Cyber Actrity Sukses Kampanyekan Anti Pelecehan Di Dunia Maya Bagi Mahasiswa USU
Medan, Gramediapost.com
Cyber Actrity sukses mengadakan sosialisasi dan kampanye anti cyber harassment kepada mahasiswa Universitas Sumatera Utara, bertempat di pelataran lapangan badminton Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Jl. Dr. A. Sofian No.1A, Padang Bulan, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Selasa, (24/10/2023)
Dalam acara kampanye tersebut, mengangkat tema Cyber Harassment “Say No To Cyber Harassment!”, dengan slogan Jaga Diri, Jaga Sesama. Tema tersebut menjadi penting karena mayoritas pengguna internet saat ini adalah generasi muda yang rawan akan dampak cyber harassment (pelecehan di dunia maya).
“Jadi kita mengangkat tema Cyber Harassment ” Say No To Cyber Harassment” dengan slogan jaga diri, jaga sesama yaitu dengan tujuan untuk menyuarakan aksi anti cyber harassment kepada generasi muda agar semakin aware dan paham tentang cyber harassment. Tindakan cyber harassment ini tidak boleh dianggap remeh, karena sangat berdampak bagi korban maupun pelaku.” Ujar Yunus, salah satu koordinator kampanye saat ditanya tentang aksi kampanye anti cyber harassment.
Acara yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB tersebut, diisi dengan berbagai kegiatan, diantaranya para peserta diarahkan untuk melakukan pendaftaran pada meja registrasi dengan menuliskan nama, stambuk atau angkatan dan asal program studi. Setelah melakukan pendaftaran, para peserta akan diberikan informasi seputar cyber harassment baik itu dampak yang ditimbulkan dan undang-undang yang mengatur tentang pelecehan di dunia maya.
“Sebenarnya acaranya itu kita jadwalkan di jam 10 pagi, tapi karena cuaca gerimis dan acaranya itu outdoor, sehingga kita tunggu beberapa jam untuk melihat kondisi cuaca. Puji Tuhan, di jam 11 siang, gerimis mulai reda dan kita langsung gercep untuk memulai acara kampanye dengan diawali pendaftaran di meja registrasi dan berbagai kegiatan lainnya.” Tambah Yunus
Menginjak acara selanjutnya, setiap peserta akan diberikan satu sticky note untuk menuliskan kata-kata penolakan, harapan maupun cerita dari sudut pandang mereka mengenai pelecehan di dunia maya. Sticky note yang telah dituliskan akan ditempelkan pada mading yang tersedia sebagai ajang pameran dukungan dan dorongan kepada mahasiswa lainnya, agar berani mengungkapkan penolakan terhadap segala bentuk tindakan cyber harassment dan menciptakan ruang dunia maya yang aman dan nyaman bagi setiap orang.
Tidak hanya itu, para peserta juga diajak untuk bermain tanya jawab melalui balon yang harus dipecahkan oleh setiap peserta, dan wajib menjawab pertanyaan didalamnya sesuai dengan pendapat dan pengetahuan masing-masing. Acara berikutnya yaitu peserta diberikan kesempatan untuk melakukan dokumentasi kegiatan baik dalam bentuk foto dan video, untuk dapat diunggah ke media sosial masing-masing dengan tagline #SayNoToCyberHarassment, #JagaDiriJagaSesama.
Total peserta yang hadir pada acara kampanye ini sebanyak 78 peserta dari berbagai fakultas yang ada di Universitas Sumatera Utara. Dari 78 peserta, terdapat teman-teman dari disabilitas yang ikut mendukung kegiatan kampanye ini. sehingga, semakin membuat acara kampanye menjadi acara yang inklusif bagi siapapun yang ingin mendukung gerakkan anti cyber harassment yang hanya bisa dimulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar.
Pada acara puncak kampanye tersebut, para peserta juga diberikan merchandise berupa gantungan kunci sebagai bukti telah mengikuti aksi gerakkan anti cyber harassment. Nantinya, sebelum meninggalkan lokasi acara, peserta dihimbau untuk melakukan scand barcode mengenai kegiatan kampanye yang telah diselenggarakan oleh komunitas Cyber ActRity ini.
Gerakkan kampanye yang digagas oleh komunitas Cyber ActRity ini dilatarbelakangi oleh riset internal yang dilakukan terhadap mahasiswa FISIP dengan menggunakan metode polling dan disertai dengan pertanyaan tertutup seputar cyber harassment. Dan hasilnya menunjukkan bahwa masih ada korban dan pelaku dari kalangan mahasiswa.
Untuk itu, komunitas Cyber ActRity bergerak cepat dengan melakukan aksi kampanye berupa sosialisasi ke beberapa kelas di FISIP yang telah dimulai sejak bulan september yang lalu dengan jumlah peserta sebanyak 197 mahasiswa. Namun, karena jangkauan kampanye yang dilakukan masih terbatas pada beberapa kelas, sehingga membuat komunitas Cyber ActRity mengadakan open stand secara terbuka bagi siapapun yang mendukung gerakkan anti cyber harassment melalui berbagai kegiatan yang telah dipersiapkan oleh panitia.
“Kampanye ini kita selenggarakan karena kita melakukan riset terlebih dahulu kepada teman-teman FISIP melalui metode kuisioner dalam bentuk polling dengan mengajukan beberapa pertanyaan tertutup. Dari hasil kuisioner tersebut, kita dapat data bahwa terdapat korban dan juga pelaku dari cyber harassment ini. Kita juga menemukan data bahwa mayoritas responden yang mengisi polling masih belum paham tentang cyber harassment. Dari data tersebut, kita bentuk satu kegiatan kampanye untuk memberikan informasi dan edukasi kepada teman-teman mahasiswa.” Tegas Yunus.
Dari hasil survei kegiatan kampanye anti cyber harassment, yang telah diisi secara online oleh peserta, menunjukkan bahwa dengan adanya kampanye anti cyber harassment ini semakin menambah pengetahuan dan kepedulian mereka terhadap etika dan moral dalam berselancar di dunia maya. Selain itu, hasil survei menunjukkan mayoritas peserta menganggap kampanye ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa.
Dengan diadakannya kampanye ini, diharapkan agar semakin banyak komunitas lainnya dan pihak-pihak yang peduli untuk bersama-sama secara berkesinambungan memberikan informasi dan edukasi kepada generasi muda, khususnya mahasiswa agar menjadi role model dalam bermedia sosial serta mencegah terjadinya korban maupun pelaku dari cyber harassment tersebut.



















