SAPX Express Mampu Mencetak Laba Positif di Tengah Tekanan Ekonomi, Raih Penghargaan dan Laba Positif
Jakarta, Gramediapost.com
PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) atau SAPX Express berhasil mempertahankan kinerja operasional dan membukukan laba usaha positif sepanjang tahun 2025 meskipun menghadapi tantangan pelemahan kondisi makroekonomi dan penurunan daya beli masyarakat. Perseroan juga akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada 10 Juni 2026 dengan lima agenda utama yang akan dibahas.
Sepanjang 2025, ekonomi Indonesia diwarnai kenaikan harga kebutuhan pokok dan energi yang menekan konsumsi masyarakat. Kondisi tersebut turut berdampak pada sektor ritel dan aktivitas pengiriman barang. Namun, SAPX Express mengaku mampu menjaga stabilitas operasional melalui penguatan segmen bisnis ke bisnis (B2B) serta berbagai langkah efisiensi.
Segmen B2B menjadi salah satu penopang utama kinerja perusahaan, terutama dari sektor perbankan, FMCG, dan pelaku usaha yang membutuhkan layanan distribusi serta logistik terintegrasi. Di sisi lain, transaksi dari marketplace dan e-commerce masih menjadi kontributor utama permintaan layanan pengantaran meskipun pertumbuhannya melambat.
Dari sisi keuangan, SAPX membukukan pendapatan sebesar Rp523,13 miliar pada tahun 2025, turun dibandingkan Rp682,51 miliar pada tahun sebelumnya. Meski demikian, total aset perseroan meningkat 6,39% menjadi Rp410,53 miliar dari Rp385,88 miliar pada 2024. Data tersebut sejalan dengan laporan keuangan tahunan perusahaan yang menunjukkan total aset sebesar Rp410,5 miliar dan pendapatan Rp523,1 miliar pada akhir 2025.
Kinerja operasional juga menunjukkan perbaikan. Laba usaha tumbuh 29,72% menjadi Rp10,11 miliar dibandingkan Rp7,80 miliar pada 2024. Namun, laba rugi komprehensif tahun berjalan tercatat sebesar Rp9,56 miliar, turun 58,98% dibandingkan capaian tahun sebelumnya sebesar Rp23,30 miliar.
Di tengah persaingan industri logistik yang semakin ketat, SAPX Express juga memperoleh sejumlah penghargaan sepanjang 2025. Perseroan meraih penghargaan Best Courier Partner 2025 dari DHL, The Best Logistic Partner 2025 dari Everpro, serta penghargaan Operational Excellence pada ajang Asia Consumer Sourcing Expo (CSE Asia) Indonesia.
Sementara itu, dalam RUPST Tahun Buku 2025 yang digelar pada 10 Juni 2026, pemegang saham akan membahas lima agenda utama, yakni persetujuan laporan tahunan dan laporan keuangan auditan 2025, penetapan penggunaan laba bersih, penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris untuk tahun 2026, penunjukan Kantor Akuntan Publik, serta persetujuan rencana pemberian jaminan atas sebagian atau seluruh aset perseroan untuk mendukung kebutuhan pembiayaan di masa mendatang.
Manajemen menegaskan bahwa selain menjaga kinerja operasional dan keuangan, perusahaan juga terus memperkuat penerapan tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance/GCG). Langkah tersebut tidak hanya dilakukan untuk memenuhi ketentuan regulator, tetapi juga sebagai bagian dari strategi menjaga keberlanjutan usaha dan meningkatkan daya saing di industri logistik nasional.



















