Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Rayakan Ramadhan, Shopee Ajak Pengguna Berbelanja dan Beramal di Bulan Suci

×

Rayakan Ramadhan, Shopee Ajak Pengguna Berbelanja dan Beramal di Bulan Suci

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

Example 300x600

 

Jakarta, Gramediapost.com

 

 

Nikmati diskon hingga 90% dalam promo Big Ramadhan Sale dan ikut berpartisipasi dalam mewujudkan perubahan baik untuk kehidupan anak Indonesia lewat kampanye #MemberiDariHati

 

 

Jakarta, 3 Mei 2018 – Shopee, e-commerce terdepan di Asia Tenggara dan Taiwan, meluncurkan kampanye Big Ramadhan Sale dan #MemberiDariHati sebagai bentuk perayaannya menyambut bulan suci Ramadhan tahun 2018. Big Ramadhan Sale merupakan kampanye belanja yangmenawarkan beragam promosi menarik serta hadiah harian yang bisa didapatkan oleh para pengguna. Selain itu, denganberkolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Dompet Dhuafa, Shopee kembali menunjukkan komitmennya untuk mendukungpendidikan dan meningkatkan kesejahteraan anak Indonesiamelalui kampanye #MemberiDariHati – sebuah inisiatif terbaru dari Shopee yang memberikan kesempatan bagi para pengguna untuk berdonasi langsung dari aplikasi kami.

 

Chris Feng, CEO Shopeemengatakan, “Ramadhan merupakan salah satu momen perayaan yang paling dinanti oleh para pengguna kami di Indonesia. Selain meluncurkan rangkaian promo yang tergabung di dalam kampanye Big Ramadhan Sale, kami juga ingin memanfaatkan momen bulan suci ini dengan mengajak para pengguna kami untuk berdonasi bagi mereka yang membutuhkan. Sejalan dengan komitmen kami untuk memberdayakan anak dan generasi muda di Indonesia, Shopee dengan bangga meresmikan kampanye #MemberiDariHati, dan kami berharap para pengguna dapat turut serta bersama kami untuk meningkatkan kesejahteraan anak Indonesia.”

 

Kampanye #MemberiDariHati yang sedang berlangsung dari tanggal 30 April sampai 31 Mei ini menyediakan berbagai paket donasi dengan nominal yang dapat dipilih oleh para pengguna Shopee. Mitra Shopee dalam penyelenggaraan donasi ini, yakni BAZNAS dan Dompet Dhuafa, akan membantu distribusi donasi ke sejumlah provinsi di Indonesia, seperti Pulau Jawa, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Riau dan NTT. Variasi paket donasinya pun beragam dari nominal dan barang yang ditawarkan, dari Rp 10.000 sampai Rp 300.000, berikut adalah daftar paket donasi Ramadhan Shopee:

 

●      Paket Donasi Buku Cerita Anak

●      Paket Donasi Hidangan Ramadhan

●      Paket Donasi Alat Sholat Anak

●      Paket Donasi Pendidikan Anak (mencakup tas dan perlengkapan sekolah)

●      Paket Donasi Baju Lebaran Anak

●      Paket Donasi Ramadhan Bahagia (mencakup paket sembako)

 

Kepala Divisi Pengumpulan Ritel Nasional BAZNAS, Fitriansyah, Agus Setiawan mengatakan, “Kami menyambut baik dan mengapresiasi peluncuran kampanye #MemberiDariHati. Kampanye ini dapat mewadahi keinginan masyarakat untuk memberi donasi yang terus meningkat sebesar 30-40% setiap tahunnya. Kami percaya bahwa melalui kolaborasi ini, keinginan dari Baznas dan Shopee untuk mendukung dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai.”

 

General Manager Resource Mobilization Dompet Dhuafa, Urip Budiarto menambahkan, “Semangat berbagi dan membantu dapat terus disebarkan melalui kampanye #MemberiDariHati. Bagi kami, inisiatif dari Shopee sebagai salah satu e-commerce terdepan akan sangat membantu orang Indonesia untuk berdonasi dengan mudah dan cepat. Selain itu, para pemberi donasi tidak perlu khawatir karena paket donasi yang mereka berikan akan kami distribusikan dan sampaikan kepada pihak yang membutuhkan”.

 

Selain kampanye #MemberiDariHati, Shopee juga meluncurkan Big Ramadhan Sale, yang sedang berlangsung sampai tanggal 30 Mei. Dengan rata-rata transaksi per hari yang mencapai 300.000 di tahun lalu, Shopee ingin memberikan rangkaian insiatif promosi menarik berupa diskon sampai dengan 90 persen, serta hadiah harian.

