Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

MENUJU AKHIR TRANSISI DEMOGRAFI, PEMERINTAH SIAPKAN ARAH BARU KEBIJAKAN KESEJAHTERAAN ANTARGENERASI

×

MENUJU AKHIR TRANSISI DEMOGRAFI, PEMERINTAH SIAPKAN ARAH BARU KEBIJAKAN KESEJAHTERAAN ANTARGENERASI

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MENUJU AKHIR TRANSISI DEMOGRAFI, PEMERINTAH SIAPKAN ARAH BARU KEBIJAKAN KESEJAHTERAAN ANTARGENERASI

 

Example 300x600

Jakarta, Gramediapost.com

 

Kementerian PPN/Bappenas telah rampung menyusun dokumen strategis berbasis analisis National Transfer Accounts (NTA) yang dirancang untuk memahami dinamika kependudukan sekaligus mendukung perencanaan pembangunan yang lebih adil lintas generasi. Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard, serta sejumlah pejabat terkait meluncurkan Buku Investasi Antargenerasi: Arah Baru Kebijakan Indonesia di Akhir Transisi Demografi di Kantor Bappenas, Senin (6/4).

NTA merupakan metode internasional untuk mengukur aliran sumber daya ekonomi antar kelompok usia, sehingga memungkinkan pemerintah merancang kebijakan berbasis siklus hidup dan keadilan antargenerasi. Melalui pendekatan tersebut, analisis NTA diharapkan menjadi kompas baru bagi pemerintah dalam memetakan aliran sumber daya ekonomi lintas usia.

Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Kependudukan, dan Ketenagakerjaan Kementerian PPN/Bappenas Maliki, menegaskan bahwa buku ini hadir sebagai alat analisis yang lebih mendalam. “Jika selama ini kita berbicara tentang bonus demografi hanya berdasarkan jumlah anak, usia produktif, dan lansia melalui batasan usia yang sederhana (cut-off), maka melalui NTA kita dapat mengetahui produktivitas riil dari kelompok usia tersebut,” ungkap Deputi Maliki.

Pemerintah mencatat bahwa Indonesia kini memasuki fase penurunan laju pertumbuhan penduduk, dengan proporsi lansia yang terus meningkat. Alih-alih memandang lansia sebagai beban, pemerintah mulai mengoptimalkan potensi silver dividend melalui penguatan silver economy, termasuk pengembangan layanan kesehatan, hunian ramah lansia, serta teknologi pendukung.

Di sisi lain, isu care economy (ekonomi perawatan) juga mendapat perhatian serius, mengingat beban perawatan anak dan lansia selama ini belum terbagi secara proporsional dan cenderung ditanggung oleh perempuan, yang berujung pada time poverty (kemiskinan waktu).

Buku ini digunakan sebagai landasan strategis dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, dengan menekankan enam arah transformasi, 1) Investasi sumber daya manusia sejak dini melalui penguatan gizi, kesehatan, dan pendidikan anak; 2) Reformasi pasar kerja melalui transformasi pendidikan vokasi dan sistem pengupahan berbasis kompetensi; 3) Peningkatan produktivitas perempuan melalui penyediaan fasilitas pengasuhan anak dan sistem kerja fleksibel; 4) Penguatan jaring pengaman sosial melalui reformasi sistem pensiun yang berkelanjutan bagi lansia; 5) Pengembangan care economy sebagai sumber lapangan kerja formal baru; serta 6) Pemerataan wilayah melalui sinkronisasi pembangunan inklusif antara Indonesia Barat dan Timur.

Acara ini turut dihadiri Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji, Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Helvi Yuni Moraza, Wakil Kepala Badan Pusat Statistik Sonny Harry Budiutomo Harmadi, serta Regional Director ad interim UNFPA Asia and the Pacific Aleksandar (Sasha) Bodiroza.
Kolaborasi lintas sektor ini penting dalam merespons dinamika transisi demografi Indonesia. Melalui pendekatan berbasis NTA, pemerintah diharapkan mampu merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran, inklusif, dan berkeadilan antargenerasi guna mendukung pembangunan berkelanjutan ke depan.

“Paling penting adalah support systemnya. NTA ini kita harapkan bisa menjadi tools bagi kita untuk menyusun kebijakan-kebijakan itu, terutama kebijakan aging population kita,” pungkas Deputi Maliki.

 

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *