Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITANasional

HOOQ HADIRKAN PETUALANGAN SIMBA DALAM THE LION KING

×

HOOQ HADIRKAN PETUALANGAN SIMBA DALAM THE LION KING

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

HOOQ juga menyiapkan “Kids Zone” untuk menghibur keluarga dan anak-anak

Example 300x600

Jakarta, Gramediapost.com

HOOQ, layanan video on demand terkemuka di Asia Tenggara, terus menghadirkan berbagai hiburan tanpa batas bagi jutaan penggunaannya. Pada bulan November 2019, HOOQ menyajikan berbagai konten film dan serial anak termasuk The Lion King yang merupakan remake dari film berjudul sama yang dirilis tahun 1994. Film produksi Disney ini akan tersedia di aplikasi HOOQ dan dapat dinikmati oleh penonton di Indonesia mulai 12 November 2019.

The Lion King bercerita mengenai petualangan seekor singa bernama Simba yang diasingkan dari wilayah Pride Lands akibat perbuatan pamannya Scar yang berambisi menjadi raja hutan. Scar meminta bantuan sekelompok hyena untuk menyingkirkan Simba dan ayahnya Mufasa. Scar berhasil membunuh Mufasa dan menyalahkan Simba atas kematian ayahnya serta menyuruh Simba untuk pergi dari istana Pride Rock. Simba yang merasa bersalah pergi meninggalkan hutan dan diburu oleh sekelompok hyena suruhan Scar, namun berhasil lolos. Di tengah perjalanan, Simba berteman dengan Timon, seekor meerkat dan Pumbaa, seekor babi hutan. Takdir pun akhirnya membawa Simba kembali ke Pride Lands untuk berhadapan dengan Scar dan merebut takhtanya.

Untuk menghidupkan hewan-hewan dalam The Lion King, sang sutradara Jon Favreu membawa timnya untuk meneliti hewan secara langsung, bahkan melakukan perjalanan hingga ke Afrika. Dibutuhkan 130 animator untuk menciptakan 86 spesies hewan berbeda dalam film ini.

Dalam pengambilan suara, para aktor dan aktris tidak merekam suara secara terpisah tapi secara bersama-sama, sehingga mereka dapat saling berinteraksi dan berimprovisasi layaknya beradu akting satu sama lain.

James Earl Jones kembali mengisi suara Mufasa, sementara aktor Donald Glover mengisi suara Simba, Beyonce sebagai Nala, Chiwetel Ejiofor sebagai Scar, Alfre Woodard sebagai Sarabi, Seth Rogen sebagai Pumbaa, Billy Eichner sebagai Timon, John Kani sebagai Rafiki, Keegan Michael sebagai Kamari, Eric Andre sebagai Azizi, dan Florene Kasumba sebagai Shenzi.

Selain The Lion King, HOOQ juga menghadirkan berbagai hiburan keluarga baru lainnya seperti:

The Angry Birds Movie 2

Diangkat dari permainan video, film sekuel Angry Birds ini masih berkisah tentang kawanan burung dengan babi. Jika di cerita sebelumnya kedua kawanan ini saling berseteru, di The Angry Birds Movie 2 keduanya melakukan gencatan senjata untuk melawan musuh baru: Zeta. Film animasi produksi Sony Pictures Animation Inc ini akan hadir di aplikasi HOOQ pada 14 November 2019.

Oddbods

Oddbods bercerita tentang petualangan tujuh karakter lucu yang penuh tawa, guyon dan hal-hal luar biasa lainnya. Masing-masing Oddbod memiliki kepribadian yang berbeda yang tidak hanya menghibur anak-anak tapi juga orang dewasa, karena semua yang terjadi di dunia Oddbods akan selalu lucu dan menyenangkan. Serial Oddbods ini sudah dapat dinikmati oleh pelanggan HOOQ sejak 2 November 2019.

Om Nom Stories

Om Nom, pahlawan dari serial game terkenal Cut the Rope, adalah monster lucu yang suka memakan permen. Suatu hari, ia muncul secara misterius di depan pintu rumah seorang anak laki-laki, dan petualangan menyenangkan pun dimulai. Serial Om Nom Stories ini sudah dapat dinikmati oleh pelanggan HOOQ sejak 3 November 2019.

Insectibles

Insectibles berkisah tentang petualangan seorang anak laki-laki bernama Zak dan kakeknya dalam dunia serangga. Keduanya secara tak sengaja menyusut menjadi seukuran serangga akibat menyentuh mesin Shrinkinator milik sang kakek. Mereka pun mulai bertualang bersama tiga teman serangga untuk menemukan kembali cara menormalkan ukuran tubuh mereka. Serial Insectibles ini sudah dapat dinikmati oleh pelanggan HOOQ sejak 4 November 2019.

