Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITANasional

Nusantara Bangkit Serukan Semua Pihak Taat Konstitusi dan Junjung Tinggi Demokrasi Konstitusional

×

Nusantara Bangkit Serukan Semua Pihak Taat Konstitusi dan Junjung Tinggi Demokrasi Konstitusional

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

Jakarta, Gramediapost.com

Example 300x600

 

Sikapi Pemilu 2019 Nusantara Bangkit Taat Konstitusi

Sebagai Ormas besutan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, Nusantara Bangkit Masa Depan Kita menegaskan perjuangannya memenangkan Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia yang kedua kalinya, taat konstitusi.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Nusantara Bangkit. lr. Ivan PP yang didampingi Sekjen DPP Nusantara Bangkit. Drs Lukman Arnold Doloksaribu, SH. beserta jajarannya. maresponi maraknya kesimpangsiuran klaim kemenangan Kubu Paslon Capres 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Nusantara Bangkit tidak terjebak dan tidak larut dalam persoalan kesimpangsiuran Quick Count. Sebagai Organisasi Kemasyarakatan di bawah Ketua Dewan Pembina kami Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, Nusantara Bangkit taat konstitusi. Kamt tetap menunggu Keputusan KPU, sesuai dengan tahapan pelaksanaan Pemilu tahun ini.” tutur Ivan PP. dalam konperensi pers. yang digelar di Bakoel Koffie Cikini, Jakarta Pusat. Senin (22/0412019).

Ivan menegaskan, kondisi masyarakat Indonesia pasca Pencoblosan Pilpres yang digelar Rabu, 17 April 2019 lalu. kian terbelah.

Hal itu dikarenakan perdebatan dan pro kontra yang sangat tajam di antara anggota masyarakat, terutama dikarenakan klaim sepihak dari Kubu Paslon Capres 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, yang menyatakan pihaknya memperoleh suara terbanyak dan menjadi pemenang Pilpres, berdasarkan hasil perhitungan internal mereka.

“Saat ini, seolah-olah kita ini terbelah dengan hasil perhitungan cepat atau Quick Count, yang mana, sebagian mengakui dan ada juga tidak mengakui perhitungan Quick Count itu. Padahal. sesungguhnya QC merupakan metodologi ilmiah, yang beberapa tahun belakang ini di setiap perhelatan Pesta Demokrasi tingkat akurasinya mencapai 99%.“ tutur Ivan.

Meski begitu, Ivan menegaskan, sebagai Warga Negara yang taat konstitusi, Nusantara Bangkit tidak akan ikut-ikutan terjebak dengan klaim sepihak versi Prabowo-Sandi.

“Siapapun pemenang yang diputuskan KPU akan kami hargai. Kami mematuhi keputusan KPU, serta ikut membantu dan mengawal perjalanan pemerintahan yang diputuskan oleh KPU,” ujar Ivan.

Di tempat yang sama. Sekjen DPP Nusantara Bangkit, Drs Lukman Arnold Doloksaribu, SH. menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada aparat keamanan dari TNl/Polri, yang telah menjamin keamanan dan tertibnya penyelenggaraan Pemilu 2019.

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada Penyelenggara Pemilu yang telah melaksanakan tahapan pemilihan dengan baik,” ujar Lukman Arnold Doloksaribu.

Terutama, lanjut Lukman Arnold Doloksaribu, ucapan terimakasih tak terhingga kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia, yang telah berpartisipasi aktif dalam proses Pemilu 2019. Sehingga, menunjukkan kepada Dunia Internasional, bahwa Bangsa Indonesia adalah Bangsa Yang Besar yang berdemokrasi dengan tertib dan militan.

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia yang telah berpartisipasi dalam pemilihan umum yang ditunjukkan dengan tingginya angka partisipasi dari tahun sebelumnya tahun 2014, pilpres 60,58%, Pileg 75% menjadi 80,90% Untuk Pilpres dan Pileg di Pemilu 2019 ini,” ujar Lukman.

Fungsionaris DPP Nusantara Bangkit, Besli Pangaribuan menambahkan, Ormas Nusantara Bangkit adalah Ormas yang didirikan setahun lalu, dengan salah satu tujuannya untuk meningkatkan ekonomi anggota, sudah tersebar di beberapa Provinsi.

“Organisasi ini telah berdiri kira-kira 1 tahun yang lalu, yang dideklarasikan di Kota Bandung, Jawa Barat. Ormas ini diketuai oleh Ir Ivan PP dengan Ketua Dewan Pembina Jend TNI (Pum) Dr H Moeldoko,” tutur Besli Pangaribuan.

Besli menerangkan, beberapa bulan ini, atas kesadaran sendiri, Nusantara Bangkit ikut berperan sebagai Relawan Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Secara khusus, ormas Nusantara Bangkit, mengambil peran door to door melakukan pemenangan terhadap Paslon Capres Nomor Urut 1 Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Oleh karena itu, Nusantara Bangkit akan melakukan langkah-langkah untuk mengawal Pemilu yang konstitusional dan taat asas, dengan:

1.Melaporkan Prabowo Subianto kepada pihak berwenang, dikarenakan telah menyampaikan klaim sepihak dan pernyataan-pemyataan yang meresahkan masyarakat Indonesia. Akibat klaim sepihak Prabowo Subianto itu, legitimasi penyelenggara pemilu (KPU) terancam, dan menimbulkan keretakan sosial bagi masyarakat Indonesia.

Kepentingan seluruh Rakyat Indonesia, tanpa memandang pilihan politik yang berbeda-beda, lebih utama. Maka, keretakan sosial yang diakibatkan oleh klaim sepihak Prabowo Subianto dkk itu harus diakhiri, dengan mengedepankan mekanisme yang konstitusional dalam Pemilu.

Isu dan dorongan wacana People Power oleh segelintir orang, adalah bentuk hasutan yang disengaja, untuk mengendurkan semangat persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia. Karena itu, sumber wacana

People Power di Pemilu 2019 ini harus dihentikan dan diusut tuntas.

Sebagai mantan Prajurit TNI, seharusnya Prabowo Subianto tidak perlu diragukan lagi loyalitas dan komitmennya terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Seharusnya, Prabowo Subianto terikat dan setia kepada Sapta Marga. Akan tetapi, Pemilu 2019 ini membuktikan dan memberikan fakta lain terhadap sosok Prabowo Subianto, yang dengan sengaja menyulut bibit perpecahan di masyarakat Indonesia, dengan membuat klaim sepihak memenangi Pilpres 2019 yang disebarkan ke masyarakat. Itu tidak taat aturan dan tidak taat konstitusi.

2.Meminta aparat TNI/Polri menindaktegas setiap pelanggaran yang mengancam keutuhan NKRI.

3. Meminta elit-elit politik berhenti menunggangi situasi dan kondisi saat ini untuk kepentingan politiknya.

4. Mengajak seluruh elemen masyarakat Indonesia untuk tetap menjaga tali kekeluargaan dan persaudaraan dalam bingkai NKRI.

Nusantara Bangkit mengawal dan memastikan proses perhitungan suara Pemilu secara konstitusional, dengan mengawal KPU agar tetap berdiri tegak menegakkan Pemilu yang konstitusional. Nusantara Bangkit akan tongkrongi KPU untuk memastikan itu.

