Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Puspa Nuswantara 2026 Hadirkan Batik Asli Indonesia: Asli Batiknya, Asli Perajinnya, Asli Harganya

×

Puspa Nuswantara 2026 Hadirkan Batik Asli Indonesia: Asli Batiknya, Asli Perajinnya, Asli Harganya

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Puspa Nuswantara 2026 Hadirkan Batik Asli Indonesia: Asli Batiknya, Asli Perajinnya, Asli Harganya

 

Example 300x600

Jakarta, Gramediapost.com

 

Pameran Puspa Nuswantara 2026 kembali menjadi panggung istimewa bagi para perajin batik Nusantara untuk menampilkan karya-karya autentik dengan mengusung tema “Asli Batiknya, Asli Perajinnya, dan Asli Harganya.” Ajang ini tidak hanya menjadi ruang promosi, tetapi juga wadah edukasi dan penguatan karakter bagi para pelaku industri batik Indonesia.

Desainer ternama Leny Agustin mengaku terpesona saat memasuki area pameran. Menurutnya, konsep yang diusung mampu memberikan pengalaman berbeda, bukan sekadar menghadirkan produk batik berkualitas, tetapi juga membuka wawasan para pengunjung maupun perajin.

“Saya begitu masuk langsung terpesona. Konsepnya keren sekali. Yang paling berharga dari pameran seperti ini bukan hanya transaksi atau penjualan, tetapi ilmu dan pengalaman yang didapat. Di sini saya melihat banyak perajin memiliki potensi luar biasa,” ujar Leny.

Ia menilai masih banyak perajin batik yang belum memiliki rasa percaya diri terhadap karya mereka sendiri. Sebagian besar masih terpaku mengikuti tren pasar dan khawatir jika tampil berbeda.

Menurut Leny, justru karakter dan keaslian merupakan kekuatan utama yang harus dipertahankan. Ia mendorong para perajin untuk berani menunjukkan identitasnya tanpa harus meniru karya orang lain.

“Saya meyakinkan mereka bahwa mereka sudah menemukan jati dirinya. Jangan mengikuti jejak orang lain. Justru orang lain yang nantinya akan mengikuti karya kita jika kita konsisten dengan karakter yang dimiliki,” katanya.

Leny juga membagikan pengalamannya sebagai seorang desainer yang kerap menghadirkan karya-karya unik dan dianggap di luar kebiasaan. Namun, ia memilih untuk tidak terpengaruh oleh kritik karena percaya setiap desainer memiliki visi dan ciri khasnya masing-masing.

“Sebagai desainer kita akan mendengar banyak suara. Tapi kalau kita yakin karya itu bagus, kita harus percaya diri. Ketika kita percaya dengan karya sendiri, kita juga akan mampu meyakinkan orang lain untuk menyukai bahkan membeli karya tersebut,” ungkapnya.

Ia berpesan kepada seluruh perajin agar tetap menjaga identitas desain yang telah dimiliki. Menurutnya, karakter yang kuat merupakan nilai jual utama sebuah karya batik.

“Kalau sudah punya karakter, jangan diubah-ubah. Misalnya karakternya lembut, ya teruslah berkarya dengan kebaya yang lembut dan motif-motif yang sesuai dengan identitas itu. Konsistensi adalah kekuatan seorang perancang maupun perajin,” tuturnya.

Melalui Puspa Nuswantara 2026, diharapkan batik Indonesia semakin dikenal sebagai karya budaya yang autentik, bernilai tinggi, serta mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional tanpa kehilangan jati dirinya sebagai warisan budaya bangsa.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *