Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITANasional

Hari Pelanggan Nasional: Bank DBS Indonesia Apresiasi Kolaborasi Berkelanjutan Dengan Nasabah dan Partner

×

Hari Pelanggan Nasional: Bank DBS Indonesia Apresiasi Kolaborasi Berkelanjutan Dengan Nasabah dan Partner

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Hari Pelanggan Nasional: Bank DBS Indonesia Apresiasi Kolaborasi Berkelanjutan Dengan Nasabah dan Partner

Apresiasi Bank DBS Indonesia dalam memberikan dampak berkelanjutan melalui webinar Hari Pelanggan Nasional ‘Appreciation for Sustainable Collaboration’

Example 300x600

 

Jakarta, Gramediapost.com

Bank DBS Indonesia merayakan Hari Pelanggan Nasional dengan menghadirkan webinar bertajuk ‘Appreciation for Sustainable Collaboration’. Perayaan ini merupakan wujud nyata apresiasi Bank DBS Indonesia terhadap loyalitas serta kolaborasi yang dijalin dengan nasabah selama 32 tahun. Berkomitmen untuk berkontribusi dalam menjalankan bisnis berkelanjutan bersama nasabah, Bank DBS Indonesia melangsungkan perayaan ini untuk membantu nasabah beradaptasi di era new normal dengan beralih ke gaya hidup sehat dan berkelanjutan.

Leonardo Koesmanto, Managing Director, Head of Digital Banking PT Bank DBS Indonesia, mengatakan, “Sebagai bentuk apresiasi Bank DBS Indonesia kepada nasabah, kami menghadirkan serangkaian aktivitas dalam memperingati perayaan Hari Pelanggan Nasional untuk mengajak nasabah beradaptasi dengan melakukan kegiatan yang produktif dan bermanfaat di era new normal saat ini. Hal ini sejalan dengan misi Live more, Bank less, di mana Bank DBS Indonesia secara konsisten menghadirkan pengalaman perbankan yang menyenangkan dalam memudahkan aktivitas perbankan nasabah sehari-hari.”

Webinar ‘Appreciation for Sustainable Collaboration’ terdiri dari dua sesi acara, yaitu sesi Simple and Healthy Cooking Class oleh Cookbook Author dan Recipe Writer, Lily Minarosa dan sesi Nature Inspired Yoga oleh Aktor dan Instruktur Yoga, Anjasmara. Pada sesi Simple and Healthy Cooking Class, Lily Minarosa melakukan live cooking sambil berbagi tips mengenai bagaimana cara memasak dengan menggunakan bahan seadanya, serta tips bagaimana menyimpan sisa bahan memasak agar bisa digunakan kembali untuk memasak dan tidak terbuang.

Pada sesi kedua yaitu Nature Inspired Yoga, Anjasmara mengajarkan gerakan-gerakan yoga sederhana dan meditasi kepada para peserta yang dapat dilakukan dari rumah, yang berguna untuk membantu para peserta untuk merilekskan tubuh. Pada kesempatan ini, Anjasmara menjelaskan, “Dengan melakukan gerakan-gerakan yoga, tubuh Anda akan terasa lebih rileks, Anda juga menjadi tidak cepat lelah dan melalui meditasi, Anda dapat meminimalisir stress dan kejenuhan Anda yg beraktivitas di rumah saja selama masa pandemi COVID-19 ini.”

 

Sejalan dengan kegiatan webinar tersebut, Bank DBS Indonesia secara aktif menyuarakan berbagai isu sosial dan lingkungan yang terbagi ke dalam tiga pilar sustainability, yaitu Responsible Banking, Responsible Business Practices, dan Creating Social Impact. Salah satunya, Bank DBS Indonesia memprakarsai gerakan #MakanTanpaSisa dalam kampanye “Towards Zero Food Waste”, guna mengedukasi serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengurangi dan mengelola sampah makanan. Selain itu, Bank DBS Indonesia memberikan dukungan kepada wirausaha sosial yang berusaha menyelesaikan isu sosial dan lingkungan di Indonesia melalui program Tumbuh Kembang wirausaha sosial dari DBS Foundation. Bank DBS Indonesia juga bekerja sama dengan wirausaha sosial Waste4Change untuk mengelola sampah (waste management) di area perkantoran Bank DBS Indonesia, seperti di kantor DBS Bank Tower dan Capital Place sebagai salah satu upaya dalam mencapai tujuan berkelanjutan.

“Sebagai bank yang digerakkan oleh tujuan (purpose-driven bank), Bank DBS Indonesia berkomitmen untuk tidak hanya menjalankan bisnis, namun juga menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan bersama nasabah. Bank DBS Indonesia secara konsisten menggandeng mitra, nasabah, dan karyawan dalam mewujudkan komitmen tersebut seraya terus berinovasi meningkatkan kualitas, dan operasional perbankan yang berkelanjutan guna menciptakan dunia yang lebih baik,” tutup Mona Monika, Head of Group Strategic Marketing & Communications, PT Bank DBS Indonesia.

Bank DBS Indonesia terus berinovasi untuk menjadi bank yang mengedepankan keseimbangan antara ekonomi, sosial serta lingkungan. Hal tersebut juga diimplementasikan melalui layanan perbankan dan produk-produk berprinsip Environmental, Social and Governance (ESG) yang terdepan dan terpercaya, serta dikurasi sesuai dengan kebutuhan nasabah yang seiring dengan perkembangan teknologi. Berbagai layanan tersebut juga dapat dikelola melalui satu aplikasi digibank by DBS dari ponsel pengguna kapan saja dan di mana saja. Upaya tersebut dilakukan Bank DBS Indonesia atas kesadaran akan perannya sebagai lembaga keuangan yang menjalankan bisnis yang berkelanjutan bagi generasi masa depan dan lingkungan hidup.

***

Tentang DBS

DBS adalah grup jasa keuangan terkemuka di Asia, dengan kehadiran di 18 pasar, berkantor pusat dan terdaftar di Singapura. DBS berada dalam tiga sumbu pertumbuhan utama Asia: Cina, Asia Tenggara, dan Asia Selatan. Peringkat kredit “AA-” dan “Aa1” DBS termasuk yang tertinggi di dunia.

DBS dikenal dengan kepemimpinan globalnya, dinobatkan sebagai “World’s Best Bank” oleh Euromoney, “Global Bank of the Year” oleh The Banker dan “Best Bank in the World” oleh Global Finance. DBS berada di garis terdepan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk membentuk masa depan perbankan, yang terpilih sebagai “World’s Best Digital Bank” oleh Euromoney dan “Most Innovative in Digital Banking” di dunia oleh The Banker. Selain itu, DBS mendapatkan penghargaan  “Safest Bank in Asia”  dari Global Finance selama 12 tahun berturut-turut sejak 2009 hingga 2020.

DBS menyediakan berbagai layanan lengkap untuk Nasabah, SME, dan juga perbankan perusahaan. Sebagai bank yang lahir dan dibesarkan di Asia, DBS memahami seluk-beluk berbisnis di pasar paling dinamis di kawasan itu. DBS berkomitmen membangun hubungan langgeng dengan nasabah dan berdampak positif terhadap masyarakat melalui dukungan wirausaha sosial dengan cara bank Asia. DBS juga mendirikan yayasan dengan dana senilai SGD50 juta untuk memperkuat upaya tanggung jawab sosial perusahaan di Singapura dan di seluruh Asia.

Dengan jaringan operasional ekstensif di Asia dan menitikberatkan pada keterlibatan dan pemberdayaan stafnya, DBS menyajikan peluang karir menarik. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.dbs.com.