Semoga seluruh masyarakat Indonesia berbahagia dalam berdemokrasi.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sosialisasi Program BERSIAP Academy Karawang, 22 Juni 2026 – Komitmen untuk memperluas akses pelatihan dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas kembali diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP Academy, Pelatihan dan Penempatan Disabilitas di Kawasan Industri Kabupaten Karawang yang diselenggarakan di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Kamis (18/6). Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan, organisasi penyandang disabilitas, hingga mitra industri untuk membangun kolaborasi dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif Marthella Sirait S. IP., M.A., Ketua Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., serta perwakilan industri di kawasan Kabupaten Karawang dan organisasi penyandang disabilitas. Kolaborasi Menuju Ketenagakerjaan Inklusif yang Berkelanjutan Sambutan dan peresmian pembukaan kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP dilakukan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., yang menyambut baik pelaksanaan Program BERSIAP Academy dan menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mewujudkan penempatan kerja yang lebih efektif bagi penyandang disabilitas. Melalui kegiatan ini, Ketua FKLPID Jawa Barat, Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., menyampaikan bahwa Kabupaten Karawang telah memiliki banyak praktik baik dalam penerapan ketenagakerjaan inklusif. Namun demikian, diperlukan dukungan yang lebih terstruktur agar perusahaan-perusahaan semakin siap menerima dan memberdayakan tenaga kerja penyandang disabilitas. Menurutnya, pelatihan bagi perusahaan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan dunia usaha dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif. “Di Kabupaten Karawang sebenarnya sudah banyak praktik baik yang dilakukan perusahaan dalam mempekerjakan penyandang disabilitas, ada perusahaan yang sudah memenuhi kuota 1 persen. Namun diperlukan dukungan dan pendampingan agar perusahaan semakin siap. Melalui pelatihan dan penguatan kapasitas, perusahaan-perusahaan di Karawang memiliki peluang untuk menjadi contoh praktik ketenagakerjaan inklusif yang dapat memperoleh apresiasi hingga tingkat nasional,” ujar Bapak Benny Tunggul. CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif, Marthella Sirait S. IP., M.A, memperkenalkan Program BERSIAP Academy yang didukung oleh DBS Foundation sebagai program yang dirancang untuk mempersiapkan penyandang disabilitas memasuki dunia kerja melalui pelatihan berbasis kebutuhan industri, pendampingan karier, dan memberikan pemahaman mengenai disabilitas kepada perusahaan supaya lebih mengerti urgensi dan manfaat. Melalui tiga fokus utama DBS Foundation yakni menyediakan kebutuhan dasar, mendorong inklusi dan mempersiapkan komunitas menua agar lebih berdaya dan bermartabat, DBS Foundation berupaya untuk mempersiapkan generasi yang lebih inklusif dan siap menghadapi masa depan (future ready). Mona Monika, Head of Group Marketing & Communications Bank DBS Indonesia sekaligus perwakilan DBS Foundation mengatakan, “Kami mengapresiasi KONEKIN dan semua pemangku kepentingan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini dan terus memajukan agenda inklusivitas bagi tenaga kerja agar mereka lebih tangguh. Melalui program BERSIAP, kami yakin dapat membantu masyarakat rentan untuk mencapai kesetaraan dan memiliki daya saing yang adil. Inisiatif ini secara khusus selaras dengan fokus DBS Foundation pada pendidikan dan inklusivitas, memastikan tidak ada yang tertinggal dan mendorong keterampilan siap masa depan, yang krusial untuk memberdayakan individu agar berkembang di dunia kerja.” Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan RI, Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., menyampaikan materi “Arah Kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas” yang mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Dalam paparannya, beliau memaparkan data terkini mengenai kondisi penyandang disabilitas berdasarkan ragam disabilitas dan jenjang pendidikan, sekaligus menjelaskan arah kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam pengembangan tenaga kerja inklusif, penguatan layanan 1 penempatan tenaga kerja khusus bagi penyandang disabilitas, serta implementasi berbagai regulasi pendukung ketenagakerjaan inklusif. Selain itu, beliau juga menyampaikan kebijakan pemberian penghargaan dan insentif bagi pemberi kerja yang mempekerjakan tenaga kerja penyandang disabilitas, serta informasi mengenai terbitnya Permenaker Nomor 8 Tahun 2026 yang menggantikan Permenaker Nomor 3 Tahun 2021 sebagai bentuk penguatan kebijakan dalam penghormatan, pelindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di dunia kerja. Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah pelaksanaan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Koneksi Indonesia Inklusif dan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat. Penandatanganan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperluas akses pelatihan dan meningkatkan peluang kerja bagi penyandang disabilitas di kawasan industri. Kegiatan juga diisi dengan sesi pengenalan Program BERSIAP Academy, diskusi dan tanya jawab interaktif oleh peserta yang berasal dari Pemangku Kepentingan, HR Manager perusahaan, universitas lokal dan komunitas disabilitas, yang ditutup oleh penyusunan rencana tindak lanjut dan sesi networking yang melibatkan berbagai pihak. Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan, dan organisasi penyandang disabilitas, diharapkan semakin banyak penyandang disabilitas yang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi dan berpartisipasi secara aktif di dunia kerja. Kabupaten Karawang sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia diharapkan dapat menjadi contoh dalam pengembangan praktik ketenagakerjaan inklusif yang tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan kerja yang produktif serta memberikan kesempatan yang setara. Tentang Program BERSIAP Academy BERSIAP Academy adalah program pelatihan intensif daring yang dirancang khusus untuk membekali talenta muda penyandang disabilitas dengan keterampilan dan kesiapan kerja yang dibutuhkan di dunia industri. Program ini menghadirkan workshop interaktif dan sesi mentoring yang dipandu oleh narasumber serta mentor profesional dari berbagai bidang. Program ini berfokus pada penguatan keterampilan soft skills esensial sehingga peserta dapat berkembang menjadi talenta potensial yang siap direkrut perusahaan. Sejak tahun 2023, BERSIAP Academy telah diselenggarakan sebanyak tiga angkatan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, yaitu Unilever, DBS Bank Indonesia, dan Godrej Indonesia. Program ini telah menghasilkan 150 alumni penyandang disabilitas, dengan tingkat penyerapan kerja mencapai 51%. Program BERSIAP didukung oleh DBS Foundation melalui program Business for Impact 2025 sebuah inisiatif yang memperkuat komitmen Bank DBS Indonesia sebagai purpose-driven organisation dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, berkat dukungan tersebut KONEKIN kembali menyelenggarakan BERSIAP Academy di 5 kawasan industri yaitu Karawang, Batang-Kendal, Batam, Balikpapan, dan Morowali dengan tujuan untuk mendukung pemerataan dan penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas di Indonesia.
Nasional

Sosialisasi Program BERSIAP Academy   Karawang, 22 Juni…