Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

DHD (Dewan Harian Daerah),45 Berbagi Takjil DKi Jakarta

×

DHD (Dewan Harian Daerah),45 Berbagi Takjil DKi Jakarta

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

DHD (Dewan Harian Daerah),45 Berbagi Takjil DKi Jakarta

 

Example 300x600

Jakarta, Gramediapost.com

 

Kolaborasi antara beberapa organisasi di lingkungan Gedung Joang 45 yang meliputi DHD BPK’45 DKI Jakarta, Koperasi Konsumen Kejuangan 45, LBH Kejuangan 45 serta PPGJ 45 DKI Jakarta menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di depan Gedung Juang 45, Jakarta, Senin (09/03/2026).

Dalam kegiatan yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa itu, para anggota dan pengurus dari beberapa organisasi tersebut membagikan sekitar 200 paket takjil kepada para pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut. Aksi berbagi ini menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya menebarkan semangat kebersamaan di bulan suci Ramadan.

Koordinator Bidang Hukum dan Politik Dewan Harian Daerah Badan Pembudayaan Kejuangan 45 DKI Jakarta, Bhakti Dewanto, SH., MH., mengatakan kegiatan berbagi takjil ini merupakan agenda yang rutin dilakukan setiap bulan Ramadan.

“Pada sore hari ini, 9 Maret 2026, kami mengadakan pembagian takjil sekitar 200 paket kepada para pengguna jalan di depan Gedung Juang 45. Kegiatan ini kami lakukan setiap tahun di bulan Ramadan sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan,” ujar Bhakti Dewanto saat diwawancarai awak media.

Ia menjelaskan bahwa seluruh dana untuk kegiatan tersebut berasal dari iuran sukarela para anggota dan pengurus beberapa organisasi di lingkungan Gedung Joang 45 yang secara spontan ingin berbagi kepada masyarakat.

“Dana kegiatan ini berasal dari urunan teman-teman. Kami secara spontan berinisiatif untuk berbagi sesuai kemampuan kami kepada sesama, khususnya kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bhakti menilai bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk mengingat kembali nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, serta semangat gotong royong yang menjadi karakter bangsa Indonesia.

Menurutnya, setelah sebelas bulan bekerja dan menjalani berbagai aktivitas, Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk kembali merefleksikan nilai-nilai kemanusiaan dan persaudaraan.

“Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang memiliki jiwa gotong royong, kebersamaan, dan kekeluargaan. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan filosofi dasar bangsa Indonesia yaitu Pancasila, yang juga selaras dengan semangat Ramadan,” ungkapnya.

Bhakti berharap semangat berbagi dan kebersamaan yang tumbuh di bulan Ramadan tidak hanya berhenti saat bulan suci saja, tetapi juga terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapannya, nilai kebersamaan, kekeluargaan, dan gotong royong yang kita rasakan di bulan Ramadan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus terjaga dan dilaksanakan pada bulan-bulan berikutnya dalam kehidupan bermasyarakat,” tutupnya.

Jurnalis

Fadillah

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *