Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITANasional

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Menghadiri Peluncuran Koran Baru “Jakarta Raya”

×

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Menghadiri Peluncuran Koran Baru “Jakarta Raya”

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Menghadiri Peluncuran Koran Baru “Jakarta Raya”

 

Example 300x600

Jakarta, 2 Februari 2022 –

 

Setelah meredupnya koran- koran yang beredar di kota Metropolitan Jakarta seperti Pos Kota, Lampu Merah, dll yang selalu menjadi andalan warga Jakarta untuk mencari informasi mengenai pemberitaan ibukota DKI Jakarta, maka dari itu abang H. Biem Benyamin menggagas koran Jakarta Raya agar “Jakarta Raya hadir menjawab kebutuhan warga Jakarta dalam menyampaikan aspirasinya dan menjadikan kebutuhan para pejabat publik untuk terus menerus meningkatkan kepuasan publik sehingga Jakarta Raya akan terus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pembangunan Jakarta”. Maka dari itu koran Jakarta Raya menggelar “Launching Jakarta Raya” di Taman Benyamin Suaeb, Jakarta Timur pada Rabu, 2 Februari 2022.

Dalam agenda launching Jakarta Raya ini yang dihadiri peserta undangan dan wartawan cetak maupun on line secara off line, tetap menggunakan protokol kesehatan 5 M seperti yang dianjurkan pemerintah. Adapun agenda tersebut diisi melalui doa pembuka, musik akustik, penampilan tradisional Jakarta, kata sambutan pengurus Jakarta Raya dan pejabat DKI Jakarta, potong tumpeng maupun hiburan musik dan ramah tamah. Hadir juga sebagai nara sumber pengisi acara, yaitu :
1. Anies Baswedan (Gubernur DKI Jakarta)
2. Bang Dahlan (Direktur Jakarta Raya)
3. Pairus Nasution ( Sekertaris ICMI)
4. Bang Bin Benyamin Suaeb (Penggagas Koran Jakarta Raya)
5. Bang Ferry (Sekjen PBB)
6. Bang Zaki (Ketua DPRD Golkar)
7. Iwan Henry Wardhana (Kadis. Budaya & Pariwisata DKI Jakarta)
8. Bang Adi Bing Slamet (Artis Jakarta)

Direktur Jakarta Raya, Bang Dahlan dalam wawancara nya bersama Wartawan Online & Cetak menyampaikan bahwa :
” Kita mau mengembalikan agar orang mau baca koran kembali. Karena banyak yang kangen juga baca koran. Kita sharing juga di media sosial, masyarakat juga antusias. Kita cari koran sekarang susah, berani – beraninya Jakarta Raya meluncurkan koran baru. Pertama kita melihat kemungkinan koran bisa naik lagi, kedua belum ada koran yang mengcoverage semua wilayah Jakarta dan seluk beluknya. Isi beritanya harus kredibel dan benar sehingga masyarakat mau untuk membaca koran ini. Nanti akan ada elektronik dan onlinenya, akan kita atur nanti.

Mudah – mudahan koran ini bisa bertahan selamanya dan koran terbit 5 hari, sabtu minggu libur. Kita mengounter berita-berita hoax terkait pemberitaan politik maupun lainnya. Sedangkan masyarakat Jakarta berharap terhadap berita-berita benar, maupun berita-berita akurat, berdasarkan data dan fakta yang ada. Disini juga ada perusahaan, domain, dan kantor tersendiri.

Koran lebih kearah pemberitaan. Kalau ada berita nasional yang lebih heboh, dan ada berita kelurahan yang heboh, kemungkinan besar berita dari kelurahan yang diberitakan terlebih dahulu. ” tutupnya

