Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

OnePride Future Champ Taekwondo Series Digelar di Ciracas, Pengprov TI DKI Jakarta Dorong Lahirnya Bibit Atlet Masa Depan

×

OnePride Future Champ Taekwondo Series Digelar di Ciracas, Pengprov TI DKI Jakarta Dorong Lahirnya Bibit Atlet Masa Depan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

OnePride Future Champ Taekwondo Series Digelar di Ciracas, Pengprov TI DKI Jakarta Dorong Lahirnya Bibit Atlet Masa Depan

 

Example 300x600

JAKARTA, Gramediapost.com

 

Upaya menjaring dan mengembangkan bibit-bibit atlet taekwondo sejak usia dini terus mendapat perhatian dari berbagai pihak. Salah satunya melalui penyelenggaraan OnePride Future Champ Taekwondo Series, turnamen taekwondo yang digelar pada 12–13 September 2026 di GOR Ciracas, Jakarta Timur.

Ajang yang diinisiasi OnePride bekerja sama dengan TVOne dan Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) tersebut diikuti hampir 1.500 atlet dari lebih dari 100 klub atau dojang yang tersebar di wilayah Jabodetabek.

Kegiatan ini menjadi salah satu wadah bagi atlet-atlet muda untuk mengasah kemampuan, menambah pengalaman bertanding sekaligus menunjukkan potensi terbaiknya dalam kompetisi taekwondo.

OnePride sendiri sejak berdiri pada 2016 memiliki visi untuk turut membentuk atlet olahraga bela diri Indonesia agar mampu bersaing dan berprestasi di level tertinggi. Semangat tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang dapat menjadi sarana pencarian bibit unggul, khususnya dari kalangan anak-anak dan pelajar.

CEO OnePride, Nia Ramadhani Bakrie, menggagas penyelenggaraan turnamen tersebut sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem kompetisi yang dapat mendorong perkembangan bakat serta kemampuan para atlet muda.

Dalam turnamen ini, sejumlah kategori dipertandingkan, mulai dari Poomsae (jurus) hingga Kyorugi (tarung). Pertandingan juga dibagi dalam kelas pemula dan kelas prestasi untuk putra maupun putri.

Khusus kelas prestasi, kategori usia dibagi menjadi Cadet usia 9–11 tahun, Cadet usia 12–14 tahun, Junior usia 15–17 tahun, serta Senior usia 18 tahun ke atas. Masing-masing kelompok dibagi lagi berdasarkan kelas berat badan untuk atlet putra dan putri.

Tidak hanya mengedepankan kompetisi, OnePride juga menyiapkan hadiah bernilai puluhan juta rupiah bagi para atlet yang mampu tampil gemilang dan menjadi juara dalam ajang tersebut.

Ketua Bidang Organisasi Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia DKI Jakarta (Pengprov TI DKI Jakarta), Yasri Yudha Yahya, S.H., menyambut positif penyelenggaraan OnePride Future Champ Taekwondo Series.

Menurut Yasri, kegiatan semacam ini sangat penting karena menjadi salah satu sarana untuk mencari dan membina bibit-bibit atlet sejak usia dini.

“Ini merupakan satu ide atau sarana untuk mencari bibit-bibit atlet, mulai dari balita. Ada kepedulian dari OnePride, dan itu kita dukung banget,” ujar Yasri.

Ia menilai potensi atlet taekwondo di DKI Jakarta sangat besar. Karena itu, menurutnya, diperlukan semakin banyak pihak yang bersedia memberikan dukungan serta menghadirkan kompetisi yang berkualitas bagi para atlet muda.

“Potensi atlet taekwondo yang ada di DKI itu sangat besar. Masih perlu banyak tangan-tangan dingin yang mau melaksanakan kegiatan seperti ini,” katanya.

Yasri yang sehari-hari berprofesi sebagai advokat sekaligus dikenal sebagai penerjun bebas profesional Indonesia itu mengatakan perkembangan taekwondo di DKI Jakarta dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif.

Menurut dia, semakin banyak atlet asal DKI Jakarta yang mampu menembus level nasional hingga internasional dan membawa nama Indonesia di berbagai ajang bergengsi.

“Alhamdulillah, DKI sekarang ini sudah semakin banyak atlet yang menjadi atau mewakili Indonesia, baik di kancah nasional maupun internasional. Di Asian Games juga ada, dan sekarang banyak yang sedang menjalani pemusatan latihan nasional,” tuturnya.

Ia berharap keberadaan turnamen seperti OnePride Future Champ tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat. Yasri justru mendorong agar ajang tersebut dapat menjadi agenda rutin yang diselenggarakan secara berkelanjutan.

“Harapan saya bukan hanya saat ini saja. Harapan saya ini menjadi agenda rutin setiap tahun, atau bahkan setahun dua kali,” ungkapnya.

Menurut Yasri, konsistensi penyelenggaraan kompetisi akan memberikan ruang yang lebih luas bagi anak-anak untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus mengukur kemampuan mereka.

“Karena kita melihat banyak potensi atlet taekwondo anak-anak yang bisa ikut dalam kegiatan seperti ini,” ujarnya.

Lebih jauh, Yasri menegaskan bahwa pembinaan olahraga sejak usia muda tidak hanya berbicara mengenai prestasi. Aktivitas positif seperti olahraga juga dapat menjadi salah satu benteng bagi generasi muda agar terhindar dari berbagai pengaruh negatif di lingkungan sosial.

“Khususnya adalah agar anak-anak muda ini terhindar dari hal-hal negatif, narkoba dan kegiatan-kegiatan seperti itu,” tegasnya.

Penyelenggaraan OnePride Future Champ Taekwondo Series dengan melibatkan ribuan atlet dan ratusan klub/dojang tersebut sekaligus menunjukkan besarnya antusiasme terhadap perkembangan taekwondo di kawasan Jabodetabek.

Kolaborasi antara OnePride, TVOne dan PBTI bersama Pengprov TI DKI Jakarta diharapkan tidak hanya menghasilkan para juara di atas matras, tetapi juga menjadi bagian dari proses panjang mencetak generasi atlet taekwondo Indonesia yang memiliki kemampuan, mental bertanding dan karakter kuat.

Bagi DKI Jakarta, keberadaan kompetisi seperti ini menjadi momentum penting untuk terus menemukan talenta-talenta baru yang kelak dapat memperkuat tim daerah sekaligus mengharumkan nama Indonesia di panggung nasional maupun internasional.

Dengan pembinaan yang konsisten, kompetisi yang berkelanjutan serta dukungan berbagai pihak, bibit-bibit muda yang hari ini bertanding di GOR Ciracas diharapkan dapat tumbuh menjadi atlet taekwondo berprestasi yang mampu mengibarkan Merah Putih di berbagai kejuaraan dunia.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *