Bachtiar Lewai (Dirut APKPI): APKPI Berkomitmen Membangun Budaya Keselamatan Pertambangan Bertaraf Internasional

0
1385

 

Jakarta, Gramediapost.com

“Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan (APKPI) berkomitmen membangun budaya keselamatan pertambangan bertaraf Internasional. Visi APKPI adalah menjadi organisasi profesional yang mampu membangun “Budaya Keselamatan Pertambangan bertaraf internasional”.

Karena itu Lokakarya APKPI ” Bedah Kasus Fatality & Strategi Pencegahan” yang diadakan di PT. Pamapersada Nusantara, Jakarta (12/10/19), mempunyai tujuan utama untuk mengembangkan kompetensi  profesional keselamatan pertambangan. Lokakarya ini ingin memberikan pengetahuan dan pelatihan kompetensi tentang aspek-aspek dan strategi strategi pencegahan kecelakaan kerja Fatal dalam dunia pertambangan.”demikian disampaikan Bachtiar Lewai (Dirut APKPI), kepada beberapa awak media yang mewawancarainya di sela sela Lokakarya APKPI.

Tambah Bachtiar Lewai lagi, “Lokakarya ini kita ingin memberikan wawasan, pelatihan dan terobosan-terobosan baru dalam dunia keselamatan pertambangan.Kita ingin melihat bagaimana bagaimana kecelakaan kecelakaan yang terjadi sebenarnya bisa diantisipasi. Karena itu, APKPI selalu menekankan nilai-nilai kepedulian, integritas, profesional dan sinergi dalam  bidang keselamatan pertambangan.”

“Kita harus membina para kerja agar selalu sadar dan peduli akan pentingnya membangun budaya keselamatan kerja, dan agar mempunyai nilai nilai inti Care, integrity, Professional dan Sinergi. Sehingga kecelakaan kerja bisa dikurangi dan dihindari.”

“Kami berharap hasil lokakarya ini bisa bermanfaat bagi para peserta lokakarya sehingga bisa menjadi pelopor dan inisiator dalam bidang pengembangan keselamatan pertambagan. Kita juga akan berkordinasi dan berkomunikasi dengan Pemerintah tentang hasil lokakarya ini, serta menyampaikan hasil , masukan, dan laporan Lokakarya ini kepada instansi-instansi terkait.”tegas Bachtiar Lewai menutup wawancara singkat dengan pers.

(Hotben)

 

 

Baca juga  *SIAPA YANG PALING DIUNTUNGKAN DALAM KASUS "SALIB UAS" DAN PELECEHAN DISKRIMINATIF SAMPAI RUSUH PAPUA?*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here