Relawan “Projomac” Laporkan Dr. Eggi Sudjana, S.H. ke Bareskrim Mabes Polri Terkait Video Provokasi “People Power”

0
705

 

Jakarta, Gramediapost.vom

Pengacara Dr. Eggi Sudjana, S.H., kembali dilaporkan atas ucapannya untuk melakukan “People Power”, yang terekam di sebuah video beberapa hari yang lalu pasca Pilpres. Kali ini, Eggi Sudjana dilaporkan oleh Relawan ” Pro Jokowi Ma’ruf Center
( ProJOMAC ) ke bagian SPKT Bareskrim Mabes Polri, Jln. Trunojoyo, Jakarta Selatan.(19/4/19)

“Kita dari relawan melaporkan Eggi Sudjana atas pernyataannya tentang People Power, kami mengatasnamakan dari Pro Jomac. Kami menghimbau kepada para tokoh bangsa ini, untuk yang menang jangan takabur dan untuk yang kalah jangan dendam. Kita bangun Persatuan dan NKRI harga mati,” ucap Ketua Bidang Advokasi Pro Jomac. DR  Suriyanto  SH., MH., M.Kn saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (19/4).

Lebih lanjut,Suriyanto menambahkan, tujuan dari pelaporan ini untuk memberitahukan kepada masyarakat, bahwa negara kita ini berjalan baik dan tidak perlu adanya Peolpe Power. “Kalau ada permasalahan hukum pada Pilpres dan Pileg 2019 ada badan yang menangani yaitu Mahkamah Kontitusi (MK).”

Tegas Suriyanto, Saya juga sangat tidak menyangka sebagai orang yang terpelajar seperti Dr. Eggi Sudjana membuat pernyataan  People Power pada negara kita yang berjalan dengan baik dan benar, berikutnya juga sangat tidak menyangka Prof. Dr. Amien Rais sebagai orang yang terpelajar juga memberikan statemen People Power.

“Padahal negara kita ini adalah negara hukum, negara yang mempunyai aturan yang sangat jelas. Dengan demokrasi yang berkedaulatan rakyat, kami dari relawan menghimbau kepada masyarakat agar jangan mudah terprovokasi,” ujar Suryanto.

Tambah Suryanto, karena itu, kami melaporkan Eggi Sudjana. Apabila terjadi mobilisasi massa, kami meminta pada penegak hukum untuk menahan orang-orang yang berbicara mengenai People Power ini. “Itu adalah tujuan kami sebagai relawan Jokowi-Ma’ruf melaporkan Eggi Sudjana kepada penegak hukum di Bareskrim Mabes Polri.

Baca juga  4 Kiat Sukses Tingkatkan Kolaborasi Kerja Selama PPKM Darurat

Lebih lanjut,Suriyanto mengungkapan, petugas dari pihak Bareskrim Mabes Polri menerima kami sangat baik, karena bukti dari pernyataan Eggi Sudjana di dalam video yang telah beredar di media sosial sangat jelas disitu ada unsur tentang penghasutan dan menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan People Power apabila ada kecurangan di Pilpres dan Pileg 2019.

“Karena saat ini belum ada hitungan resmi dari KPU. Quick Count itu di negara manapun ada. Jadi kita tidak bisa mengatakan bohong pada Quick Count tersebut,” tutur Suriyanto.

“Kita melaporkan secara yuridis Eggi Sudjana.  Apabila terjadi nanti dilapangan aksi People Power tersebut,  penegak hukum harus menangkap. Polisi menerapkan pasal 160 tentang penghasutan, itu yang diterapkan oleh pihak Kepolisan,” jelas Suryanto.

“Pelaporan terhadap Eggi Sudjana ini harus segera tindak lanjuti oleh pihak Kepolisian, agar menjadi pelajaran juga dari pihak-pihak lainnya supaya tidak terjadi lagi beredarnya video ajakan penghasutan di dunia maya,” tegas Suriyanto.

Projomac bersama pengurus serta anggota melaporkan Pengacara Eggi Sudjana, SH Ke Bareskrim Polri tadi pagi jam 10.00. WIB.

Dr.Suriyanto.,SH., M.Kn., bersama pengurus lainnya menyerahkan  bukti berupa video yang berhasil didapatkan dari Media Sosial yang  diduga sengaja disebarluaskan oleh pihak – pihak yang tidak bertanggung jawab.

Laporan relawan ini telah diterima dengan nomor STTL/266/IV/2019/Bareskrim tertanggal 19 April 2019. Ormas ini melaporkan Eggi dalam perkara Video Provokasi Masyarakat dengan pasal 160 KUHP.

Tampak hadir dalam pelaporan tersebut antara lain Sekjen Projomac Jimmi Fritsonda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here