Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITANasional

DEKLARASI RELAWAN YRK-YP JABODETABEK, CABUP TORAJA UTARA 2020

×

DEKLARASI RELAWAN YRK-YP JABODETABEK, CABUP TORAJA UTARA 2020

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

DEKLARASI RELAWAN YRK-YP JABODETABEK, CABUP TORAJA UTARA 2020

 

Example 300x600

Jakarta, Gramediapost.com

 

Jumat kemarin (18/09) telah dideklarasikan sebuah tim relawan kandidat calon bupati Toraja Utara, Yosua Rinto Kadang – Yonathan Pasodung. Tim Relawan ini akan mengkoordinir dukungan pemenangan dari diaspora (perantau) Toraja Utara yang berada di kawasan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan sekitarnya).

Antusiasme diaspora Toraja Utara yang terlibat ini cukup terlihat dengan dukungan penuh kepada pasangan kandidat calon bupati Rinto-Yonathan (YRK-YP/ Rindu,red.).

Ketua Relawan YRK-YP Jabodetabek, Bobby Sangka mengatakan, “Toraja Utara sebuah negeri impian sejuta insan, tetapi tidak cukup jika tidak punya seorang pemimpin yang berintegritas, jujur dan tulus mengabdi untuk kemajuan Toraja Utara dan itu hanya ada dalam diri YRK-YP (Rindu).”

Hal ini bukan merupakan kemustahilan, karena menurut pandangan Bobby, selama 5 tahun Yosia Rinto Kadang menjabat sebagai wakil bupati beliau cukup berprestasi dalam membangun daerah. Namun karena kewenangan wakil bupati yang terbatas, makanya peran beliau tidak terlalu muncul.

Dalam deklarasi ini dibacakan pernyataan dukungan oleh para relawan yang hadir. Berikut adalah kutipan deklarasi yang diterima redaksi secara tertulis:

_*Deklarasi Relawan YRK-YP Jabodetabek*_

Kami sebagai salah satu unsur masyarakat Toraja Utara Lintas Agama dan Kerukunan yang tergabung dalam wadah Relawan YRK-YP Jabodetabek yang merupakan masyarakat Toraja Utara di perantauan di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, Bekasi dan sekitarnya ) atau yang dalam istilah milenial biasa disebut diaspora Jabodetabek dengan ini mendeklarasikan:

1. Kami Relawan YRK-YP diaspora/perantau Jabodetabek siap menjaga agar pilkada serentak di wilayah Torut 2020 aman, damai, dan sukses.

2. Kami Relawan YRK-YP Diaspora/perantau Jabodetabek siap memerangi ujaran kebencian dan hoaks.

3. Kami Relawan YRK-YP Diaspora/perantau Jabodetabek mendukung pemimpin yang baik, Cerdas, Bersahaja, Sabar, Berani dan Bijaksana.

4. Kami Relawan YRK-YP Diaspora/perantau Jabodetabek mendukung sepenuhnya untuk kemenangan pasangan calon Yosia Rinto Kadang, S.T. dan Ir. Yonathan Pasodung dalam kontestasi Pilkada serentak 2020 di wilayah Toraja Utara.

Jika TUHAN berkenan untuk Yosia Rinto Kadang, S.T dan Ir. Yonathan Pasodung nantinya terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara, Relawan YRK-YP Diaspora/perantau Jabodetabek meminta untuk tidak melibatkan dalam pemerintahan daerah pihak-pihak yang selama ini terbukti tidak mampu/ miskin kompetensi dalam melaksanakan program-program Bupati demi kesejahteran masyarakat dan pembangunan daerah Toraja Utara serta tidak mampu/ miskin kompetensi dalam percepatan pengembangan industri pariwisata Kabupaten Toraja Utara sebagai destinasi wisata yang semestinya.

Dengan terbentuknya Relawan YRK-YP Jabodetabek ini, diharapkan dapat memperkuat pasangan calon Yosia Rinto Kadang – Yonathan Pasodung dalam menggalang pemilih di Toraja Utara. Salah satu preferensi pemilih di Toraja Utara adalah pertimbangan-pertimbangan dari keluarga yang ada di rantau.