 

Sebagai bagian dari perayaan bulan suci, para pengguna Shopee dapat memainkan in-app game‘Golden Ketupat’, untuk mendapatkan tambahan hadiah menarik bagi pengguna sampai tanggal 13 Mei. Di awal bulan Ramadhan, Shopee sudah menyiapkan permainan terbaru yang dinamakan ‘Goyang Hujan Emas’. Untuk mendapatkan koin sebanyak-banyaknya, para pengguna dapat menggoyangkan secepat yang mereka bisa untuk mendapatkan koin sebanyak-banyaknya pada waktu yang telah ditentukan yaitu pukul 05.00 WIB (sahur) dan 17.00 WIB (sebelum buka puasa). Goyang Hujan Emas ini akan dilaksanakan pada 14 Mei-17 Juni.

 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai rangkaian kampanye Ramadhan Shopee, kunjungi http://bit.ly/ShopeeBigRamadhanSale; dan https://shopee.co.id/m/memberidarihati.

 

 

Tentang Shopee

 

Shopee merupakan perusahaan e-commerce terdepan di Asia Tenggara dan Taiwan. Shopee merupakan wadah yang secara khusus disesuaikan untuk kebutuhan pasar Asia Tenggara, yang menyediakan pengalaman belanja online yang mudah, aman, dan fleksibel untuk para pelanggan melalui sistem pembayaran dan dukungan sistem logistik yang kuat.

 

Shopee berkeinginan untuk terus meningkatkan kualitas platform dan menjadi tujuan pilihan    e-commerce di kawasan ini. Shopee memiliki beragam pilihan kategori produk yang luas, mulai dari elektronik, perlengkapan rumah, perawatan & kesehatan, bayi & anak, fashion, serta perlengkapan olahraga.

 

Shopee, bagian dari Sea Company, pertama kali diperkenalkan di Singapura pada 2015, dan

 

telah memperluas jangkauannya ke Malaysia, Thailand, Taiwan, Indonesia, Vietnam, dan Filipina. Sea merupakan pemimpin di industri hiburan digital, e-commerce, dan keuangan digital di Greater Southeast Asia. Misi Sea adalah untuk membuat kehidupan yang lebih baik bagi para konsumen dan juga usaha kecil melalui teknologi. Sea sudah terdaftar di NYSE di bawah simbol SE.

 

 