Cara Berlangganan HOOQ

Cara berlangganan HOOQ mudah. Pelanggan cukup mengunduh aplikasi HOOQ dari Google Play Store atau Apple App Store, tanpa perlu mendaftar, langsung masuk untuk mengakses lebih dari 10.000 konten film dan serial TV lokal hingga film Hollywood terbaik, juga akses streaming acara TV dari tayangan TV lokal dan TV kabel kapan pun dan di mana pun dengan menggunakan berbagai perangkat termasuk komputer, smartphone, tablet, set-top-boxes, Google Chromecast, smart TV dan Apple TV.

HOOQ menyediakan beragam pilihan cara pembayaran; pelanggan dapat membayar dengan pulsa atau tagihan di semua operator yang menjalin kemitraan strategis dengan HOOQ, yaitu Telkomsel, Indosat, XL, Smartfren, 3 (Tri), dapat juga menggunakan OVO, Money Online (MOL) atau melalui penawaran bundling dari Telkomsel, Telkom Indihome, First Media dan Smartfren.

***

Tentang HOOQ

HOOQ adalah layanan video-on-demand premium pertama dan terkemuka untuk pasar negara berkembang di Asia, menghadirkan lebih dari 35.000 jam film, program dan live TV lokal, Asia dan Hollywood, bagi para pelanggannya kapan saja dan di mana saja melalui berbagai perangkat. Berawal dari perusahaan patungan yang didirikan oleh Singtel, Sony Pictures Television, dan Warner Bros pada Januari 2015, HOOQ telah membangun destinasi hiburan yang berakar dari pemahaman HOOQ terhadap kebutuhan dan kebiasaan pelanggan. Saat ini HOOQ beroperasi di Indonesia , Filipina, Thailand, India, dan Singapura dengan total jangkauan ke lebih dari 1,7 miliar orang. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.hooq.tv

Ikuti kami di:

· LinkedIn: https://id.linkedin.com/company/hooq-tv

· Instagram: https://www.instagram.com/hooq.id/

· Facebook: https://www.facebook.com/HOOQid/

· Twitter: https://twitter.com/HOOQ_ID

(Hotben)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sosialisasi Program BERSIAP Academy Karawang, 22 Juni 2026 – Komitmen untuk memperluas akses pelatihan dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas kembali diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP Academy, Pelatihan dan Penempatan Disabilitas di Kawasan Industri Kabupaten Karawang yang diselenggarakan di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Kamis (18/6). Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan, organisasi penyandang disabilitas, hingga mitra industri untuk membangun kolaborasi dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif Marthella Sirait S. IP., M.A., Ketua Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., serta perwakilan industri di kawasan Kabupaten Karawang dan organisasi penyandang disabilitas. Kolaborasi Menuju Ketenagakerjaan Inklusif yang Berkelanjutan Sambutan dan peresmian pembukaan kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP dilakukan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., yang menyambut baik pelaksanaan Program BERSIAP Academy dan menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mewujudkan penempatan kerja yang lebih efektif bagi penyandang disabilitas. Melalui kegiatan ini, Ketua FKLPID Jawa Barat, Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., menyampaikan bahwa Kabupaten Karawang telah memiliki banyak praktik baik dalam penerapan ketenagakerjaan inklusif. Namun demikian, diperlukan dukungan yang lebih terstruktur agar perusahaan-perusahaan semakin siap menerima dan memberdayakan tenaga kerja penyandang disabilitas. Menurutnya, pelatihan bagi perusahaan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan dunia usaha dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif. “Di Kabupaten Karawang sebenarnya sudah banyak praktik baik yang dilakukan perusahaan dalam mempekerjakan penyandang disabilitas, ada perusahaan yang sudah memenuhi kuota 1 persen. Namun diperlukan dukungan dan pendampingan agar perusahaan semakin siap. Melalui pelatihan dan penguatan kapasitas, perusahaan-perusahaan di Karawang memiliki peluang untuk menjadi contoh praktik ketenagakerjaan inklusif yang dapat memperoleh apresiasi hingga tingkat nasional,” ujar Bapak Benny Tunggul. CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif, Marthella Sirait S. IP., M.A, memperkenalkan Program BERSIAP Academy yang didukung oleh DBS Foundation sebagai program yang dirancang untuk mempersiapkan penyandang disabilitas memasuki dunia kerja melalui pelatihan berbasis kebutuhan industri, pendampingan karier, dan memberikan pemahaman mengenai disabilitas kepada perusahaan supaya lebih mengerti urgensi dan manfaat. Melalui tiga fokus utama DBS Foundation yakni menyediakan kebutuhan dasar, mendorong inklusi dan mempersiapkan komunitas menua agar lebih berdaya dan bermartabat, DBS Foundation berupaya untuk mempersiapkan generasi yang lebih inklusif dan siap menghadapi masa depan (future ready). Mona Monika, Head of Group Marketing & Communications Bank DBS Indonesia sekaligus perwakilan DBS Foundation mengatakan, “Kami mengapresiasi KONEKIN dan semua pemangku kepentingan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini dan terus memajukan agenda inklusivitas bagi tenaga kerja agar mereka lebih tangguh. Melalui program BERSIAP, kami yakin dapat membantu masyarakat rentan untuk mencapai kesetaraan dan memiliki daya saing yang adil. Inisiatif ini secara khusus selaras dengan fokus DBS Foundation pada pendidikan dan inklusivitas, memastikan tidak ada yang tertinggal dan mendorong keterampilan siap masa depan, yang krusial untuk memberdayakan individu agar berkembang di dunia kerja.” Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan RI, Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., menyampaikan materi “Arah Kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas” yang mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Dalam paparannya, beliau memaparkan data terkini mengenai kondisi penyandang disabilitas berdasarkan ragam disabilitas dan jenjang pendidikan, sekaligus menjelaskan arah kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam pengembangan tenaga kerja inklusif, penguatan layanan 1 penempatan tenaga kerja khusus bagi penyandang disabilitas, serta implementasi berbagai regulasi pendukung ketenagakerjaan inklusif. Selain itu, beliau juga menyampaikan kebijakan pemberian penghargaan dan insentif bagi pemberi kerja yang mempekerjakan tenaga kerja penyandang disabilitas, serta informasi mengenai terbitnya Permenaker Nomor 8 Tahun 2026 yang menggantikan Permenaker Nomor 3 Tahun 2021 sebagai bentuk penguatan kebijakan dalam penghormatan, pelindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di dunia kerja. Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah pelaksanaan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Koneksi Indonesia Inklusif dan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat. Penandatanganan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperluas akses pelatihan dan meningkatkan peluang kerja bagi penyandang disabilitas di kawasan industri. Kegiatan juga diisi dengan sesi pengenalan Program BERSIAP Academy, diskusi dan tanya jawab interaktif oleh peserta yang berasal dari Pemangku Kepentingan, HR Manager perusahaan, universitas lokal dan komunitas disabilitas, yang ditutup oleh penyusunan rencana tindak lanjut dan sesi networking yang melibatkan berbagai pihak. Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan, dan organisasi penyandang disabilitas, diharapkan semakin banyak penyandang disabilitas yang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi dan berpartisipasi secara aktif di dunia kerja. Kabupaten Karawang sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia diharapkan dapat menjadi contoh dalam pengembangan praktik ketenagakerjaan inklusif yang tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan kerja yang produktif serta memberikan kesempatan yang setara. Tentang Program BERSIAP Academy BERSIAP Academy adalah program pelatihan intensif daring yang dirancang khusus untuk membekali talenta muda penyandang disabilitas dengan keterampilan dan kesiapan kerja yang dibutuhkan di dunia industri. Program ini menghadirkan workshop interaktif dan sesi mentoring yang dipandu oleh narasumber serta mentor profesional dari berbagai bidang. Program ini berfokus pada penguatan keterampilan soft skills esensial sehingga peserta dapat berkembang menjadi talenta potensial yang siap direkrut perusahaan. Sejak tahun 2023, BERSIAP Academy telah diselenggarakan sebanyak tiga angkatan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, yaitu Unilever, DBS Bank Indonesia, dan Godrej Indonesia. Program ini telah menghasilkan 150 alumni penyandang disabilitas, dengan tingkat penyerapan kerja mencapai 51%. Program BERSIAP didukung oleh DBS Foundation melalui program Business for Impact 2025 sebuah inisiatif yang memperkuat komitmen Bank DBS Indonesia sebagai purpose-driven organisation dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, berkat dukungan tersebut KONEKIN kembali menyelenggarakan BERSIAP Academy di 5 kawasan industri yaitu Karawang, Batang-Kendal, Batam, Balikpapan, dan Morowali dengan tujuan untuk mendukung pemerataan dan penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas di Indonesia.
Nasional

Sosialisasi Program BERSIAP Academy   Karawang, 22 Juni…