*Pendidikan Politik dalam Momentum Pilkada Toraja Utara 2020*

Selain menyatakan dukungan terhadap pasangan calon Yosia Rinto Kadang – Yonathan Pasodung, Relawan YRK-YP Jabodetabek, yang diketuai Bobby Sangka juga mengharapkan bahwa pilkada 2020 dapat berjalan aman, damai, dan sukses. Selain itu momentum pilkada kali ini dapat mereduksi fenomena penyebaran ujaran kebencian dan hoaks yang sudah mengakar dalam kehidupan politik kita. Pendidikan politik adalah satu-satunya cara yang harus dilakukan oleh setiap stakeholder dalam mewujudkan demokrasi yang substansial dalam pilkada Toraja Utara 2020.

Selain YRK-YP, yang akan bertarung dalam perhelatan pilkada ini juga adalah bupati incumbent Kalatiku Paembonan berpasangan dengan dr. Etha, dan juga Yohanis Bassang (biasa disapa Ombas, mantan wakil bupati Mimika) berpasangan dengan Dedi Palimbong (Ketua DPD II Partai Golkar Torut).

Perhelatan ini sebenarnya melibatkan para perantau dari berbagai daerah, antara lain: Jabodetabek, Papua, dan Kalimantan. Dengan begitu sebenarnya tidak sulit untuk menerapkan pendidikan politik dalam pilkada ini, karena para kandidat adalah putra-putri terbaik Toraja Utara yang berpendidikan tinggi, dan diharapkan dapat menyebarkan energi positif dalam proses demokratisasi di kampung halaman.

“Semoga Toraja Utara dapat menentukan pilihan dengan cermat dan cerdas, yang akan membawa masyarakat Toraja Utara mencapai kemakmuran, keadilan, dan kesejahteraan. Rinto-Pasodung (Rindu) adalah solusinya,” tutup Bobby Sangka.

