, serta elemen masyarakat yang bersama-sama meneguhkan komitmen menjaga persatuan Indonesia, memperkuat nilai kebangsaan, dan merawat semangat kebhinekaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kegiatan berlangsung penuh kekeluargaan dan menjadi simbol bahwa dialog, silaturahmi, serta kolaborasi lintas elemen tetap menjadi kekuatan utama dalam menjaga harmoni Indonesia menuju masa depan yang lebih maju dan bersatu.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sosialisasi Program BERSIAP Academy Karawang, 22 Juni 2026 – Komitmen untuk memperluas akses pelatihan dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas kembali diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP Academy, Pelatihan dan Penempatan Disabilitas di Kawasan Industri Kabupaten Karawang yang diselenggarakan di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Kamis (18/6). Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan, organisasi penyandang disabilitas, hingga mitra industri untuk membangun kolaborasi dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif Marthella Sirait S. IP., M.A., Ketua Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., serta perwakilan industri di kawasan Kabupaten Karawang dan organisasi penyandang disabilitas. Kolaborasi Menuju Ketenagakerjaan Inklusif yang Berkelanjutan Sambutan dan peresmian pembukaan kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP dilakukan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., yang menyambut baik pelaksanaan Program BERSIAP Academy dan menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mewujudkan penempatan kerja yang lebih efektif bagi penyandang disabilitas. Melalui kegiatan ini, Ketua FKLPID Jawa Barat, Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., menyampaikan bahwa Kabupaten Karawang telah memiliki banyak praktik baik dalam penerapan ketenagakerjaan inklusif. Namun demikian, diperlukan dukungan yang lebih terstruktur agar perusahaan-perusahaan semakin siap menerima dan memberdayakan tenaga kerja penyandang disabilitas. Menurutnya, pelatihan bagi perusahaan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan dunia usaha dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif. “Di Kabupaten Karawang sebenarnya sudah banyak praktik baik yang dilakukan perusahaan dalam mempekerjakan penyandang disabilitas, ada perusahaan yang sudah memenuhi kuota 1 persen. Namun diperlukan dukungan dan pendampingan agar perusahaan semakin siap. Melalui pelatihan dan penguatan kapasitas, perusahaan-perusahaan di Karawang memiliki peluang untuk menjadi contoh praktik ketenagakerjaan inklusif yang dapat memperoleh apresiasi hingga tingkat nasional,” ujar Bapak Benny Tunggul. CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif, Marthella Sirait S. IP., M.A, memperkenalkan Program BERSIAP Academy yang didukung oleh DBS Foundation sebagai program yang dirancang untuk mempersiapkan penyandang disabilitas memasuki dunia kerja melalui pelatihan berbasis kebutuhan industri, pendampingan karier, dan memberikan pemahaman mengenai disabilitas kepada perusahaan supaya lebih mengerti urgensi dan manfaat. Melalui tiga fokus utama DBS Foundation yakni menyediakan kebutuhan dasar, mendorong inklusi dan mempersiapkan komunitas menua agar lebih berdaya dan bermartabat, DBS Foundation berupaya untuk mempersiapkan generasi yang lebih inklusif dan siap menghadapi masa depan (future ready). Mona Monika, Head of Group Marketing & Communications Bank DBS Indonesia sekaligus perwakilan DBS Foundation mengatakan, “Kami mengapresiasi KONEKIN dan semua pemangku kepentingan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini dan terus memajukan agenda inklusivitas bagi tenaga kerja agar mereka lebih tangguh. Melalui program BERSIAP, kami yakin dapat membantu masyarakat rentan untuk mencapai kesetaraan dan memiliki daya saing yang adil. Inisiatif ini secara khusus selaras dengan fokus DBS Foundation pada pendidikan dan inklusivitas, memastikan tidak ada yang tertinggal dan mendorong keterampilan siap masa depan, yang krusial untuk memberdayakan individu agar berkembang di dunia kerja.” Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan RI, Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., menyampaikan materi “Arah Kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas” yang mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Dalam paparannya, beliau memaparkan data terkini mengenai kondisi penyandang disabilitas berdasarkan ragam disabilitas dan jenjang pendidikan, sekaligus menjelaskan arah kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam pengembangan tenaga kerja inklusif, penguatan layanan 1 penempatan tenaga kerja khusus bagi penyandang disabilitas, serta implementasi berbagai regulasi pendukung ketenagakerjaan inklusif. Selain itu, beliau juga menyampaikan kebijakan pemberian penghargaan dan insentif bagi pemberi kerja yang mempekerjakan tenaga kerja penyandang disabilitas, serta informasi mengenai terbitnya Permenaker Nomor 8 Tahun 2026 yang menggantikan Permenaker Nomor 3 Tahun 2021 sebagai bentuk penguatan kebijakan dalam penghormatan, pelindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di dunia kerja. Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah pelaksanaan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Koneksi Indonesia Inklusif dan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat. Penandatanganan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperluas akses pelatihan dan meningkatkan peluang kerja bagi penyandang disabilitas di kawasan industri. Kegiatan juga diisi dengan sesi pengenalan Program BERSIAP Academy, diskusi dan tanya jawab interaktif oleh peserta yang berasal dari Pemangku Kepentingan, HR Manager perusahaan, universitas lokal dan komunitas disabilitas, yang ditutup oleh penyusunan rencana tindak lanjut dan sesi networking yang melibatkan berbagai pihak. Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan, dan organisasi penyandang disabilitas, diharapkan semakin banyak penyandang disabilitas yang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi dan berpartisipasi secara aktif di dunia kerja. Kabupaten Karawang sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia diharapkan dapat menjadi contoh dalam pengembangan praktik ketenagakerjaan inklusif yang tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan kerja yang produktif serta memberikan kesempatan yang setara. Tentang Program BERSIAP Academy BERSIAP Academy adalah program pelatihan intensif daring yang dirancang khusus untuk membekali talenta muda penyandang disabilitas dengan keterampilan dan kesiapan kerja yang dibutuhkan di dunia industri. Program ini menghadirkan workshop interaktif dan sesi mentoring yang dipandu oleh narasumber serta mentor profesional dari berbagai bidang. Program ini berfokus pada penguatan keterampilan soft skills esensial sehingga peserta dapat berkembang menjadi talenta potensial yang siap direkrut perusahaan. Sejak tahun 2023, BERSIAP Academy telah diselenggarakan sebanyak tiga angkatan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, yaitu Unilever, DBS Bank Indonesia, dan Godrej Indonesia. Program ini telah menghasilkan 150 alumni penyandang disabilitas, dengan tingkat penyerapan kerja mencapai 51%. Program BERSIAP didukung oleh DBS Foundation melalui program Business for Impact 2025 sebuah inisiatif yang memperkuat komitmen Bank DBS Indonesia sebagai purpose-driven organisation dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, berkat dukungan tersebut KONEKIN kembali menyelenggarakan BERSIAP Academy di 5 kawasan industri yaitu Karawang, Batang-Kendal, Batam, Balikpapan, dan Morowali dengan tujuan untuk mendukung pemerataan dan penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas di Indonesia.
Nasional

Sosialisasi Program BERSIAP Academy   Karawang, 22 Juni…