Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITANasional

Kemenangan Telak Di Festival Pemilu Harga, 95% Suara Masyarakat Berharap Sri Mulyani Mahalkan Harga Rokok

×

Kemenangan Telak Di Festival Pemilu Harga, 95% Suara Masyarakat Berharap Sri Mulyani Mahalkan Harga Rokok

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

Example 300x600

Kemenangan Telak Di Festival Pemilu Harga, 95% Suara Masyarakat Berharap Sri Mulyani Mahalkan Harga Rokok

 

Jakarta, Gramediapost.com

 

Perhelatan Festival Pemilu Harga yang diselenggarakan oleh Center for Indonesia Strategic Development Initiative (CISDI), Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS-UI), Komite Nasional Pengendalian Tembakau (KOMNAS PT), dan Jaringan Perempuan Peduli Pengendalian Tembakau (JP3T) telah memasuki babak akhir, yaitu Malam Penghitungan Suara. Di acara virtual yang dimeriahkan dengan penampilan anak muda berbakat tersebut, kemenangan jatuh ke tangan pendukung rokok mahal dengan total dukungan sebesar 95% dari 1.541 sura yang terkumpul.

Pulihkembali.org diinisiasi oleh kelompok anak muda yang selama ini resah terhadap murahnya harga rokok di Indonesia. Selama ini, akses publik untuk menyuarakan keresahan tersebut tidak benar-benar difasilitasi oleh negara. Hal ini berbanding terbalik dengan pengusaha rokok yang diberi kesempatan bersuara dalam proses pembuatan kebijakan tarif cukai setiap tahunnya, bahkan hal tersebut diatur di dalam Undang-Undang No. 39 Tahun 2007 tentang cukai.

Acara ini mendapatkan apresiasi positif dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia, Bapak Muhadjir Effendy. Beliau menekankan bahwa pendapatan yang didapat dari cukai rokok tidak sebanding dengan kerugian yang negara terima akibat beban kesehatan misalnya.

Pemerintah berusaha mengetatkan aturan dengan berencana untuk meniadakan jaminan kesehatan bagi para perokok. Selain pemerintah, Pak Muhadjir menekankan pentingnya aksi dari para aktivis dan masyarakat yang peduli dengan pengandalian tembakau karena bagaimanapun pengendalian konsumsi tembakau ini membutuhkan usaha bersama. Beliau memaparkan presentasinya pula pada acara Festival Pemilu Harga ”Terdapat sembilan misi pembangunan dari Visi Misi Presiden 2020-2024 di antaranya adalah peningkatan kualitas manusia Indonesia, pembangunan yang merata dan berkeadilan, dan kemajuan budaya yang mencerminkan kepribadian bangsa dan rokok dapat menjadi ranjau yang akan mengganggu misi pembangunan manusia ini.” ujarnya saat menyampaikan key note speech.

Seperti yang disampaikan oleh Manik Marganamahendra, Project Officer Komite Nasional Pengendalian Tembakau, “Rokok di Indonesia itu kan sangat murah ya, ditambah kita masih bisa beli ketengan jadi seribu rupiah saja dapat. Itu efeknya ke mana-mana, dari kesehatan masyarakat bahkan ekonomi pun terdampak. Nah, anak muda sebagai generasi penerus kan tidak di fasilitasi bersuara oleh negara, makanya kita berinisiatif untuk menyelenggarakan ‘Pemilu Harga ’di mana masyarakat bisa ikut memilih, rokoknya mahal apa murah. Ini merupakan kebebasan berpendapat karena ruang bersuara di undang-undang sudah diberikan ke pengusaha secara eksklusif.”

Selain memberi sarana masyarakat untuk bersuara mengenai kebijakan harga rokok melalui Festival Pemilu Harga, pulihkembali.org juga memberikan akses informasi terkait cukai tembakau untuk mengedukasi masyarakat. “Ya, selama ini kan informasinya simpang siur. Masih banyak yang menganggap cukai itu hanya berfungsi sebagai pemasukan. Padahal, definisi cukai di undang-undang adalah pengendalian. Cukai berbeda dengan pajak. Maka dari itu, kita mencoba mengedukasi masyarakat melalui konten video dan dokumen riset. Sebagai contoh, PKJS pernah mengeluarkan riset yang menemukan anak-anak dari orang tua perokok kronis memiliki pertumbuhan berat badan secara rata-rata lebih rendah 1,5 kg dan pertumbuhan tinggi badan rata-rata lebih rendah 0,34 cm dibanding dengan anak-anak dari orang tua yang tidak merokok. Masih banyak temuan-temuan lainnya, seperti narasi pengambil kebijakan terkait cukai rokok yang terekam di beberapa berita yang dihimpun dalam CISDI Magazine vol.1 ataupun riset terkait perilaku merokok selama masa COVID-19,” tutur Ni Made Shellasih selaku Project Officer PKJS-UI.

