Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITANasional

Simposium Nasional Maklumat Raja ,Sultan, Datu, Penglisir, Kepala suku, Mendapat Respon Baik dari Para Peserta Dan Berjalan Sukses

×

Simposium Nasional Maklumat Raja ,Sultan, Datu, Penglisir, Kepala suku, Mendapat Respon Baik dari Para Peserta Dan Berjalan Sukses

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

 

Example 300x600

Simposium Nasional Maklumat Raja ,Sultan, Datu, Penglisir, Kepala suku, Mendapat Respon Baik dari Para Peserta Dan Berjalan Sukses

Jakarta. Gramediapost.com

Simposium Nasional Maklumat Raja, Sultan, Datu, Penglingsir, Kepala suku, Marga Pemangku adat Seluruh Indonesia diselenggarakan di Hotel Grand Cempaka Jakarta Pusat 18 -19 MEI 2022 .

Datu Juanda dan ketua LKPASI
mengatakan ,” Acara ini menindaklanjuti adanya pertemuan Raja Raja dengan Presiden Republik Indonesia di Istana Bogor pada tanggal 4 Januari 2018 yang mana pembukaan acara pada tanggal 18 adalah sebagai puncak acara 20 Mei 2022,ujarnya.

Dalam pertemuan dengan Presiden Republik Indonesia lanjut Juanda, ada empat hal yang disampaikan beliau kepada raja raja yaitu Raja Raja mendaftarkan asset kerajaan yang dikuasai negara agar dipertimbangkan dan diberi konpensasi, kedua dengan pendataan asset berupa Tanah agar dijadikan sertifikasi dan yang ketiga ialah agar diadakan program pengelolaan optimalisasi pengelolaan asset tanah dan keempat Regitalisasi keraton dengan pemugaran situs situs istana yang sudah rusak ,JelasNya.

Datu Juanda selaku Ketua LKPASI menambahkan bahwa apa yang disampaikan Presiden terkait pendataan asset kerajaan dalam empat poin itu ternyata Raja, Sultan memerlukan waktu sekitar 4tahun untuk menginventalisir di seluruh Indonesia dari periode 2018 sampai 2022 maka langkah kemudian Raja Raja membuat sebuah organisasi yang namanya LKPASI ( Lembaga komunikasi Informasi Pemantau Adat Seluruh Indonesia) bertujuan bagaimana untuk mewujudkan apa yang disampaikan Presiden pada pertemuan di istana bogor, yang memerlukan waktu selama 4 tahun sudah terealisasi yang kini data data tersebut sudah ada terdata dengan akurat melalui organisasi ini, Ungkap nya.

Selanjutnya pertemuan hari ini juga terlaksana dengan biaya pribadi serta akomodasi di tanggung pribadi masing masing yang hadir ,pada acara Simposium Nasional, dan melalui acara ini ingin melaporkan kepada Presiden Republik Indonesia yang merupakan perintah atau pekerjaan wajib dilaksanakan kemudian saat ini untuk dilaporkan kepada Presiden Republik Indonesia langsung dan agar kemudian harapan kami kedepanya atas asset kerajaan berupa tanah yang telah terdata juga terwujud dalam Maklumat tersebut tegas Datu Juanda,katanya.

Karena pada intinya pada isi Maklumat tersebut tertuang harapan yakni Raja Raja meminta Asset berupa tanah dikembalikan untuk dikelola sendiri sesuai dengan Peraturan Presiden no 18 tahun 2021 yang sudah ditandatangani oleh Jokowi selaku Presiden Republik Indonesia yang mana pada pasal 98 berbunyi bahwa Tanah kerajaan dapat diberikan kembali kepada pihak kerajaan dengan syarat dikelola Sendiri sesuai payung hukumnya adalah PP no 18 tahun 2021 yang mana diberikan kesempatan dalam pengelolaannya, dibuat Maklumat dengan harapan maklumat ini diterima langsung oleh Presiden Republik Indonesia yang juga sebagai puncak acara namun hingga saat ini belum ada juga konfirmasi atas kesediaan kehadiran beliau diacara ini,tuturnya.

Padahal surat secara korespondensi kepada Presiden sesuai prosedur sudah dilayangkan jauh sebelum acara ini diselenggarakan, Tutup Datu Juanda.

( MF)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*Kapolda Pimpin Sertijab 3 Pejabat Utama PMJ, Pesan Tegas: Tunjukkan Kinerja Terbaik* Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri memimpin serah terima jabatan (sertijab) tiga pejabat utama, yakni Karorena, Dirreskrimsus, dan Dirressiber di Lobby Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Senin (6/4/2026) pukul 11.00 WIB. Dalam arahannya, Kapolda menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus upaya memperkuat kinerja institusi di tengah tantangan yang semakin kompleks. “Pengabdian itu tidak pernah berhenti, hanya berpindah tempat. Apa yang telah dilakukan menjadi bagian penting dalam perjalanan organisasi,” ujarnya. Ia mengapresiasi kinerja pejabat lama yang dinilai telah memberikan kontribusi nyata dan fondasi kuat bagi Polda Metro Jaya. Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal penting dalam menjaga keberlanjutan kinerja organisasi. Kepada pejabat baru, Kapolda memberikan pesan tegas agar segera beradaptasi dan menunjukkan kinerja terbaik. Ia mengingatkan bahwa setiap personel yang pernah bertugas di Polda Metro Jaya akan selalu menjadi perhatian dalam perjalanan kariernya. “Setiap yang keluar dari Polda Metro Jaya pasti akan dilihat kualitasnya. Maka tunjukkan kinerja terbaik,” tegasnya. Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga integritas, soliditas, dan loyalitas dalam pelaksanaan tugas. Ia meminta seluruh jajaran terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Dalam sertijab tersebut, jabatan Karorena Polda Metro Jaya diserahterimakan dari Brigjen Pol. I Bagus Rai Elryanto kepada Kombes Pol. Teguh Tri Sasongko. Kemudian jabatan Dirreskrimsus Polda Metro Jaya diserahterimakan dari Brigjen Pol. Edy Suranta Sitepu kepada Kombes Pol. Dr. Victor Dean Mackbon. Selanjutnya, jabatan Dirressiber Polda Metro Jaya diserahterimakan dari Brigjen Pol. Roberto G.M. Pasaribu kepada Kombes Pol. R. Bagoes Wibisono. Pergantian pejabat ini diharapkan dapat memperkuat kinerja satuan serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Nasional

Kapolda Pimpin Sertijab 3 Pejabat Utama PMJ, Pesan…