Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Film Animasi Besutan Kreator Lokal “JUMBO” Siap Ramaikan Layar Lebar di Lebaran 2025

×

Film Animasi Besutan Kreator Lokal “JUMBO” Siap Ramaikan Layar Lebar di Lebaran 2025

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Film Animasi Besutan Kreator Lokal “JUMBO” Siap Ramaikan Layar Lebar di Lebaran 2025

 

Example 300x600

 

 

Jakarta, 13 Maret 2025 —

 

 

 

Film animasi  “JUMBO” siap tayang di bioskop pada Lebaran 2025, menghadirkan kisah penuh kehangatan yang akan menyatukan keluarga Indonesia di tengah sukacita hari raya. Lebih dari sekadar film.

“JUMBO” adalah sebuah surat cinta untuk semua penonton dan para kreatornya, film yang aman. nyaman. dan mengangkat nilai-nilai universal tentang keberanian, persahabatan, serta kasih sayang keluarga “JUMBO” mengikuti perjalanan Don, seorang anak yang sering  diremehkan teman-temannya.

Untuk membuktikan bahwa ia lebih dari sekadar anak bertubuh besar yang selalu kalah. Don bertekad tampil di pertunjukan bakat dengan menampilkan sandiwara panggung. terinspirasi dan buku dongeng peninggalan orang tuanya. Namun. segalanya berubah ketika seorang pundung mencuri buku tersebut, dan Don bertemu dengan sosok anak kecil misterius yang meminta bantuannya untuk kembali bersatu dengan orang tuanya.

Bersama teman-teman barunya, Don memulai: petualangan magical dan penuh keajaiban, mengajarkan arti kepercayaan diri,  keberanian, dan persahabatan sejati.

Diisi suara oleh Prince Poetiray, Quinn Salman, Yusuf Ozkan, M Adhiyat, Graciella Abigail, Ariel Noah, Bunga Citra  Lestari, Angga Yunanda, Cinta Laura Kiehl, Ratna Riantiarno, dan Ariyo Wahab.

Tiket Special Screening Habis Terjual

Antusiasme terhadap “JUMBO” sudah terasa sejak Ramadan, dimana Visinema Studios menggelar special screening di 20 kota, mulai dari Jakarta hingga Ambon Hal ini dilakukan untuk merespons antusiasme penonton yang begitu baik setelah closed  screening digelar. Special Screening serentak dilakukan pada 13 Maret 2025 dan tiket pemutaran film dijual 10 Maret 2025 Hanya dalam waktu beberapa jam, tiket telah habis terjual di berbagai kota, termasuk Jakarta, Bandung. dan Yogyakarta.

Hal ini membuktikan bahwa “JUMBO” telah mencuri hati banyak penonton sejak awal.

Cerita Penuh Makna dan Keajaiban yang Menyentuh Inner Child Kita

Film animasi persembahan Visinema Studios dan Produser Anggia Kharisma dan Novia Puspa Sari serta dari Penulis dan Sutradara Ryan Adriandhy ini membawa sebuah nostalgia bagi para penonton lewat bangunan ceritanya yang menghangatkan Pada sebuah masa ketika bermain bersama teman-teman seusia dan mendengarkan dongeng menjadi rutinitas masa kecil, dan menjadi memori kolektif oleh banyak orang hingga saat ini Kisah nostalgia tersebut hadir lewat petualangan Don (disi suara oleh Den Bagus Sasono dan Prince Poetiray). bersama gengnya, Nurman (Yusuf Ozkan) dan Mae (Graciella Abigail). teman kecil dari dunia lain, Meri (Yun Saiman). hingga kegemasan trio Kambing Nurman yang akan membuat kita teringat dengan sahabat masa kecil.

Dimana dari sebuah keinginan sederhana Don untuk  menunjukkan buku dongeng  karya kedua orang tuanya  di hadapan warga Kampung Seruni. mereka memulai sebuah petualangan yang magical dan tak terduga,  mereka menghadapi rasa takut. melawan ketakutan yang hanya bisa dihadapi jika bersama, serta belajar arti tentang menerima dan memaafkan kesalahan.

Lewat petualangan Don bersama teman-temannya, “JUMBO” mengajak penonton melihat dunia dari sudut pandang anak-anak dan kembali memeluk inner child dalam diri kita, mengingatkan kita akan kenangan-kenangan hangat semasa kecil yang hanya dilalui sekali seumur hidup.

