Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITANasional

Pemotongan Hak Nasabah, Berkedok Restrukturisasi: Kegagalan Negara (OJK & Kementerian BUMN); “PP GMKI : KPK Usut Tuntas!”

×

Pemotongan Hak Nasabah, Berkedok Restrukturisasi: Kegagalan Negara (OJK & Kementerian BUMN); “PP GMKI : KPK Usut Tuntas!”

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pemotongan Hak Nasabah, Berkedok Restrukturisasi: Kegagalan Negara (OJK & Kementerian BUMN); “PP GMKI : KPK Usut Tuntas!”

 

Example 300x600

Jakarta, Gramediapost.com

 

Forum Nasabah Korban Jiwasraya (FNKJ) melakukan kunjungan ke PP GMKI pada kamis (03/06) di Sekretariat PP GMKI, Salemba – Jakarta Pusat. Dalam kunjungannya, Ketua FNKJ, Ana Rustiana, beserta korban nasabah Jiwasraya lainnya disambut hangat oleh Ketua Umum PP GMKI.

Dalam pertemuan, Ana Rustiana menyampaikan diperkirakan 5,3 juta nasabah terdampak, total kerugian 54 triliun. FNKJ juga sudah bertemu dengan beberapa lembaga negara terkait seperti BPKN, Kemenkeu, Kemenkopolhukam, KSP, Kementerian BUMN, Komisi 6 dan 11 DPR RI, fraksi PDIP, Fraksi Nasdem, dan Fraksi Gerindra.

Dalam pertemuan ini, Jefri Gultom menyampaikan terima kasih atas kedatangan FNKJ ke sekretariat PP GMKI dan menyambut baik aspirasi dari Forum Nasabah Korban Jiwasraya.

Jefri Gultom mengatakan bahwa pemotongan hak nasabah berkedok restrukturisasi merupakan bentuk ketidakadilan terhadap nasabah anuitas karena terjadi selisih hasil investasi pada saat polis aktif dan pada saat polis di nonaktifkan oleh manajemen AJS.

Selain itu, restrukturisasi merupakan bentuk ultimatum dari manajemen AJS karena adanya pengalihan polis dari Jiwasraya ke IFG Life, dimana terjadi pemotongan nilai cicilan setiap bulannya dari polis sebelumnya, serta adanya penghapusan premi. Pemegang Polis Jiwasraya yang menolak restrukturisasi akan ditinggal dengan kondisi polis tidak aktif, dan penyelesaian klaim akan diselesaikan menggunakan aset tersisa.

Restrukturisasi polis sama saja membubarkan dan melikuidasi Jiwasraya dengan merampok uang nasabah. “Nasabah tidak dilindungi oleh OJK dan Kementerian BUMN. Ini Kegagalan Negara ucap Jefri Gultom”

BUMN Jiwasraya memiliki manajemen yang kacau, karena investasi sembrono dan kasus korupsi sedang ditangani oleh kejaksaan Agung. Akibatnya, BUMN Jiwasraya tidak mampu membayar cicilan jatuh tempo nasabah. Hal ini menimbulkan keributan dan keresahan masyarakat.

PP GMKI mendesak segera KPK untuk menangani kasus Jiwasraya karena kasus ini merugikan jutaan nasabah dan menjadi perhatian publik. “KPK Usut Tuntas ! Tangkap Perampok Jiwasraya Tutup Jefri Gultom”

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*Kapolda Pimpin Sertijab 3 Pejabat Utama PMJ, Pesan Tegas: Tunjukkan Kinerja Terbaik* Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri memimpin serah terima jabatan (sertijab) tiga pejabat utama, yakni Karorena, Dirreskrimsus, dan Dirressiber di Lobby Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Senin (6/4/2026) pukul 11.00 WIB. Dalam arahannya, Kapolda menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus upaya memperkuat kinerja institusi di tengah tantangan yang semakin kompleks. “Pengabdian itu tidak pernah berhenti, hanya berpindah tempat. Apa yang telah dilakukan menjadi bagian penting dalam perjalanan organisasi,” ujarnya. Ia mengapresiasi kinerja pejabat lama yang dinilai telah memberikan kontribusi nyata dan fondasi kuat bagi Polda Metro Jaya. Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal penting dalam menjaga keberlanjutan kinerja organisasi. Kepada pejabat baru, Kapolda memberikan pesan tegas agar segera beradaptasi dan menunjukkan kinerja terbaik. Ia mengingatkan bahwa setiap personel yang pernah bertugas di Polda Metro Jaya akan selalu menjadi perhatian dalam perjalanan kariernya. “Setiap yang keluar dari Polda Metro Jaya pasti akan dilihat kualitasnya. Maka tunjukkan kinerja terbaik,” tegasnya. Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga integritas, soliditas, dan loyalitas dalam pelaksanaan tugas. Ia meminta seluruh jajaran terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Dalam sertijab tersebut, jabatan Karorena Polda Metro Jaya diserahterimakan dari Brigjen Pol. I Bagus Rai Elryanto kepada Kombes Pol. Teguh Tri Sasongko. Kemudian jabatan Dirreskrimsus Polda Metro Jaya diserahterimakan dari Brigjen Pol. Edy Suranta Sitepu kepada Kombes Pol. Dr. Victor Dean Mackbon. Selanjutnya, jabatan Dirressiber Polda Metro Jaya diserahterimakan dari Brigjen Pol. Roberto G.M. Pasaribu kepada Kombes Pol. R. Bagoes Wibisono. Pergantian pejabat ini diharapkan dapat memperkuat kinerja satuan serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Nasional

Kapolda Pimpin Sertijab 3 Pejabat Utama PMJ, Pesan…