Natha Satwa Nusantara Desak Pemerintah Menindak Penyiksa Hewan

0
581

 

Jakarta, Gramediapost.com

Beberapa waktu lalu Natha Satwa Nusantara menangani kasus yang amat sangat disayangkan terjadi, yaitu penyiraman enam ekor anjing dengan soda api. Akibat insiden tersebut, lima ekor anak anjing berusia dua buian mati mengenaskan dengan iuka melepuh sekujur tubuh, bengkak di beberapa bagian. Selain itu mereka mengalami kebutaan. |idah dan mulut erosi, pencernaan dan organ dalam mengalami kerusakan. Induknya juga mengalami luka melepuh di bagian empat kakinya.

Kejadian ini kami laporkan dan ditangani oleh Polres Jakarta Pusat. Saat ini kasus sedang berada di dalam tahap akhir menuju persidangan. Besar harapan kami dan tentu kita semua, penyiksa hewan harus diadili, karena jika dibiarkan terus tanpa hukuman, penyiksaan pada hewan akan terus terjadi di kemudian hari. Menurut peneli ian, FBI, dan CIA, penyiksaan hewan memiliki rantai terhadap tindakan kriminal lainnya. Tentu kita tidak mau generasi mendatang bertumbuh di lingkungan penyiksa hewan bebas dari hukuman.

Perjuangan ini tidak hanya sekedar empati terhadap hewan, tapi juga soal membangun karakter bangsa jalur peduli satwa. Perjuangan ini memerlukan banyak pihak yang terkait, dalam upaya penyadartahuan dan menyebarkan semangat yang sama kepada masyarakat Indonesia.

Pada hari ini, Sabtu 16 November 2016, kami membuat wadah di mana para penyayang hewan bisa berbagi pengalaman mereka ketika melaporkan kejadian penyiksaan hewan ke pihak ben/vajib, dan berharap mendapat bimbingan dalam bentuk pengetahuan hukum dan UU agar penyelesaian konflik manusia dengan hewan dapat diselesaikan melalui jalur hukum, dengan menghadirkan beberapa public figure, pengacara, dan bagian dari kepolisian NKRI.

Baca juga  Harapan Pada Pelakaanaan Nawacita Yang Tak Kunjung Terwujud: Sebuah Tanda Tanya Besar Bagi Investor di Sektor Maritim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here