“JUMBO” adalah film yang lahir  dari perjalanan panjang dan penuh cinta, kami ingin menciptakan kisah yang bisa menghadirkan kehangatan dan membawa kita kembali ke masa kecil. ke momen-momen penuh imajinasi dan kebersamaan.” ajar Ryan Adriandhy Head of  Animation Development Visinema Studios sekaligus Penulis dan Sutradara “JUMBO”.

Rayakan Kualitas Animasi Lokal dengan Nonton “JUMBO” di momen Lebaran dikarenakan selama sekitar lima tahun dengan melibatkan lebih dan 400 kreator lokal, “JUMBO” menjadi salah satu film animasi Indonesia dengan skala produksi terbesar Tidak hanya itu, film ini  juga mencetak sejarah sebagai film animasi Indonesia pertama yang akan hadir secara global di 17 negara, dan kemungkinan akan bertambah

“Film animasi “JUMBO” dikerjakan dengan penuh cinta oleh ratusan kreator lokal, kini, saatnya film ini menemukan tempatnya di hati penonton Indonesia.

Lebaran adalah momen kebersamaan, dan film “JUMBO” bukan sekadar tontonan yang menghibur namun juga surat  cinta untuk penontonnya dengan kisah yang hangat. penuh keajaiban. dan bisa menjadi teman bertumbuh untuk kita, anak dan keluarga Indonesia. Karena film ini dibuat untuk kita semua, untuk anak-anak kita, dan untuk anak – anak di dalam diri  kita,” ujar Anggia Kharisma, Chief of Content Officer Visinema Studios sekaligus Produser “JUMBO”

Soundtrack klasik  yang membangkitkan nostalgia. Mendukung emosi dan kehangatan film ini, MALIQ & D’Essentials menghadirkan lagu klasik mereka, “Kumpul Bocah” sebagai OST utama “JUMBO”, sebuah lagu yang melintasi generasi dan semakin menguatkan nuansa nostalgia film ini, Selam itu, Prince Poetiray, Quinn Saiman, dan Bunga Citra Lestari juga turut mengisi lagu-lagu dalam film ini, dengan arahan musik dari Laleilmanino

Jadilah Bagian dari #JUMBOUntukSemua di Lebaran ini, siap untuk merasakan petualangan penuh keajaiban bersama Don dan teman-temannya? Saksikan film animasi “JUMBO” di bioskop mulai Lebaran 2025! Untuk informasi terbaru, ikuti akun media sosial resmi @visinemaid dan @jumbofilm.id.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sosialisasi Program BERSIAP Academy Karawang, 22 Juni 2026 – Komitmen untuk memperluas akses pelatihan dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas kembali diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP Academy, Pelatihan dan Penempatan Disabilitas di Kawasan Industri Kabupaten Karawang yang diselenggarakan di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Kamis (18/6). Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan, organisasi penyandang disabilitas, hingga mitra industri untuk membangun kolaborasi dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif Marthella Sirait S. IP., M.A., Ketua Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., serta perwakilan industri di kawasan Kabupaten Karawang dan organisasi penyandang disabilitas. Kolaborasi Menuju Ketenagakerjaan Inklusif yang Berkelanjutan Sambutan dan peresmian pembukaan kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP dilakukan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., yang menyambut baik pelaksanaan Program BERSIAP Academy dan menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mewujudkan penempatan kerja yang lebih efektif bagi penyandang disabilitas. Melalui kegiatan ini, Ketua FKLPID Jawa Barat, Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., menyampaikan bahwa Kabupaten Karawang telah memiliki banyak praktik baik dalam penerapan ketenagakerjaan inklusif. Namun demikian, diperlukan dukungan yang lebih terstruktur agar perusahaan-perusahaan semakin siap menerima dan memberdayakan tenaga kerja penyandang disabilitas. Menurutnya, pelatihan bagi perusahaan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan dunia usaha dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif. “Di Kabupaten Karawang sebenarnya sudah banyak praktik baik yang dilakukan perusahaan dalam mempekerjakan penyandang disabilitas, ada perusahaan yang sudah memenuhi kuota 1 persen. Namun diperlukan dukungan dan pendampingan agar perusahaan semakin siap. Melalui pelatihan dan penguatan kapasitas, perusahaan-perusahaan di Karawang memiliki peluang untuk menjadi contoh praktik ketenagakerjaan inklusif yang dapat memperoleh apresiasi hingga tingkat nasional,” ujar Bapak Benny Tunggul. CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif, Marthella Sirait S. IP., M.A, memperkenalkan Program BERSIAP Academy yang didukung oleh DBS Foundation sebagai program yang dirancang untuk mempersiapkan penyandang disabilitas memasuki dunia kerja melalui pelatihan berbasis kebutuhan industri, pendampingan karier, dan memberikan pemahaman mengenai disabilitas kepada perusahaan supaya lebih mengerti urgensi dan manfaat. Melalui tiga fokus utama DBS Foundation yakni menyediakan kebutuhan dasar, mendorong inklusi dan mempersiapkan komunitas menua agar lebih berdaya dan bermartabat, DBS Foundation berupaya untuk mempersiapkan generasi yang lebih inklusif dan siap menghadapi masa depan (future ready). Mona Monika, Head of Group Marketing & Communications Bank DBS Indonesia sekaligus perwakilan DBS Foundation mengatakan, “Kami mengapresiasi KONEKIN dan semua pemangku kepentingan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini dan terus memajukan agenda inklusivitas bagi tenaga kerja agar mereka lebih tangguh. Melalui program BERSIAP, kami yakin dapat membantu masyarakat rentan untuk mencapai kesetaraan dan memiliki daya saing yang adil. Inisiatif ini secara khusus selaras dengan fokus DBS Foundation pada pendidikan dan inklusivitas, memastikan tidak ada yang tertinggal dan mendorong keterampilan siap masa depan, yang krusial untuk memberdayakan individu agar berkembang di dunia kerja.” Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan RI, Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., menyampaikan materi “Arah Kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas” yang mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Dalam paparannya, beliau memaparkan data terkini mengenai kondisi penyandang disabilitas berdasarkan ragam disabilitas dan jenjang pendidikan, sekaligus menjelaskan arah kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam pengembangan tenaga kerja inklusif, penguatan layanan 1 penempatan tenaga kerja khusus bagi penyandang disabilitas, serta implementasi berbagai regulasi pendukung ketenagakerjaan inklusif. Selain itu, beliau juga menyampaikan kebijakan pemberian penghargaan dan insentif bagi pemberi kerja yang mempekerjakan tenaga kerja penyandang disabilitas, serta informasi mengenai terbitnya Permenaker Nomor 8 Tahun 2026 yang menggantikan Permenaker Nomor 3 Tahun 2021 sebagai bentuk penguatan kebijakan dalam penghormatan, pelindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di dunia kerja. Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah pelaksanaan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Koneksi Indonesia Inklusif dan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat. Penandatanganan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperluas akses pelatihan dan meningkatkan peluang kerja bagi penyandang disabilitas di kawasan industri. Kegiatan juga diisi dengan sesi pengenalan Program BERSIAP Academy, diskusi dan tanya jawab interaktif oleh peserta yang berasal dari Pemangku Kepentingan, HR Manager perusahaan, universitas lokal dan komunitas disabilitas, yang ditutup oleh penyusunan rencana tindak lanjut dan sesi networking yang melibatkan berbagai pihak. Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan, dan organisasi penyandang disabilitas, diharapkan semakin banyak penyandang disabilitas yang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi dan berpartisipasi secara aktif di dunia kerja. Kabupaten Karawang sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia diharapkan dapat menjadi contoh dalam pengembangan praktik ketenagakerjaan inklusif yang tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan kerja yang produktif serta memberikan kesempatan yang setara. Tentang Program BERSIAP Academy BERSIAP Academy adalah program pelatihan intensif daring yang dirancang khusus untuk membekali talenta muda penyandang disabilitas dengan keterampilan dan kesiapan kerja yang dibutuhkan di dunia industri. Program ini menghadirkan workshop interaktif dan sesi mentoring yang dipandu oleh narasumber serta mentor profesional dari berbagai bidang. Program ini berfokus pada penguatan keterampilan soft skills esensial sehingga peserta dapat berkembang menjadi talenta potensial yang siap direkrut perusahaan. Sejak tahun 2023, BERSIAP Academy telah diselenggarakan sebanyak tiga angkatan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, yaitu Unilever, DBS Bank Indonesia, dan Godrej Indonesia. Program ini telah menghasilkan 150 alumni penyandang disabilitas, dengan tingkat penyerapan kerja mencapai 51%. Program BERSIAP didukung oleh DBS Foundation melalui program Business for Impact 2025 sebuah inisiatif yang memperkuat komitmen Bank DBS Indonesia sebagai purpose-driven organisation dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, berkat dukungan tersebut KONEKIN kembali menyelenggarakan BERSIAP Academy di 5 kawasan industri yaitu Karawang, Batang-Kendal, Batam, Balikpapan, dan Morowali dengan tujuan untuk mendukung pemerataan dan penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas di Indonesia.
Nasional

Sosialisasi Program BERSIAP Academy   Karawang, 22 Juni…