Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITANasional

LTM PBNU KAMPANYEKAN GERAKAN BERSIH-BERSIH MASJID DEMI MENCEGAH POLITISASI MASJID

×

LTM PBNU KAMPANYEKAN GERAKAN BERSIH-BERSIH MASJID DEMI MENCEGAH POLITISASI MASJID

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

LTM PBNU KAMPANYEKAN GERAKAN BERSIH-BERSIH MASJID DEMI MENCEGAH POLITISASI MASJID

 

Example 300x600

Jakarta, Gramediapost.com

 

Demi menjaga Masjid dari kampanye politik praktis, Lembaga Ta’mir Masjid Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LTM PBNU) luncurkan gerakan Bersih-Bersih Masjid (BBM) di Masjid PBNU.

Koordinator Nasional BBM Berkah Ali Sobirin menyampaikan, gerakan BBM ini sebagai upaya mencegah kampanye politik dan menjaga Masjid agar tidak dijadikan sebagai tempat menyebarkan berita bohong atau hoaks. Di tahun politik, Masjid menjadi tempat strategis untuk melakukan kampanye politik dan politik kekuasaan.

“Siapa yang mengganggu masjid, kami akan berada di garda terdepan,” kata Ali Sobirin,

Sebagaimana tahapan Pemilu sudah akan dimulai. Karenanya BBM ini perlu dibentuk oleh LTM PBNU. Saat Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu, masjid juga menjadi sarana menyampaikan informasi hoax, caci maki, dan aneka bentuk ujaran kebencian lainnya.

Ketua LTM PBNU, M. Mansur Syaerozi, mengatakan BBM Berkah ini yang akan terus mengawal Masjid agar tetap pada fungsi awalnya yakni, tempat ibadah, membangun dan meningkatkan keutuhan umat Islam, dan sebagai tempat meyebarkan kasih sayang. Ia pun mengingatkan kepada seluruh elemen kemasjidan, bahwa pemanfaatan masjid sebagai ajang kampanye politik praktis berpotensi besar menumbuhkan kebencian, memicu permusuhan, dan membawa perpecahan pada umat Islam.

“Tujuan BMM berkah tersebut ada 6 poin, pertama, menyapa jamaah dalam bentuk pelayanan langsung bersih-bersih masjid yang kemudian ditindaklanjuti dengan pendampingan-pendampingan sesuai kebutuhan jamaah,” papar Mansur.
Kedua, lanjutnya, melakukan revitalisasi peran dan fungsi masjid sebagai pusat pelayanan jamaah. Ketiga, melakukan pembinaan generasi muda masjid. Keempat, menjaga masjid agar selamat dari kelompok-kelompok yang merongrong PBNU (Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945).
“Kelima, menjaga masjid dari para predator dan petualang politik yang bermaksud memanfaatkan masjid sebagai ajang kampanye politik praktis. Keenam, menjaga masjid dari unsur-unsur yang mengarah pada perpecahan umat Islam,” tandasnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*Kapolda Pimpin Sertijab 3 Pejabat Utama PMJ, Pesan Tegas: Tunjukkan Kinerja Terbaik* Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri memimpin serah terima jabatan (sertijab) tiga pejabat utama, yakni Karorena, Dirreskrimsus, dan Dirressiber di Lobby Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Senin (6/4/2026) pukul 11.00 WIB. Dalam arahannya, Kapolda menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus upaya memperkuat kinerja institusi di tengah tantangan yang semakin kompleks. “Pengabdian itu tidak pernah berhenti, hanya berpindah tempat. Apa yang telah dilakukan menjadi bagian penting dalam perjalanan organisasi,” ujarnya. Ia mengapresiasi kinerja pejabat lama yang dinilai telah memberikan kontribusi nyata dan fondasi kuat bagi Polda Metro Jaya. Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal penting dalam menjaga keberlanjutan kinerja organisasi. Kepada pejabat baru, Kapolda memberikan pesan tegas agar segera beradaptasi dan menunjukkan kinerja terbaik. Ia mengingatkan bahwa setiap personel yang pernah bertugas di Polda Metro Jaya akan selalu menjadi perhatian dalam perjalanan kariernya. “Setiap yang keluar dari Polda Metro Jaya pasti akan dilihat kualitasnya. Maka tunjukkan kinerja terbaik,” tegasnya. Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga integritas, soliditas, dan loyalitas dalam pelaksanaan tugas. Ia meminta seluruh jajaran terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Dalam sertijab tersebut, jabatan Karorena Polda Metro Jaya diserahterimakan dari Brigjen Pol. I Bagus Rai Elryanto kepada Kombes Pol. Teguh Tri Sasongko. Kemudian jabatan Dirreskrimsus Polda Metro Jaya diserahterimakan dari Brigjen Pol. Edy Suranta Sitepu kepada Kombes Pol. Dr. Victor Dean Mackbon. Selanjutnya, jabatan Dirressiber Polda Metro Jaya diserahterimakan dari Brigjen Pol. Roberto G.M. Pasaribu kepada Kombes Pol. R. Bagoes Wibisono. Pergantian pejabat ini diharapkan dapat memperkuat kinerja satuan serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Nasional

Kapolda Pimpin Sertijab 3 Pejabat Utama PMJ, Pesan…