Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta Sukses Gelar Rapat Pimpinan Provinsi (RAPIMPROV) II Tahun 2026
Jakarta, Gramediapost.com
Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta menggelar Rapat Pimpinan Provinsi (RAPIMPROV) II Tahun 2026 sebagai forum strategis dunia usaha dalam merumuskan arah kebijakan organisasi sekaligus memperkuat peran pengusaha lokal dalam pembangunan ekonomi Jakarta
Rapat yang merupakan bagian dari agenda kepengurusan KADIN DKI Jakarta masa bakti 2024–2029 ini dilaksanakan sesuai amanat Anggaran Dasar KADIN. Dalam forum tersebut, KADIN DKI Jakarta menetapkan berbagai keputusan penting, mulai dari kebijakan organisasi tahun berjalan, penetapan program kerja, hingga pengesahan Anggaran Penerimaan dan Belanja Organisasi Tahun Anggaran 2026.
RAPIMPROV II KADIN DKI Jakarta tahun ini mengangkat tema “Pengusaha Lokal sebagai Pilar Strategis Penggerak Ekonomi Provinsi DKI Jakarta.” Kegiatan ini dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya N. Bakrie, sebagai simbol sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam memperkuat ekonomi Jakarta.
Ketua Umum KADIN DKI Jakarta Diana Dewi menegaskan bahwa penguatan pengusaha lokal merupakan strategi penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
“Kalau pengusaha lokal kuat, ekonomi Jakarta akan bergerak dari dalam. Uang berputar di kota ini, lapangan kerja tercipta, dan efek ekonomi langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, Jakarta sebagai pusat ekonomi nasional memiliki potensi besar dari pelaku usaha lokal yang selama ini menjadi tulang punggung aktivitas ekonomi daerah. Dengan keberpihakan kebijakan yang tepat, pengusaha lokal dapat menciptakan multiplier effect bagi perekonomian Jakarta, mulai dari peningkatan investasi, pembukaan lapangan kerja, hingga penguatan ekosistem UMKM dan industri.
Sebagai bagian dari rangkaian RAPIMPROV, KADIN DKI Jakarta juga menyelenggarakan talkshow strategis yang menghadirkan dialog antara pemerintah, DPRD, akademisi, dan dunia usaha guna merumuskan kebijakan yang mendukung pengusaha lokal.
Talkshow tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Asisten Perekonomian dan Keuangan Pemprov DKI Jakarta Ir. Suharini Eliawati, M.Si, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Hj. Yuke Yurike, ST., MM, serta Kepala Institute of Advanced Studies in Economic and Business (ASEB) Universitas Indonesia Dr. Turro Seltris Wongkaren, SE, MA.
Diskusi ini membahas berbagai perspektif kebijakan, regulasi, serta inovasi ekonomi daerah yang dapat memperkuat posisi pengusaha lokal tanpa mengabaikan prinsip persaingan usaha yang sehat.
Ketua Umum KADIN DKI Jakarta Diana Dewi menambahkan bahwa keberpihakan terhadap pengusaha lokal tidak berarti menutup peluang investasi dari luar, tetapi memastikan bahwa pelaku usaha di Jakarta turut menjadi bagian penting dari pembangunan ekonomi daerah.
“Jakarta tidak kekurangan investor. Tapi Jakarta harus memastikan pengusahanya sendiri ikut naik kelas dan menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi kota ini,” katanya.
Melalui RAPIMPROV II ini, KADIN DKI Jakarta menargetkan lahirnya rekomendasi kebijakan strategis yang dapat memperkuat pengusaha lokal sebagai pilar ekonomi daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Jakarta yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Forum ini juga menjadi momentum konsolidasi antara pemerintah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya dalam membangun ekosistem ekonomi Jakarta yang lebih kuat, berdaya saing, dan mampu menghadapi tantangan ekonomi global



