Malam Penghitungan Suara Festival Pemilu Harga yang menyatakan kemenangan kepada rokok mahal turut menghadirkan ragam hiburan berupa penampilan stand up comedy, live music, serta pembacaan puisi dan pantomim. Di malam penghitungan suara, talkshow menghadirkan Pak Zainudin, perwakilan dari Aliansi Masyarakat Korban Rokok Indonesia. Beliau merupakan penyintas kanker laring. Ditampilkan pula cerita inspiratif dari Suara Tanpa Rokok dan Puan Muda yang telah menyuarakan urgensi partisipasi anak muda dalam pengendalian tembakau.

“Ya, kami ingin menunjukkan besarnya antusiasme anak muda dalam pengendalian konsumsi tembakau melalui kebijakan cukai rokok ini. Kami juga ingin mempromosikan bahwa anak muda tetap bisa keren dan kreatif tanpa rokok. Saya sangat senang 95% para pemilih di Festival Pemilu Harga menginginkan rokok harus mahal. Ini adalah suara masyarakat, suara anak muda. Di sini kami bukan menuntut atau mengemis, kami hanya memberikan dukungan kepada Menteri Keuangan ataupun Presiden untuk memahalkan rokok demi membatasi akses keterjangkauan rokok ke anak-anak dan keluarga miskin melalui kampanye kreatif. Pertanyaanya sekarang adalah apakah para pengambil kebijakan mau didukung anak muda atau tidak? Jawabanya dapat kita lihat nanti melalui pengumuman Peraturan Menteri Keuangan tentang tarif cukai tahun 2021 yang akan segera dikeluarkan dalam beberapa minggu kedepan,” tutup Iman Mahaputra Zein selaku Advocacy & Communication Coordinator CISDI.

Rekaman rangkaian acara Festival Pemilu Harga dapat diputar ulang di: http://bit.ly/PlaylistFPH2020 Video live streaming dapat diakses di: https://youtu.be/a2yDOJsNqzc

Tentang pulihkembali.org dan Festival Pemilu Harga pulihkembali.org adalah platform pengumpulan dukungan yang merupakan bargain dari kampanye publik Festival Pemilu Harga yang diselenggarakan oleh CISDI, Komnas PT, PKJS UI, dan JP3T. Festival Pemilu Harga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik dan pemerintah mengenai peningkatan tarif dan simplifikasi cukai rokok. Keduanya diharapkan memberi kontribusi positif bagi pemulihan ekonomi, terutama di masa pandemi. Melalui ragam aksi kreatif dan diseminasi kajian ilmiah, rangkaian acara Festival Pemilu Harga berlangsung sepanjang bulan Agustus-Oktober untuk mengumpulkan dukungan masyarakat terkait tarif harga rokok sebagai bentuk upaya pengendalian terhadap konsumsi rokok. Pengumpulan dukungan publik di situs pulihkembali.org terangkum dalam polling dukungan yang berlangsung dari bulan Agustus hingga Oktober 2020.
***