082349130131 (Milky)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sosialisasi Program BERSIAP Academy Karawang, 22 Juni 2026 – Komitmen untuk memperluas akses pelatihan dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas kembali diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP Academy, Pelatihan dan Penempatan Disabilitas di Kawasan Industri Kabupaten Karawang yang diselenggarakan di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Kamis (18/6). Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan, organisasi penyandang disabilitas, hingga mitra industri untuk membangun kolaborasi dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif Marthella Sirait S. IP., M.A., Ketua Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., serta perwakilan industri di kawasan Kabupaten Karawang dan organisasi penyandang disabilitas. Kolaborasi Menuju Ketenagakerjaan Inklusif yang Berkelanjutan Sambutan dan peresmian pembukaan kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP dilakukan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., yang menyambut baik pelaksanaan Program BERSIAP Academy dan menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mewujudkan penempatan kerja yang lebih efektif bagi penyandang disabilitas. Melalui kegiatan ini, Ketua FKLPID Jawa Barat, Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., menyampaikan bahwa Kabupaten Karawang telah memiliki banyak praktik baik dalam penerapan ketenagakerjaan inklusif. Namun demikian, diperlukan dukungan yang lebih terstruktur agar perusahaan-perusahaan semakin siap menerima dan memberdayakan tenaga kerja penyandang disabilitas. Menurutnya, pelatihan bagi perusahaan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan dunia usaha dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif. “Di Kabupaten Karawang sebenarnya sudah banyak praktik baik yang dilakukan perusahaan dalam mempekerjakan penyandang disabilitas, ada perusahaan yang sudah memenuhi kuota 1 persen. Namun diperlukan dukungan dan pendampingan agar perusahaan semakin siap. Melalui pelatihan dan penguatan kapasitas, perusahaan-perusahaan di Karawang memiliki peluang untuk menjadi contoh praktik ketenagakerjaan inklusif yang dapat memperoleh apresiasi hingga tingkat nasional,” ujar Bapak Benny Tunggul. CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif, Marthella Sirait S. IP., M.A, memperkenalkan Program BERSIAP Academy yang didukung oleh DBS Foundation sebagai program yang dirancang untuk mempersiapkan penyandang disabilitas memasuki dunia kerja melalui pelatihan berbasis kebutuhan industri, pendampingan karier, dan memberikan pemahaman mengenai disabilitas kepada perusahaan supaya lebih mengerti urgensi dan manfaat. Melalui tiga fokus utama DBS Foundation yakni menyediakan kebutuhan dasar, mendorong inklusi dan mempersiapkan komunitas menua agar lebih berdaya dan bermartabat, DBS Foundation berupaya untuk mempersiapkan generasi yang lebih inklusif dan siap menghadapi masa depan (future ready). Mona Monika, Head of Group Marketing & Communications Bank DBS Indonesia sekaligus perwakilan DBS Foundation mengatakan, “Kami mengapresiasi KONEKIN dan semua pemangku kepentingan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini dan terus memajukan agenda inklusivitas bagi tenaga kerja agar mereka lebih tangguh. Melalui program BERSIAP, kami yakin dapat membantu masyarakat rentan untuk mencapai kesetaraan dan memiliki daya saing yang adil. Inisiatif ini secara khusus selaras dengan fokus DBS Foundation pada pendidikan dan inklusivitas, memastikan tidak ada yang tertinggal dan mendorong keterampilan siap masa depan, yang krusial untuk memberdayakan individu agar berkembang di dunia kerja.” Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan RI, Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., menyampaikan materi “Arah Kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas” yang mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Dalam paparannya, beliau memaparkan data terkini mengenai kondisi penyandang disabilitas berdasarkan ragam disabilitas dan jenjang pendidikan, sekaligus menjelaskan arah kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam pengembangan tenaga kerja inklusif, penguatan layanan 1 penempatan tenaga kerja khusus bagi penyandang disabilitas, serta implementasi berbagai regulasi pendukung ketenagakerjaan inklusif. Selain itu, beliau juga menyampaikan kebijakan pemberian penghargaan dan insentif bagi pemberi kerja yang mempekerjakan tenaga kerja penyandang disabilitas, serta informasi mengenai terbitnya Permenaker Nomor 8 Tahun 2026 yang menggantikan Permenaker Nomor 3 Tahun 2021 sebagai bentuk penguatan kebijakan dalam penghormatan, pelindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di dunia kerja. Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah pelaksanaan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Koneksi Indonesia Inklusif dan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat. Penandatanganan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperluas akses pelatihan dan meningkatkan peluang kerja bagi penyandang disabilitas di kawasan industri. Kegiatan juga diisi dengan sesi pengenalan Program BERSIAP Academy, diskusi dan tanya jawab interaktif oleh peserta yang berasal dari Pemangku Kepentingan, HR Manager perusahaan, universitas lokal dan komunitas disabilitas, yang ditutup oleh penyusunan rencana tindak lanjut dan sesi networking yang melibatkan berbagai pihak. Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan, dan organisasi penyandang disabilitas, diharapkan semakin banyak penyandang disabilitas yang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi dan berpartisipasi secara aktif di dunia kerja. Kabupaten Karawang sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia diharapkan dapat menjadi contoh dalam pengembangan praktik ketenagakerjaan inklusif yang tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan kerja yang produktif serta memberikan kesempatan yang setara. Tentang Program BERSIAP Academy BERSIAP Academy adalah program pelatihan intensif daring yang dirancang khusus untuk membekali talenta muda penyandang disabilitas dengan keterampilan dan kesiapan kerja yang dibutuhkan di dunia industri. Program ini menghadirkan workshop interaktif dan sesi mentoring yang dipandu oleh narasumber serta mentor profesional dari berbagai bidang. Program ini berfokus pada penguatan keterampilan soft skills esensial sehingga peserta dapat berkembang menjadi talenta potensial yang siap direkrut perusahaan. Sejak tahun 2023, BERSIAP Academy telah diselenggarakan sebanyak tiga angkatan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, yaitu Unilever, DBS Bank Indonesia, dan Godrej Indonesia. Program ini telah menghasilkan 150 alumni penyandang disabilitas, dengan tingkat penyerapan kerja mencapai 51%. Program BERSIAP didukung oleh DBS Foundation melalui program Business for Impact 2025 sebuah inisiatif yang memperkuat komitmen Bank DBS Indonesia sebagai purpose-driven organisation dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, berkat dukungan tersebut KONEKIN kembali menyelenggarakan BERSIAP Academy di 5 kawasan industri yaitu Karawang, Batang-Kendal, Batam, Balikpapan, dan Morowali dengan tujuan untuk mendukung pemerataan dan penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas di Indonesia.
Nasional

Sosialisasi Program BERSIAP Academy   Karawang, 22 Juni…