SPA & WELLNESS TOURISM AWARD 2019 SIAP DIGELAR DUKUNG PARIWISATA KESEHATAN

0
677

Jakarta, Gramediapost.com

 

Kementerian Pariwisata menggandeng Yayasan Pariwisata SPA Indonesia mengadakan ajang yang bertajuk Spa & Wellness Tourism Award 2019 dengan Tema “Memperkenalkan, membudidayakan dan menjadikan SPA Indonesia terbaik dikancah Internasional”, siap digelar. Perhelatannya dilaksanakan pada 9 September 2019 di Grand Ballroom Fairmont Hotel, Jakarta.

Ketua CEO Indonesia sekaligus Ketua Yayasan Pariwisata Spa Indonesia (YPSI) Trisya Suherman dalan jumpa pers dengan media menjelaskan penghargaan ini terselenggara atas kerja sama dengan Kementerian Pariwisata sebagai bentuk apresiasi kepada para pelaku industri spa di Indonesia.

“Salah satu tolak ukur untuk bisa go internasional adalah membuat awards dan pemilihan duta wisata spa. Para pelaku industri dan terapis ini akan merasa bangga saat menerima penghargaan ini,” katanya.

Trisya Suherman juga menjelaskan penghargaan tersebut sebagai pemicu untuk memberikan kompetisi bagi para pelaku.

“Award ini akan meningkatkan kualitas daya saing tenaga kerja bidang terapis spa dan meningkatkan kompetensi sertifikasi dan juga mendorong agar para terapis SPA untuk memahami pentingnya profesional dan legalitas,” katanya.

Industri spa terbaik di Tanah Air bakal siap-siap akan diberi penghargaan dalam 5 kategori profesi, 17 kategori industri, dan 3 untuk duta spa Indonesia.

Ketua Asosiasi Spa Indonesia (ASPI) meminta kepada pemerintah untuk mengurangi pajak yang dikenakan kepada bisnis Spa hingga 35 persen dan melakukan deregulasi kebijakan. Bagi pengusaha Spa, bakal sangat sulit untuk mengikuti kebijakan tersebut.

Industri Spa Tanah Air Berpotensi Unggul di Pasar Internasional
Baginya, pengusaha Spa harus berjuang untuk melakukan re-branding. Sebab, sangat banyak oknum-oknum yang memberikan ungkapan negatif.

Dia sangat menyayangkan, bila ungkapan negatif yang telah muncul selama bertahun-tahun tak hilang juga. Padahal bisnis Spa telah mulai mencatatkan pertumbuhan positif.

Baca juga  RS HKBP Balige Harus Kembali Menjadi Tipe C

“Bisnis Spa masih dinilai negatif. Kami mau berjuang untuk mengubah image negatif menjadi positif,” ungkapnya

“Kami harapkan ajang ini dapat meningkatkan awareness terhadap pariwisata SPA Indonesia sehingga bisa meningkatkan devisa negara. Sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan pelaku industri spa di tanah air, merubah image SPA yang negatif di Indonesia, dan akhirnya Indonesia bisa mendeclare SPA Indonesia terbaik di Dunia” kata Trisya

Asisten Wisata Budaya Kemenpar, Oneng Setya Harini mengakui, bila Indonesia memiliki potensi SDM yang luar biasa di sektor pariwisata, termasuk diantaranya terapis Spa yang telah mengharumkan nama Indonesia di mancanegara.

Kemenpar, kata Oneng, menjelaskan akan terus men menjadi fasilitator dan regulator untuk bisnis SPA dan terus mendorong pertumbuhan industri Spa dengan memberikan sertifikasi terapis Spa agar memiliki standar global. Terlebih lagi pemerintah tengah mendorong pariwisata menjadi salah satu sektor unggulan di Tanah Air. “Pariwisata kita sedang jadi pembicaraan dunia karena tingkat pertumbuhan, peluang tenaga kerja, dan devisa bagi negara jumlahnya luar biasa signifikan,” kata Oneng.

Kamu juga, akan melakukan peningkatan sumber daya manusia antara lain dengan melakukan sertifikasi kompetisi dibidang SPA yang pada tahun 2018-2019 ini sebanyak 11.000 orang,” ungkapnya di Jakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here