Begitu juga Anis Baswedan (Gubernur DKI Jakarta) memberikan sambutannya bahwa :
” Ini merupakan sebuah langkah berani karena media cetak ini mengalami penurunan jumlah pembaca diseluruh Indonesia. Dimana Berbagai media cetak beralih ke media online, maka Koran Jakarta Raya melawan arus itu, menjadi koran yang spesifik menjadi koran Jakarta. Kita selalu senang jika ada yang membahas tentang Jakarta. Adapun Harapannya nanti bukan saja sebagai penyampai berita, tapi juga sebagai penyampai aspirasi. Koran ini juga menjadi media komunikasi untuk antar warga saling mendengar, saling belajar, saling memahami. Kota Jakarta ini pusatnya perekonomian di Indonesia. Sekarang menjadi pusat pemerintahan, tapi kegiatan perekonomian tetap disini. Tidak ada kota lain yang punya NJOP, Perusahaan, lembaga pemikir, media, sebanyak Jakarta. Dan Harapan lainnya agar Koran ini bisa mendekatkan Warga Jakarta dengan roda kemajuan yang ada di kota ini dan juga Koran Jakarta Raya bisa ikut dalam laju pergerakan pembangunan di kota ini.

Dulu era orde baru, Media itu untuk pengawasan kinerja pemerintah, sekarang ini terbalik dimana yang ada terkait pemberitaan malah media menanyakan kepada pejabat Pemerintah Daerah maupun Pusat. Artinya kita sedang mengalami krisis dimana kompetisi yang begitu ketat membuat media berlomba-lomba dalam kecepatan dan sering mengorbankan akurasi, sering mengorbankan objektivitas untuk berebut kepada kecepatan keakuratan berita.

Kami berharap agar Koran Jakarta Raya menggabarkan berita secara objektif dan akurat sehingga muncul sebagai media kredibel. Objektifitas, Akurasi, Keberimbangan, dll. Kami dari Pemprov DKI Jakarta senang jika ada yang menulis tentang Jakarta. Koran ini menjadi tuan Rumah di tanah Betawi dan menjadi koran tamu yang mempesona.” tutupnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sosialisasi Program BERSIAP Academy Karawang, 22 Juni 2026 – Komitmen untuk memperluas akses pelatihan dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas kembali diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP Academy, Pelatihan dan Penempatan Disabilitas di Kawasan Industri Kabupaten Karawang yang diselenggarakan di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Kamis (18/6). Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan, organisasi penyandang disabilitas, hingga mitra industri untuk membangun kolaborasi dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif Marthella Sirait S. IP., M.A., Ketua Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., serta perwakilan industri di kawasan Kabupaten Karawang dan organisasi penyandang disabilitas. Kolaborasi Menuju Ketenagakerjaan Inklusif yang Berkelanjutan Sambutan dan peresmian pembukaan kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP dilakukan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., yang menyambut baik pelaksanaan Program BERSIAP Academy dan menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mewujudkan penempatan kerja yang lebih efektif bagi penyandang disabilitas. Melalui kegiatan ini, Ketua FKLPID Jawa Barat, Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., menyampaikan bahwa Kabupaten Karawang telah memiliki banyak praktik baik dalam penerapan ketenagakerjaan inklusif. Namun demikian, diperlukan dukungan yang lebih terstruktur agar perusahaan-perusahaan semakin siap menerima dan memberdayakan tenaga kerja penyandang disabilitas. Menurutnya, pelatihan bagi perusahaan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan dunia usaha dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif. “Di Kabupaten Karawang sebenarnya sudah banyak praktik baik yang dilakukan perusahaan dalam mempekerjakan penyandang disabilitas, ada perusahaan yang sudah memenuhi kuota 1 persen. Namun diperlukan dukungan dan pendampingan agar perusahaan semakin siap. Melalui pelatihan dan penguatan kapasitas, perusahaan-perusahaan di Karawang memiliki peluang untuk menjadi contoh praktik ketenagakerjaan inklusif yang dapat memperoleh apresiasi hingga tingkat nasional,” ujar Bapak Benny Tunggul. CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif, Marthella Sirait S. IP., M.A, memperkenalkan Program BERSIAP Academy yang didukung oleh DBS Foundation sebagai program yang dirancang untuk mempersiapkan penyandang disabilitas memasuki dunia kerja melalui pelatihan berbasis kebutuhan industri, pendampingan karier, dan memberikan pemahaman mengenai disabilitas kepada perusahaan supaya lebih mengerti urgensi dan manfaat. Melalui tiga fokus utama DBS Foundation yakni menyediakan kebutuhan dasar, mendorong inklusi dan mempersiapkan komunitas menua agar lebih berdaya dan bermartabat, DBS Foundation berupaya untuk mempersiapkan generasi yang lebih inklusif dan siap menghadapi masa depan (future ready). Mona Monika, Head of Group Marketing & Communications Bank DBS Indonesia sekaligus perwakilan DBS Foundation mengatakan, “Kami mengapresiasi KONEKIN dan semua pemangku kepentingan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini dan terus memajukan agenda inklusivitas bagi tenaga kerja agar mereka lebih tangguh. Melalui program BERSIAP, kami yakin dapat membantu masyarakat rentan untuk mencapai kesetaraan dan memiliki daya saing yang adil. Inisiatif ini secara khusus selaras dengan fokus DBS Foundation pada pendidikan dan inklusivitas, memastikan tidak ada yang tertinggal dan mendorong keterampilan siap masa depan, yang krusial untuk memberdayakan individu agar berkembang di dunia kerja.” Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan RI, Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., menyampaikan materi “Arah Kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas” yang mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Dalam paparannya, beliau memaparkan data terkini mengenai kondisi penyandang disabilitas berdasarkan ragam disabilitas dan jenjang pendidikan, sekaligus menjelaskan arah kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam pengembangan tenaga kerja inklusif, penguatan layanan 1 penempatan tenaga kerja khusus bagi penyandang disabilitas, serta implementasi berbagai regulasi pendukung ketenagakerjaan inklusif. Selain itu, beliau juga menyampaikan kebijakan pemberian penghargaan dan insentif bagi pemberi kerja yang mempekerjakan tenaga kerja penyandang disabilitas, serta informasi mengenai terbitnya Permenaker Nomor 8 Tahun 2026 yang menggantikan Permenaker Nomor 3 Tahun 2021 sebagai bentuk penguatan kebijakan dalam penghormatan, pelindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di dunia kerja. Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah pelaksanaan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Koneksi Indonesia Inklusif dan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat. Penandatanganan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperluas akses pelatihan dan meningkatkan peluang kerja bagi penyandang disabilitas di kawasan industri. Kegiatan juga diisi dengan sesi pengenalan Program BERSIAP Academy, diskusi dan tanya jawab interaktif oleh peserta yang berasal dari Pemangku Kepentingan, HR Manager perusahaan, universitas lokal dan komunitas disabilitas, yang ditutup oleh penyusunan rencana tindak lanjut dan sesi networking yang melibatkan berbagai pihak. Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan, dan organisasi penyandang disabilitas, diharapkan semakin banyak penyandang disabilitas yang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi dan berpartisipasi secara aktif di dunia kerja. Kabupaten Karawang sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia diharapkan dapat menjadi contoh dalam pengembangan praktik ketenagakerjaan inklusif yang tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan kerja yang produktif serta memberikan kesempatan yang setara. Tentang Program BERSIAP Academy BERSIAP Academy adalah program pelatihan intensif daring yang dirancang khusus untuk membekali talenta muda penyandang disabilitas dengan keterampilan dan kesiapan kerja yang dibutuhkan di dunia industri. Program ini menghadirkan workshop interaktif dan sesi mentoring yang dipandu oleh narasumber serta mentor profesional dari berbagai bidang. Program ini berfokus pada penguatan keterampilan soft skills esensial sehingga peserta dapat berkembang menjadi talenta potensial yang siap direkrut perusahaan. Sejak tahun 2023, BERSIAP Academy telah diselenggarakan sebanyak tiga angkatan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, yaitu Unilever, DBS Bank Indonesia, dan Godrej Indonesia. Program ini telah menghasilkan 150 alumni penyandang disabilitas, dengan tingkat penyerapan kerja mencapai 51%. Program BERSIAP didukung oleh DBS Foundation melalui program Business for Impact 2025 sebuah inisiatif yang memperkuat komitmen Bank DBS Indonesia sebagai purpose-driven organisation dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, berkat dukungan tersebut KONEKIN kembali menyelenggarakan BERSIAP Academy di 5 kawasan industri yaitu Karawang, Batang-Kendal, Batam, Balikpapan, dan Morowali dengan tujuan untuk mendukung pemerataan dan penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas di Indonesia.
Nasional

Sosialisasi Program BERSIAP Academy   Karawang, 22 Juni…