Example 300250
Example 120x600
Sosialisasi Program BERSIAP Academy Karawang, 22 Juni 2026 – Komitmen untuk memperluas akses pelatihan dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas kembali diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP Academy, Pelatihan dan Penempatan Disabilitas di Kawasan Industri Kabupaten Karawang yang diselenggarakan di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Kamis (18/6). Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan, organisasi penyandang disabilitas, hingga mitra industri untuk membangun kolaborasi dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif Marthella Sirait S. IP., M.A., Ketua Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., serta perwakilan industri di kawasan Kabupaten Karawang dan organisasi penyandang disabilitas. Kolaborasi Menuju Ketenagakerjaan Inklusif yang Berkelanjutan Sambutan dan peresmian pembukaan kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP dilakukan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., yang menyambut baik pelaksanaan Program BERSIAP Academy dan menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mewujudkan penempatan kerja yang lebih efektif bagi penyandang disabilitas. Melalui kegiatan ini, Ketua FKLPID Jawa Barat, Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., menyampaikan bahwa Kabupaten Karawang telah memiliki banyak praktik baik dalam penerapan ketenagakerjaan inklusif. Namun demikian, diperlukan dukungan yang lebih terstruktur agar perusahaan-perusahaan semakin siap menerima dan memberdayakan tenaga kerja penyandang disabilitas. Menurutnya, pelatihan bagi perusahaan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan dunia usaha dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif. “Di Kabupaten Karawang sebenarnya sudah banyak praktik baik yang dilakukan perusahaan dalam mempekerjakan penyandang disabilitas, ada perusahaan yang sudah memenuhi kuota 1 persen. Namun diperlukan dukungan dan pendampingan agar perusahaan semakin siap. Melalui pelatihan dan penguatan kapasitas, perusahaan-perusahaan di Karawang memiliki peluang untuk menjadi contoh praktik ketenagakerjaan inklusif yang dapat memperoleh apresiasi hingga tingkat nasional,” ujar Bapak Benny Tunggul. CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif, Marthella Sirait S. IP., M.A, memperkenalkan Program BERSIAP Academy yang didukung oleh DBS Foundation sebagai program yang dirancang untuk mempersiapkan penyandang disabilitas memasuki dunia kerja melalui pelatihan berbasis kebutuhan industri, pendampingan karier, dan memberikan pemahaman mengenai disabilitas kepada perusahaan supaya lebih mengerti urgensi dan manfaat. Melalui tiga fokus utama DBS Foundation yakni menyediakan kebutuhan dasar, mendorong inklusi dan mempersiapkan komunitas menua agar lebih berdaya dan bermartabat, DBS Foundation berupaya untuk mempersiapkan generasi yang lebih inklusif dan siap menghadapi masa depan (future ready). Mona Monika, Head of Group Marketing & Communications Bank DBS Indonesia sekaligus perwakilan DBS Foundation mengatakan, “Kami mengapresiasi KONEKIN dan semua pemangku kepentingan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini dan terus memajukan agenda inklusivitas bagi tenaga kerja agar mereka lebih tangguh. Melalui program BERSIAP, kami yakin dapat membantu masyarakat rentan untuk mencapai kesetaraan dan memiliki daya saing yang adil. Inisiatif ini secara khusus selaras dengan fokus DBS Foundation pada pendidikan dan inklusivitas, memastikan tidak ada yang tertinggal dan mendorong keterampilan siap masa depan, yang krusial untuk memberdayakan individu agar berkembang di dunia kerja.” Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan RI, Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., menyampaikan materi “Arah Kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas” yang mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Dalam paparannya, beliau memaparkan data terkini mengenai kondisi penyandang disabilitas berdasarkan ragam disabilitas dan jenjang pendidikan, sekaligus menjelaskan arah kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam pengembangan tenaga kerja inklusif, penguatan layanan 1 penempatan tenaga kerja khusus bagi penyandang disabilitas, serta implementasi berbagai regulasi pendukung ketenagakerjaan inklusif. Selain itu, beliau juga menyampaikan kebijakan pemberian penghargaan dan insentif bagi pemberi kerja yang mempekerjakan tenaga kerja penyandang disabilitas, serta informasi mengenai terbitnya Permenaker Nomor 8 Tahun 2026 yang menggantikan Permenaker Nomor 3 Tahun 2021 sebagai bentuk penguatan kebijakan dalam penghormatan, pelindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di dunia kerja. Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah pelaksanaan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Koneksi Indonesia Inklusif dan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat. Penandatanganan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperluas akses pelatihan dan meningkatkan peluang kerja bagi penyandang disabilitas di kawasan industri. Kegiatan juga diisi dengan sesi pengenalan Program BERSIAP Academy, diskusi dan tanya jawab interaktif oleh peserta yang berasal dari Pemangku Kepentingan, HR Manager perusahaan, universitas lokal dan komunitas disabilitas, yang ditutup oleh penyusunan rencana tindak lanjut dan sesi networking yang melibatkan berbagai pihak. Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan, dan organisasi penyandang disabilitas, diharapkan semakin banyak penyandang disabilitas yang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi dan berpartisipasi secara aktif di dunia kerja. Kabupaten Karawang sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia diharapkan dapat menjadi contoh dalam pengembangan praktik ketenagakerjaan inklusif yang tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan kerja yang produktif serta memberikan kesempatan yang setara. Tentang Program BERSIAP Academy BERSIAP Academy adalah program pelatihan intensif daring yang dirancang khusus untuk membekali talenta muda penyandang disabilitas dengan keterampilan dan kesiapan kerja yang dibutuhkan di dunia industri. Program ini menghadirkan workshop interaktif dan sesi mentoring yang dipandu oleh narasumber serta mentor profesional dari berbagai bidang. Program ini berfokus pada penguatan keterampilan soft skills esensial sehingga peserta dapat berkembang menjadi talenta potensial yang siap direkrut perusahaan. Sejak tahun 2023, BERSIAP Academy telah diselenggarakan sebanyak tiga angkatan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, yaitu Unilever, DBS Bank Indonesia, dan Godrej Indonesia. Program ini telah menghasilkan 150 alumni penyandang disabilitas, dengan tingkat penyerapan kerja mencapai 51%. Program BERSIAP didukung oleh DBS Foundation melalui program Business for Impact 2025 sebuah inisiatif yang memperkuat komitmen Bank DBS Indonesia sebagai purpose-driven organisation dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, berkat dukungan tersebut KONEKIN kembali menyelenggarakan BERSIAP Academy di 5 kawasan industri yaitu Karawang, Batang-Kendal, Batam, Balikpapan, dan Morowali dengan tujuan untuk mendukung pemerataan dan penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas di Indonesia.
Nasional

Sosialisasi Program BERSIAP Academy   Karawang, 22 Juni…