Di Makamkan Di TMP Kalibata, Mayjend (Purn) Rudolf Butar Butar Tutup Usia Di 79 Tahun
Jakarta, Gramediapost.com
Bangsa Indonesia kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya. Mayor Jenderal (Mayjen) Rudolf A. Butar Butar dikabarkan meninggal dunia pada Rabu, 19 Februari 2025. Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar, sahabat, rekan seperjuangan, serta masyarakat yang mengenal dedikasi dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara.
Almarhum mengembuskan napas terakhirnya di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.
Sejak kabar duka tersebut tersebar, suasana haru menyelimuti rumah duka. Karangan bunga ucapan belasungkawa dari berbagai kalangan, baik militer, tokoh masyarakat, maupun organisasi, terus berdatangan sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Sosok Pemimpin yang Berdedikasi
Mayjen Rudolf A. Butar Butar dikenal sebagai sosok prajurit yang tegas, berintegritas, dan memiliki loyalitas tinggi terhadap tugas. Dalam perjalanan karier militernya, beliau menunjukkan komitmen kuat terhadap disiplin, profesionalisme, serta semangat pengabdian tanpa pamrih.
Rekan-rekan sejawat mengenangnya sebagai pemimpin yang tidak hanya mengedepankan ketegasan, tetapi juga memiliki kepedulian dan perhatian terhadap anggota di bawah komandonya.
Nilai-nilai keteladanan, keberanian, dan pengabdian yang diwariskan almarhum menjadi inspirasi bagi generasi penerus TNI dan seluruh anak bangsa.
Kepergiannya menjadi kehilangan besar, terutama bagi keluarga besar TNI yang selama ini mengenal beliau sebagai figur panutan.
Sejumlah tokoh militer, pejabat negara, serta kerabat dekat tampak hadir memberikan penghormatan terakhir.
Suasana khidmat menyelimuti prosesi doa bersama yang digelar di rumah duka. Tangis keluarga pecah saat doa-doa dipanjatkan, mengiringi kepergian sosok yang selama hidupnya dikenal penuh dedikasi dan tanggung jawab.
Kepergian Mayjen (Purn) Rudolf A. Bitar Butar bukan hanya menjadi duka bagi keluarga, tetapi juga kehilangan bagi bangsa Indonesia.
Jasa, pengabdian, dan keteladanan beliau akan selalu dikenang sebagai bagian dari sejarah panjang perjuangan para prajurit dalam menjaga kedaulatan dan kehormatan negara.
Selamat jalan, Mayjen Rudolf A. Butar Butar. Pengabdianmu akan selalu menjadi inspirasi. Semoga Tuhan Yang Maha Esa menerima segala amal ibadahmu dan menempatkanmu di sisiNya.



