***

(Hotben)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sosialisasi Program BERSIAP Academy Karawang, 22 Juni 2026 – Komitmen untuk memperluas akses pelatihan dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas kembali diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP Academy, Pelatihan dan Penempatan Disabilitas di Kawasan Industri Kabupaten Karawang yang diselenggarakan di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Kamis (18/6). Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan, organisasi penyandang disabilitas, hingga mitra industri untuk membangun kolaborasi dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif Marthella Sirait S. IP., M.A., Ketua Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., serta perwakilan industri di kawasan Kabupaten Karawang dan organisasi penyandang disabilitas. Kolaborasi Menuju Ketenagakerjaan Inklusif yang Berkelanjutan Sambutan dan peresmian pembukaan kegiatan Sosialisasi Program BERSIAP dilakukan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, S.H., M.H., yang menyambut baik pelaksanaan Program BERSIAP Academy dan menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mewujudkan penempatan kerja yang lebih efektif bagi penyandang disabilitas. Melalui kegiatan ini, Ketua FKLPID Jawa Barat, Bapak Benny Tunggul HS., ST., MM., Ph.D., menyampaikan bahwa Kabupaten Karawang telah memiliki banyak praktik baik dalam penerapan ketenagakerjaan inklusif. Namun demikian, diperlukan dukungan yang lebih terstruktur agar perusahaan-perusahaan semakin siap menerima dan memberdayakan tenaga kerja penyandang disabilitas. Menurutnya, pelatihan bagi perusahaan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan dunia usaha dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif. “Di Kabupaten Karawang sebenarnya sudah banyak praktik baik yang dilakukan perusahaan dalam mempekerjakan penyandang disabilitas, ada perusahaan yang sudah memenuhi kuota 1 persen. Namun diperlukan dukungan dan pendampingan agar perusahaan semakin siap. Melalui pelatihan dan penguatan kapasitas, perusahaan-perusahaan di Karawang memiliki peluang untuk menjadi contoh praktik ketenagakerjaan inklusif yang dapat memperoleh apresiasi hingga tingkat nasional,” ujar Bapak Benny Tunggul. CEO dan Founder Koneksi Indonesia Inklusif, Marthella Sirait S. IP., M.A, memperkenalkan Program BERSIAP Academy yang didukung oleh DBS Foundation sebagai program yang dirancang untuk mempersiapkan penyandang disabilitas memasuki dunia kerja melalui pelatihan berbasis kebutuhan industri, pendampingan karier, dan memberikan pemahaman mengenai disabilitas kepada perusahaan supaya lebih mengerti urgensi dan manfaat. Melalui tiga fokus utama DBS Foundation yakni menyediakan kebutuhan dasar, mendorong inklusi dan mempersiapkan komunitas menua agar lebih berdaya dan bermartabat, DBS Foundation berupaya untuk mempersiapkan generasi yang lebih inklusif dan siap menghadapi masa depan (future ready). Mona Monika, Head of Group Marketing & Communications Bank DBS Indonesia sekaligus perwakilan DBS Foundation mengatakan, “Kami mengapresiasi KONEKIN dan semua pemangku kepentingan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini dan terus memajukan agenda inklusivitas bagi tenaga kerja agar mereka lebih tangguh. Melalui program BERSIAP, kami yakin dapat membantu masyarakat rentan untuk mencapai kesetaraan dan memiliki daya saing yang adil. Inisiatif ini secara khusus selaras dengan fokus DBS Foundation pada pendidikan dan inklusivitas, memastikan tidak ada yang tertinggal dan mendorong keterampilan siap masa depan, yang krusial untuk memberdayakan individu agar berkembang di dunia kerja.” Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Bidang Disabilitas Direktorat Bina PTKK Kementerian Ketenagakerjaan RI, Bapak Asrian Darma Saputra, S.E., M.Si., menyampaikan materi “Arah Kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas” yang mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Dalam paparannya, beliau memaparkan data terkini mengenai kondisi penyandang disabilitas berdasarkan ragam disabilitas dan jenjang pendidikan, sekaligus menjelaskan arah kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam pengembangan tenaga kerja inklusif, penguatan layanan 1 penempatan tenaga kerja khusus bagi penyandang disabilitas, serta implementasi berbagai regulasi pendukung ketenagakerjaan inklusif. Selain itu, beliau juga menyampaikan kebijakan pemberian penghargaan dan insentif bagi pemberi kerja yang mempekerjakan tenaga kerja penyandang disabilitas, serta informasi mengenai terbitnya Permenaker Nomor 8 Tahun 2026 yang menggantikan Permenaker Nomor 3 Tahun 2021 sebagai bentuk penguatan kebijakan dalam penghormatan, pelindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di dunia kerja. Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah pelaksanaan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Koneksi Indonesia Inklusif dan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat. Penandatanganan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperluas akses pelatihan dan meningkatkan peluang kerja bagi penyandang disabilitas di kawasan industri. Kegiatan juga diisi dengan sesi pengenalan Program BERSIAP Academy, diskusi dan tanya jawab interaktif oleh peserta yang berasal dari Pemangku Kepentingan, HR Manager perusahaan, universitas lokal dan komunitas disabilitas, yang ditutup oleh penyusunan rencana tindak lanjut dan sesi networking yang melibatkan berbagai pihak. Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan, dan organisasi penyandang disabilitas, diharapkan semakin banyak penyandang disabilitas yang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi dan berpartisipasi secara aktif di dunia kerja. Kabupaten Karawang sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia diharapkan dapat menjadi contoh dalam pengembangan praktik ketenagakerjaan inklusif yang tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan kerja yang produktif serta memberikan kesempatan yang setara. Tentang Program BERSIAP Academy BERSIAP Academy adalah program pelatihan intensif daring yang dirancang khusus untuk membekali talenta muda penyandang disabilitas dengan keterampilan dan kesiapan kerja yang dibutuhkan di dunia industri. Program ini menghadirkan workshop interaktif dan sesi mentoring yang dipandu oleh narasumber serta mentor profesional dari berbagai bidang. Program ini berfokus pada penguatan keterampilan soft skills esensial sehingga peserta dapat berkembang menjadi talenta potensial yang siap direkrut perusahaan. Sejak tahun 2023, BERSIAP Academy telah diselenggarakan sebanyak tiga angkatan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, yaitu Unilever, DBS Bank Indonesia, dan Godrej Indonesia. Program ini telah menghasilkan 150 alumni penyandang disabilitas, dengan tingkat penyerapan kerja mencapai 51%. Program BERSIAP didukung oleh DBS Foundation melalui program Business for Impact 2025 sebuah inisiatif yang memperkuat komitmen Bank DBS Indonesia sebagai purpose-driven organisation dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, berkat dukungan tersebut KONEKIN kembali menyelenggarakan BERSIAP Academy di 5 kawasan industri yaitu Karawang, Batang-Kendal, Batam, Balikpapan, dan Morowali dengan tujuan untuk mendukung pemerataan dan penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas di Indonesia.
Nasional

Sosialisasi Program BERSIAP Academy   Karawang, 22 Juni…