(Ben)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sosialisasi Program BERSIAP Academy Karawang, 22 Juni 2026 – Komitmen untuk memperluas akses pelatihan dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas kembali diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP Academy, Pelatihan dan Penempatan Disabilitas di Kawasan Industri Kabupaten Karawang yang diselenggarakan di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Kamis (18/6). Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan, organisasi penyandang disabilitas, hingga mitra industri untuk membangun kolaborasi dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif Marthella Sirait S. IP., M.A., Ketua Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., serta perwakilan industri di kawasan Kabupaten Karawang dan organisasi penyandang disabilitas. Kolaborasi Menuju Ketenagakerjaan Inklusif yang Berkelanjutan Sambutan dan peresmian pembukaan kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP dilakukan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., yang menyambut baik pelaksanaan Program BERSIAP Academy dan menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mewujudkan penempatan kerja yang lebih efektif bagi penyandang disabilitas. Melalui kegiatan ini, Ketua FKLPID Jawa Barat, Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., menyampaikan bahwa Kabupaten Karawang telah memiliki banyak praktik baik dalam penerapan ketenagakerjaan inklusif. Namun demikian, diperlukan dukungan yang lebih terstruktur agar perusahaan-perusahaan semakin siap menerima dan memberdayakan tenaga kerja penyandang disabilitas. Menurutnya, pelatihan bagi perusahaan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan dunia usaha dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif. “Di Kabupaten Karawang sebenarnya sudah banyak praktik baik yang dilakukan perusahaan dalam mempekerjakan penyandang disabilitas, ada perusahaan yang sudah memenuhi kuota 1 persen. Namun diperlukan dukungan dan pendampingan agar perusahaan semakin siap. Melalui pelatihan dan penguatan kapasitas, perusahaan-perusahaan di Karawang memiliki peluang untuk menjadi contoh praktik ketenagakerjaan inklusif yang dapat memperoleh apresiasi hingga tingkat nasional,” ujar Bapak Benny Tunggul. CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif, Marthella Sirait S. IP., M.A, memperkenalkan Program BERSIAP Academy yang didukung oleh DBS Foundation sebagai program yang dirancang untuk mempersiapkan penyandang disabilitas memasuki dunia kerja melalui pelatihan berbasis kebutuhan industri, pendampingan karier, dan memberikan pemahaman mengenai disabilitas kepada perusahaan supaya lebih mengerti urgensi dan manfaat. Melalui tiga fokus utama DBS Foundation yakni menyediakan kebutuhan dasar, mendorong inklusi dan mempersiapkan komunitas menua agar lebih berdaya dan bermartabat, DBS Foundation berupaya untuk mempersiapkan generasi yang lebih inklusif dan siap menghadapi masa depan (future ready). Mona Monika, Head of Group Marketing & Communications Bank DBS Indonesia sekaligus perwakilan DBS Foundation mengatakan, “Kami mengapresiasi KONEKIN dan semua pemangku kepentingan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini dan terus memajukan agenda inklusivitas bagi tenaga kerja agar mereka lebih tangguh. Melalui program BERSIAP, kami yakin dapat membantu masyarakat rentan untuk mencapai kesetaraan dan memiliki daya saing yang adil. Inisiatif ini secara khusus selaras dengan fokus DBS Foundation pada pendidikan dan inklusivitas, memastikan tidak ada yang tertinggal dan mendorong keterampilan siap masa depan, yang krusial untuk memberdayakan individu agar berkembang di dunia kerja.” Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan RI, Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., menyampaikan materi “Arah Kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas” yang mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Dalam paparannya, beliau memaparkan data terkini mengenai kondisi penyandang disabilitas berdasarkan ragam disabilitas dan jenjang pendidikan, sekaligus menjelaskan arah kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam pengembangan tenaga kerja inklusif, penguatan layanan 1 penempatan tenaga kerja khusus bagi penyandang disabilitas, serta implementasi berbagai regulasi pendukung ketenagakerjaan inklusif. Selain itu, beliau juga menyampaikan kebijakan pemberian penghargaan dan insentif bagi pemberi kerja yang mempekerjakan tenaga kerja penyandang disabilitas, serta informasi mengenai terbitnya Permenaker Nomor 8 Tahun 2026 yang menggantikan Permenaker Nomor 3 Tahun 2021 sebagai bentuk penguatan kebijakan dalam penghormatan, pelindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di dunia kerja. Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah pelaksanaan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Koneksi Indonesia Inklusif dan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat. Penandatanganan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperluas akses pelatihan dan meningkatkan peluang kerja bagi penyandang disabilitas di kawasan industri. Kegiatan juga diisi dengan sesi pengenalan Program BERSIAP Academy, diskusi dan tanya jawab interaktif oleh peserta yang berasal dari Pemangku Kepentingan, HR Manager perusahaan, universitas lokal dan komunitas disabilitas, yang ditutup oleh penyusunan rencana tindak lanjut dan sesi networking yang melibatkan berbagai pihak. Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan, dan organisasi penyandang disabilitas, diharapkan semakin banyak penyandang disabilitas yang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi dan berpartisipasi secara aktif di dunia kerja. Kabupaten Karawang sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia diharapkan dapat menjadi contoh dalam pengembangan praktik ketenagakerjaan inklusif yang tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan kerja yang produktif serta memberikan kesempatan yang setara. Tentang Program BERSIAP Academy BERSIAP Academy adalah program pelatihan intensif daring yang dirancang khusus untuk membekali talenta muda penyandang disabilitas dengan keterampilan dan kesiapan kerja yang dibutuhkan di dunia industri. Program ini menghadirkan workshop interaktif dan sesi mentoring yang dipandu oleh narasumber serta mentor profesional dari berbagai bidang. Program ini berfokus pada penguatan keterampilan soft skills esensial sehingga peserta dapat berkembang menjadi talenta potensial yang siap direkrut perusahaan. Sejak tahun 2023, BERSIAP Academy telah diselenggarakan sebanyak tiga angkatan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, yaitu Unilever, DBS Bank Indonesia, dan Godrej Indonesia. Program ini telah menghasilkan 150 alumni penyandang disabilitas, dengan tingkat penyerapan kerja mencapai 51%. Program BERSIAP didukung oleh DBS Foundation melalui program Business for Impact 2025 sebuah inisiatif yang memperkuat komitmen Bank DBS Indonesia sebagai purpose-driven organisation dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, berkat dukungan tersebut KONEKIN kembali menyelenggarakan BERSIAP Academy di 5 kawasan industri yaitu Karawang, Batang-Kendal, Batam, Balikpapan, dan Morowali dengan tujuan untuk mendukung pemerataan dan penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas di Indonesia.
Nasional

Sosialisasi Program BERSIAP Academy   Karawang, 22 Juni…