Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Gelar Kongres Ke-V di Jakarta, Ikhwanul Muballighin Tegaskan Komitmen Tuntun Dakwah Sejuk

×

Gelar Kongres Ke-V di Jakarta, Ikhwanul Muballighin Tegaskan Komitmen Tuntun Dakwah Sejuk

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Gelar Kongres Ke-V di Jakarta, Ikhwanul Muballighin Tegaskan Komitmen Tuntun Dakwah Sejuk

 

Example 300x600

Jakarta, Gramediapost.com

 

Organisasi dakwah Ikhwanul Muballighin menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) dan Kongres Ke-V di Jakarta pada Sabtu (19/9/2026). Mengusung tema “Mengawal NKRI, Merawat Tradisi, Menjunjung Negeri”, ajang ini menjadi wadah konsolidasi ulama, kiai, hingga mubalig dari berbagai pelosok Tanah Air.

 

 

​Ketua Panitia Pelaksana, KH Abdurahman Bustomi, MA, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kehadiran para tokoh nasional, pimpinan lembaga, serta delegasi mubalig yang datang dari berbagai daerah.

​”Kita hadir di sini sebagai saudara untuk mempererat tali persaudaraan (ukhuwah) dengan cara yang mudah, sejuk, dan dilapangkan oleh Allah SWT. Harapan kita bersama, Ikhwanul Muballighin dapat terus memberikan kontribusi yang nyata dan bermakna bagi bangsa dan negara tercinta,” kata KH Abdurahman Bustomi di lokasi acara.

​Sejumlah tokoh penting nasional dan daerah tampak hadir dalam perhelatan tersebut. Di antaranya Pembina Ikhwanul Muballighin yang juga Anggota DPD RI Dr Bustami Zainuddin, Karo Rena Polda Metro Jaya Brigjen Pol Teguh, Staf Ahli Menko Pangan Dr Priyadi Samsoeri, serta Kakanwil Kemenag DKI Jakarta Dr H Adib yang hadir mewakili Menteri Agama Prof Dr Nasaruddin Umar, MA.
​Selain pejabat publik, jajaran ulama dan ulama kenamaan juga menyemarakkan forum ini, seperti KH Muhyiddin Ishaq, Habib Umar, Habib Abdullah Assegaf, hingga para kiai dan asatiz daerah.

Adapun perwakilan pengurus dan mubalig yang hadir tercatat datang dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Aceh, hingga Makassar.
​Dalam kilas baliknya, KH Abdurahman Bustomi mengingatkan bahwa Ikhwanul Muballighin telah berkiprah selama 25 tahun di Indonesia. Organisasi ini dirintis oleh para alim ulama ternama di Jawa Tengah, salah satunya almarhum KH Maimoen Zubair (Mbah Moen).

​Sejak awal berdiri, Ikhwanul Muballighin dinilai konsisten membawa dakwah yang sejuk, merawat tradisi keislaman, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

​Adapun rangkaian acara diawali dengan pembacaan salawat dan laporan panitia. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan agenda musyawarah kongres guna merumuskan arah kebijakan serta struktur kepengurusan Ikhwanul Muballighin untuk periode mendatang.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *