Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITANasional

KONFERENSI PERS ORMAS SATU JIWA BERSAMA (SJB)

×

KONFERENSI PERS ORMAS SATU JIWA BERSAMA (SJB)

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

KONFERENSI PERS ORMAS SATU JIWA BERSAMA (SJB)

 

Example 300x600

Jakarta, Gramediapost.com

 

Organisasi Masyarakat Satu Jiwa Bersama (SJB) akan mengadakan kegiatan syukuran Musyawarah Nasional. Syukuran Perayaan Musyawarah Nasional ini yang akan mengundang tamu khusus dari Pemerintahan Pusat, Daerah, dan peserta dari beberapa unsur yaitu anggota, simpatisan dan yang lainnya. Syukuran Musyawarah Nasionai ini yang telah di agendakan pada akhir Agustus.

Terkait hal tersebut, Ormas SJB mengadakan Konferensi pers untuk mempublikasikan informasi secara resmi melalui media
1. Gramediapost.com
2. Metropolitanpost.id
3. Cosmopolitanpost.com
4. Indonesiatodays.com
5. Milleniumpost.id
6. Galaxypost.id
7. Liratv.id
8. Infopers.com
9. Jawapers.com
10. Metroaktual.net
11. MediaPatriot.co.id
12. Medium.com
13. Kaskus.co.id
Pada tanggal Kamis 22 Agustus 2024 berlokasi di Utan Panjang Timur 3 Kemayoran Jakarta Pusat.

Penjelasan terkait Kegiatan Celebrate Munas Ormas SJB di undur pelaksanaannya bulan depan di tanggal yang sama yaitu Rabu 25 September 2024.

Juga Menetapkan Dewan Pembina dan Dewan Penasehat sebagai Penanggung jawab kegiatan sekaligus menetapkan Pimpinan Pusat dan 2 lainnya sebagai Ketua Pelaksana Kegiatan.

Akak Polipah selalu Ketua Umum Ormas SJB  mengucapkan terimakasih kepada Ibu Nova yang telah menyediakan tempat demi terlaksananya konferensi pers ini.

Mudah mudahan amal baik beliau mendapatkan balasan dari Allah Yang Maha Esa. Juga terimakasih kepada semua anggota yang menghadiri kegiatan ini. Semoga kebersamaan Kita dapat terus terbina dan ditingkatkan.

Dalam rangka kegiatan Celebrate Munas Ormas SJB kami selaku penyelenggara kegiatan pada pertemuan konferensi pers ini, melalui sambutan saya selaku Pimpinan Pusat Ormas SJB akan menyampaikan beberapa hal di antaranya :

1.Kegiatan Syukuran Munas yang melibatkan tamu kepemerintahan perlu adanya persiapan yang matang

2.Atas kendala Bop sebagai sarana melaksanakan tugas yang berdampak lambatnya hasil kurang maksimal.

3.Pimpinan Pusat sebagai penanggung jawab yang tidak memiliki kewenangan untuk menindaklanjuti bentuk bentuk proses penunjang kegiatan, oleh karena itu pada kesempatan ini untuk ketua pelaksana kegiatan akan di tetapkan dan di laksanakan oleh Pimpinan Pusat Ormas SJB dan 2 lainnya.

4.Pimpinan Pusat Ormas SJB menyikapi situasi PILKADA yang memiliki kewajiban memberikan dukungan terhadap SDM SJB yang akan mencalonkan sebagai Kepala Daerah, menjadi faktor dasar mengeluarkan keputusan kegiatan Celebrate Munas di tunda bulan depan di tanggal yang sama yaitu Rabu 25 September 2024.

5.Terkait dengan kelanjutan proses kerja bidang bidang kepanitiaan akan kami tindaklanjuti setelah SDM SJB yang mencalonkan Kepala Daerah / Gubenur telah melakukan pendaftaran ke KPU.

6.Kami telah menyiapkan tempat untuk sekretariat sebagai pelaksanaan kerja Kepanitiaan.

7.Kami sedang dalam proses pembuatan rekening Organisasi memasuki tahapan verifikasi jika di acc maka dapat di fungsikan sebagai sarana layanan transaksi keuangan

Akak P. (Ketum SJB) merespon atas pertanyaan dari salah satu media apakah akan melibatkan UMKM di dalam kegiatan Celebrate Munas. Ya betul itu yang memang nantinya akan kita tambah dengan Bazar UMKM ,beberapa sudah ada yang mendaftar seperti Pelaku Usaha Produksi Boneka,Pengrajin hasil karya anak daerah,Batik Pekalongan Dan ada Kesenian budaya dari NTT ,Papua yg terus sedang mengharapkan ke kami agar bisa ikut tampil mengisi acara.Mereka bertujuan untuk memperkenalkan budaya tarian mereka.Sementara kami masih tampung karena saat ini kita prioritaskan fokus untuk SDM kita lolos pendaftaran ke KPU dulu baru kita bisa tenang yah.

Merespon atas pertanyaan media Metroaktual.net Tamu khusus yang akan di undang pada acara ,Pimpinan Pusat Ormas SJB memaparkan bahwa Ormas SJB sebagai Badan Perkumpulan tingkatan Nasional tentunya untuk tamu yang di undang melibatkan Pemerintah Pusat.

Pemerintah Pusat yang di maksud ya Presiden ,Wakil Presiden.Jika acara di laksanakan sebelum pelantikan Presiden terpilih ,itu artinya kan ada Presiden aktif dan Presiden terpilih dan itu dua”nya kami Undang.hal tersebut merupakan bentuk dukungan yang sudah semestinya di berikan oleh pihak pemerintah terhadap Organisasi Masyarakat ya.

Akak P. mengatakan bahwa alasan dasar itu ditunda karena kita memprioritaskan SDM kita dulu yang memang akan ikut kontestasi di Pilkada besok. Terkait dengan nama-nama calon, kita masih rahasiakan.Yang pasti Calon Gubernur Wil Sulawesi Tenggara,dua Calon Bupati dari NTT kab mananya ya itu rahasia lah.Tapi nanti pada saat acara perayaan Munas kita akan berikan waktu mimbar untuk beliau beliau supaya memperkenalkan diri. Kita fokus untuk pendaftaran ke KPU dulu saja.

Sementara pertanyaan dari media Metroaktual.net terkait dengan Estimasi pesertanya hadir, Pimpinan Pusat Ormas SJB Ibu Akak P menyampaikan ,melalui surat audiensi yang kami tujukan kepada Bapak Presiden jumlah peserta 5.000. Mudah-mudahan nanti kalau misalnya memang anggarannya cukup,Dan dari pemerintah itu memberikan lebih dari ketentuan kontribusi yang kita tetapkan, tidak menutup kemungkinan akan menambah kuota peserta.Penentuan nilai kontribusi telah kami pertimbangkan dengan matang yang arahnya betul betul dapat membantu kesejahteraan internal Ormas SJB serta berbagai pihak yang terlibat membantu pelaksanaan kegiatan ini dan tentunya terkoneksi juga menyasar ke Pelaku UMKM mendapat dampak positif.Dari jumlah peserta kita sudah bisa membantu para pelaku UMKM seperti kebutuhan kostum dari konveksi,flyer/bener/spanduk/Undangan dari Percetakan, konsumsi dari Pelaku Usaha kuliner dan lainnya.

Media Gramediapost.com menanyakan tentang visi misi program dan tujuan Ormas SJB .Di sampaikan Pimpinan Pusat visi “Mewujudkan Sikap Adil dan Beradab” Misi antara lain :
1.Melestarikan, memelihara Norma,nilai,moral etika dan budaya di internal dan eksternal
2.Melestarikan Sumber Daya Alam dan Lingkungan hidup
3.Menjaga memelihara dan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa
4.Mengembangkan kesetiakawanan sosial,gotong royong dan toleransi
5.Membantu mewujudkan tujuan negara

Program kerja Ormas SJB antara lain :
1.Mengembangkan Perkumpulan Satu Jiwa Bersama ( SJB ) di setiap wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia
2.Membantu melayani Warga Negara Indonesia dalam hal program pemerintah
3.Membantu Pemberdayaan masyarakat
4.Mengawal program pemerintah
5.Membantu,Mengelola melestarikan Sumber Daya Alam
6.Mengikuti dan bekerja sama dengan lembaga pemerintah/non pemerintah

Tujuan Ormas SJB membantu pemerintah mewujudkan cita cita luhur bangsa Indonesia yaitu Masyarakat adil dan Makmur.Peran Ormas SJB sebagai kontrol sosial dan Ormas SJB sebagai bagian dari masyarakat,selalu berjuang bersama masyarakat untuk memperoleh hak keadilan berbangsa dan bernegara tanpa ada diskriminatif.

“Saat ini kita memang sedang terfokus meloloskan SDM kita ke KPU, salah satunya untuk di Pilkada Sulawesi Tenggara 2024. Nanti pada saat Celebrate Munas SJB tentunya kita akan mendeklarasikan beliau. Harapannya setelah lolos pendaftaran KPU khususnya DPW Ormas SJB wilayah Sulawesi Tenggara itu betul-betul berjuang” memenangkan SDM kita.serta kepada pihak partai pengusung pun kami berharap bukan hanya mengeluarkan SK tetapi betul betul membuat,melakukan langkah langkah konkrit yang dapat mengambil hati masyarakat untuk menentukan hak pilihnya.”tutupnya Akak.

(Red Irwan)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sosialisasi Program BERSIAP Academy Karawang, 22 Juni 2026 – Komitmen untuk memperluas akses pelatihan dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas kembali diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP Academy, Pelatihan dan Penempatan Disabilitas di Kawasan Industri Kabupaten Karawang yang diselenggarakan di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Kamis (18/6). Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan, organisasi penyandang disabilitas, hingga mitra industri untuk membangun kolaborasi dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif Marthella Sirait S. IP., M.A., Ketua Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., serta perwakilan industri di kawasan Kabupaten Karawang dan organisasi penyandang disabilitas. Kolaborasi Menuju Ketenagakerjaan Inklusif yang Berkelanjutan Sambutan dan peresmian pembukaan kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP dilakukan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., yang menyambut baik pelaksanaan Program BERSIAP Academy dan menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mewujudkan penempatan kerja yang lebih efektif bagi penyandang disabilitas. Melalui kegiatan ini, Ketua FKLPID Jawa Barat, Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., menyampaikan bahwa Kabupaten Karawang telah memiliki banyak praktik baik dalam penerapan ketenagakerjaan inklusif. Namun demikian, diperlukan dukungan yang lebih terstruktur agar perusahaan-perusahaan semakin siap menerima dan memberdayakan tenaga kerja penyandang disabilitas. Menurutnya, pelatihan bagi perusahaan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan dunia usaha dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif. “Di Kabupaten Karawang sebenarnya sudah banyak praktik baik yang dilakukan perusahaan dalam mempekerjakan penyandang disabilitas, ada perusahaan yang sudah memenuhi kuota 1 persen. Namun diperlukan dukungan dan pendampingan agar perusahaan semakin siap. Melalui pelatihan dan penguatan kapasitas, perusahaan-perusahaan di Karawang memiliki peluang untuk menjadi contoh praktik ketenagakerjaan inklusif yang dapat memperoleh apresiasi hingga tingkat nasional,” ujar Bapak Benny Tunggul. CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif, Marthella Sirait S. IP., M.A, memperkenalkan Program BERSIAP Academy yang didukung oleh DBS Foundation sebagai program yang dirancang untuk mempersiapkan penyandang disabilitas memasuki dunia kerja melalui pelatihan berbasis kebutuhan industri, pendampingan karier, dan memberikan pemahaman mengenai disabilitas kepada perusahaan supaya lebih mengerti urgensi dan manfaat. Melalui tiga fokus utama DBS Foundation yakni menyediakan kebutuhan dasar, mendorong inklusi dan mempersiapkan komunitas menua agar lebih berdaya dan bermartabat, DBS Foundation berupaya untuk mempersiapkan generasi yang lebih inklusif dan siap menghadapi masa depan (future ready). Mona Monika, Head of Group Marketing & Communications Bank DBS Indonesia sekaligus perwakilan DBS Foundation mengatakan, “Kami mengapresiasi KONEKIN dan semua pemangku kepentingan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini dan terus memajukan agenda inklusivitas bagi tenaga kerja agar mereka lebih tangguh. Melalui program BERSIAP, kami yakin dapat membantu masyarakat rentan untuk mencapai kesetaraan dan memiliki daya saing yang adil. Inisiatif ini secara khusus selaras dengan fokus DBS Foundation pada pendidikan dan inklusivitas, memastikan tidak ada yang tertinggal dan mendorong keterampilan siap masa depan, yang krusial untuk memberdayakan individu agar berkembang di dunia kerja.” Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan RI, Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., menyampaikan materi “Arah Kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas” yang mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Dalam paparannya, beliau memaparkan data terkini mengenai kondisi penyandang disabilitas berdasarkan ragam disabilitas dan jenjang pendidikan, sekaligus menjelaskan arah kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam pengembangan tenaga kerja inklusif, penguatan layanan 1 penempatan tenaga kerja khusus bagi penyandang disabilitas, serta implementasi berbagai regulasi pendukung ketenagakerjaan inklusif. Selain itu, beliau juga menyampaikan kebijakan pemberian penghargaan dan insentif bagi pemberi kerja yang mempekerjakan tenaga kerja penyandang disabilitas, serta informasi mengenai terbitnya Permenaker Nomor 8 Tahun 2026 yang menggantikan Permenaker Nomor 3 Tahun 2021 sebagai bentuk penguatan kebijakan dalam penghormatan, pelindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di dunia kerja. Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah pelaksanaan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Koneksi Indonesia Inklusif dan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat. Penandatanganan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperluas akses pelatihan dan meningkatkan peluang kerja bagi penyandang disabilitas di kawasan industri. Kegiatan juga diisi dengan sesi pengenalan Program BERSIAP Academy, diskusi dan tanya jawab interaktif oleh peserta yang berasal dari Pemangku Kepentingan, HR Manager perusahaan, universitas lokal dan komunitas disabilitas, yang ditutup oleh penyusunan rencana tindak lanjut dan sesi networking yang melibatkan berbagai pihak. Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan, dan organisasi penyandang disabilitas, diharapkan semakin banyak penyandang disabilitas yang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi dan berpartisipasi secara aktif di dunia kerja. Kabupaten Karawang sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia diharapkan dapat menjadi contoh dalam pengembangan praktik ketenagakerjaan inklusif yang tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan kerja yang produktif serta memberikan kesempatan yang setara. Tentang Program BERSIAP Academy BERSIAP Academy adalah program pelatihan intensif daring yang dirancang khusus untuk membekali talenta muda penyandang disabilitas dengan keterampilan dan kesiapan kerja yang dibutuhkan di dunia industri. Program ini menghadirkan workshop interaktif dan sesi mentoring yang dipandu oleh narasumber serta mentor profesional dari berbagai bidang. Program ini berfokus pada penguatan keterampilan soft skills esensial sehingga peserta dapat berkembang menjadi talenta potensial yang siap direkrut perusahaan. Sejak tahun 2023, BERSIAP Academy telah diselenggarakan sebanyak tiga angkatan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, yaitu Unilever, DBS Bank Indonesia, dan Godrej Indonesia. Program ini telah menghasilkan 150 alumni penyandang disabilitas, dengan tingkat penyerapan kerja mencapai 51%. Program BERSIAP didukung oleh DBS Foundation melalui program Business for Impact 2025 sebuah inisiatif yang memperkuat komitmen Bank DBS Indonesia sebagai purpose-driven organisation dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, berkat dukungan tersebut KONEKIN kembali menyelenggarakan BERSIAP Academy di 5 kawasan industri yaitu Karawang, Batang-Kendal, Batam, Balikpapan, dan Morowali dengan tujuan untuk mendukung pemerataan dan penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas di Indonesia.
Nasional

Sosialisasi Program BERSIAP Academy   Karawang, 22 Juni…